Anda di halaman 1dari 25

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Siklus I Pertemuan II
Sekolah

: SD Negeri 3 Pohsanten

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester
Alikasi Waktu

: IV/II

: 2 x 35 menit

1. A. Standar Kompetensi
6. Menggunakan konsep keliling dan luas bangun datar sederhana dalam pemecahan masalah.
1. B. Kompetensi Dasar
6.1 Menentukan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga .
6.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas jajargenjang dan
segitiga.
1. C. Indikator
1. menemukan rumus luas jajargenjang.
2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas jajargenjang.
1. D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan praktik siswa dapat menemukan rumus luas jajargenjang.
2. Melalui Kegiatan praktik siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas
jajargenjang.
1. E. Materi Ajar
Luas Jajargenjang
cara menemukan rumus luas jajargenjang adalah dengan melakukan kegiatan sebagai
berikut :

Buatlah sebuah jajargenjang ABCD dari karton

Guntinglah jajargenjang tersebut sepanjang garis DE, sehingga diperoleh dua bangun
datar, yaitu segitiga AED dan segiempat BCDE.

Impitkan AD pada segitiga AED dengan BC pada segiempat BCDE, seperti tampak
pada. Bangun apa yang didapat?

Jika mengerjakan kegiatan di atas dengan benar, maka akan memperoleh sebuah bangun
persegi panjang dengan panjang a dan lebar t. sudah dikengetahui bahwa luas persegi panjang
= panjang x lebar, dengan panjang = alas dan lebar = tinggi. Karena persegi panjang dari
jajargenjang maka:
luas jajargenjang = luas persegi panjang
= alas x tinggi
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk setiap jajargenjang dengan alas = a, tinggi
= t, dan luas = L, berlaku rumus:
L=axt
a = L: t
t = L: t
1. F. Metode Pembelajaran

Metode Inkuiri

1. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


1. 1. Kegiatan Pendahuluan
a)
Guru mengkoordinir kelas seperti: mengucapkan salam , malakukan absensi kelas dan
mempersiapkan alat-alat belajar.
b)
Guru melakukan apersepsi dengan mengajak siswa untuk mengingatkan kembali
tentang sifat-sifat bangun datar segitigan yaitu:

Banyaksisi jajar genjang

Banyak sisi yang sama panjang

Banyak sudut jajargenjang

Keliling jajargenjang ditentukan dengn menjumlahkan semua panjang sisi-sisinya.

Mengigat rumus luas persegi panjang adalah panjang kali leber (L = p x l )

Mengungat rumus luas persegi adalah sisi kali sisi (L = S x S)

c)
Siswa bersama guru menentukan materi yang akan dipelajari yaitu tentang luas
jajargenjang.

1. 2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
a)
Guru menjelaskan metode pembelajaran yang akan diterapkan dalam pembelajaran
yaitu metode inkuiri yang mengajak siswa untuk menemukan rumus luas jajargenjang.
b)
Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok yang terdiri dari 3 siswa dengan
kemampuan yang heterogen.
c)
Siswa akan diberikan masalah kepada tiap-tiap kelompok yang akan mengarah siswa
untuk menemukan luas jajargenjang.
Elaborasi
a)
Guru memberikan masalah kepada tiap-tiap kelompok, yaitu dengan memberikan
bangun datar jajargenjang dengan ukuran yang berbeda-beda. Adapun permasalahan yang
diberikan guru adalah:

Tarik salah satu garis tegak lurus dengan alas jajargenjang sehingga jajargenjang
terbagi menjadi bangun segitiga siku-siku dan terapesium siku-siku . himpitkan
kembali kedua bangun tersebut dengan sisi yang berbeda sehingga terbentuk bangun
segi empat.

Tentukan hubungan antara luas segi empat yang dibentuk dangan luas jajargenjang.

b) Tiap-tiap kelompok diberikan kesempatan untuk memahami masalah tersebut dan


diminta untuk mengajukan suatu tebakan awal terhadap solusi dari masalah yang diberikan.
c)
Setiap kelompok dibarahkan untuk membuat suatu rancangan penelitian untuk
memecahkan masalah tersebut, misalnya:

