Anda di halaman 1dari 4

Kasus 1

Hubungan mulut mendeng dengan gangguan pendengaran
Otitis Media Supuratif Kronik adalah suatu radang kronis telinga tengah dengan perforasi
membran timpani dan riwayat keluarnya sekret dari telinga (otorea) lebih dari 2 bulan, baik terus
menerus atau hilang timbul.
Sedangkan kelumpuhan nervus fasialis ( N VII ) merupakan kelumpuhan otot-otot wajah
dimana pasien tidak atau kurang dapat menggerakkan otot wajah, sehingga wajah pasien tidak
simetris.
Parese nervus fasialis dapat terjadi oleh infeksi telinga tengah yang disebabkan karena
penyebaran infeksi langsung ke kanalis fasialis pada otitis media akut. Pada otitis media kronis,
kerusakan terjadi oleh erosi tulang oleh kolesteatom atau oleh jaringan granulasi, disusul oleh
infeksi ke dalam kanalis fasialis tersebut.
Paresis nervus fasialis dapat terjadi pada otitis media akut dan kronik. Terdapat dua
mekanisme yang dapat menyebabkan paralisis nervus fasialis yaitu :1. Hasil toksin bakteri di
daerah tersebut 2. Dari tekanan langsung terhadap saraf oleh kolesteatoma atau jaringan
granulasi. Pada otitis media akut, penyebaran infeksi langsung ke kanalis fasialis khususnya pada
anak terjadi ketika kanalis nervus fasialis pada telinga tengah mengalami congenital dehiscent
atau saraf terkena akibat kontak langsung dengan materi purulen sehingga dapat menimbulkan
inflamasi dan edema pada saraf dan menyebabkan paresis.1,3,10
Pada otitis media kronik bisa mengikis kanal nervus fasialis atau sarafnya dapat
dilibatkan dengan osteitis, kolesteatom dan jaringan granulasi, disusul oleh infeksi ke dalam
kanalis fasialis. Manifestasi klinik yang tampak yaitu paralisis nervus fasialis bagian bawah,
ipsilateral terhadap telinga yang sakit.
Gejala lesi dikanalis fasialis (melibatkan korda timpani) ditandai seperti pada mulut
tertarik kearah sisi mulut yang sehat, makan terkumpul di antara pipi dan gusi. Lipatan kulit dahi
menghilang. Apabila mata yang terkena tidak ditutup atau tidak dilindungi maka air mata akan
keluar terus menerus, ditambah dengan hilangnya ketajaman pengecapan lidah (2/3 bagian
depan) dan salivasi di sisi yang terkena berkurang. Hilangnya daya pengecapan pada lidah

Jakarta : Balai Penerbit FKUI. proses infeksi akan mengeluarkan cairan/nanah yang bisa menumpuk dalam liang telinga (meatus akustikus eksterna) sehingga . 2. 2007. Texbook of Neurogy : Injury to Cranial and Peripheral Nerves. In : Soepardi EA. Sjarifuddin. Keadaan ini menimbulkan trauma lokal yang memudahkan bakteri masuk melalui kulit. terjadi inflamasi dan cairan eksudat. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher. Meritt HH. Bramantyo B. Sumber 1. Radang Telinga Tengah Menahun. hangat. 378-81 3. Adanya faktor predisposisi otitis eksterna dapat menyebabkan berkurangnya lapisan protektif yang menimbulkan edema epitel skuamosa. termasuk serumen. Bashiruddin J. Iskandar N editors. 2007. Proses infeksi menyebabkan peningkatan suhu lalu menimbulkan perubahan rasa tidak nyaman dalam telinga. 6th ed. Kulit yang basah. Kasus 2 Patofisiologi Secara alami. Kelumpuhan Nervus Fasialis Perifer. Selain itu. sekaligus menunjukkan lesi di antara pons dan titik dimana korda timpani bergabung dengan nervus fasialis di kanalis fasialis. p. 1967. Philadelphia.menunjukkan terlibatnya nervus intermedius. Aboet. lembab. akan dibersihkan dan dikeluarkan dari gendang telinga melalui liang telinga. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher pada Fakultas Kedokteran USU. Medan. A. Keadaan diatas dapat menimbulkan timbunan air yang masuk ke dalam liang telinga ketika mandi atau berenang. sel-sel kulit yang mati. dan gelap pada liang telinga merupakan tempat yang baik bagi pertumbuhan bakteri dan jamur. Cotton bud (pembersih kapas telinga) dapat mengganggu mekanisme pembersihan tersebut sehingga sel-sel kulit mati dan serumen akan menumpuk di sekitar gendang telinga. Rasa gatal memicu terjadinya iritasi. Masalah ini juga diperberat oleh adanya susunan anatomis berupa lekukan pada liang telinga. berikutnya infeksi lalu terjadi pembengkakan dan akhirnya menimbulkan rasa nyeri. A.

