Anda di halaman 1dari 12

Pendahuluan

Dalam PSAK no 45 (revisi 2011) dijelaskan bahwa karakteristik entitas nirlaba berbeda
dengan entitas bisnis. Perbedaan utamanya terletak pada cara entitas nirlaba memperoleh sumber
daya yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas operasinya. Entitas nirlaba
memperoleh sumber daya dari pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran
kembali atau manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang diberikan.
Sebagai akibat dari karakteristik tersebut, dalam entitas nirlaba timbul transaksi tertentu yang
jarang atau bahkan tidak pernah terjadi dalam entitas bisnis, misalnya penerimaan sumbangan.
Namun, entitas nirlaba dalam praktiknya sering tampil dalam berbagai bentuk sehingga
seringkali sulit dibedakan dengan entitas bisnis pada umumnya. Pada beberapa bentuk entitas
nirlaba, meskipun tidak ada kepemilikan, entitas tersebut mendanai kebutuhan modalnya dari
utang dan kebutuhan operasinya dari pendapatan atas jasa yang diberikan kepada publik.
Akibatnya, pengukuran jumlah, saat, dan kepastian aliran pemasukan kas menjadi ukuran kinerja
penting bagi para pengguna laporan keuangan entitas tersebut, seperti kreditur dan pemasok dana
lainnya. Entitas semacam ini memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan entitas
bisnis pada umumnya.
Berikut ini adalah pengertian istilah yang disebutkan dalam makalah ini (PSAK no 45,
revisi 2011):
1. Pembatasan permanen adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh
pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali agar sumber daya
tersebut dipertahankan secara permanen, tetapi entitas nirlaba diizinkan untuk menggunakan
sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi lain yang berasal dari sumber daya
tersebut.
2. Pembatasan temporer adalah pembatasan penggunaan sumber daya oleh pemberi sumber
daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali yang menetapkan agar sumber daya
tersebut dipertahankan sampai dengan periode tertentu atau sampai dengan terpenuhninya
keadaan tertentu.
3. Sumber daya terikat adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan
tertentu oleh pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali.
4. Sumber daya tidak terikat adalah sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk
tujuan tertentu oleh pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali.
LAPORAN KEUANGAN ENTITAS NIRLABA

anggota. 2. kreditur. memperoleh pinjaman dan melunasi pinjaman. Pengaruh transaksi dan peristiwa lain yang mengubah nilai dan sifat aset neto. dan pihak lain yang menyediakan sumber daya bagi entitas nirlaba. Kemampuan entitas nirlaba untuk memberikan jasa secara berkelanjutan. 1. Jenis dan jumlah arus masuk dan arus keluar sumber daya dalam satu periode dan hubungan antar keduanya. dan pihak lain untuk menilai: 1. Jumlah dan sifat aset. Usaha jasa entitas nirlaba Laporan keuangan entitas nirlaba meliputi : 1. Laporan posisi keuangan 2. anggota. adalah untuk menyajikan informasi mengenai . dan aset neto entitas nirlaba. Pihak pengguna laporan keuangan memililiki kepentingan bersama dalam rangka menilai : 1. 2.Tujuan Laporan Keuangan Tujuan utama laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang relevan untuk memenuhi kepentingan pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali. tujuan laporan keuangan. 5. Laporan aktivitas 3. 3. liabilitas. dan informasi dalam laporan keuangan lain dapat membantu pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali. 4. Cara manajer melaksanakan tanggung jawab dan aspek lain dari kinerjanya Secara rinci. cara entitas nirlaba mendapatkan dan membelanjakan kas. Laporan Arus kas Laporan Posisi Keuangan Tujuan Laporan Posisi Keuangan Tujuan laporan posisi keuangan adalah untuk menyediakan informasi mengenai aset. dan aset neto serta informasi mengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut pada waktu tertentu. Jasa yang diberikan oleh entitas nirlaba dan kemampuannya untuk terus memberikan jasa tersebut. termasuk catatan atas laporan keuangan. Informasi yang digunakan bersama pengungkapan. dan . liabilitas. kreditur. dan faktor lain yang berpengaruh terhadap likuiditasnya.

