Anda di halaman 1dari 11

PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN

RSUD KAJEN
Jalan Raya Karangsari Karanganyar Pekalongan 51182
Telpon IGD : (0285) 385230, Info : 385231, Fax : (0285) 385229
Email. Kajen_rsud@yahoo.co.id

KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN


NOMOR /02/TAHUN 2014
TENTANG
TIM PEMANTAU PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU
DI RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN
DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN,
Menimbang

:a.bahwa sesuai dengan Peraturan Bupati Pekalongan Nomor 2 Tahun 2014


tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu di Kabupaten Pekalongan ,maka
diperlukan ketentuan untuk melaksanakannya.
b.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a,perlu menetapkan Keputusan Direktur Tentang Tim Pemantau Program
Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu(ASI) di RSUD Kajen Kabupaten
Pekalongan.

Mengingat

:1.Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerahdaerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah;
2.Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat
II Batang dengan mengubah Undang-undang Nomor 13 tahun 1950 tentang
Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa
Tengah.
3.Undang-undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan anak;
4.Undang-undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera;
5.Undng-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia;
6.Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak;
7.Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
8.Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
9.Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan;
10.Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu
Ibu Eksklusif;
11.Peraturan Bersama Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan,Menteri
Tenaga Kerja Dan Transmigrasi,Dan Menteri Kesehatan Nomor
48/Men.PP/XII/2008,Nomor PER 27/MEN/XII/2008,Nomor
117/Menkes/PB/XII/2008 tentang Peningkatan Pemberian ASI Selama Waktu
Kerja Di Tempat Kerja;
12.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 450/Menkes/SK/IV/2004 Tentang
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Secara Eksklusif Pada Bayi Di Indonesia
13.Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 8 Tahun 2008 tentang
Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Daerah;
14.Peraturan Derah Kabupaten Pekalongan Nomor 5 Tahun 2011 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;

15.Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 56 Tahun 2011 Tentang


Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu di Provinsi Jawa Tengah;
16.Peraturan Bupati Pekalongan Nomor 2 Tahun 2014,tentang Peningkatan
Pemberian Air Susu Ibu Di Kabupaten Pekalongan;
Menetapkan
KESATU
KEDUA

KETIGA
KEEMPAT

MEMUTUSKAN:
:
:Menunjuk Tim Pemantau Program Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu di
RSUD Kajen,Kabupaten Pekalongan sebagaimana tercantum dalam lampiran
Keputusan ini yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini;
:Tim sebagaimana diktum KESATU mempunyai Tugas dan Fungsi untuk
memberikan informasi dan bimbingan kepada masyarakat,terutama semua Ibu
yang baru melahirkan,Ibu Hamil tentang manfaat ASI Eksklusif dan cara
menyusui yang baik,serta tidak memberikan makanan/minuman apapun
termasuk susu formula,kecuali atas indikasi medis yang ditentukan oleh
dokter;
:Tim sebagaimana diktum KESATU bertanggung jawab kepada Direktur
RSUD Kajen,Kabupaten Pekalongan;
:Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Kajen
Pada tanggal 1 Oktober 2014
DIREKTUR RSUD KAJEN
KABUPATEN PEKALONGAN

DR.DWI ARIE GUNAWAN Sp.B


Penata Tingkat I
NIP.19700429 199903 1 002

Lampiran :Keputusan Direktur NO. / /2014


Susunan Tim Pemantau Program Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu(ASI)
RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN
Penanggung jawab : Direktur RSUD Kajen ,Kabupaten
Ketua
: Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang
Tim sarana dan prasarana:
Ketua
: Kepala Bagian Tata Usaha
Anggota
: Kepala Bidang Bina Program
Kasubag Umum
Tim monitoring
:
Ketua
:Kepala Bidang Keperawatan
Anggota
:Ka.Sie Rawat jalan/Rawat Inap
Ka.Sie Penunjang medis/non medis
Ka.Sie Pelayanan Keperawatan
Ka.Sie Etika dan Asuhan Keperatan
Para Kepala Instalasi/ Unit/ Ruang

