Anda di halaman 1dari 24

Hidronefrosis Bilateral

Galih Samodra S.Farm

Data Pasien

Nama

: Ny. M

No. RM

Umur

Jenis kelamin

Tanggal Masuk : 12-April-2015

Jaminan

: Askes

Diagnosa

: Hidronefrosis Bilateral

Dokter

: dr. AZ

: 10.13.xx.xx
: 62 tahun
: Perempuan

4 36 36 .8 36.5 36.Vital Sain Data Nilai Normal 12/04/1 5 13/04/1 5 14/04/1 5 Post OP URS 15/04/15 TD (mmHg) 120/80 130/80 150/80 140/80 120/80 120/80 N (x/menit) 80-85 80 88 80 82 80 S ( C) 36-37 36.

8 11-17 G% 4 AL (LEKOSIT) 10     4-11 RB/MMK 5 DIFF EOSINOFIL 0     0-3 % 6 DIFF STAB 0     2-6 % 7 DIFF BASOFIL 0     0-1 % 8 DIFF SEGMEN 74     40-70 % 9 DIFF LIMFOSIT 17.5-5.9     32-52 % 12 AT (THROMBOSIT) 506     150-450 RB/MMK 13 BT (BLEEDING TIME) 4     3-6 MENIT 14 AE (ANTAL ERITROSIT) 2.1 MG/DL .6     11-15 DETIK 3 HB (HEMOGLOBIN) 7.5 JT/MMK 15 GDS 108.6-1.97     3.7     2-8 % 11 HMT (HEMATOKRIT) 22.5   10-40 MG/DL 17 KREATININ   1.9     80-120 MG/DL 16 UREUM   32.3     20-40 % 10 DIFF MONOSIT 8.19   0.2   9.7     25-40 DETIK 2 PPT 15.Data Laboratorium No Jenis Pemeriksaan 12/4/2015 13/4/2015 14/4/2015 Hasil Hasil Hasil Nilai Normal Satuan 1 APTT 35.

ERITROSIT 0. EPITEL ++ NEGATIF /LP 7 U. PH 6.2 NEGATIF /LP 6 U. LEKOSIT ESTRASE POSITIF NEGATIF   4 U.5 7. LEKOSIT +++ NEGATIF /LP 5 U. BAKTERI COCCUS + NEGATIF /LP .010-1.005 1. BJ 1.030   3 U.0   2 U.Sampel Urin yang melebihi nilai normal No Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Normal Satuan 1 U.

Menurut David Ovedoff (2002) tanda dan gejala hidernefrosis adalah:  Nyeri dan pembengkakan di daerah pinggang  Kolik menunjukan adanya batu  Demam dan menggigil bila terjadi infeksi  Mungkin terdapat hipertensi  Beberapa penderita tidak menunjukan gejala .

        Ureterokel  10. ureter.    Infeksi gram negatif .Menurut Kimberly (2011) penyebab dari hidronefrosis adalah sebagai berikut:  1.        Striktur uretra  3.    Tuberkulosis  11.        Hiperplasia Prostat Benigna (BPH)  2.        Kandung kemih neurogenik  9. atau pelvis  7.        Abnormalitas kongenital  6.        Bekuan darah  8.        Batu ginjal  4.        Striktur atau stenosis ureter atau saluran keluar kandung kemih  5.        Tumor kandung kemih.

dapat menjawab semua pertanyaan tentang keadaan sekelilingnya) Hidronefrosis Bilateral Rawat Inap .00 WIB Pasien merasakan Sakit pinggang dan mual (+) Subyektif Obyektif Assesment Plan Kesadaran = CM (yaitu kesadaran normal. sadar sepenuhnya.Masuk IGD 12/4/15 jam 16.

00 Subyektif Obyektif Assesment Plan Pasien mengatakan nyeri pinggang dengan tingkat keparahan 3 dan frekuensi nyeri hilang timbul -ekspresi wajah tampak menhan nyeri -T= 130/80 N=80x/menit S=36.Masuk Bangsal jam 17.45 .5 -terapi terprogram -rencana Op tgl 13/4/15 jam 21 profilaksis ceftriaxone 1 gr Nyeri lanjutkan intervensi dan tes USG abdomen upper lower jam 20.

myoma uteri  Curiga infiltrasi masa pada dinding poteroinferior dinding UV  Tak tampak kelainan pada hepar.Hasil Pemeriksaan USG Upper Lower  Hydronefrosis dextra grade IV  Massa di uterus. pankreas Hasil Pemeriksaan BNO  Tak tampak batu apaq di proyeksi di tractus urinarius  Tak tampak tanda peritonitis . DD=Ca endometrium.

sering pipis Subyektif Obyektif Assesment Plan Terpasang infus NaCl 20tpm Transfusi PRC 2 kolf CT scan dibatalkan karena penderita ca cervix Injeksi ceftriaxone 1x1 gr terprogram Nyeri akut Transfusi PRC 2 kolf Cek Hb setelah transfusi ke 2 target Hb=10 .Di bangsal 13/4/15 Pasien mengatakan siap di operasi.

