Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang
Kandung kemih jatuh secara klinis dikenal sebagai prolaps sistokel atau kandung
kemih,yang terjadi pada wanita.Ini adalah suatu kondisi dimana kandung kemih-struktur
sistem kemih yang menyimpan urin-bergerak keluar dari posisi dan terkulai ke dalam
vagina. Hal ini dapat terjadi ketika struktur jaringan antara kandung kemih dan vagina
melemah menyebabkan ia jatuh ke vagina.
Kandung kemih terletak atau ditemukan di panggul.Ini adalah balon berbentuk,
organ otot berongga yang menyimpan urin.Saat buang air kecil, kandung kemih otot
kontrak untuk mendorong urin keluar dari kandung kemih.
Sistokel (kandung kemih Jatuh) terjadi bila dinding antara kandung kemih wanita
dan vaginanya melemah dan memungkinkan kandung kemih untuk jatuh ke dalam
vagina. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidak nyamanan dan masalah dengan
mengosongkan kandung kemih.
Kandung kemih yang telah jatuh dari posisi normal dapat menyebabkan dua jenis
masalah,kebocoran urin yang tidak diinginkan dan pengosongan kandung kemih yang
tidak lengkap. Pada beberapa wanita, kandung kemih jatuh membentang pembukaan ke
dalam uretra, menyebabkan kebocoran urin ketika wanita batuk, bersin, tertawa atau
bergerak dengan cara apapun yang menempatkan tekanan pada kandung kemih.
Kandung kemih yang jatuh dapat menyebabkan ketidak nyamanan dan dapat
menyebabkan masalah kandung kemih pengosongan.Dua masalah umum yang muncul
ketika kandung kemih jatuh terjadi adalah kebocoran yang tidak diinginkan dari urin dan
pengosongan kandung kemih yang tidak lengkap.
Menjatuhkan kandung kemih juga dapat meregangkan pembukaan ke bagian
uretra-yang terakhir dari saluran kemih mana urin dari kandung kemih lolos ke luar dari
1

tubuh.Hal ini dapat menyebabkan urin yang keluar saat tertawa wanita, batuk, bersin,
atau mencoba untuk membawa benda berat.
B.

Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah agar mahasiswa mampu memahami
tentang Cystocelle mulai dari anatomi yang terlibat, definisi,etiologi,dan patologis.

BAB II
2

PEMBAHASAN

A. Anatomi Genitalia InternaWanita

Organ genitalia interna atau secara awam bisa disebut sebagai alat kelamin dalam
wanita terdiri atas liang sanggama (vagina), rahim, saluran telur dan indung telur. Disebut
alat kelamin dalam karena memang letaknya berada di dalam tubuh sehingga tidak
terlihat dari luar. Genetalia interna terdiri atas vagina (liang senggama), uterus (rahim),
tuba falopi (saluran telur) dan ovarium (indung telur).
Vagina adalah saluran yang menghubungkan bagian luar tubuh (vulva) dengan
rahim dan bersifat elastis (mudah meregang). Saluran ini memiliki panjang sekitar 6- 7,5
cm meliputi dinding anterior dan 9-11 cm meliputi dinding posteriordan lebar kurang dari
2,5 cm. Dinding vagina yang berlipat-lipat yang berjalan sirkulair disebut rugae. Dinding
vagina terdiri atas tiga lapisan yaitu: lapisan mukosa yang merupakan kulit, lapisan otot
dan lapisan jaringan ikat.
B.

