Anda di halaman 1dari 32

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEBUDAYAANUNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
(UNNES)Kantor: Gedung H lt 4 Kampus, Sekaran, Gunungpati, Semarang
50229Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 8508001
Website: www.unnes.ac.id - E-mail: unnes@unnes.ac.id

SAP MATA KULIAH
DASAR-DASAR KOMUNIKASI
No. Dokumen

No. Revisi

Hal

Tanggal Terbit

FM-03-AKD-06

01

1 dari 34

1 September
2014

SATUAN ACARA PERKULIAHAN
PERTEMUAN KE-1 dan 2
Fakultas

: Fakultas Bahasa dan Seni

Jurusani

: Seni Rupa

Matakuliah

: Dasar-dasar Komunikasi

Kode Matakuliah : SRD 110
SKS

: 2 SKS

STANDAR KOMPETENSI
Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup, pengertian, fungsi,
unsur-unsur, prinsip, model-model, jenis-jenis, dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap
proses komunikasi visual.

KOMPETENSI DASAR
Mahasiswa dapat memahami ruang lingkup dan pengertian komunikasi
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.
2.

Menjelaskan ruang lingkup komunikasi
Menjelaskan pengertian atau konsep komunikasi

TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
2.

Mahasiswa dapat menjelaskan ruang lingkup komunikasi
Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian/konsep komunikasi

MATERI POKOK
1.

Ruang Lingkup Komunikasi
Dengan mengutip penjelasan Mulyana (2002) dapat dikemukakan bahwa pada mulanya komunikasi yang

tetap hanya terdapat pada masyarakat kecil, kelompok orang yang hidup berdekatan yang merupakan satu unit

politik. Namun demikian,

sekarang, akibat

kecepatan media informasi dan kompleksnya berbagai macam

hubungan, maka komunikasi telah menjadi masalah semua orang. Istilah komunikasi saat ini sudah sedemikian
populer dan dipergunakan oleh kebanyakan orang. Ia dipergunakan dalam semua kesempatan baik dalam
pembahasan maupun membicarakan berbagai masalah. Kiranya sudah menjadi kodrat manusia senantiasa
membutuhkan hubungan dengan sesamanya, baik secara sepihak maupun timbal balik. Komunikasi adalah inti
semua hubungan sosial. Apabila orang yang telah mengadakan hubungan tetap, maka sistem komunikasi yang
mereka lakukan akan menentukan apakah sistem tersebut dapat mempererat atau mempersatukan mereka,
mengurangi ketegangan atau melenyapkan persengaketaan apabila muncul. Manusia sebagai makhluk individu
maupun makhluk sosial memiliki dorongan ingin tahu, ingin maju dan berkembang. Salah satu sarananya melalui
komunikasi. Karena itu, komunikasi merupakan kebutuhan yang mutlak bagi kehidupan manusia. Pepatah asing
mengatakan: “Nature gave us two ears and only one mouth, so that we could listen twice as musch as we speak”.
Dengan kata lain pepatah ini mengajak kita lebih banyak mendengar daripada berbicara. Berbicara itu mudah, tetapi
berkomunikasi dengan baik belum tentu semudah berbicara. Berbicara saja belum dapat menjamin bahwa apa yang
dibicarakan itu sampai kepada yang akan diharapkan memperolehnya. Komunikasi memberikan sesuatu kepada
orang lain dengan kontak tertentu atau dengan mempergunakan sesuatu alat. Banyak komunikasi terjadi dan
berlangsung tapi kadang-kadang

tujuan dan sasaran komunikasi tidak tercapai. Komunikasi yang baik bisa

diwujudkan jika terjadi kesesuaian antara pemberi pesan dan penerima pesan. Terlaksananya komunikasi yang baik,
banyak rintangan yang ditemui dan dihadapi baik rintangan yang bersifat fisik, individual, bahasa atau bahkan
sampai pada perbedaan makna yang dimaksud oleh orang yang diajak berkomunikasi.
Lebih lanjut dalam tulisan Mulyana (2002) dijelaskan bahwa apabila kita memasuki dunia komunikasi, maka
komunikasi merupakan kegiatan

manusia yang bersifat begitu otomatis. Dengan berkomunikasi orang dapat

menceritakan pengalamannya kepada orang lain, dan orang lain bisa mendapatkan pengalaman tersebut sambil lalu
atau bahkan mengambil pelajaran darinya.Dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan informasi, opini, ide,
konsepsi, pengetahuan, perasaan, sikap, perbuatan dan sebagainya kepada sesamanya secara timbal balik. Melalui
komunikasi orang dapat merencanakan masa depannya , membentuk kelompok dan lain-lain. Orang bisa berperan
sebagai