Tarik salah satu garis tegak lurus dengan alas jajargenjang sehingga jajargenjang
terbagi menjadi bangun segitiga siku-siku dan terapesium siku-siku . himpitkan
kembali kedua bangun tersebut dengan sisi yang berbeda sehingga terbentuk bangun
segi empat, kemudian siswa diminta menentukan luas segi empat yang telah
terbentuk. Siswa diminta menentukan luas jajargenjang yang ada dihubungkan dengan
luas segi empat

d) Dengan berpedoman pada rancangan penelitian. setiap kelompok melakukan


penyelidikan terhadap bangun jajargenjang yang telah diberikan. Setiap kelompok diminta
untuk mencatat hasil penyelidikannya. (guru membantu siswa yang mengalami kesulitan
dalam kegiatan ini). Guru mengharapkan bahwa dengan membandingkan luas jajar genjang
dan segi empat, siswa dapat menyimpulkan luas kedua bangun tersebut adalah sama,
sehingga siswa dapat menemukan rumus luas segitiga, yaitu:
Jika mengerjakan kegiatan di atas dengan benar, maka akan memperoleh sebuah bangun
persegi panjang dengan panjang a dan lebar t. sudah dikengetahui bahwa luas persegi panjang

= panjang x lebar, dengan panjang = alas dan lebar = tinggi. Karena persegi panjang dari
jajargenjang maka:
luas jajargenjang = luas persegi panjang
= alas x tinggi
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk setiap jajargenjang dengan alas = a, tinggi
= t, dan luas = L, berlaku rumus:
L=axt
e)
Guru meminta setiap kelompok untuk memaparkan hasil penyelidikannya serta
menggambarkan kembali rancangan penelitianya di depan kelas. (dalam hal ini guru dan tiaptiap kelompok mengkeritik desain penelitian setiap kelompok).
Konfirmasi
a)
Guru memberikan penguatan kepada siswa setelah menjawab pertanyaan dengan cara
memberi tepuk tangan atau acungan jempol.
b)
Siswa dengan bimbingan guru mempertegas jawaban dari hasil pekerjaan kelompok
siswa dengan tujuan menyamakan persepsi bahwa luas jajargenjang adalah sama dengan segi
empat yang dibentuknya, sehingga dapat dirumuskan (L = a x t)
c)
Siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan mengenai materi yang
belum dipahami dan ditanggapi oleh guru.
1. 3. Kegiatan Akhir
a) Siswa dengan bimbingan guru merangkum materi pelajaran yang telah dipelajari seperti :
L=axt
a = L/t
t = L/a
b) Guru memberikan evaluasi untuk mengetahui pemahaman siswa
c) Siswa dan guru meng akhiri pelajaran
1. H. Sumber Belajar/Media/Alat Peraga

Buku paket matematika sekolsh dasar kelas IV

Buku penunjang matematika kelas V

Karton/kertas berpetak

Gunting

Penggaris

1. I. Penilaian Hasil Belajar


1. Tehnik Penilaian

: tes tertulis

2. Bentuk Penilaian

: Uraian

3. Instrumen Penilaian :
Soal:
1. Luas jajargenjang dengan panjang alas 10 cm dan tinggi 7 cm adalah . . . .
2. Luas jajargenjang adalah 60 cm2. Jika alasnya 12 cm, maka tingginya adalah . . . .
Kunci Jawaban :
1. L = a x t =
L = 10cm x 70 cm
L = cm 2
2. L = a x t
60 cm2 = 12 cm x t
t = 60/12
t = 5 cm