Defenisi Cystocelle
3

Kandung kemih jatuh pada wanita, bahasa medis dikenal sebagai sistokel atau
kantung kemih prolaps, adalah suatu kondisi di mana jaringan didukung terletak antara
dinding vagina dan kantung kemih anda menjadi teregang dan melemah.Ini hasil dalam
kandung kemih menggembung ke dalam vagina.Kondisi ini terjadi ketika otot-otot organ
panggul yang tegang.
Sistokel adalah nama untuk gangguan hernia seperti pada wanita yang terjadi
ketika dinding antara kandung kemih dan vagina melemah, menyebabkan kandung kemih
untuk menjatuhkan atau melorot ke dalam vagina.Selain ketidaknyamanan, kandung
kemih turun dihasilkan dapat menyebabkan dua jenis masalah terjadi, urin kebocoran dan
tidak lengkap pengosongan kantung kemih. Kantung menjatuhkan membentang
pembukaan ke dalam uretra dan urin dapat bocor ketika seorang wanita melakukan
tindakan yang menyebabkan tekanan pada kandung kemih, seperti batuk dan sebagainya.
Kantung kemih merupakan organ berongga di panggul yang menyimpan urin.
Tekanan tercipta saat kandung kemih terisi oleh urin adalah apa yang menyebabkan
dorongan untuk buang air kecil. Saat buang air kecil, urin berjalanan dari kandung kemih
dan keluar tubuh melalui uretra.
Pada wanita, dinding depan vagina mendukung kandung kemih. Tembok ini dapat
melemahkan atau melonggarkan dengan usia. Signifikan stres tubuh seperti melahirkan
juga dapat merusak bagian dari dinding vagina.Jika cukup memburuk, kandung kemih
dapat prolaps, yang berarti tidak lagi didukung dan turun ke dalam vagina.Hal ini dapat
memicu masalah seperti kesulitan kencing, ketidaknyamanan, dan inkontinensia stres
(misalnya, urin kebocoran yang disebabkan oleh bersin, batuk, dan tenaga).

C. Derajat Cystocelle
I

II

RINGAN = kandung kemih hanya menonjol sedikit ke liang vagina.


SEDANG = penonjolan kandung kemih sudah melorot/turun sampai ke liang
vagina.

III

BERAT = penonjolan kandung kemih sampai keluar dari liang vagina.

Kandung kemih prolaps yang umumnya terkait dengan menopause.Sebelum


menopause, tubuh perempuan membuat hormon estrogen, yang membantu menjaga otototot di dalam dan sekitar vagina yang kuat.Tubuh prempuan berhenti menciptakan seperti
estrogen banyak setelah menopause, dan otot-otot cenderung melemah sebagai hasilnya.

D. Etiologi
5

Sering mengangkat benda berat, berulang mengedan saat buang air besar,
memiliki kondisi jangka panjang yang melibatkan batuk, atau memiliki jangka panjang
sembelit dapat merusak otot-otot dasar panggul.
Melahirkan: Selama persalinan, ibu mengkontraksi otot perut nya menyebabkan
struktur dalam perut seperti usus untuk bergerak ke bawah. Dengan demikian, mendorong
ke bawah kandung kemih juga.Mengedan selama persalinan ini adalah penyebab paling
umum dari kandung kemih prolaps. Proses pengiriman stres pada jaringan vagina dan
otot, yang mendukung kandung kemih wanita. Partus yang berulang kali dan terjadi
terlampau sering,partus dengan penyulit merupakan penyebab prolapsus genitalis dan
memperburuk porolaps yang sudah ada.Faktor-faktor lain adalah tarikan janin pada
pembukaan belum lengkap,prasat Crede yang berlebihan untuk mengeluarkan
plasenta.Jadi tidaklah mengherankan jika prolapsus genitalis terjadi segera setelah partus
atau dalam masa nifas.Asdites dan tumor-tumor di daerah pelvis mempermudah
terjadinya hal tersebut.Bila prolapsus uteri dijumpai pada nullipara,factor penyebabnya
adalah kelainan bawaan berupa kelemahan jaringan penunjang uterus.
Menopause: Ketika perempuan mengalami menopause (berhenti ketika mereka
mengalami haid), tubuh mereka berhenti membuat estrogen (hormon yang diproduksi
oleh indung telur, membantu menjaga otot-otot sekitar vagina yang kuat), sehingga otototot sekitar vagina dan kandung kemih bisa tumbuh lemah dari waktu kewaktu.
E. Patofisiologi
Prolapsus uteri terdapat dalam berbagai tingkat ,dari yang paling ringan sampai
prolapsus uteri totalis.Terutama akibat persalinan,khususnya persalinan pervagina yang
susah dan terdapatnya kelemahan-kelemahan ligament yang tergolong dalam fasia
endopelviks dan otot-otot serta fasia-fasia dasar panggul.Juga dalam keadaan tekanan
intraabdominal yang meningkat dan kronik akan memudahkan penurunan uterus,terutama
apabila tonus otot-otot mengurang seperti pada penderita dalam menopause.
Serviks uteri terletak diluar vagina,akan tergeser oleh pakaian wanita tersebut.dan
lambat laun menimbulkan ulkus yang dinamakan ulkus dekubitus.Jika fasia di bagian
depan dinding vagina kendor biasanya trauma obstetric,ia akan terdorong oleh kandung
6