DIREKTUR RSUD KAJEN


KABUPATEN PEKALONGAN

DR.DWI ARIE GUNAWAN Sp.B


Penata Tingkat I
NIP.19700429 199903 1 002

PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN

RSUD KAJEN
Jalan Raya Karangsari Karanganyar Pekalongan 51182
Telpon IGD : (0285) 385230, Info : 385231, Fax : (0285) 385229
Email. Kajen_rsud@yahoo.co.id

KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN


NOMOR
/ /TAHUN 2014
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU(ASI)
DI RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN
DIREKTUR RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN,
Menimbang

:a.bahwa untuk melaksanakan Peraturan Bupati No.2 th 2014 diperlukan


Petunjuk teknis sebagai acuan di lapangan;
b.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a,perlu menetapkan Keputusan Direktur Tentang Petunjuk Teknis Program
Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) di RSUD Kajen,Kabupaten
Pekalongan

Mengingat

:1.Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerahdaerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah;
2.Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat
II Batang dengan mengubah Undang-undang Nomor 13 tahun 1950 tentang
Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa
Tengah.
3.Undang-undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan anak;
4.Undang-undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera;
5.Undng-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia;
6.Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak;
7.Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
8.Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
9.Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan;
10.Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu
Ibu Eksklusif;
11.Peraturan Bersama Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan,Menteri
Tenaga Kerja Dan Transmigrasi,Dan Menteri Kesehatan Nomor
48/Men.PP/XII/2008,Nomor PER 27/MEN/XII/2008,Nomor
117/Menkes/PB/XII/2008 tentang Peningkatan Pemberian ASI Selama Waktu
Kerja Di Tempat Kerja;
12.Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 450/Menkes/SK/IV/2004 Tentang
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Secara Eksklusif Pada Bayi Di Indonesia
13.Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 8 Tahun 2008 tentang
Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Daerah;

14.Peraturan Derah Kabupaten Pekalongan Nomor 5 Tahun 2011 tentang


Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah;
15.Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 56 Tahun 2011 Tentang
Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu di Provinsi Jawa Tengah;
16.Peraturan Bupati Pekalongan Nomor 2 Tahun 2014,tentang Peningkatan
Pemberian Air Susu Ibu Di Kabupaten Pekalongan;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
KESATU
KEDUA
KETIGA

:
:Menetapkan Petunjuk Teknis Program Peningkatan Pemberian Air Susu
Ibu(ASI) sebagaimana lampiran yang tidak terpisahkan dari Keputusan
Direktur ini.
:Petunjuk Teknis sebagaimana diktum KESATU sebagai acuan bagi seluruh
petugas yang terkait dalam Program ini;
:Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Kajen
Pada tanggal 1 Oktober 2014
DIREKTUR RSUD KAJEN
KABUPATEN PEKALONGAN

DR.DWI ARIE GUNAWAN Sp.B


Penata Tingkat I
NIP.19700429 199903 1 002

Lampiran SK Direktur No.


TUGAS TIM PEMANTAU PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN AIR SUSU
IBU(ASI) DI RSUD KAJEN,KABUPATEN PEKALONGAN
Tugas Koordinator

:-Mengkoordinasikan Pelaksanaan Program Peningkatan Pemberian


Air Susu Ibu (ASI) di RSUD Kajen
-Mensosialisasikan Petunjuk Teknis Program PP ASI Kepada seluruh
petugas yang terkait
-Mengadakan Pertemuan Koordinasi Tim Pemantau 1 th 1x
-Melaporkan Pelaksanaan kegiatan 1 th 1x kepada Direktur
Tugas Tim Sarana dan Prasarana:
-Mempersiapkan sarana dan prasarana dalam rangka Pelaksanaan
Program PP ASI di Rsud Kajen
-Membuat sarana berupa selebaran/brosur tentang manfaat ASI bagi
bayi
-Membuat sarana tempat /ruang laktasi di ruang nifas/rawat gabung
dalam rangka Program Inisiasi Menyusui Dini(IMD)
Tugas Tim Monitoring:
-Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Program PP ASI
Di RSUD Kajen
-Melaksanakan kegiatan Monitoring pelaksanaan pemberian ASI
Eksklusif di Ruang PONEK dan Ruang Nifas
-Mencegah Penggunaan susu formula bagi bayi,kecuali atas indikasi
medis
-Mencegah masuknya Promosi susu Formula dari luar Rumah Sakit