September 28, 2010

Metode Inkuiri Dalam Pembelajaran Matematika


By susilofy

4 Votes
Metode Inkuiri Dalam Matematika
Sebagai suatu metode pembelajaran dari sekian banyak metode pembelajaran yang ada,
inkuiri menempatkan guru sebagai fasilitator, guru membimbing siswa jika diperlukan.
Dalam metode ini, siswa didorong untuk berpikir sendiri, menganalisis sendiri, sehingga
dapat menemukan perinsip umum berdasarkan bahan atau data yang telah disediakan oleh
guru. Sampai seberapa jauh siswa dibimbing, tergantung pada kemampuannya dan materi
yang sedang dipelajari.
Dharma (2008:11) menyatakan bahwa dengan metode inkuiri, siswa dihadapkan kepada
situasi untuk menyelidiki secara bebas dan menarik kesimpulan. Terkaan, intuisi, dan
mencoba-coba (trial and error). Guru bertindak sebagai penunjuk jalan membantu siswa
agar mempergunakan ide, konsep, dan keterampilan yang sudah mereka pelajari sebelumnya
untuk mendapatkan pengetahuan yang baru. Pengajuan pertanyaan yang tepat oleh guru akan
merangsang kreativitas siswa dan membantu mereka dalam menemukan pengetahuan yang
baru tersebut. Metode ini memerlukan waktu yang relatif banyak dalam pelaksanaannya,
akan tetapi hasil belajar yang dicapai tentunya sebanding dengan waktu yang digunakan.
Pengetahuan yang baru akan melekat lebih lama apabila siswa dilibatkan secara langsung
dalam proses pemahaman dan mengkonstruksi sendiri konsep atau pengetahuan tersebut.
Metode ini bisa dilakukan baik secara perseorangan maupun kelompok. Beberapa materi
seperti menemukan rumus luas lingkaran, dalil phytagoras, volume tabung, dan sebagainya
sangat terbantu dalam menanamkan konsep matematika. Dengan metode Inkuiri guru bisa
meminimalisir bentuk-bentuk pengumuman saja dari rumus tersebut, tetapi lebih pada upaya
siswa yang diarahkan menemukan konsep itu dibawah bimbingan guru.
Agar pelaksanaan metode inkuiri ini berjalan dengan efektif, beberapa langkah yang mesti
ditempuh oleh guru adalah sebagai berikut.
1)
Merumuskan masalah yang akan diberikan kepada siswa dengan data secukupnya.
Perumusannya harus jelas, hindari pernyataan yang menimbulkan salah tafsir sehingga arah
yang ditempuh siswa tidak salah.
2)
Dari data yang diberikan guru, siswa menyusun, memproses, mengorganisir, dan
menganalisis data tersebut. Dalam hal ini, bimbingan guru dapat diberikan sejauh yang
diperlukan saja. Bimbingan ini sebaiknya mengarahkan siswa untuk melangkah ke arah yang
hendak dituju, melalui pertanyaan-pertanyaan, atau LKS.
3)

Siswa menyusun konjektur (prakiraan) dari hasil analisis yang dilakukannya.

4)
Bila dipandang perlu, konjektur (prakiraan) yang telah dibuat oleh siswa tersebut
diperiksa oleh guru. Hal ini penting dilakukan untuk meyakinkan kebenaran prakiraan siswa,
sehingga akan menuju arah yang hendak dicapai.
5)
Apabila telah diperoleh kepastian tentang kebenaran konjektur tersebut, maka
verbalisasi konjektur sebaiknya diserahkan kepada siswa untuk menyusunnya. Di samping itu
perlu diingat pula bahwa induksi tidak menjamin 100% kebenaran konjektur.

6)
Sesudah siswa menemukan apa yang dicari, hendaknya guru menyediakan soal latihan
atau soal tambahan untuk menguji hasil penemuan .
Metode inkuiri juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurang
dari metode inkuiri adalah:
1) Kelebihan Metode Inkuiri
Menurut suryobroto (2002:201), ada bebrapa kelebihan inkuiri antara lain:
(a)
Membantu siswa mengembangkan atau memperbanyak persediaan dan penguasaan
keterampilan dan proses kognitif siswa.
(b)
Membangkitkan gairah pada siswa misalkan siswa merasakan jerih payah
penyelidikannya, menemukan keberhasilan dan kadang-kadang kegagalan.
(c)

Memberi kesempatan pada siswa untuk bergerak maju sesuai dengan kemampuan.

(d)
Membantu memperkuat pribadi siswa dengan bertambahnya kepercayaan pada diri
sendiri melalui proses-proses penemuan.
(e)

Siswa terlibat langsung dalam belajar sehingga termotivasi untuk belajar.

(f)
Strategi ini berpusat pada siswa, misalkan memberi kesempatan kepada mereka dan
guru berpartisipasi sebagai teman belajar, terutama dalam situasi penemuan yang jawabanya
belum diketahui.
2) Kelemahan Metode Inkuiri
Kelemahan inkuiri menurut Suryobroto (2002:201) adalah sebagai berikut.
(a)

Dipersyaratkan keharusan ada persiapan mental untuk cara belajar ini.

(b)
Pembelajaran ini kurang berhasil dalam kelas besar, misalnya sebagian waktu hilang
karena membantu siswa menemukan teori-teori atau menemukan bagaimana ejaan dari
bentuk kata-kata tertentu.
(c)
Harapan yang ditumpahkan pada metode ini mungkin mengecewakan siswa yang
sudah biasa dengan perencanaan dan pembelajaran secara tradisional jika guru tidak
menguasai pembelajaran inkuiri.

