Anda di halaman 1dari 4

Nama: I Gusti Agung Pramesti Dwi Putri

NIM:1491662026
Absen: 7

SURVEI
Pendekatan komunikasi melibatkan pelaksanaan survei atau wawancara dan
merekam tanggapan yang diterima untuk dianalisis. Survei merupakan proses
pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dalam sebuah wawancara
yang terstruktur dengan baik dengan ataupun tanpa pewawancara. Tujuan survei
adalah untuk memperoleh data yang dapat dibandingkan dengan data dari bagian lain
dari sampel yang terpilih sehingga kesamaan dan perbedaan dapat ditemukan.
Kelebihan dari survei adalah dapat dikumpulkannya informasi abstrak tentang berbagai
hal melalui wawancara dengan pihak lain, selain itu survei melalui email atau media
komunikasi lainnya dapat memperluas cakupan geografis dengan biaya dan waktu yang
lebih sedikit. Namun kelemahan dari survei adalah dapat menimbulkan bias atau eror.
Terdapat tiga sumber utama dari eror dalam riset komunikasi, yaitu pertanyaan
pengukuran dan instrumen survei, pewawancara, dan peserta. Eror pewawancara,
sumber utama dari eror pengambilan sampel dan bias tanggapan disebabkan oleh
beberapa tindakan seperti (1) kegagalan mendapatkan kerjasama penuh peserta, (2)
kegagalan merekam jawaban secara akurat dan lengkap, (3) kegagalan menjalankan
prosedur wawancara secara konsisten, (4) kegagalan menetapkan lingkungan
wawancara yang tepat, (5) pemalsuan jawaban individu atau keseluruhan wawancara,
(6) faktor perilaku pewawancara, dan (7) bias akibat keberadaan fisik.
Peserta menyebabkan adanya eror melalu dua cara, yaitu apakah mereka
menanggapi survei yang ada (keinginan mereka untuk berpartisipasi), dan bagaimana
mereka menanggapi survei tersebut. Tiga kondisi yang harus dipenuhi oleh peserta agar
survei mengalami keberhasilan adalah (1) harus memiliki informasi yang ditargetkan
oleh pertanyaan investigasi, (2) memiliki perannya dalam wawancara sebagai pemberi
informasi yang akurat, dan (3) memiliki motivasi yang cukup untuk bekerjasama. Pada
eror berbasis partisipasi, terdapat tiga faktor yang dapat mempengaruhi partisipasi yaitu
(1) peserta harus percaya bahwa pengalaman tersebut akan menyenangkan dan
memuaskan, (2) peserta harus percaya bahwa menjawab survei adalah bentuk
penggunaan waktu yang baik, dan (3) peserta harus menghilangkan keberatan mental
untuk berpartisipasi. Ketika peserta tidak menanggapi atau menolak memberi
tanggapan, peserta akan menciptakan sampel yang tidak representatif untuk seluruh

studi atau untuk item tertentu dalam suatu studi. Eror nonrespon muncul ketika
tanggapan peserta berbeda secara sistematis dari tanggapan bukan peserta. Hal ini
terjadi ketika periset tidak dapat menemukan seseorang (anggota sampel yang didesain
sebelumnya) yang akan dikaji atau tidak berhasil dalam mendorong orang itu untuk
berpartisipasi. Eror berbasis respon disebabkan oleh dua hal, yaitu peserta gagal
memberikan jawaban yang tepat atau peserta gagal memberikan jawaban yang lengkap.
Peserta membuat bias respon ketika mereka memodifikasi tanggapan mereka agar dapat
diterima secara sosial atau untuk menyelamatkan reputasi diri di depan pewawancara,
bahkan dalam upaya untuk tampil rasional serta logis. Salah satu sumber utama bias
respon adalah persetujuan secara pasif dimana ada kecenderungan untuk menyenangkan
orang lain.
Metode komunikasi yang dapat dipilih ketika memutuskan akan melakukan survei
adalah survei yang dikelola sendiri, survei telepon, dan survei melalui wawancara
personal. Survei yang dikelola sendiri dapat dilakukan dengan menyebarkan kuesioner.
Pemberian kuesioner ini dapat dilakukan secara langsung ataupun dengan mengirimnya
melalui faksimili atau melalui kantor pos. Semua jenis survei yang dikelola sendiri
biasanya berbiaya lebih murah daripada survei melalui wawancara personal. Semakin
besar sampel yang tersebar secara geografis, semakin tinggi kemungkinan penggunaan
metode survei dikelola sendiri melalui komputer atau surat. Salah satu keunggulan
dalam menggunakan survei yang dikelola sendiri melalui surat adalah periset dapat
menghubungi peserta yang sebelumnya tidak dapat diakses. Namun, keterbatasan besar
dari survei yang dikelola sendiri adalah pada jenis dan jumlah informasi yang dapat
diperoleh. Peserta umumnya akan menolak bekerja sama dengan sebuah surat yang
panjang dan/atau kompleks, dikirim komputer, atau kuesioner dengan cara mencegat
kecuali mereka menerima manfaat pribadi.
Memaksimalkan kemungkinan tanggapan secara keseluruhan dapat dilakukan
dengan memberikan perhatian pada setiap proses survei dimana kegagalan tanggapan
dapat terjadi. Contohnya alamat yang salah, amplop yang terlihat seperti junk mail,
kurangnya petunjuk pengisian, diterima oleh orang yang salah, dan lainnya. Segala
upaya harus dikerahkan untuk memaksimalkan kemungkinan tanggapan secara
keseluruhan. Salah satunya dengan meminimalisasi beban peserta dengan mendesain
kuesioner yang mudah dibaca, berisi petunjuk pengisian yang jelas, menyertakan