Di bangsal 14/4/15 Pasien mengatakan sering pipis Subyektif Obyektif Assesment Plan Kesadaran CM Terpasang infus NaCl 20tpm Terapi terprogram ceftriaxone 1x1 gr Nyeri Operasi URS jam 19.00 .

15  Diagnosa pasca operasi : Hidronefrosis Bilateral Pendesakan Ca Cervix .Hasil Operasi URS  URS yaitu prosedur spesialistik dengan menggunakan alat endoskopi semirigid / fleksibel berukuran kurang dari 30 mm yang dimasukkan melalui saluran kemih ke dalam saluran ginjal (ureter).30-21.  Operasi dilaksanakan pada tanggal 14/4/15 jam 20.

Di bangsal 15/4/15 Subyektif Obyektif Assesment Plan Pasien mengatakan tidak ada keluhan Terpasang infus NaCl 20 tpm Terpasang DC. produk jernih Hidronefrosis Ginjal Bilateral Pasien boleh pulang setelah 24 jam post spinal anastesi Tidak ada terapi tambahan Konsul kepada dokter pertahankan kateter/tidak .

untuk bakteri gram (+) (-) dapat digunakan untuk infeksi saluran kemih dan ginjal Monitoring Gejala infeksi seperti -demam -Leukosit dalam urin -Eritrosit pada urin pasien .Tatalaksana Subyektif Obyektif Assesment Plan Infeksi Positif adanya bakteri pada tes urin Inj. NaCl 20tpm anti biotik Ceftriaxon 1gr/24 sefalosporin jam (iv) golongan III . Ceftriaxon .

Pengobatan Terapi di Rumah Sakit Nama Obat Potensi Obat Rute Dosis 12/4/15 13/4/15 14/4/15 15/4/15 16/4/15 Nacl 500 ml Iv 20tpm v v v V (retur) Pulang Ceftriaxone 1 gr iv 1x1gr 18.00 18.00 18.00 18.00 (retur) Obat Pulang Levoploxacin 500mg Oral 1x500mg - - - - v Omeprazole 20mg Oral 1x20mg - - - - v Na. Diklofenak 25mg Oral 1x25mg - - - - v .

tergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi (DIH.Analisa DRP No Kategori Item Literatur 1 Ceftriaxone Dosis biasa: 1-2 g setiap 12-24 jam. Dosis Kurang Komentar . 17th ).

Fluoroquinolones Kuinolon baru memiliki spektrum yang lebih besar aktivitas. termasuk P. aeruginosa. (Dipiro 7th Ed) . Moksifloksasin tidak boleh digunakan karena konsentrasi urin yang tidak memadai. Hindari pada kehamilan dan anak-anak. Goplongan ini merupakan yang efektif untuk pielonefritis dan prostatitis.

 Perhatian : gangguan fungsi ginjal & hati penggunaan jangka panjang. 2-4 gr/hari dosis tunggal setiap 12 – 24 jam/hari (DIH. 18th ed hal. dan lain-lain. hematologi. . ISK.  Efek Samping : Gangguan GI. 17th ). pusing.  Dosis : Dosis biasa: 1-2 g setiap 12-24 jam. tergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi (DIH. 286).Ceftriaxone  Indikasi : infeksi saluran nafas bawah. infeksi kulit & jaringan lunak. reaksi kulit. Maks : 4 gr/hr (MIMS). sakit kepala. Dewasa & anak > 12 tahun 1-2 gr 1x/hr.

infeksi saluran kemih.Levofloxacin  Indikasi : sinusitis maxilaris akut. hentikan terapi jika timbul nyeri.10 hari (IONI. inflamasi atau kerusakan tendon.403)  Perhatian : pasien dengan epilepsi atau riwayat gangguan SSP. dispepsia. infeksi kulit dan jaringan kulit yang tidak terkomplikasi. nyeri perut. . sakit kepala.  Dosis : 250 – 500 mg / hari selama 3. muntah.  Efek Samping : mula.

sakit kepala. dispepsia akibat asam.Omeprazole  Indikasi : ukak duodenal. gastritis kronis. Gastro-oesophageal Reflux Disease.  Dosis : 20 mg 1xhr  Perhatian : singkirkan kemungkinan keganasan jika diduga ulkus gaster  Efek Samping : jarang. ruam kulit . gangguan GI. tukak akibat NSAID.

usia lanjut. ruam kulit. nyeri & radang pada penyakit artritis & gangguan otot kerangka lainnya  Dosis : Dosis awal : 50 mg. . dan lain-lain. monitor fungsi liver & jumlah darah selama penggunaan. ganggguan fungsi hepatik. asma. sakit kepala. pusing. gelisah. tukak peptik.  Efek samping : gangguan GI & perdarahan. jantung atau ginjal.Na. Diklofenak  Indikasi : yeri paska bedah. dilanjutkan 50 mg setiap 8 jam jika perlu  Perhatian : riwayat penyakit GI.

Terapi Non Farmakologi  Edukasi cara membersihkan daerah kewanitaan setelah BAK maupun BAB  Konsumsi buah dan minum air putih paling sedikit 8 gelas/hari  Bedrest .

... .MATUR NUWUN..