kencing sehingga menyebabkan penonjolan dinding depan vagina kebelakang yang


dinamakan sistokel.Sistokel yang pada mulanya hanya ringan saja,dapat menjadi besar
karena persalinan berikutnya yang kurang lancar,atau yang diselesaikan dalam penurunan
dan menyebabkan urethrokel.Urethrokel harus dibedakan dari divertikulum urethra.Pada
divertikulum keadaan urethra dan kandung kencing normal hanya dibelakang urethra ada
lubang yang membuat kantong antara urethra dan vagina.
Kekendoran fasia dibagian belakang dinding vagina oleh trauma obstetric atau
sebab-sebab lain dapat menyebabkan turunnya rectum kedepan dan menyebabkan
dinding belakang vagina menonjol kelumen vagina yang dinamakan retrokel.Enterokel
adalah hernia dari kavum Douglasi.Dinding vagina bagian belakang turun dan menonjol
ke depan.Kantong hernia ini dapat berisi usus atau omentum.
F. Tanda dan Gejala
Gejala dari kandung kemih Prolapsed adalah
1. Gejala pertama bahwa perempuan dengan pemberitahuan kandung kemih prolaps
biasanya adalah adanya jaringan di vagina wanita yang banyak menggambarkan sebagai
sesuatu yang terasa seperti bola.
2. Gejala lain dari kandung kemih prolaps meliputi:
a. Ketidaknyamanan atau nyeri di panggul
b. Perasaan adanya suatu benda yang mengganjal atau menonjol di genetalia
eksterna.(jaringan dapat menjadi lembut dan mungkin berdarah.)
c. Kesulitan buang air kecil
d. Perasaan bahwa kandung kemih tidak kosong segera setelah buang air kecil
e. berkemih tidak lengkap
f. Menderita Inkontinensia stres (urin kebocoran selama bersin, batuk, atau
tenaga)tidak
7

g. dapat menahan kencing jika batuk,mengejan.Kadang-kadang dapat terjadi retensio


urine
h. pada sistokel yang besar sekali.
i. Lebih sering infeksi kandung kemih beruang
j. Menderita (dyspareunia)
k. Rasa sakit di pinggul dan pinggang(Backache).Biasanya jika penderita
berbaring,keluhan menghilang atau menjadi kurang.
l. Kebocoran urin selama hubungan seksual
m. Meningkatnya ketidaknyamanan saat batuk, mengedan atau mengangkat beban
berat
n. Perasaan seperti duduk di atas telur yang menghilang ketika berbaring
o. Rasa penuh di panggul dan vagina, terutama setelah berdiri untuk waktu yang
lama
Beberapa wanita mungkin tidak mengalami atau melihat gejala dari kandung
kemih (kelas 1) ringan prolapsed
G. Pemeriksaan Penunjang
Friedman dan Little(1961) menganjurkan cara pemeriksaan sebagai berikut:
1. Penderita pada posisi jongkok disuruh mengejan dan ditemukan dengan
pemeriksaan jari,apakah portio pada normal atau portio sampai introitus vagina
atau apakah serviksuteri sudah keluar dari vagina.
2. Penderita berbaring pada posisi litotomi,ditentukan pula panjangnya serviks
uteri.Serviks uteri yang lebih panjang dari biasanya dinamakan Elongasio kolli.
3. Pada sistokel dijumpai di dinding vagina depan benjolan kistik lembek dan tidak
nyeri tekan.Benjolan ini bertambah besar jika penderita mengejan.Jika
8

dimasukkan kedalam kandung kencing kateter logam,kateter itu diarahkan


kedalam sitokel,dapat diraba kateter tersebut dekat sekali pada dinding
vagina.Uretrokel letaknya lebih kebawah dari sistokel, dekat pada oue.
Menegakkan diagnosis retrokel mudah,yaitu menonjolnya rectum kelumen vagina
1/3 bagian bawah.Penonjolan ini berbentuk lonjong,memanjang dari proksimal
kedistal,kistik dan tidak nyeri.
Untuk memastikan diagnosis,jari dimasukkan kedalam rectum,dan selanjutnya
dapat diraba dinding retrokel yang menonjol kelumen vagina.Enterokel menonjol
kelumen vagina lebih keatas dari retrokel.Pada pemeriksaan rectal,dinding rectum
lurus,ada benjolan ke vagina terdapat di atas rectum.
H. Penatalaksanaan Medis
Pengobatan bisa berupa:
Modifikasi aktifitas (seperti hindari angkat yang berat-berat atau mengedan yang
dapat menyebabkan sistokel atau memperburuk sistokel yang sudah ada)Pesarium - alat
yang