Sebagai contoh. menyediakan informasi yang relevan mengenai likuiditas. entitas nirlaba biasanya melaporkan masing-masing unsur aset dalam kelompok yang homogen. 3. fleksibilitas keuangan. . dan kebutuhan pendanaan eksternal. gedung. Menyajikan aset berdasarkan urutan likuiditas. termasuk catatan atas laporan keuangan. 2. asuransi. dalam catatan atas laporan keuangan. Sewa. Tanah. seperti : 1. dan jasa lain yang dibayar di muka 5. dan tidak terikat. Kas dan setara kas. Informasi tersebut umumnya disajikan dengan pengumpulan aset dan liabilitas yang memiliki karakteristik serupa dalam suatu kelompok yang relatif homogen. kemampuan untuk memenuhi kewajibannya. Likuiditas. termasuk pembatasan penggunaan aset. serta aset tetap lain yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa Informasi likuiditas diberikan dengan cara sebagai berikut : 1.2. anggota dan penerima jasa yang lain. Instrumen keuangan dan investasi jangka panjang 6. Piutang pasien. Informasi mengenai sifat dan jumlah dari pembatasan permanen atau temporer diungkapkan dengan cara menyajikan jumlah tersebut dalam laporan keungan atau dalam catatan atas laporan keuangan. pelajar. dan hubungan antara aset dan liabilitas. terikat secara temporer. yaitu : terikat secara permanen. dan liabilitas ke dalam jangka pendek dan jangka panjang 3. Mengungkapkan informasi mengenai likuiditas aset atau saat jatuh tempo liabilitas. Klasifikasi Aset dan Liabilitas : Laporan posisi keuangan. peralatan. Mengelompokkan aset ke dalam lancar dan tidak lancar. Klasifikasi Aset Neto Terikat atau Tidak Terikat Laporan posisi keuangan menyajikan jumlah masing-masing kelompok aset neto berdasarkan pada ada atau tidaknya pembatasan oleh pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali. Persediaan 4. dan liabilitas berdasarkan tanggal jatuh tempo 2. fleksibilitas keuangan.

sumbangan. dan bagaimana penggunaan sumber daya dalam pelaksanaan berbagai program atau jasa. yang diberikan untuk tujuan tertentu. dan tidak terikat suatu periode. Keuntungan. Batasan terhadap penggunaan aset neto tidak terikat dapat berasal dari sifat entitas nirlaba. Laporan aktivitas mencakup entitas nirlaba secara keseluruhan dan menyajikan perubahan jumlah aset neto selama suatu periode. atau aset yang diberikan untuk investasi yang mendatangkan pendapatan secara permanen dapat disajikan sebagai unsur terpisah dalam kelompok aset neto yang penggunaannya dibatasi secara permanen atau disajikan dalam catatan atas laporan keuangan. Aset neto tidak terikat umumnya meliputi pendapatan dari jasa. untuk dirawat dan tidak untuk dijual. dan Kerugian . Perubahan Kelompok Aset Neto Dalam laporan aktivitas disajikan jumlah perubahan aset neto terikat permanen. Laporan Aktivitas Tujuan Laporan Aktivitas Tujuan dari laporan aktivitas adalah untuk menyediakan informasi mengenai pengaruh transaksi dan peristiwa lain yang mengubah jumlah dan sifat aset neto. dapat disajikan sebagai unsur terpisah dalam kelompok aset neto yang penggunaannya dibatasi secara temporer atau disajikan dalam catatan atas laporan keuangan. dan dividen atau hasil investasi. seperti tanah atau karya seni. Perubahan aset neto dalam laporan aktivitas tercermin pada aset neto atau ekuitas dalam posisi keuangan. investasi untuk jangka waktu tertentu. Pembatasan permanen kelompok kedua tersebut berasal dari hibah atau wakaf dan warisan yang menjadi dana abadi. Pembatasan temporer terhadap sumber daya berupa aktivitas operasi tertentu. dikurangi beban untuk memperoleh pendapatan tersebut.Pembatasan permanen tehadap aset. Beban. Klasifikasi Pendapatan. terikat temporer. penjualan barang. penggunaan selama periode tertentu dimasa depan atau pemerolehan aset tetap. hubungan antar transaksi dan peristiwa lain.

