Anda di halaman 1dari 2

Prodromal

Rubella
Rubeola
Scarlet Fever
1-2 hari demam ringan dan 2-4 hari demam dengan gejala 1-2 hari demam dan nyeri

Durasi ruam
Warna

gejala pernapasan
Rata-rata 1-2 hari
Pink-red

pernapasan sedang~berat
tenggorokan
Rata-rata 3-5 hari
Bervariasi dengan pengobatan
Purple-red sampai brown Yellow-red (may blanch over

Distribusi

Tersebar~Generalisata

before fading
Generalisata (variable

Bentuk

Macular~makulopapular
Berbatas

tegas

koalesens

Deskuamasi postexanthema

minimal

pressure)
pada Generalized (berganti seiring

measles yang modifikasi)

pengobatan)

Kopliks spot (awal mula)


Macular~makulopapular

Lesi

dengan Berbatas

tegas

punktata

pada

dengan eritematosa

sekitar koalesens yang jelas sekitar Lesi seukuran kepala jarum

thorax

wajah dan thorax

yang membuat kulit menjadi

Terkadang

Umum terjadi

seperti sandpaper-like
Tipikal dan berat, sering terjadi
pada tangan dan kaki

Masa inkubasi

14-21 hari (biasanya 16-18

Lymphadenopathy

hari)
Menganai semua KGB, tetapi
paling jelas dan nyeri daerah
suboccipital, postauricular, dan
anterior
cervical

Komplikasi Rubella Congenital

kulit

& posterior

KGB

Jantung PDA, coarcatsio p.d pulomner, VSD, kombinasi dari tsb, lainnya
Mata katarak, microphthalmia, retinopathy, glaucoma, kornea berkabut
Gangguan pendengaran
CNS microcephaly, hydrocephaly
Tulang gangguan pertumbuhan tulang
Intra-extra uterine growth retardation
Prematuritas
Hepatitis
Refraction bone
Thrombocytopenia dengan atau tanpa purpura

Vaksin Rubella biasanya digabung dengan mumps dan measles menjadi vaksin MMR. Pemberian di AS pada usia 12-15 bulan dan
sekali lagi saat usia masuk sekolah (4-6 tahun)
Vaksinasi untuk ibu hamil tidak direkomendasikan, tetapi penelitian tidak terbukti adanya kasus rubella kongenital pada wanita yang
divaksin MMR dalam 3 bulan pertama kehamilannya. Rekomendasi sekarang adalah kehamilan dihindari selama 28 hari setelah
imunisasi. Interupsi kehamilan tidak dianjurkan.

Rubeola (measles)
Gejala prodromal 3-4 hari. Palpebral konjungtivitis yang jelas dengan photophobia, dan batuk seperti gonggongan. Lesi pertama yang
khas biasanya disebut Kopliks spot yaitu lesi kecil putih yang dikelilingi cincin eritematosa. Kopliks spot muncul sebelum onset
ruam 1-2 hari, dan menetap selama 2-3 hari, dan biasanya banyak berkumpul pada mukosa buccalis berseberangan dengan molar
kedua. Ruam ungu-kemerahan muncul pertama dibelakang telinga dan ke dahi dan kemudian menyebar sehingga terkena seluruh
badan pada hari ke 3. Erupsi menyebar ke bawah menuju leher, pundak, badan dan menuju ke distal ke arah ekstremitas. Berbeda
dengan campak jerman yang menyebar ke seluruh badan dalam 1 hari.