Anda di halaman 1dari 6

EKPERIMEN DAN UJI PASAR

EKSPERIMEN
Eksperimen merupakan studi yang melibatkan intervensi oleh periset di luar apa
yang diharapkan untuk pengukuran. Intervensi ini umumnya adalah memanipulasi suatu
variabel dalam sebuah latar belakang dan mengamati bagaimana hal itu mempengaruhi
pokok masalah yang sedang dikaji.
Kelebihan
Hubungan sebab akibat sering kali tidak dapat dibuktikan dengan pasti tetapi
kemungkinan sebuah variabel menjadi penghubung ke variabel yang lain dapat
ditetapkan secara meyakinkan. Eksperimen lebih mendekati pencapaian tujuan ini
daripada metode pengumpulan data utama lainnya. Kelebihan utama lainnya adalah
kemampuan periset untuk memanipulasi variabel bebas. Kelebihan kedua dari
eksperimen adalah kontaminasi dari variabel luar dapat dikontrol secara lebih efektif.
Ketiga, kemudahan dan biaya dari penelitian eksperimen mengungguli metode-metode
lain. Dalam eksperimen, periset dapat melakukan pengujian atas kombinasi variabel
yang tidak dapat dilakukan apabila tidak terjadi secara kebetulan pada lingkungan studi.
Keempat, replikasi – pengulangan sebuah eksperimen dengan kelompok dan kondisi
subyek berbeda – mengarah pada penemuan dampak rata-rata dari variabel bebas
terhadap orang-orang, situasi, dan waktu. Kelima, periset dapat menggunakan kejadiankejadian yang muncul secara alami dan mengembangkan eksperimen lapangan untuk
menurunkan persepsi subyek terhadap periset sebagai sebuah sumber intervensi atau
deviasi dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Kekurangan
Sifat kepalsuan laboratorium merupakan kekurangan utama dari metode
eksperimen. Kedua, generalisasi dari sampel nonprobabilitas dapat menjadi masalah
meskipun dilakukan pengambilan sampel secara acak. Ketiga, meskipun berbiaya
rendah, banyak aplikasi dari eksperimen jauh melampaui anggaran terutama untuk
metode pengumpulan data utama lain. Keempat, eksperimen paling efektif ditargetkan
untuk masalah-masalah di masa kini atau tidak jauh di masa depan.

1

3. dan memilih atau mendesain ukuran yang tepat untuk variabel-variabel. dan pengujian. Memilih variabel-variabel yang relevan.Menjalankan Eksperimen Tujuh aktivitas yang harus dilakukan periset agar memperoleh keberhasilan dalam eksperimen adalah sebagai berikut: 1. 7. Menetapkan tingkat perlakuan. periset menerapkan pengetahuan mereka untuk memilih satu desain yang paling sesuai dengan tujuan-tujuan riset. menentukan berapa banyak variabel untuk diuji. Tingkat perlakuan atas variabel bebas adalah pembentukan kelompok alami pilihan periset dalam variabel bebas dari sebuah eksperimen. Dalam menjalankan eksperimen. Tantangan periset dalam langkah ini adalah memilih variabel yang merupakan perwakilan operasional terbaik dari konsep aslinya. Jumlah variabel dalam sebuah eksperimen dibatasi oleh anggaran proyek. Validitas dalam Eksperimentasi Validitas internal . 6. dan jumlah subyek yang akan diuji. Periset mempunyai beberapa pilhan pengukuran dan instrumen dengan eksperimen. 5. Uji coba. Kontrol lingkungan adalah mempertahankan kondisi lingkungan fisik dalam eksperimen agar tetap konstan. uji kertas dan pensil (tertulis). dan ukuran fisiologis. ketersediaan kendali yang tepat. Menganalisis data. perangkat pelaporan sendiri dengan pertanyaan terbuka atau tertutup. perbaikan. Memilih desain eksperimen. Uji coba diarahkan untuk mengungkap eror dalam desain dan kontrol yang tidak tepat terhadap hal-hal yang asing atau kondisi lingkungan. Peserta yang dipilih untuk eksperimen sebaiknya mewakili populasi di mana periset berharap dapat menggeneralisasi hasil studi tersebut. Seperti: teknik dan skema penyandian observasi. waktu yang dialokasikan. 4. Pengendalian lingkungan eksperimen.apakah kesimpulan yang kita ambil tentang hubungan eksperimen yang ditunjukkan benar-benar merupakan penyebab? – dan validitas 2 . Bentuk lain dari kontrol adalah dengan melibatkan subyek-subyek dan pelaku eksperimen. teknik penggunaan skala. 2. Pemilihan dan penempatan peserta.

