Anda di halaman 1dari 3

Terapan Nilai Kemanusiaan dan Spiritual

Dalam Dunia Kedokteran
2.1 Nilai Kemanusiaan
Nilai kemanusiaan adalah salah satu dari lima nilai moral islam. Setiap jiwa
layak dihargai dan tidak boleh dihilangkan secara semena-mena. Islam mengatur
bagaimana menghargai jiwa manusia pada masa perang maupun pada masa damai
(hukum pidana).
Nilai ini diberi nama Hayat meminjam istilah dalam surat Al-Baqarah 2:179 "Dan
dalam kisas itu ada (jaminan kelangsungan) hidup (hayat) bagimu, hai orang-orang
yang berakal, supaya kamu bertakwa."
Bila dikaitkan dengan kebudayaan, dokter adal suatu profesi ang berhubungan
langsung dengan manusia sebagai lawan interaksinya dalam konteks makhluk yang
sama berbudaya. Karena itu ,seorang dokter harus mengetahui segala hal yang
berkaitan dengan manusia ,baik sebagai individu maupun sebagai makhluk social. Untu
membangun nilai-nilai social itu agar tetap menjadi landasan bagi setiap dokter dalam
menjalani kehidupan profesinya yang luas ,maka disinilah pengetahuan kebudayaan
menjadi konsep dsar dalam membangun jati diri sebagai petuga pengabdi kesehatan
masyarakat..
Nilai-nilai kemanusiaan ini diharapkan bisa diterapkan dalam praktek
kedokteran,pelayanan kesehatan ,pendidikan kedokteran,penelitian ,sehingga ilmu
kedokteran bisa memberi pelayanan optimal kepada masyarakat tanpa adanya
penyimpangan-penyimpangan,penyelewengan hak ,serta penyalahgunaan ilmu
kedokteran untuk hal-hal yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan.

2.2 Nilai Spiritual
Istilah spiritual atau spiritualitas berasal dari kata dasar spirit yang dapat berarti
semangat, dorongan jiwa, dorongan ruh, daya kehidupan, dorongan energi, kekuatan
energi, kekuatan ruh (roh), kekuatan semangat, dan lain sebagainya. Kata dasar “spirit”
kemudian digabungkan dengan “ual” menjadi “spiritual” akan mengandung makna

ia memotong alat kelamin dan hingga akhirnya dia bunuh diri. Selain itu. keyakinan tentang ruhaniyyah (roh). Sehingga penyakit-penyakit kejiwaan pun akan selalu jauh darinya. keyakinan jiwa. Dia percaya bahwa seua ini ada yang mengatur.ataupun penyakit kejiwaan sperti stress.dan fisik yang juga sehat. pemulihan pasien(rehabilitative).yang . Sebagai contoh seorang lelaki yang cemburu dengan mantannya yang sekarang sudah memiliki pacar dan dia sangat terpukul atas kelakuan mantannya. Bila tingkat spiritual seseorang itu tinggi .kekacauan jiwa. dan sejenisnya. Ini membuktikan bahwa lelaki tersebut tidak memiliki tingkat spiritualitas yang rendah.mudah terombangambing oleh keadaan.maka dia tidak mungkin gampang terombang-ambing oleh keadaan. Dasar-dasar keyakinan yang akan mengalirkan kekuatan energi hidup yang dapat membuat anda bertahan hidup.kegilaan. maka nilai-nilai spiritualitas mereka akan berasal dari agama yang mereka anut dan berbentuk faham-faham aturan agama yang biasanya akan disebut sebagai religius atau bersifat agamis.3 Hubungan Nilai Spiritual dan Kesehatan Jiwa Seseoramg mempunyai kondisi jiwa yang sehat karena perasaan .4 Pengaplikasian Dalam Dunia Kedokteran Rumah sakit berkewajiban memberi pelayanan kesehatan.ataupun frsutasi. Nilai-nilai spiritual dapat berbentuk apa saja dan bisa datang dari mana saja. Khusus bagi orang beragama. Dan sesegera mungkin dia akan menyerahkan masalahnya kepada Yang Maha Memudahkan. 2. Mencari nilai-nilai spiritual / spiritualitas hidup.dan tidak memiliki pegangan ataupu pedoman dalam hidupnya.yang lebih ekslusif dan biasanya sangat berhubungan dengan keyakinan tertentu seperti keyakinan akan suatu agama. 2. maka sama halnya anda akan mencari dasar-dasar keyakinan yang ingin anda gunakan sebagai kekuatan semangat hidup anda.pikiran. merupakan energi yang bisa memberikan motivasi kepada individu untuk mencapai suatu prestasi dan berorientasi kedepan. keyakinan suatu ritual paranormal. keyakinan suatu faham.nilai-nilai spiritual juga sangat berpengaruh pada kesehatan jiwa karena ia tidak akan mengalami goncangan-goncangan . Karena tidak kuat menahan rasa cemburu. Pelayanan diwujudkan dengan upaya penyembuhan pasien(kuratif).

ditunjang dengan upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit secara menyeluruh. Mereka dapat melaksanakan sholat sesuai dengan kemampuan pasien masing-masing dan cenderung tenang. Dengan demikian. Pendekatan spiritual disini berfokus pada tujuan dan arti hidup manusia dan hubungannya kepada Tuhan. Dalam hal ini spiritual menjadi kebutuhan yang perlu dalam pelayanan Rumah Sakit. Mereka tidak mengalami stress/kecemasan yang tinggi akibat adanya program ini. Di RSI Roemani Semarang teknis pelaksanaan pendekatan spiritalnya dilakukan dengan membekali perawat dan tenaga kerohanian dengan tiga buku pegangan . Untuk bimbingan ini dilakukan dua kali sehari yakni pagi dan sore selama 7 hari.yaitu BMA(Bimbingan Mendekati Ajal). Pasien dan keluarga pasien diajak untuk lebih siap menerima kondisi yang terjadi.dan SKP(Santunan Kerohanian Pasien) bagi pasien terminal. . PIDP(Panduan Ibadah dan Dzikir Pasien). Dan akhirnya sebanyak 190 pasien yang dirawat di Ruang Perawatan Darussalam II rata-rata mengalami penurunan tingkat kecemasan. pasien akan tetap melaksanakan ibadahnya sesuai dengan ketiga buku pedoman itu walaupun mereka sedang sakit.