Anda di halaman 1dari 7

CARA MERAWAT HAMSTER

Identitas buku
Judul

: Merawat Hamster Si Imut yang Menggemaskan

Nama penulis

: Yulindra sadgala

Nama penerbit

: PT AgroMedia Pustaka

Jumlah halaman

: 137

Cara Merawat Hamster


A. Pakan Utama
Biji-bijian merupakan pakan utama bagi hamster. Biji-bijian yang biasa di berikan
kepada hamster diantaranya kacang hijau, kacang kedelai, beras merah, jewawut, milet,
jagung, kuaci, dan gabah. Biji-bijian itu sebaiknya di campur agar asupan gizi hamster
seimbang.

B. Takaran
Biji-bijian yang di berikan kepada haster sebaiknya di tentukan takarannya.Dosis pakan
untuk sepasang hamster adalah 1 sendok makan per hari. Satu pasang hamster membutuhkan
pakan biji-bijian sekitar 2kg setiap bulannya.

C. Pakan Selingan
Buah dan sayur merupakan pakan selingan yang dapat di berikan kepada hamster. Buah
dan sayur bermanfaat sebagai asupan vitamin. Namun frekuensi dan jumlah pakan selingan
harus di batasi. Buah dan sayur dapat di berikan dua kali satu minggu.

Aisyah Fadila Putri


Kelas VIII.4

D. Minum
Air minum untuk hamster harus selalu tersedia, pastikan air terhindar dari bahan kimia.

E. Pemberian Vitamin
Hamster juga harus di berikan vitamin secara rutin agar kondisi selalu prima. Vitamin
untuk hamster biasanya berupa fel dan cairan. Vitamin di berikan dengan cara menempelkan
sekitar 1 cm gel vitamin di dinding kandang. Sementara itu, vitamin cair diteteskan ke dalam
air minum. Dosis pemakaian disesuaikan dengan aturan pemakaian yang tertera di kemasan
vitamin. Vitamin diberikan dua kali seminggu untuk 1 hamster. Hamster yang sedang hamil
dan menyusi di berikan tiga kali seminggu.

F. Memandikan Hamster
Kebanyakan hamster mandi menggunakan pasir, khusus untuk hamster Syrian long hair
perlu di mandikan menggunakan air setidaknya satu kali seminggu karena bulunya yang
mudah kotor sehingga berpotensi terkena penyakit kulit.

G. Membersihkan perlengkapan pemeliharaan


a. Kandang
Kandang hamster berukuran minimal 35 x 40 cm untuk seekor hamster. Semakin
besar kandang semakin baik. Kandang untuk hamster beraneka ragam, mulai dari
akuarium yang tak terpakai sampai kandang-kandang yang khusus dirancang untuk
hamster. Kandang sebaiknya di bersihkan dua kali seminggu atau jikadirasa sudah kotor.
Kandang di bersihkan menggunakan sabun hingga bersih. Setelah di cuci, keringkan
menggunakan lap bersih
b. Alas kandang

Aisyah Fadila Putri


Kelas VIII.4

Alas kandang hamster memang cepat kotor. Karena itu kebersihan dan kelembapan
alas kandang harus selalu di perhatikan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan pada
hamster. Alas kandang hamster dapat di gunakan maksimum dua minggu. Alas kandang
yang masih baru umumnya berwarna kuning cerah dan terasa kering. Jika sudah kotor
alas kandang berwarna kecoklatan dan terasa lembap
c. Tempat makan dan minum
Tempat makan dan minum hamster harus selalu di bersihkan dengan air bersih 3-5
hari sekali dan tempat minum 1 minggu sekali.
d. Tempat mandi
Tempat mandi harus di bersihkan jika sudah kotor, lembap, atau basah. Pasir mandi
juga harus di bersihkan jika sudah kotor. Pasir yang kotor biasanya berwarna lebih gelap
daripada biasanya.
e. Mainan
Mainan juga perlu bagi hamster. Mainan ini juga harus di bersihkan cukup
menggunakan sabun dan lap basah.

H. Pengobatan
Perkelahian dapat menyebabkan hamster luka-luka. Jika tidak segera di ketahui dan
ditangani, hamster dapat mati. Hamster yang terluka karena berkelahi dapat di sembuhkan
dengan cara dilap lukanya menggunakan kain hangat dan betadine.

Cara mengembangbiakan Hamster


A. Persiapan mengawinkan
Memilih hamster yang tepat untuk dikawinkan.

Aisyah Fadila Putri


Kelas VIII.4

1. Hasmter yang berasal dari jenis yang sama.


Perkawinan yang direkomendasikan hingga saat ini adalah perkawinan hamster yang satu
jenis. Perkawinan hamster beda jenis sebaiknya tidak di lakukan karena dapat menimbulkan
efek negative dan dapat beresiko menghasilkan keturunan yang cacat bahkan mati saat dalam
kandungan atau saat dilahirkan.
2. Hamster yang matang kelamin
Hamster yang akan di kawinkan harus sudah benar-benar dewasa, baik hamster jantan
maupun betina. Matang kelamin pada hamster Syrian sekitar umur lima bulan. Matang
kelamin hamster Campbell tiga bulan, hamster winter white tiga bulan, dan hamster
roborovski enam bulan.