Share this:

Facebook4

Surat elektronik

Twitter

3 Komentar | posted in MODEL PEMBELAJARAN


September 28, 2010

METODE PEMBELAJARAN INKUIRI


By susilofy

2 Votes
Metode Inkuiri
Untuk mengetahui secara jelas mengenai pengertian metode inkuiri, maka di bawah ini telah
dirumuskan oleh beberapa ahli mengenai definisi metode inkuiri sabagai berikut.
Sumantri (1998:164) menarik kesimpulan sebagai berikut,
Metode inkuiri atau metode penemuan adalah cara penyajian pelajaran yang memberi
kesempadan kepada peserta didik untuk menemukan informasi dengan atau tanpa bantuan
guru. Metode penemuan melibatkan peserta didik dalam proses-proses mental dalam rangka
penemuan memungkinkan para peserta didik menemukan sendiri informasi-informasi yang
diperlukan untuk mencapai tujuan belajarnya.
Ahli lain seperti Nurhadi (2004:122) berpendapat bahwa dalam pembelajaran dengan
penemuan/inkuiri, siswa didorong untuk belajar sebagaian besar melalui keterlibatan aktif
dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip, dan guru mendorong siswa untuk memiliki
pengalaman dan melakukan percobaan yang memungkinkan mereka menemukan prinsipprinsip untuk diri mereka.

Phillips (dalam Arnyana, 2007:39) mengemukakan inkuiri merupakan pendekatan


pembelajaran yang dapat diterapkan pada semua jenjang pendidikan. Pembelajaran dengan
pendekatan ini sangat terintegrasi meliputi penerapan proses sains yang menerapkan proses
berpikir logis dan berpikir kritis. Ahli lain seperti Sanjaya (2008:196) berpendapat bahwa
strategi pembelajaran inkuiri adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan
pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban
dari suatu masalah yang dipertanyakan.
Menyimak pendapat para ahli tersebut mengenai metode inkuiri, meskipun dengan rumusan
yang berbeda-beda namun dari segi makna tidak saling bertentangan karena sama-sama

memberikan tekanan bahwa metode inkuiri itu adalah kegiatan pembelajaran yang
melibatkan seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu masalah secara
kritis, logis, dan analis sehingga siswa dapat menemukan jawaban atau pemecahan dari
masalah tersebut.
Joyce (dalam Gulo, 2005:194) menyatakan bahwa kondisi-kondisi umum yang merupakan
syarat timbulnya kegiatan inkuiri bagi siswa adalah: (1) aspek sosial di dalam kelas dan
suasana bebas terbuka dan permisif yang mengundang siswa berdiskusi, (2) berfokus pada
hipotesis yang perlu diuji kebenarannya, dan (3) penggunaan fakta sebagai evidensi dan di
dalam proses pembelajaran dibicarakan validitas dan reliabilitas tentang fakta, sebagaimana
lazimnya dalam pengujian hipotesis
Sudrajat, (2008:1) menyatakan, proses inkuiri dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai
berikut. (1) merumuskan masalah, (2) mengembangkan hipotesis, (3) menguji jawaban
tentative, (4) menarik kesimpulan, (5) menerapkan kesimpulan dan generalisasi.
Tahapan-tahapan dalan Proses menerapkan metode inkuiri tersebut dapat dijelaskan sebagai
berikut.
1)

Merumuskan masalah

Kemampuan yang dituntut adalah: (a) kesadaran terhadap masalah, (b) melihat pentingnya
masalah, dan (c) merumuskan masalah.
2)

Mengembangkan hipotesis

Kemampuan yang dituntut dalam mengembangkan hipotesis ini adalah: (a) menguji dan
menggolongkan data yang dapat diperoleh, (b) melihat dan merumuskan hubungan yang ada
secara logis, dan merumuskan hipotesis.
3) Menguji jawaban tentative
Kemampuan yang dituntut adalah: (a) menyusun peristiwa, terdiri dari: mengidentifikasi
peristiwa yang dibutuhkan, mengumpulkan data, dan mengevaluasi data, (b) menyusun data,
terdiri dari: mentranslasikan data, menginterpretasikan data, dan mengklasifikasikan data, (c)
analisis data, terdiri dari: melihat hubungan, mencatat persamaan dan perbedaan, dan
mengidentifikasikan datan, konsekuensi, dan keteraturan.
4) Menarik kesimpulan
Kemampuan yang dituntut adalah: (a) mencari pola dan makna hubungan, dan (b)
merumuskan kesimpulan
5)

Menerapkan kesimpulan dan generalisasi

Guru dalam mengembangkan sikap inkuiri di kelas mempunyai peranan sebagai konselor,
konsultan, teman yang kritis dan fasilitator. Guru harus dapat membimbing dan
merefleksikan pengalaman kelompok, serta memberi kemudahan bagi kerja kelompok.

