Anda di halaman 1dari 2
Langkah – langkah Perawatan Tali Pusat 1. Mempersiapkan alat (Air bersih, sabun, Kassa steril, handuk) 2.
Langkah – langkah Perawatan Tali Pusat
1.
Mempersiapkan alat (Air bersih, sabun, Kassa
steril, handuk)
2.
Mencuci tangan dan dikeringkan dengan handuk
3.
Mencuci tali pusat dengan air bersih dan sabun,
bilas dan keringkan dengan handuk bersih
4.
Jika tali pusat terkena kotoran feses, cuci dengan
sabun dan air bersih, kemudian keringkan dan
kembali tutup dengan kassa steril secara longgar
5.
Cuci tangan dan keringkan dengan handuk
Perbedaan Tali pusat sehat & infeksi
Langkah – langkah Perawatan Tali Pusat 1. Mempersiapkan alat (Air bersih, sabun, Kassa steril, handuk) 2.
& Perawatan Tali Pusat Disusun Oleh : Kelompok 8 Profesi S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
& Perawatan Tali Pusat
Disusun Oleh :
Kelompok 8 Profesi S1 Kebidanan
Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya Malang
2015
emandikan Bayi Baru Lahir Memandikan bayi adalah kegiatan penting yang harus dilakukan secara benar oleh orang
emandikan Bayi Baru Lahir
Memandikan bayi adalah kegiatan
penting yang harus dilakukan secara
benar oleh orang tua. Selain
ditujukan untuk membersihkan
badan bayi, memandikan bayi perlu
dilakukan secara hati-hati agar tidak
melukai bayi mengingingat kondisi
bayi yang sangat lemah. Selain itu,
memandikan bayi merupakan bagian
penting dari perawatan bayi
Tujuan memandikan bayi
1.
Relaksasi bayi
2.
Membersihkan kulit dari kotoran
3.
Memberikan rasa nyaman kepada bayi
4.
Mempertahankan kebersihan bayi sehari-hari
5.
Memungkinkan untuk observasi kulit bayi
Beberapa Prinsip yang harus diperhatikan !
Jaga agar bayi tetap hangat
Jaga agar bayi tetap aman dan selamat
Suhu air tidak boleh terlalu panas atau
dingin
Hal yang harus diperhatikan :
1.
Saat lahir bayi tidak boleh segera dimandikan
2.
Bayi baru lahir boleh dimandikan paling cepat 6
jam setelah lahir
3.
Mandikan dengan air hangat di ruangan yang
hangat
4.
Mandikan dengan cepat : bersihkan muka, leher,
ketiak dan tali pusat dengan air dan sabun
5.
Keringkan seluruh tubuh dengan cepat
menggunakan handuk atau kain kering
6.
Pakaikan baju, topi bayi dan dibungkus dengan
selimut/kain
7.
Bayi tidak boleh dibedong terlalu ketat
8.
Jangan memandikan bayi jika bayi demam atau
pilek
9.
Area kemaluan tidak perlu diberi bedak
10. Memandikan sebaiknya dilakukan oleh orang tua dan anggota keluarga Alat-alat yang harus disiapkan : 
10. Memandikan sebaiknya dilakukan oleh orang tua
dan anggota keluarga
Alat-alat yang harus disiapkan :
 Shampoo bayi
 Bak mandi (Ember)
Baby oil
 Air dingin dan panas
 Kapas yg dicelup air hangat
 Kapas cebok
 Cotton buds
 Minyak telon
 Bedak
Sisir bayi
 Handuk
 Spons atau washlap 2
 Sabun bayi
Kassa steril
 Pakaian bayi
lengkap (bedong,
popok, baju, sarung
tangan dan sarung
kaki, topi bayi)
Tata cara memandikan Bayi
1.
Siapkan ruangan
2.
Mencuci tangan dan dikeringkan dengan handuk
3.
Mengisi air dingin ke dalam bak mandi bayi
kemudian tambahkan air panas secukupnya
(pastikan air tidak terlalu dingin / panas) Cara cek :
Mengukur suhu air dengan menggunakan siku atau
pergelangan tangan
4.
Mengalasi meja bayi dengan handuk, mengatur
pakaian bayi sesuai dengan urutan dari yang paling
bawah yaitu bedong bayi, baju, popok, sarung
tangan dan sarung kaki, topi bayi
5.
Membasahi muka bayi dengan spons/washlap pada
seluruh bagian wajah kecuali mata
6.
Membasahi rambut bayi, bubuhkan shampoo, gosok
bagian kepala dan rambut dengan lembut
7.
Membilas rambut bayi hingga bersih di atas bak
mandi, pegangi tubuh bayi dengan aman, keringkan
dengan handuk
8.
Meletakkan bayi pada handuk pada bagian bahu
kemudian gendong bayi ke dalam bak mandi,
pegangi bayi dengan aman, bersihkan tubuh bayi
dalam bak mandi , termasuk bagian belakang tubuh
bayi (tidak perlu membersihkan verniks).
9. Mengangkat bayi dan selimuti dengan handuk, letakkan pada meja bayi 10. Mengeringkan tubuh bayi secara
9.
Mengangkat bayi dan selimuti dengan handuk,
letakkan pada meja bayi
10.
Mengeringkan tubuh bayi secara perlahan-lahan
dengan cara menekan-nekan handuk pada tubuh
bayi
11.
Mengenakan popok dengan tepat dan tidak
terlalu ketat
12.
Mengenakan celana dan baju bayi serta
membungkus bayi dengan kain bedong (jangan
terlalu ketat)
13.
Menyisir rambut bayi dan berikan sedikit bedak
pada bagian wajah (bila perlu)
erawatan Tali Pusat
Tali pusar berfungsi sebagai jaringan yang menjadi
penghubung antara plasenta ibu dan janin yang
dikandungnya. Jika bayi baru terlahir maka tali
pusar akan dipotong dan membalutnya memakai
kain kasa. Pada umumnya tali pusar akan terlepas
sekitar 7 sampai 14 hari. Supaya tidak terjadi infeksi,
maka tali pusar harus dirawat secara tepat. karena
bila tidak dirawat dengan baik dapat memicu
serangan tetanus.
Bagaimana cara merawat tali pusar bayi baru lahir?
Tujuan memandikan bayi
Agar terhindar dari infeksi
Tanda-tanda infeksi
 Timbul warna kemerahan di sekitar tali pusat
 Ada nanah
 Ada bau tidak sedap