Khutbah Jumat Singkat dan Padat

100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
582 tayangan3 halaman
Artikel ini memberikan contoh khutbah Jumat yang singkat, padat, dan jelas dengan durasi kurang dari 15 menit. Topik khutbah yang disarankan adalah yang aktual dan relevan dengan audiens, seperti isu-isu terkini. Khutbah contoh membahas tentang hakikat kesabaran sebagai sayap untuk terbang ke hadirat Allah dengan teguh melaksanakan perintah-Nya dan menahan diri dari larangan-Nya.

Diunggah oleh

w3nialvin1902101714
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh Khutbah Jumat Singkat,

Padat dan Jelas dengan Doa


by IBNU AZIS

March 13, 2014


11306 views

Contoh Khutbah Jumat singkat, padat, dan jelas


lengkap dengan doa bisa disimak di bagian akhir ulasan ini. Berikut
beberapa informasi terkait yang mungkin bermanfaat tatkala mengisi
Khutbah Jumat.
Saat Khutbah Jumat dimulai, tidak sedikit jemaah yang seringkali tertidur
tatkala Khatib menyampaiakan Khutbahnya. Ada beberapa alasan
mengapa itu terjadi salah satunya karena Khutbah terlalu panjang.
Selain itu ada pula alasan lain yakni tema yang disampaikan kurang
menarik atau aktual. Tidak menyasar tema terkini atau sudah diulas di
Khutbah Jumat sebelumnya. Ini tips sederhana dalam mengisi Khutbah
Jumat:

Sebelum naik mimbar Khatib hendaknya menyiapkan materi


Khutbah
Materi Khutbah yang akan disampaikan hendaknya berdurasi kurang
dari 15 menit

Perhatikan pula audiens jemaah. Apakah itu di lingkungan kampus


atau perkantoran. Sebab, materi Khutbah bisa disesuaikan dengan
audiens

Untuk tema, bisa diupayakan yang aktual atau terkini. Misalkan saja
menyinggung sisu-isu terbaru yang terjadi di sekitar

Tatkala menyampaikan Khutbah, jangan hanya terhenti ke tausiah


(nasehat) namun ke dakawah yang sesungguhnya (hukum, fiqih,
tasawuf)
Berikut contoh Khutbah Jumat singkat dengan tema Buah Kesabaran:
Innal hamdalillahi nahmaduhu wa nastaiinuhu wa nastaghfiruhu wa
nauudzubillaahi min syuruuri anfusinaa wa min sayyiaati amaalinaa
mayyahdihillaahu falaa mudhillalahu wa mayyudhlilfalaa haadiyalahu

Asyhadu Allah ilaaha illallah, Wa asyhaduanna muhammadur rasulullah


Allahumma shalli alaa muhammad wa alihi wa ashabihi waman tabi ahum bi
ihsanin ilaa yaumiddin
Yaa ayyuhalladzii na amanuttaqullah haqqo tuqootihi walaa tamu tunna ilaa wa
antum muslimun
Maasyiral muslimin rahimakumullah

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Taala atas segala karunia, hidayah
dan berjuta kenikmatan tak terhingga yang telah Dia anugerahkan kepada kita
semua.

Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan ke haribaan baginda Rasulullah


shallallahu alaihi wa sallam, beserta para keluarga, sahabat, dan semua orang
yang mengikutnya hingga hari kemudian.

Selanjutnya marilah kita meningkatkan takwa kita kepada Allah subhanahu wa


Taala dengan sebenar-benar takwa, yakni dengan menjalankan segala
perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Hadirin Rahimakumullah!

Jika keimanan itu laksana burung, maka jiwa kita akan terbang menuju ke
hadirat Allah Subhanahu wa Taala dengan dua sayap yang kokoh, yaitu sayap
syukur dan sayap sabar.

Hakikat sabar adalah teguh dan kokoh mempertahankan jiwa untuk selalu berada
pada ketentuan syariat Allah, dengan tetap menjalankan ketaatan dan menahan
diri dari larangan serta berlapang dada pada setiap ketentuan ujian dari Allah
Subhanahu wa Taala.

Maka orang yang bersabar akan senantiasa teguh dan selalu menambah kekuatan
tenaga jasmani dan rohaninya untuk meningkatkan amal ketaatan, terus
mengokohkan dan menambah tekun amal ibadah dan amal shalih mereka. Allah
Subhanahu wa Taala berfirman :

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan

kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di


perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya
kamu beruntung. (Ali Imran: 200).
Hadirin Rahimakumullah wa Aazzakumullah!

Itulah hakikat kesabaran yang intinya adalah teguh bertahan sekokoh-kokohnya


dalam memperkuat jiwa, kemudian memperjuangkan segenap kemampuan
jiwanya itu dalam menempuh keridhaan Allah, dengan melaksanakan perintah
dan menjauhi laranganNya dalam kondisi apa pun.

Maka marilah kita memohon tambahan kokohnya kesabaran itu dengan


menambah ilmu tentang keutamaan kesabaran dan menambah kokohnya iman
kita tentang sifat, anugerah dan janji-janji Allah serta kehidupan dan balasan di
akhirat kelak.

Anda mungkin juga menyukai