Masalah instrumentasi juga dapat muncul jika pengobservasi yang sama digunakan . beberapa kejadian mungkin muncul dan hal ini dapat mengacaukan hubungan yang sedang dikaji. penyamaan imbangan. . Faktor ini beroperasi khususnya ketika kelompok-kelompok telah dipilih berdasarkan nilai-nilai ekstrim. diantaranya adalah: . berkaitan dengan kecukupan dalam eksperimen melalui penempatan acak. . diantaranya adalah penyebaran atau peniruan perlakuan. Ancaman terhadap validitas internal ini muncul akibat adanya perubahan antara observasi yang disebabkan perbedaan pada instrumen pengukuran maupun pada pengobservasi. . Selama berlangsungnya eksperimen. tapi tidak selalu. Pengalaman pelaksanaan ujian pertama dapat mengakibatkan dampak pembelajaran yang mempengaruhi hasil dari ujian kedua. Hal ini menjadi perhatian khusus ketika studi berjalan dalam waktu yang panjang. Hal ini terjadi ketika komposisi kelompok studi berubah selama pengujian.Seleksi. dan waktu. Ancaman lainnya yang penting terhadap validitas internal adalah seleksi yang berbeda untuk subyek kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Masalah seleksi dapat diatasi dengan baik apabila subyek ditempatkan secara acak pada kelompok eksperimen dan kontrol. dan dengan keluarnya anggota kelompok maka kelompok mengalami perubahan.Kematian eksperimental.Kematangan. . latar belakang.Pengujian. 3 . Perubahan-perubahan mungkin juga terjadi pada subyek penelitian yang merupakan fungsi dari perjalanan waktu dan tidak spesifik terhadap kejadian tertentu. Proses pelaksanaan ujian dapat mempengaruhi nilai dari ujian kedua.Instrumentasi. Semua ancaman yang disebutkan dalam bagian ini umumnya. Lima ancaman lain terhadap validitas internal tidak bergantung pada adanya randomisasi.eksternal – apakah hubungan sebab akibat yang diamati bersifat umum terhadap orangorang. .Regresi Statistik. tetapi hal itu mungkin juga merupakan faktor dalam ujian singkat sepanjang satu atau dua jam. Validitas Internal Terdapat beberapa ancaman dalam validitas internal.Sejarah. Perubahan ini biasanya terjadi pada kelompok eksperimen.

UJI PEMASARAN Uji pasar adalah eksperimen terkontrol yang dijalankan di sebuah tempat pemasaran yang dipilih dengan cermat untuk mengukur respon tempat pemasaran dan memprediksi penjualan atau keunggulan sebuah produk. Eksperimen lapangan. Di antara risiko utama terhadap validitas eksternal adalah kemungkinan interaktif berikut. Validitas Eksternal Validitas eksternal berkaitan dengan interaksi perlakuan eksperimental dengan faktor-faktor lain serta dampak yang dihasilkan terhadap kemampuan untuk melakukan generalisasi terhadap waktu. meliputi desain kelompok kontrol tak ekuivalen (kelompok uji dan kontrol tidak ditempatkan secara acak). serta perbandingan kelompok statis. kuasi-eksperimen dan semi-eksperimen. latar belakang. demoralisasi yang tidak disukai terhadap kelemahan. meliputi desain kelompok kontrol uji awal-uji akhir (adanya penambahan sebuah kelompok kontrol ke desain uji awal-uji akhir satu kelompok dan menempatkan subyek-subyek ke masing-masing kelompok dengan prosedur acak) dan desain kelompok kontrol hanya uji akhir. Desain-desain tersebut gagal memberikan kelompok-kelompok pembanding yang benar-benar ekuivalen. diantaranya reaktivitas dari pengujian terhadap X. Ketiga desain pra-eksperimen tersebut gagal mengendalikan secara memadai berbagai ancaman terhadap validitas internal karena masih memiliki kelemahan. Tujuannya adalah membantu manajer pemasaran memperkenalkan produk atau layanan baru. atau orang-orang. Desain eksperimen sejati. interaksi seleksi dan X. menambah produk ke jajaran yang telah ada. mengidentifikasi konsep yang berpotensi. serta faktor-faktor reaktif lain. Pra-eksperimen. desain uji-awal uji-akhir sampel terpisah.persaingan imbangan. 2. meliputi studi dampak (tidak menggunakan uji awal dan kelompok kontrol). desain uji-awal dan uji-akhir atas satu-kelompok. dan desain runut waktu kelompok. Desain Riset Eksperimen Desain yang sangat diterima luas berdasarkan pada karakteristik kontrol berikut: 1. 3. Produk yang diteliti dengan uji 4 . atau meluncurkan ulang versi perbaikan dari merk yang sudah terkenal. dan sejarah local.