di

tempatkan

tempatnya.Pembedahan

pada
yang

vagina

untuk

disebut

menahan

KOLPORAPI

kandung

kemih

ANTERIOR

pada

Dilakukan

pengencangan kembali dinding vagina bagian depan dan mengembalikan kandung kemih
ke posisi yang normal.Terapi sulih hormon (estrogen), bisa membantu memperkuat otot2
sekitar vagina dan kandung kemih. Terapi hormon ini harus mempertimbangkan secara
seksama untung-ruginya.
Selain itu pengobatan dengan cara lain juga bisa di lakukan,namun pengobatan
cara ini tidak seberapa memuaskan tetapi cukup membantu.Cara ini dilakukan pada
prolapsus ringan tanpa keluhan,atau penderita masih ingin mendapat anak lagi,atau
penderita menolak untuk dioperasi,atau kondisinya tidak mengijinkan untuk dioperasi.

1. Latihan-latihan otot dasar panggul


2. Stimulasi otot otot dengan alat listrik
9

3. Pengobatan dengan pessarium,dengan indikasi:kehamilan,bila penderita belum


siap untuk dilakukan operasi,sebagai terapi tes,penderita menolak untuk
dioperasi,untuk menghilangkan simpton yang ada sambil menunggu waktu
operasi dapat dilakukan.

BAB III
PENUTUP
10

A. KESIMPULAN
Kandung kemih jatuh secara klinis dikenal sebagai prolaps sistokel atau kandung
kemih, yang terjadi pada wanita.Ini adalah suatu kondisi dimana kandung kemih-struktur
sistem kemih yang menyimpan urin-bergerak keluar dari posisi dan terkulai ke dalam
vagina. Hal ini dapat terjadi ketika struktur jaringan antara kandung kemih dan vagina
melemah menyebabkan ia jatuh ke vagina.
Kandung kemih yang telah jatuh dari posisi normal dapat menyebabkan dua jenis
masalah kebocoran urin yang tidak diinginkan dan pengosongan kandung kemih yang
tidak lengkap. Pada beberapa wanita, kandung kemih jatuh membentang pembukaan ke
dalam uretra, menyebabkan kebocoran urin ketika wanita batuk, bersin, tertawa atau
bergerak dengan cara apapun yang menempatkan tekanan pada kandung kemih.
Kandung kemih yang jatuh dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan dapat
menyebabkan masalah kandung kemih pengosongan.Dua masalah umum yang muncul
ketika kandung kemih jatuh terjadi adalah kebocoran yang tidak diinginkan dari urin dan
pengosongan kandung kemih yang tidak lengkap.

DAFTAR PUSTAKA

11

Winkjosastro H.dr. Ilmu Kandungan. Kelainan letak-letak alat-alat genital. Edisi kedua. Yayasan
Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta 2007. Hal. 421.
Lotisna, D. Prolaps Genitalia. Devisi uroginekologi rekonstruksi. Departemen Obstetri dan
Ginekologi. FK UH. Makassar
Junizaf. Prolapsus alat genitalia. Dalam: Junizaf. Ed. Buku ajar uroginekologi.
Subbagian Uroginekologi-Rekonstruksi Bagian Obstetri dan Ginekologi
FKUI/RSUPN-CM. Jakarta, 2002: 70-75
Rasjidi I. Manual Histerektomi. Histerektomi Vaginal. EGC. Jakarta.2008. Hal. 180-189.
Manuaba I. Dasar-Dasar

Teknik

Operasi

Ginekologi.

Operasi

Prolaps

Uteri.

EGC.

Jakarta.2004.Hal.354
Muchtar R. Kelainan dalam letak alat-alat genital. Dalam:
S, Saifuddin AB. Ed. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo, 1991: 360-374
Suheimi K.H.dr. (26 July 2008). Penyakit dan Kelainan Alat Kandungan. Prolapsus
Uteri. http://ksuheimi.blogspot.com/2008/06/penyakit-dan-kelainan-alat
kandungan_26.html .diunduh ( 26 oktober 2011 )
Mc. Neeley. G.S. et al. ( Desember 2008 ). Gynecology and Obstetrics. Pelvic Relaxation
Syndrome.
dr.Bambang Widjanarko, SpOG (19 Agustus 2010). Ginekologi DISFUNGSI SISTEM
UROGENITAL pada WANITA.

12