Share this:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


RPP permendiknas 41
Siklus I Pertemuan I
Sekolah

: SD Negeri 3 Pohsanten

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester
Alikasi Waktu

: IV/II

: 2 x 35 menit

A. Standar Kompetensi
6. Menggunakan konsep keliling dan luas bangun datar sederhana dalam pemecahan masalah.
B. Kompetensi Dasar
6.1 Menentukan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga .
6.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas jajargenjang dan
segitiga.
C. Indikator
1. menemukan rumus keliling jajargenjang.
2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling jajargenjang.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan praktik siswa dapat menemukan rumus keliling jajargenjang.
2. Melalui Kegiatan praktik siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
keliling jajargenjang.
E. Materi Ajar
Keliling Jajargenjang

Keliling jajargenjang diperoleh dengan cara menjumlahkan semua sisinya.


Keliling jajargenjang ABCD adalah jumlah panjang sisi-sinya yaitu dirumuskan sebagai
berikut:
K = AB + BC + CD + AD
Oleh karena AB = CD dan BC = AD, maka keliling jajargenjang ABCD adalah:
K = 2 x (AB + BC)
F. Metode Pembelajaran

Metode Inkuiri

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Kegiatan Pendahuluan
a)
Guru mengkoordinir kelas seperti: mengucapkan salam , malakukan absensi kelas dan
mempersiapkan alat-alat belajar.
b)
Guru melakukan apersepsi dengan mengajak siswa untuk mengingatkan kembali
tentang sifat-sifat bangun datar genjang yaitu:

Banyaksisi jajar genjang

Banyak sisi yang sama panjang

Banyak sudut jajargenjang

c)
Siswa bersama guru menentukan materi yang akan dipelajari yaitu keliling
jajargenjang.
1. 2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
a)
Guru menjelaskan metode pembelajaran yang akan diterapkan dalam pembelajaran
yaitu metode inkuiri yang mengajak siswa untuk menemukan rumus keliling jajargenjang.
b)
Guru membagi siswa kedalam 5 kelompok yang terdiri dari 3 siswa dengan
kemampuan yang heterogen.
c)
Siswa akan diberikan masalah kepada tiap-tiap kelompok yang akan mengarah siswa
untuk menemukan keliling jajargenjang.
Elaborasi

a)
Guru memberikan masalah kepada tiap-tiap kelompok, yaitu dengan memberikan
bangun datar jajargenjang yang berbeda-beda setiap kelompok menyelidiki panjang sisisisinya dan menentukan hubungan panjang sisi-sisinya dengan keliling jajargenjang.
b)

Tiap-tiap kelompok diberikan kesempatan untuk memahami masalah tersebut

c)
tiap-tiap kelompok diminta untuk mengajukan suatu tebakan awal terhadap solusi dari
masalah yang diberikan.
d)
Setiap kelompok dibarahkan untuk membuat suatu rancangan penelitian untuk
memecahkan masalah tersebut, misalnya:

Untuk mengukur sisi-sisi jajargenjang diarahkan siswa menggunakan penggaris.

Untuk mengetahui keliling jajargenjang, siswa diharapkan mengukur panjang semua


sisinya dengan penggaris dan menentukan sisi mana saja yang memiliki ukuran yang
sama

e)
Dengan berpedoman pada rancangan penelitian. setiap kelompok melakukan
penyelidikan terhadap jajar genjang yang telah diberikan. Setiap kelompok diminta untuk
mencatat hasil penyelidikannya. (guru membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam
kegiatan ini).

Untuk menghitung keliling jajargenjang, missalnya siswa mengukur dengn penggaris


yang bersekala cm sehingga didapat keliling x cm. (dalam kegiatan ini siswa
diharapkan dapat menarik kesimpulan bahwa keliling jajargenjang sama dengan
jumlah ketiga sisinya.