Lampiran (2): SK Direktur NO. /

/2014

PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN AIR


SUSU IBU(ASI) DI RSUD KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
1.Tenaga Kesehatan adalah seorang Profesional yang bekerja di bidang kesehatan yang
mempunyai kompetensi untuk menolong persalinan dan pelayanan kesehatan
ibu dan anak,meliputi bidan,dokter,dokter spesialis kebidanan dan
kandungan ,dokter spesialis anak
2.RSUD Kajen adalah salah satu Sarana Pelayanan Kesehatan
3.Bayi adalah anak baru lahir sampai berusia 12 bulan
4.Air Susu Ibu yang selanjutnya disingkat ASI ,adalah cairan atau air susu hasil sekresi
kelenjar payudara.
5.Inisiasi Menyusui Dini yang selanjutnya disingkat IMD merupakan permulaan proses bayi
mencari puting susu ibu,menemukan,dan menyusu sendiri segera setelah
lahir ,dengan cara bayi ditengkurapkan di dada ibu sehingga kulit bayi melekat
pada kulit ibu setidaknya sampai satu jam atau sampai penyusuan awal selesai.
6.ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi usia 0-6 bulan tanpa tambahan cairan
seperti susu formula,sari buah,madu,air teh,air putih dan lain-lain.Serta tanpa
tambahan makanan padat seperti buah-buahan,bubur susu,biskuit,bubur
nasi,tim,dan lain-lain,kecuali obat dan vitamin atas rekomendasi tenaga
kesehatan.
7.Program Peningkatan Pemberian ASI yang selanjutnya disingkat Program PP-ASI adalah
Program Peningkatan Pemberian ASI yang dimulai dari IMD segera setelah
lahir ,Pemberian ASI Eksklusif sampai bayi berumur 6(enam) bulan,dan
penyusuan anak sampai umur 2 (dua) tahun,dengan pemberian makanan
pendamping ASI mulai umur 6 (enam) bulan.

8.Ruang laktasi adalah ruangan yang dapat dikunci dari dalam,yang digunakan untuk
kegiatan menyusui,memerah,dan menyimpan ASI,yang dilengkapi dengan
sarana prasarana minimal yang meliputi meja dan kursi,tempat cuci
tangan,tempat sampah,botol-botol tempat menampung ,menyimpan ASI
perah,yaitu kulkas.
9.Pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu
hamil,ibu bersalin,ibu menyusui,bayi dan anak balita.
10.Tempat kerja adalah ruangan atau lapangan tertutup atau terbuka,berger ak atau tetap
dimana tenaga kerja itu bekerja,atau yang sering dimasuki tenaga kerja untuk
keperluan suatu usaha dan dimana terdapat sumber atau sumber-sumber
berbahaya

BAB II
TUJUAN
Pasal 2
Tujuan dari Keputusan Direktur ini adalah sebagai suatu cara agar seluruh pegawai dan
masyarakat pengunjung berperan serta dalam Percepatan Peningkatan
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) di RSUD Kajen
BAB III
PELAKSANAAN PROGRAM
Pasal 3
(1)Dalam rangka percepatan pencapaian keberhasilan pemberian ASI Eksklusif bagi
bayi,RSUD Kajen wajib melaksanakan program PP-ASI
(2)Pelaksanaan program PP-ASI sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikoordinasikan oleh
Bidang Pelayanan dan Penunjang dan Bidang Keperawatan.
Pasal 4
(1)RSUD Kajen berkewajiban untuk melibatkan masyarakat untuk berperan serta dalam
pelaksanaan program PP-ASI
(2)Peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam bentuk bersama-sama
melaksanakan sosialisasi program IMD dan ASI Eksklusif
(3)Setiap ibu melahirkan,suami dan keluarganya berkewajiban untuk berperan aktif dalam
program IMD dan ASI Eksklusif
(4)Peran suami dan keluarganya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilaksanakan dengan
cara memberikan dukungan moral kepada ibu melahirkan untuk dapat
melakukan IMD dan memberikan ASI Eksklusif
(5)Kepala Bidang,Kepala Ruang wajib memberikan kesempatan kepada ibu menyusui di
RSUD Kajen untuk memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya
Pasal 5

