Anda di halaman 1dari 4

NAMA : ISNI MARETHA

NIM

: 03101403052

MAKE UP WATER OF BOILER


Boiler atau ketel uap adalah suatu perangkat mesin yang berfungsi untuk
mengubah air menjadi uap. Proses perubahan air menjadi uap terjadi dengan
memanaskan air yang berada didalam pipa-pipa dengan memanfaatkan panas dari
hasil pembakaran bahan bakar. Pembakaran dilakukan secara kontinyu didalam
ruang bakar dengan mengalirkan bahan bakar dan udara dari luar.
Uap yang dihasilkan boiler adalah uap superheat dengan tekanan dan
temperatur yang tinggi. Jumlah produksi uap tergantung pada luas permukaan
pemindah panas, laju aliran, dan panas pembakaran yang diberikan. Boiler yang
konstruksinya terdiri dari pipa-pipa berisi air disebut dengan water tube boiler.
Air yang disuplai ke boiler untuk dirubah menjadi steam disebut air
umpan. Dua sumber air umpan adalah: (1) Kondensat atau steam yang
mengembun yang kembali dari proses dan (2) Air make-up yang harus
diumpankan dari luar ruang boiler dan plant proses.
Kebutuhan Air Umpan
Kapasitas air umpan yang diperlukan sebagai air pengisi boiler dihitung
berdasarkan laju blowdown yang diperlukan dan air kondensat yang dikembalikan
ke tangki air umpan serta air penambah atau makeup water. Ketiga komponen air
umpan pengisi boiler tersebut ditentukan dengan menghitung :
a) Laju Blowdown

Untuk menghindari masalah boiler, air harus dibuang secara berkala atau
"blowdown" dari boiler untuk mengendalikan konsentrasi padatan terlarut/TDS
dan total padatan tersuspensi dalam boiler. Blowdown dapat ditentukan dengan
menghitung prosentase berdasarkan data tabel 1 dan rumus empiris :
Blow Down (%) =

NAMA : ISNI MARETHA


NIM

: 03101403052

Jadi laju blowdown yang diperlukan, QBD = kapasitas uap x % blowdown,


(kg/jam).
Tabel 1. TDS air boiler yang diizinkan
Boiler Operating Pressure (bar)

Total Dissolved Solids (ppm)

0 50 psig atau 0 3,5 bar

2500

b) Air Kondensat dan Air Penambah


Air Kondensat adalah air yang diembunkan oleh kondensor dan ditampung
di dalam tangki kondensat yang selanjutnya disirkulasikan kembali ke boiler.
Presentase air kondensat ditentukan dengan kandungan silica dalam air umpan
dan air penambah sebagai berikut:
Dengan silica
% Condensate Return, CR = 1- feedwater silica / Makeup silica
atau dengan conductivity :
% Condensate Return, CR = 1- feedwater conductivity / Makeup conductivity
Jadi laju aliran kondensat, QCR = % x kapasitas uap masuk kondensor, (kg/jam).
Untuk air penambah dapat ditentukan sebagai berikut :
QMU = QFW QCR (kg/jam)
Maka kapasitas air umpan yang diperlukan sebagai air pengisi boiler adalah:
QFW = QMU + QCR (kg/jam)
dimana :
QMU = kapasitas air penambah, kg/jam
QCR = kapasitas air kondensat, kg/jam
QFW =kapasitas air umpan, kg/jam
Menghitung kapasitas air umpan dan air penambah

NAMA : ISNI MARETHA


NIM

: 03101403052

Kapasitas air umpan dihitung berdasarkan presentase laju blowdown dan


air kondensat (return condensate). Contoh :
Jika batasan maksimum TDS yang diperbolehkan sebagaimana dalam
boiler paket adalah sebesar 2500 ppm, persen air make up adalah 10% dan TDS
dalam air make up adalah 250 ppm dan kapasitas uap sebesar 612,43 kg/jam,
maka persentase blowdownnya adalah sebagai berikut:
A. Untuk presentase blowdown :
BD = (TDS Feed water x % Make Up Water) / TDS Air Boiler yang diizinkan
= (250 x 10%) / 2500
= 1 %, diambil 4% untuk faktor keamanan akibat losses,
maka laju blowdown yang diperlukan adalah:
QBD = kapasitas uap x % blowdown , (kg/jam)
QBD = 612,43 x 4 % = 24,5 kg/jam.
B. Untuk presentase air kondensat dihitung berdasarkan kandungan silica atau
konduktivitas air kondensat
Tabel 2. Kandungan Silica pada Makeup Water dan Feedwater Boiler
Location

Silica (ppm)

Conductivity (micromhos)

Boiler Makeup

40

525

Boiler Feedwater

20

265

Dengan Silica :
CR = 1- 20/40 x 100 % = 50 %
Dengan Conductivity :
CR = 1- 525/265 x 100 % = 49,524 = 50 %
Jadi, flow rate condensate
QCR = % x kapasitas uap keluar dari HE-0101 = 411,56 kg/jam dan

NAMA : ISNI MARETHA


NIM

: 03101403052

HE-0102 = 147,94 kg/jam


QCR = 50 % x (411,56 + 147,94) = 279,75 = 280 kg/jam
Maka kapasitas air umpan (feed water) maksimum yang tersedia dalam tangki
Feed water adalah :
QFW = 612,43 + 24,5 = 638 kg/jam
Kapasitas air penambah (make up water ) :
QMU = 638 280 = 357,43 kg/jam = 358 kg/jam