K = AB + BC + CD + AD

Oleh karena AB = CD dan BC = AD, maka keliling jajargenjang ABCD adalah:

K = 2 x (AB + BC)
f)
Guru meminta setiap kelompok untuk memaparkan hasil penyelidikannya didepan
kelas.
Konfirmasi
a)
Guru memberikan penguatan kepada siswa setelah menjawab pertanyaan dengan cara
memberi tepuk tangan atau acungan jempol.
b)
Siswa dengan bimbingan guru mempertegas jawaban dari hasil pekerjaan siswa dengan
tujuan menyamakan persepsi bahwa keliling jajargenjang adalah penjumlahan semua
sisinyaatau dapat dirumuskan sebagai berikut :K = 2 x (AB + BC)

c)
Siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan mengenai materi yang
belum dipahami dan ditanggapi oleh guru.
1. 3. Kegiatan Akhir
a) Siswa dengan bimbingan guru merangkum materi pelajaran yang telah dipelajari seperti :

Rumus keliling segitiga

K = 2 x (AB + BC)
AB = K/2 -BC
BC = K/2 -AB
b) Guru memberikan evaluasi untuk mengetahui pemahaman siswa
c) Siswa dan guru meng akhiri pelajaran
H. Sumber Belajar/Media/Alat Peraga

Buku paket matematika sekolsh dasar kelas IV

Buku penunjang matematika kelas V

Karton/kertas berpetak

Gunting

Penggaris

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Tehnik Penilaian

: tes tertulis

2. Bentuk Penilaian

: Uraian

3. Instrumen Penilaian :
Soal:
1. Diketahui jajargenjang KLMN dengan keliling 24 cm. Jika panjang KL = 5 cm, maka
panjang LM = . . . .
2. Keliling jajargenjang ABCD dengan panjang AB = 6 cm dan panjang AD = 9 cm adalah . .
..
Kunci Jawaban :

1. K = 2 (Kl + LM )
24 cm = 2 (5 cm + LM)
12 cm = 5 cm + LM
LM = 12 cm -5 cm = 7 cm
2. K = 2 (AB + AD )
K = 2 (6 cm + 9 cm)
K = 30 cm

blogdetik.com Daftar Blog Rejeki++ blogger detik

Dewi Berbagi Cerita


Pembelajaran yang terus berjalan. Semangat !!! (^_^)
PengalamanKu
RPP MATEMATIKA untuk Sekolah Dasar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Sekolah : SD Negeri 02 Indralaya
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : IV / I
Materi Pokok : Luas dan Keliling Segitiga
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
A. Standar Kompetensi
4. Menggunakan konsep keliling dan luas bangun datar sederhana dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar
4.1 Menentukan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga
C. Indikator
a. Menghitung keliling segitiga
b. Menghitung luas segitiga

D. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat menghitung keliling segitiga dengan tepat
b. Siswa dapat menghitung luas segitiga dengan tepat
E. Materi Pembelajaran
a. Keliling Segitiga
Keliling adalah ukuran panjang sisi yang mengitari bangun datar.
Mari kita tuliskan rumus keliling segitiga:
Keliling segitiga ABC adalah jumlah panjang sisi-sisinya.
Dituliskan sebagai berikut:
b.Luas Segitiga
Bagaimana cara mencari luas bangun segitiga?
Kita akan kembali menurunkan menentukan luas segitiga
dari rumus luas persegi panjang.
Mari kita perhatikan gambar di bawah ini!
Dari gambar di atas dapat kita lihat bersama bahwa
segitiga ABC terbentuk dari persegi panjang ABCD yang
dibagi menjadi 2 bagian yang sama.
Mari kita bandingkan luasnya.
Luas segitiga setengah dari luas persegi panjang, maka diperoleh luas segitiga ABC:
Dalam segitiga, tidak ada ukuran panjang dan lebar. Sisi bawah disebut alas (a) dan sisi tegak
disebut tinggi (t). Sehingga luas segitiga dirumuskan:
c. Teks Lagu
Keliling dan Luas Segitiga
Nada lagu : Balonku
Ayo kita menghitung
Keliling segitiga
Jumlahkan tiga sisinya
Akan dapat hasilnya
Hitung juga luasnya, Ayo.
Kali alas dan tinggi