(1)Setiap tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan kehamilan,pertolongan


persalinan,dan perawatan kesehatan ibu dan anak wajib memberikan informasi
dan anjuran tentang pentingnya IMD kepada ibu dan keluarga
(2)RSUD Kajen wajib menyediakan sarana dan prasarana bagi ibu melahirkan untuk
melakukan IMD
(3)Setiap tenaga kesehatan yang melakukan pertolongan persalinan dan perawatan ibu dan
anak ,wajib membantu melakukan IMD kecuali ada alasan medis tertentu

Pasal 6
(1)ASI Eksklusif diberikan kepada bayi sejak bayi lahir sampai usia 6(enam) bulan dan
dilanjutkan pemberiannya sampai anak berusia 2(dua) tahun dengan
didampingi pemberian makanan tambahan yang sesuai
(2)Setiap tenaga kesehatan wajib memberikan informasi dan bimbingan kepada
masyarakat,terutama semua ibu yang baru melahirkan,ibu hamil tentang
manfaat ASI Eksklusif dan cara menyusui yang baik ,serta tidak memberikan
tambahan makanan/minuman apapun termasuk susu formula,kecuali atas
indikasi medis yang ditentukan oleh dokter
(3)Tenaga kesehatan dalam memberikan informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
mengacu pada 10(sepuluh)Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui(LMKM)
yang meliputi:
a.Kebijakan Direktur tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu (PP-ASI) ;
b.Melakukan Pelatihan bagi petugas untuk menerapkan Kebijakan tersebut;
c.Menjelaskan kepada semua ibu hamil tentang manfaat menyusui dan penatalaksanaanya
dimulai sejak masa kehamilan,masa bayi lahir sampai umur dua tahun
termasuk cara mengatasi kesulitan menyusui;
d.Membantu ibu mulai menyusui bayinya segera setelah melahirkan,yang dilakukan di ruang
bersalin,apabila ibu mendapat operasi caesar,bayi disusui 30(tiga puluh)menit
setelah ibu sadar;
e.Membanti ibu bagaimana cara menyusui yang benar dan cara mempertahankan menyusui
meski ibu dipisah dari bayi atas indikasi medis;
f.Tidak memberikan makanan atau minuman apapun selain ASI kepada bayi baru lahir
keculai atas indikasi medis;
g.Melaksanakan rawat gabung dengan mengupayakan ibu menyusui bersama bayi 24(dua
puluh empat) jam sehari;
h.Membantu ibu menyusui semau bayi dan semau ibu tanpa pembatasan terhadap lama dan
frekwensi menyusui
i.Tidak memberikan dot atau kempeng kepada bayi yang diberi ASI;dan
j.Merujuk ibu kepada kelompok pendukung ASI(KP-ASI).
Pasal 7

(1)Setiap tenaga kesehatan dilarang memberikan susu formula yang dapat menghambat
program pemberian ASI Eksklusif.
(2).Setiap tenaga kesehatan dilarang menerima atau mempromosikan susu formula bayi yang
menghambat program pemberian ASI Eksklusif.
(3).Intalasi gizi RSUD Kajen dilarang memberikan susu formula/mempromosikan susu
formula yang dapat menghambat pemberian ASI Eksklusif.

BAB IV
RUANG LAKTASI
Pasal 8
(1).Ka.Instalasi rawat jalan wajib menyediakan ruang laktasi,guna mendukung pelaksanaan
ASI Eksklusif.
Dengan persyaratan sbb:
-Ruangan tersendiri,dapat dikunci dari dalam,cukup ventilasi dan cahaya
-ada meja dan kursi
-ada tempat cuci tangan/wastafel
-ada tempat sampah
-ada Kulkas /refrigerator untuk menyimpan ASI perah,dan botol utk menyimpan ASI
perah.

BAB.V.
KETENTUAN PENUTUP
Pasal.9
Kebijakan Direktur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkanan
Ditetapkan di Kajen
Pada tanggal 7 Maret 2014
DIREKTUR RSUD KAJEN
KABUPATEN PEKALONGAN

DR.DWI ARIE GUNAWAN Sp.B


Penata Tingkat I
NIP.19700429 199903 1 002