Kulit dan tulang rawan pada 1/3 luar liang telinga luar bersambung dengan kulit dan tulang rawan daun telinga sehingga gerakan sedikit saja pada daun telinga akan dihantarkan ke kulit dan tulang rawan liang telinga luar sehingga mengakibatkan rasa sakit yang hebat pada penderita otitis eksterna1. b.hantaran suara akan terhalang dan terjadilah penurunan pendengaran. Otalgia pada otitis eksterna disebabkan oleh: a. kulit pada saluran telinga menjadi basah sehingga mudah terinfeksi oleh bakteri atau jamur ↓  Kandungan air pada permukaan luar kulit diduga memegang peranan yg nyata didalam mudahnya terjadinya infeksi telinga luar ↓ Stratum korneum menyerap kelembaban dari lingkungan ↓ suhu yang tinggi .7. Infeksi pada liang telinga luar dapat menyebar ke pinna.  Membersihkan saluran telinga dengan cotton bud terlalu sering bisa mendorong sel-sel kulit yang mati ke arah gendang telinga sehingga kotoran menumpuk disana. Selain itu. edema dermis akan menekan serabut saraf yang mengakibatkan rasa sakit yang hebat. periaurikuler dan tulang temporal. Kulit liang telinga luar beralaskan periostium & perikondrium bukan bantalan jaringan lemak sehingga memudahkan cedera atau trauma.8 • Serumen bersifat asam (pH 4-5) →mencegah pertumbuhan bakteri&jamur jg mencegah kerusakan kulit • Biasanya trauma lokal mendahului • Terkena air yang berlebihan mengurangi jumlah serumen yg akan membuat kanal kering dan pruritus.kelembaban yang tinggi (berenang) ↓ Peningkatan kelembaban dari keratin didalam serta disekitar unit-unit apopilo sebasea ↓ menunjang pembengkakan & pyumbatan folikel ↓ berkurangnya aliran serumen kepermukan kulit . ↓ Penimbunan air yang masuk ke dalam saluran ketika mandi atau berenang.

Author: Ariel A Waitzman. Restuti RD. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala dan Leher. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.medscape. MD. MBA. Chief Editor: Arlen D Meyers. Bashiruddin J. 2010 . diakses tanggal 30 Oktober 2013 ) 2. Soepardi EA. Updated: Jan 22. Otitis Externa. FRCS (C) . Edisi Keenam. http://emedicine. Cetakan Keempat. Iskandar N. 2013.↓ Serumen bsifat asam (pH 4-5) → mencegah pertumbuhan bakteri & jamur juga mencegah kerusakan kulit→kalau berkurang tidak ada yang mencegah ↓ Gatal Garuk/cedera ↓ invasi organisme eksogen melalui permukaan superficial epidermis yang biasanya resisten terhadap bakteri Sumber 1. MD.com/article/994550- overview. editor.