Lalu dibagi dua


Dapat juga hasilnya
F. Media Pembelajaran
a. Gambar keliling segitiga
b. Gambar luas segitiga
c. Teks lagu Keliling dan Luas Segitiga
G. Metode Pembelajaran
a. Ceramah
b. Tanya-jawab
c. Penugasan
d. Demonstrasi
H. Sumber Pembelajaran
a. Mustaqim, Burhan dan Astuty, Ary. 2008. Ayo Belajar Matematika untuk SD/MI Kelas IV.
Jakarta : BSE Depdiknas
b. Tim Bina Karya Guru. 2007. Terampil Berhitung Matematika untuk SD/MI Kelas IV.
Jakarta: Erlangga
I. Kegiatan Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (10 menit)
1. Salam Pembuka
2. Berdoa
3. Mengecek kehadiran siswa
4. Mengkondisikan kelas sampai kondusif
5. Apersepsi
6. Siswa diajak menyanyikan lagu keliling dan luas segitiga
7. Menyampaikan tujuan pembelajaran

b. Kegiatan Inti (50 menit)


1. Siswa diberi penjelasan tentang keliling segitiga dan cara menghitungnya
melalui media gambar
2. Siswa dicontohkan cara menghitung keliling segitiga
3. Siswa diberi penjelasan oleh guru tentang luas segitiga melalui media
gambar dan demontrasi sederhana

4. Siswa dicontohkan cara menghitung luas segitiga


5. Siswa dan guru melakukan tanya jawab seputar materi yang belum
dipahami oleh siswa
6. Untuk mengecek pemahaman siswa, guru memberikan latihan soal
kepada siswa
7. Siswa diberi penguatan positif oleh guru

c. Kegiatan Akhir (10 menit)


1. Siswa diajak mengingat kembali hal-hal penting yang terjadi selama
kegiatan berlangsung
2. Dengan bimbingan guru, siswa menyusun kesimpulan dari pembelajaran
yang telah berlangsung
3. Siswa diberi tindak lanjut oleh guru dengan di beri tugas rumah pada buku
paket halaman 50
4. Doa dan salam penutup

J. Penilaian tugas
a. Prosedur tes : tes akhir dan tes proses
b. Jenis tes : tulisan dan perbuatan
c. Bentuk tes : esai
d. Alat tes : soal
a) Tes Akhir
Pertanyaan
Hitunglah keliling dan luas segitiga dibawah ini dengan tepat!
1. Keliling segitiga CDE = .
2. Keliling segitiga MNO = .
3. Keliling segitiga UVW = .
4. Luas segitiga CDE = . . . .
5. Luas segitiga UVW = . . . .

Kunci jawaban:
1. K = CE + CD + ED

= 6cm + 12cm + 9cm


= 27cm

2. K = MN + MO + NO
= 10cm + 15cm + 15cm
= 40cm
3. K = UV + UW + VW
= 8cm + 8cm + 8cm
= 24cm
4. L = (a x t)/2
= (20cm x 20 cm)/2
= ?100 cm?^2
5. L = (a x t)/2
= (10cm x 10 cm)/2
= ?50 cm?^2
Skor Nilai
Soal yang benar bernilai 20
Soal yang salah bernilai 0
Benar semua bernilai 100
Tes Proses
Format Penilaian :
No. Nama Siswa Keantusiasan Keaktifan Kerapian
1. Reza A B C D A B C D A B C D
2. Fathya ? ? ?
3. Sisilia
4. Della
5. Gusti
Keterangan :
A = 85 100 (baik sekali)
B = 65 84 (baik)
C = 55 64 (cukup)
D = 0 54 (kurang)
Mengetahui, Indralaya, 9 Desember 2010
Guru Pamong Mahasiswa PPL
Yuliam, A.Ma.Pd Dewi Hariany
NIP. 195907051980112001 NIM 06071013054

Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini


Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Suka tulisan ini

Tags: Pembelajaran yang menarik untuk siswa Sekolah Dasar, Add new tag
This entry was posted on Friday, December 10th, 2010 at 16:42 and is filed under RPP Kelas 4 SD. You can
follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your
own site.

One Response to RPP MATEMATIKA untuk Sekolah Dasar

1.

mulyadi Says:
January 27th, 2011 at 11:29

tlg bu dewi ksih program, silabus, rpp matematika kls IV, V dan VII sm 1/2. tlg krm
ke email. trm ksh
Leave a Reply
Name (required)

Mail (will not be published) (required)

Website

Privacy & Terms

Dewi Berbagi Cerita is proudly powered by WordPress MU running on Blogdetik.com.


Create a new blog and join in the fun!
Entries (RSS) and Comments (RSS).