Kelebihan uji pasar muncul dari 5 . Seleksi Uji Pasar Terdapat beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan ketika melakukan seleksi uji pasar. Uji pasar elektronik. kalimat iklan. merupakan sistem pengujian yang mengkombinasikan layanan distribusi toko. Uji ini memberikan pengujian nyata untuk mengevaluasi produk dan program pemasaran pada skala yang lebih kecil dan murah. lokasi dan karakteristik peserta harus menjadi perwakilan dari pasar di mana produk akan bersaing. khususnya dalam industri konsumen. Mereka mengukur efektivitas penetapan harga. Lokasi pengujian mewakili proposisi total volume penjualan toko oleh pemasar. merupakan uji tradisional terhadap sebuah variabel bauran produk dan/atau pemasaran dalam basis geografis terbatas. merujuk pada uji distribusi yang digerakkan secara real time dan dijalankan oleh penyedia riset khusus yang menjamin distribusi produk uji melalui outlet-outlet di kota terpilih. dan pengiriman media tingkat rumah tangga dalam pasar yang didesain secara khusus. Kedua. Perusahaan yang sedang meluncurkan produk memilih zona penjualan tertentu. lokasi ganda seringkali diperlukan untuk penyeimbang demografis yang optimal. panel pemindai konsumen. Pertama. menikmati tingkat kesuksesan yang lebih tinggi karena manajer dapat mengurangi risiko keputusan melalui pengujian yang nyata. promosi. pola penggunaan media. Keempat. Ketiga. Uji pasar ini berbiaya lebih murah dibanding dengan uji pasar tradisional dan dapat mengurangi kemungkinan pengamatan pesaing serta memberikan fungsi distribusi yang mulus melalui perusahaan riset pendukung.pasar. Uji pasar terkontrol. atau wilayah yang memiliki karakteristik yang dapat dibandingkan dengan wilayah konsumen produk yang diharapkan. Jenis-jenis Uji Pasar Uji pasar standar. harus dilakukan kontrol distribusi sebab akan mempengaruhi lokasi pengujian dan jenis uji pasar yang akan digunakan. menggunakan unsur-unsur yang sama seperti yang digunakan dalam ukuran nasional. diperlukan adanya peliputan media dan isolasi untuk mencari lokasi pengujian. Uji pasar juga membantu manajer mengevaluasi versi perbaikan dari produk dan layanan yang sudah ada. saluran distribusi. kota-kota uji pasar. dan aspek-aspek lain dari bauran pemasaran. kemasan. Perusahaan melakukan pengujian melalui saluran distribusi yang ada. respon dealer.

kualitas informasi strategis yang diberikan tetapi mengalami ancaman dari strategi pengumpulan data kartu identifikasi mereka: peserta mungkin tidak representatif. Uji pasar berbasis web. Bagian penting dari keterlibatan pengalaman ini adalah kemampuan sistem menerjemahkan secara realistis tawaran produk secara langsung. merupakan uji produk dengan menggunakan distribusi online. volume penjualan. (2) mereka mengunjungi fasilitas riset dimana mereka akan mendapatkan informasi tentang pengujian produk dan melihat iklan tayang atau cetak untuk produk target dan pesaing. 6 . dan adopsi perilaku sebelum masuk pasar. Mereka berhubungan dengan produk melalui sentuhan ke gambarnya dan mempelajarinya secara dimensional dengan sebuah perangkat pemutar untuk memeriksa label. Pembelian dilakukan dengan meletakkan produk di sebuah kereta belanja. (4) mereka yang tidak berbelanja produk akan ditawari sampel gratis. Uji pasar virtual. Data yang terkumpul meliputi waktu yang dibutuhkan oleh kategori produk. menggunakan simulasi komputer dan perangkat keras lain untuk meniru keterlibatan pengalaman berbelanja interaktif dalam lingkungan tiga dimensi. frekuensi dan waktu untuk memanipulasi produk. petunjuk penggunaan. (1) konsumen diwawancarai untuk menyakinkan bahwa mereka memenuhi kegunaan produk dan kriteria demografis. Uji pasar tersimulasi. dan (6) periset mengkombinasikan model komputer yang telah selesai dengan reaksi konsumen dalam rangka memperkirakan kecenderungan tingkat pembelanjaan percobaan. harga. peserta bergerak masuk ke sebuah toko dan tempat pemajangan yang memuat produk tersebut. memiliki enam karakteristik umum. (3) mereka berbelanja di lingkungan toko yang tersimulasi. serta umpan balik video tentang perilaku peserta. (5) informasi lanjutan dikumpulkan untuk menilai reaksi produk dan untuk memperkirakan keinginan pembelanjaan uang. kuantitas dan urutan pesanan. dan kemasan. Dalam uji ini.