komunikasi pribadi, memberi informasi tentang survei melalui pemberitahuan awal, dan
mendorong peserta untuk menanggapi.
Survei telepon termasuk salah satu teknik yang efisien dan berbiaya rendah dan
dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Banyak penghematan datang dari pemangkasan
biaya perjalanan dan penghemataan administratif dari pelatihan dan pengawasan. Bias
pewawancara (terutama bias yang disebabkan penampilan fisik, bahasa tubuh, dan
tindakan pewawancara) pun dapat dikurangi dengan menggunakan telepon. Namun
kekurangan dari penggunaan telepon untuk riset adalah rumah tangga yang tidak dapat
diakses, nomor yang tidak akurat / tidak berfungsi, keterbatasan panjang wawancara,
keterbatasan penggunaan pertanyaan visual atau kompleks, mudahnya menghentikan
wawancara, kurangnya keterlibatan peserta, dan lingkungan fisik yang mengganggu.
Survei melalui wawancara personal adalah percakapan dua arah antara seorang
pewawancara terlatih dengan seorang peserta. Kelebihan dari wawancara personal
adalah dapat memperoleh informasi yang mendalam dan rinci. Hal ini jauh melampaui
tingkatan informasi yang dapat diperoleh dari studi melalui telepon dan survei yang
dikelola sendiri. Pewawancara dapat melakukan lebih banyak hal untuk meningkatkan
kualitas informasi yang diterima yang tidak mungkin dilakukan dengan metode lainnya.
Pewawancara manusia juga memiliki lebih banyak kendali daripada jenis studi
komunikasi lain. mereka dapat melakukan seleksi awal untuk meyakinkan bahwa
peserta yang tepat akan memberikan jawaban, dan mereka dapat mengatur serta
mengendalikan kondisi wawancara. Pewawancara juga dapat mengatur bahasa
wawancara pada saat mereka mengamati masalah dan efek wawancara terhadap peserta.
Kekurangan dari wawancara personal adalah mahalnya biaya dan waktu kecuali suvei
dilakukan dengan wawancara cegatan.
Untuk memilih metode survei yang optimal kita perlu membandingkan tujuan
riset dengan kekuatan dan kelemahan masing masing metode. Apabila pertanyaan
investigasi menginginkan adanya informasi dari peserta yang sulit dijangkau atau tidak
dapat diakses, maka pertimbangkan menggunakan wawancara telepon, survei lewat pos,
atau survei yang dikirim komputer. Tetapi, jika data harus dikumpulkan dengan segera,
janganlah memilih survei lewat pos karena kurangnya kendali terhadap pengembalian.
Sebagai alternatif, kita dapat memutuskan apakah untuk mencapai tujuan diperlukan
wawancara dan penyelidikan lebih ekstensif; jika iya, maka survei melalui wawancara

personal perlu dipertimbangkan. Jika tidak ada pilihan yang benar benar sesuai, kita
dapat mengkombinasikan karakteristik terbaik dari beberapa alternatif ke dalam sebuah
survei cangkokan (hybrid survey). Meskipun keputusan ini akan mengakibatkan
tambahan biaya akibat kombinasi metode, fleksibilitas penyesuaian sebuah metode
terhadap kebutuhan untuk kita seringkali menjadi imbalan yang dapat diterima.
Outsourcing layanan survei menawarkan manfaat khusus bagi manajer. Staf riset
yang terlatih secara profesional, wawancara dengan lokasi terpusat, fasilitas kelompok
fokus, dan fasilitas bantuan komputer adalah beberapa manfaatnya. Perusahaan
perusahaan spesialis menawarkan perangkat lunak dan bantuan berbasis komputer untuk
wawancara personal dan melalui telepon termasuk mode surat dan campuran. Penyedia
panel menghasilkan data untuk studi bersifat longitudinal dari berbagai jenis.

Anda mungkin juga menyukai