RENCANAPELAKSANAANPEMBELAJARAN(RPP)
Sekolah:SDInpresKampusIKIPI
MataPelajaran:Matematika
Kelas/Semester:IV/I
PokokBahasan:KelilingdanLuasBangunDatar

:3x35menit
I.StandarKompetensi
4.menggunakankonsepkelilingdanluasbangundatardalampemecahanmasalah
II.KompetensiDasar
4.2.Menyelesaikanmasalahyangberkaitandengankelilingdanluasjajarangenjangdansegitiga
III.Indikator
Kognitif
Produk:
1.menentukankelilingjajargenjang.
2.menentukanluasjajargenjang
Proses:
1.menemukanrumuskelilingdanluasdarijajargenjang.
Psikomotor

Terampildalammenggunakanmediapapanberpakuuntukmenyelesaikanmasalah.
Afektif
Karakter
Telitidalammenemukanrumuskelilingdanluasjajargenjang,danmenghitungkelilingdan
luasjajargenjang.
Keterampilansosial
Terlibatdalamprosespembelajaranyangmeliputibertanyadanberpendapat.

IV.TujuanPembelajaran
A.Kognitif
Produk:
1.melaluipenjelasansiswadapatmenentukankelilingjajargenjangdenganbenar.
2.melaluipenjelasansiswadapatmenentukanluasjajargenjangdengantepat.
Proses
1.melaluimediapembelajaransiswadapatmenemukanrumuskelilingdanluasdarijajar
genjang.
B.Psikomotor
Siswaterampildalammenggunakanmediapapanberpakuuntukmenyelesaikanmasalah.
C.Afektif
1.Karakter
Siswatelitidalammenemukanrumuskelilingdanluasjajargenjang,danmenghitung
kelilingdanluasjajargenjang..
2.KeterampilanSosial
Siswaterlibataktifdalamprosespembelajaranyangmeliputibertanyadanberpendapat.
V.MateriAjar
Kelilingdanluasbangundatar(JajaranGenjang)
VI.Model/MetodePembelajaran
a.Model:inkuiri
b.Metode:ceramah,penugasan,Tanyajawab
VII.Sumber/MediaPembelajaran

Sumber:
1.KTSP2006
2. Buku paket ayo belajar matematika, karangan Burhan Mustakin dan Ary Astuty,
penerbit:

BSE,

Hal:

113120

MediaPembelajaran:
3.PowerPoint
4.LKS
VIII.ProsesBelajarMengajar
A.Pendahuluan
Kegiatan
1. Mengecekkesiapanbelajarsiswa,ruangkelas,danmediayang
akandigunakandalampembelajaran.

Waktu
10Menit

2. Menciptakansuasanayangmenyenangkandanmemotivasisiswa
untukbelajar.
3. Mengingatkankembalikepadasiswatentangmateriyangtelah
dipelajaridipertemuansebelumnya.
4. Mengkomunikasikangarisbesartujuanyangakandicapaidalam
pembelajaran.

B.Inti
Kegiatan
1.Memberikanpenjelasantentangmateriyangakandipelajari.
2.Gurumenjelaskanpetunjukpembelajaranyangakandilakukan
3.Gurumembentukkelompokkelompoksiswa
4.GurumembagikanLKSkepadasetiapkelompok.
5.SiswamegerjakanLKSyangdiberikanguru.
6.SetiapperwakilankelompokmengerjakansatusoalyangadapadaLKSdipapan
tulis.
7.Jawabansiswadikumpulkanpadaguru.
8.Gurumengadakanevaluasisesuaidenganmateriyangtelahdipelajari..

Waktu
50Menit

C.Penutup
Kegiatan
a.Gurumemotivasisiswauntukselalubelajardirumah

Waktu
10Menit

b.Gurumemberikanpesanpesanmoral.
c.Menutuppelajaran

IX.Penilaian
1.TekhnikPenilaian:
2.BentukInstrumen:
3.Instrument:
4.KunciJawaban:
5.Pedomanpenskoran:
DaftarPustaka:
1.KTSP2006
2. Mustakin Burhan dan Ary Astuty,2008. Buku paket ayo belajar matematika.Jakarta:
Depdiknas
Prosedur:Prosesdanhasil.Penilaianterhadapsiswadilakukanselamaprosespembelajaran
berlangsung dan pada akhir pembelajaran. Penilaian dalam proses dilakukan melalui
observasi, terutama ketika bekerja dalam kelompok, sedangkan penilaian hasil (akhir
pembelajaran)dilakukanmelaluiunjukkerja.
Teknik:tesdanunjukkerja
Bentuk:tesuraiandanformatpenilaianunjukkerja
Soal/Instrument:terlampir