Anda di halaman 1dari 10
JENIS PEMBORAN 1. 2. 3. 4. NAMA KELOMPOK ALFIN ILMAN BACHTIAR AINUR ROVIUDIN EKO ANDY PUTRI GITA OLIVIA Jenis Pemboran Pemboran Eksplorasi Pemboran Dielinasi Pemboran Eksplorasi Pemboran eksplorasi (eksplorasi drilling) berfungsi untuk membuktikan bahwa adanya hidrokarbon (HC) dan untuk mendapatkan data bawah permukaan sebanyak mungkin. Pemboran eksplorasi sekaligus berfungsi mengumpulkan data- data formasi melalui coring dan pemeriksaan cutting. Adapun langkah langkah Prmboran eksplorasi yaitu  Pembuatan rencana pemboran 1. Titik koordinasi 2. Elevasi 3. Perkiraan lithologi 4. Tekanan formasi 5. Program lumpur 6. Konstruksi sumur 7. Program coring 8. Analisa cutting 9. Logging dan Testing next  Persiapan pemboran 1. Pembuatan jalan dan jembatan 2. Pemilihan menara bor dan peralatan yang sesuai 3. Pemasangan alat pembantu 4. Perkiraan perhitungan biaya pemboran Back to Menu Pemboran Dielinasi Pemboran dilineasi berfungsi untuk menentukan batas – batas reservoir dan menentukan bentuk struktur reservoir, serta menentukan batas batas GOC (Gas-Oil Contact) dan WOC ( Water-Oil Contact). Pemboran Delineasi biasanya 3 atau 4 buah sumur masing – masing di sebelah Utara, Selatan, Timur, dan Barat dari antiklinalnya. Adapun langkah – pemboran delineasi yaitu : 1. Analisa Data 2. Perhitungan perkiraan besarnya cadangan dengan metode volumetric 3. Perencanaan jumlah dan letak sumur pengembangan yang harus dib or untuk mengeksploitasi lapisan tersebut. Next Back to Menu Pemboran Pengembangan ( DEVELOPMENT DRILLING) Pemboran Pengembangan ( development drilling ) bertujuan untuk memperjelas dan mempertajam hasil pemboran sebelumnya, mengetahui rate produksi, mengetahui kumulatif produksi, serta bertujuan untuk tes produksi dengan Drill Steam Test (DST) dan survey lubang bor dengan logging. Adapun langkah – langkah pemboran pengembangan yaitu : 1. Perncanaan dan persiapan pemboran 2. Pemboran sumur – sumur pengembangan 3. Penyelesaian sumur – sumur pengembangan 4. Perencanaan dan persiapan pemasangan fasilitas produksi, dsb 5. Kegiatan memproduksi dan transportasi.