Anda di halaman 1dari 8
BAGAIMANA KELOID DAPAT DICEGAH? Henry Reinaldo FK UKRIDA 11.2013.126 PENDAHULUAN  Definisi: sikatriks hipertrofik yang pertumbuhannya melampaui batas luka  Onset: 3rd decade, namun dapat ditemukan di semua usia  Etiologi: tidak diketahui, umumnya muncul setelah terjadi cedera pada kulit MANIFESTASI KLINIS  Gejala kulit: umumnya asimptomatik, dapat terasa gatal atau nyeri  Gambaran lesi kulit: papul hingga nodul, umumnya sama seperti warna kulit normal, namun juga merah terang atau kebiruan, bentuk bermacam-macam, clawlike extension, keras, permukaannya licin  Dermatopatologi: lingkaran jaringan fibrosa muda dan fibroblas dengan susunan tak beraturan, disertai tumpukan kolagen eosinofilik yang tebal  Diagnosis banding: hypertrophic scar PENCEGAHAN  Hindari trauma/cedera kulit, termasuk prosedur kosmetik seperti ear piercing  Pencegahan infeksi pasca-operasi/luka dengan penggunaan antibiotika  Injeksi kortikosteroid pada daerah luka pasca-operasi  Compression garments PENANGANAN  Injeksi Glukokortikoid intralesi:  Triamsinolon asetonid (10-20mg/mL) setiap bulan  Eksisi: tidak terlalu disarankan  Krim silikon atau silikon gel