kecuali diatur berbeda oleh SAK lain atau SAK ETAP. Laporan Arus Kas Tujuan Laporan Arus Kas Tujuan utama laporan arus kas adalah untuk menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dalam suatu periode. terikat permanen. revisi 2011. Sumber daya disajikan sebagai penambah aset neto tidak terikat. Klasifikasi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Laporan arus kas disajikan sesuai PSAK 2 (Revisi 2009) : Laporan Arus Kas atau SAK ETAP Bab 7 dengan tambahan berikut ini : a. Informasi Pemberian Jasa Laporan aktivitas menyajikan keuntungan dan kerugian yang diakui dari investasi dan aset lain (atau liabilitas) sebagai penambah atau pengurang aset neto tidak terikat. Bunga dan dividen yang dibatasi penggunaannya dalam jangka panjang . atau terikat temporer. kecuali jika penggunaannya dibatasi. Untuk keterangan yang lebih lengkap mengenai laporan aktivitas dalam perusahaan nirlaba dapat melihat pada PSAK no 45. bergantung pada ada tidaknya pembatasan. atau peningkatan dana abadi . Dalam laporan aktivitas jumlah pendapatan dan beban disajikan secara bruto. dan menyajikan beban sebagai pengurang aset neto tidak terikat. Penerimaan kas dari pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali yang penggunaannya dibatasi dalam jangka panjang . kecuali jika penggunaannya dibatasi oleh pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali. Aktivitas pendanaan . Penerimaan kas dari pemberi sumber daya dan penghasilan invesetasi yang penggunaannya dibatasi untuk pemerolehan. dapat disajikan sebagai sumber daya tidak terikat sepanjang disajikan secara konsisten dan diungkapkan sebagai kebijakan akuntansi. pembangunan dan pemeliharaan aset tetap.Laporan aktivitas menyajikan pendapatan sebagai penambah aset neto tidak terikat. Dalam hal sumber daya terikat yang pembatasannya tidak berlaku lagi dalam periode yang sama.

b. revisi 2011): 1. Berikut ini merupakan contoh bentuk laporan keuangan perusahaan nirlaba (PSAK no 45. Laporan posisi keuangan . misalnya sumbangan berupa bangunan atau aset investasi. Pengungkapan informasi mengenai aktivitas investasi dan pendanaan nonkas.

Bentuk A ini memudahkan penyusunan laporan aktivitas komparatif. . Bentuk A menyajikan informasi dalam kolom tunggal. Berikut penjelasan dan contoh laporannya. Laporan aktivitas Ada 3 bentuk dalam laporan aktivitas dan masing-masing bentuk memiliki keunggulan tersendiri.2. a.

satu kolom untuk setiap klasifikasi dengan tambahan satu kolom untuk jumlah. Bentuk B menyajikan pembuktian dampak berakhirnya pembatasan pemberi .b. Bentuk B menyajikan informasi sesuai dengan klasifikasi aset neto.

c. dan perubahan aset neto tidak terikat disajikan dalam laporan perubahan aset neto. .sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali aset tertentu terhadap reklasifikasi aset neto. beban. Bentuk ini sesuai untuk entitas nirlaba yang memandang aktivitas operasi sebagai aktivitas yang terpisah dari penerimaan pendapatan terikat dari sumbangan dan investasi. Bentuk C menyajikan informasi dalam dua laporan dengan jumlah ringkasan dari laporan pendapatan. Pendekatan bentuk C ini menitikberatkan pada perubahan aset neto yang tidak terikat. Bentuk B memungkinkan penyajian informasi agregat mengenai sumbangan dan penghasilan dari investasi.

Metode Langsung . Laporan Arus Kas a..

Metode tidak langsung .b.