B. Memilih waktu yang tepat


Waktu yang tepat untuk mengawinkan sepasang hamster adalah pada sore hari atau senja
hari. Pada waktu-waktu hamster itu sudah mulai aktif bermain. Hamster dapat juga di
kawinkan pada pagi hari asalkan tidak dalam keadaan tidur. Hamster yang sedang birahi
ditandai dengan sering mengejar-ngejar atau mengendus-endus pasangannya.

C. Kenyamanan kandang
Kandang sebaiknya terbuat dari bahan acrylic. Pasalnya, jika menggunakan kandang
kawat, hamster senang sekali memanjat. Jika hamster yang sedang hamil memanjat dapat
berbahaya bagi janin bayinya. Selain itu gunakan alas kandang yang baru dan bersih. Saat di
kawinkan kandang juga harus ditempatkan di lokasi yang cukup sejuk dan suasana sekitar
kandang juga harus cukup nyaman dan tidak terlalu ramai.

Aisyah Fadila Putri


Kelas VIII.4

D. Tanda-tanda kehamilan pada hamster.


Seminggu setelah dikawinkan, biasanya hamster betina dapat segera diidentifikasi
kehamilannya. Beberapa tanda kehamilan pada hamster betina terlihat menjadi lebih galak,
baik terhadap pasangan sendiri maupun hamster lain yang mendekat, nafsu makan hamster
mengalami peningkatan. Hamster yang sedang hamil juga sering membangun sarang dengan
menorek pojok kandang dan hamster terlihat lebih gemuk.

E. Perawatan selama kehamilan.


1. Pakan
Jenis pakan dan vitamin yang diberikan selama kehamilan sama seperti sebelummya
namun frekuensinya lebih ditingkatkan. Perbanyak jumlah sayuran yang diberikan.
2. Kandang
Pastikan kondisi kandang harus dalam keadaan yang nyaman selama proses
kehamilan. Masa kehamilan hamster 18-23 hari. namun bagi hamster Syrian 16-18 hari
dan hamster robovski 23-30 hari.

F. Perawatan setelah melahirkan


Berikan pakan, minum, dan vitamin secara teratur kepada induk.
Hindari memisahkan induk hamster dari anaknya saat masa menyusui.
Hindari memegang anak hamster.
Tidak membersihkan atau mengganti alas kandang.

Penyakit pada hamster


A. Diare
Aisyah Fadila Putri
Kelas VIII.4

Termasuk penyakit yang banyak menyerang hamster. Hamster dewasa biasanya lebih
tahan terhadap penyakit ini daripada hamster anakanan. Penyebab diare karena terlalu banyak
diberi sayur atau buah, pakan yang tidak terjaga kebersihannya, alas kandang yang kotor dan
basah, serangan bakteri.

B. Perut kembung
Gangguan ini biasa terjadi pada anakan hamster. Gejala yang timbul adalah perut
membesar dan tidak bias BAB. Penyebabnya adalah penyumbatan di saluran pencernaan
akibat kelainan pada saluran pencernaan. Penyakit ini menyebabkan kematian pada anak
hamster. Untuk mencegahnya, pakan dan minum hamster harus selalu terjaga kebersihannya.

C. Iritasi mata
Iritasi mata pada hamster umumnya disebabkan oleh debu serutan kayu atau pasir yang
masuk kedalam mata. Mata hamster terlihat kemerahan dan berair. Jika iritasi terlalu lama
dibiarkan, hamster bias mengalami katarak bahkan kebutaan.

D. Katarak
Penyebab katarak adalah factorgenetik dan kekurangan vitamin. Gejalanya berupa
munculnya selaput yang menutupi mata. Penyakit ini belum bias diobati hanya bias dicegah
dengan rutin memberi sayur.

E. Tumor

Aisyah Fadila Putri


Kelas VIII.4

Gejalanya adalah munculnya benjolan di salah satu bagian tubuh. Biasanya terdapat di
perut. Tumor menyerang semua jenis hamster.

F. Kurap
Penyakit ini umumnya disebabkan oleh kebersihan kandang yang kurang terjaga. Pasir
yang menempel pada bulu dan badan hamster dapat membuat iritasi dan rasa gatal. Lama
kelamaan timbul kurap. Biasanya penyakit ini muncul ketika musim hujan.

G. Bisul
Hamster biasanya terkena bisul akibat tergigit semut atau nyamuk. Untuk mengatasinya,
bersihkan dengan air hangat. Berikan betadine ke bagian yang terserang bisul. Kandang
ditutup dengan kawat kasa untuk mencegahnya.

H. Rontok Bulu
1. Rontok bulu disebabkan oleh kekurangan vitamin
Memberi pakan tanpa memperhatikan keseimbangan gizi dapat menyebabkan rontok
bulu pada hamster. Untuk mencegah, pastikan asuppan sayur dan vitamin terpenuhi.
2. Rontok bulu kiat serangan kutu
Serangan kutu dapat merontokan bulu yang ada pada hamster. Biasanya terliahat
botak di bagian punggung hamster. Untuk mengatasinya, hamster diberikan obat antikutu
sesuai dengan aturan yang tertera di kemasan. Selain itu ganti alas kandang secara rutin
agar tidak menjadi sumber penyakit. Dan pisah kan hamster yang terkena kutu dengan
yang tidak.

Aisyah Fadila Putri


Kelas VIII.4