Anda di halaman 1dari 3

CATATAN KULIAH

Tanggal Kuliah : 29 Oktober 2014


Nama

: Aswanto

NIM

: F1051131043

Ringkasan Materi :
Momen Inersia

Momen
Inersia
adalah
ukuran
kelembaman
suatu
benda
untuk berotasi terhadap porosnya. Inersia bergantung pada massa dan distribusi zat.
I =mr 2

Keterangan :
I = momen inersia partikel
m = massa partikel
r = jarak antara partikel dengan sumbu rotasi

Momen Inersia pada benda tegar


Benda tegar tersusun dari banyak partikel yang tersebar di seluruh bagian benda.
Momen inersia suatu benda tegar merupakan jumlah semua momen inersia
masing-masing partikel penyusun benda tegar.

Untuk menentukan momen inersia suatu benda tegar, benda ditinjau ketika sedang
berotasi karena letak sumbu rotasi mempengaruhi nilai momen inersia. Selain
bergantung pada letak sumbu rotasi, momen inersia (I) partikel bergantung juga
pada massa partikel (m) dan kuadrat jarak partikel dari sumbu rotasi (r 2). Massa
semua partikel penyusun benda sama dengan massa benda tersebut.

Pertanyaan :
Tentukan momen inersiaterhadap sumbu titik berat X dan Y dari penampang balok flent
lebar berikut:

Jawaban

: Dari soal diatas terhadap sumbu

X0

membagi luas menjadi :

Segiempat : 200 x 300 mm dikurangi dengan segi empat kecil : 90 x 260 mm.
XO
Sumbu masing-masing titik berat berimpit dengan
, sehingga dtambah
dengan rumus perpindahan.

Segiempat 200 x 300 mm

Dua segi empat 90 x 260

Momen inersia total

Terhadap sumbu

Y0

Segiempat 20 x 260 mm

Dua segi empat 20 x 200 mm

Momen inersia total