penyampai

maupun penerima komunikasi, sehingga dengan demikian, terbinalah perkembangan

kepribadiannya baik sebagai diri pribadi maupun kemasakan sosial, serta tercapainy a pula kehidupan bersama dan
bermasyarakat. Dari apa yang dikatakan terbukti bahwa kegiatan komunikasi yang dilakukan manusia, seringkali
dengan tanpa pikir. Komunikasi merupakan kegiatan yang pokok dalam kehidupan bermasyarakat atau sebagaimana
dikatakan oleh seorang tokoh komunikasi, bahwa “Communication is human existence and social process”. Melalui
komunikasi orang dapat mempengaruhi dan mengubah sikap serta tingkah laku orang lain. Membentuk suatu
kesepakatan yang kemudian disebut sebagai pendapat umum. Dari komunikasi memungkinkan suatu ide (baru atau
lama) tersebar dan dihayati orang, dituntut ataupun ditolak orang, berhasil atau gagalnya proyek dan program
pembangunan. Inilah sebabnya mengapa pada akhir-akhir ini di Indonesia komunikasi menjadi makin penting dan
diperhatikan orang . Hal ini karena komunikasi merupakan alat pembangunan, alat integrasi, alat kekuasaan, dan
untuk itu komunikasi penting untuk diketahui, dipahami serta dihayati oleh semua orang, khususnya untuk
penyelengggara pembangunan sebab mereka lebih banyak berhadapan dan berhubungan dengan pelaksanaan
pembangunan dan masyarakat luas. Dengan berkembangnya komunikasi maka dengan sendirinya lingkup
komunikasi menagalami perubahan yang mendasar. Banyak para ahli komunikasi yang menguraikan lingkup
komunikasi, namun pada dasarnya perkembangan tidak menyimpang dari konsep di atas tadi. Salah satu persoalan
di dalam memberi pengertian komunikasi, yakni banyaknya definisi yang telah dibuat oleh para pakar menurut
bidang ilmunya. Hal ini disebabkan karena banyaknya disiplin ilmu yang telah memberi masukan terhadap

perkembangan ilmu komunikasi, misalnya psikologi, sosiologi, antropologi, ilmu politik, ilmu manajemen, linguistik,
matematika, ilmu elektronika dan sebagainya. Begitu banyaknya sarjana tertarik mempelajari komunikasi telah
melahirkan berbagai macam definisi yang bisa membingungkan jika tidak memahami hakikat komunikasi
antarmanusia.

2.

Pengertian Komunikasi
Sebagimana dikemukakan oleh Fiske (1990), bahwa komunikasi adalah satu aktivitas yang diakui setiap

orang, namun hanya sedikit yang bisa mendefinisikannya secara memuaskan. Komunikasi adalah berbicara satu
sama lain. Ia bisa berupa telivisi, ia bisa juga penyebaran informasi, ia pun bisa gaya rambut kita, ataupun kritik
sastra : daftar ini tak habis-habisnya. Inilah salah satu masalah yang dihadapi para akademisi : bisakah kita
menerapkan secara tepat istilah “subjek studi” terhadap sesuatu yang sungguh berbeda dan banyak segi seperti
komunikasi insani (human communication) ? Adakah harapan menghubungkan studi tentang, katakanlah, ekspresi
wajah dengan kritik sastra?. Apakah itu tetap merupakan suatu upaya latihan yang berharga?. Kesangsian yang
terletak di balik pertanyaan-pertanyaan seperti ini mungkin memunculkan pandangan bahwa komunikasi bukanlah
suatu subjek, dalam pengertian akademik yang normal mengenai kata itu, melainkan merupakan suatu area studi
multidisipliner. Pandangan ini mengisyaratkan bahwa apa yang telah para psikolog dan sosiolog ceritakan kepada
kita tentang perilaku komunikatif manusia sangatlah sedikit dibandingkan dengan apa yang telah dilakukan kritikus
satra.
Lebih lanjut Fiske (1990) mengemukakan bahwa hal tersebut menimbulkan asumsi-asumsi sebagai berikut :
(1) Komunikasi adalah studi yang dapat dipertanggungjawabkan, namun kita memerlukan sejumlah pendekatan
disipliner untuk mengkajinya secara komprehensif, (2) Semua komunikasi melibatkan tanda (signs) dan kode
(codes). Tanda adalah artefak atau tindakan yang merujuk pada sesuatu yang lain di luar tanda itu sendiri, yakni
tanda menandakan konstruk. Kode adalah sistem tanda-tanda diorganisasikan dan yang menentukan bagaimana
tanda-tanda itu mungkin berhubungan satu sama lain, (3) Tanda-tanda itu ditransmisikan atau dibuat tersedia pada
yang lain dan bahwa pentransmisian atau penrimaan tanda/kode/komunikasi adalah praktek hubungan sosial, (4)
komunikasi adalah sentral bagi kehidupan budaya kita, karena tanpa komunikasi kebudayaan dan jenis apa pun
akan mati. Konsekuensinya, studi komunikasi melibatkan studi kebudayaan yang dengannya ia terintegrasi. Asumsiasumsi ini didasari definisi umum tentang komunikasi sebagai interaksi sosial melalui pesan.
Dengan asumsi ini, Fiske (1990) menjelaskan bahwa studi komunikasi dapat dikelompokkan menjadi dua
kategori atau mahzab utama, yaitu mahzab pertama komunikasi sebagai proses yakni melihat komunikasi sebagai
transmisi pesan dan mahzab kedua sebagai semiotika (ilmu tentang tanda dan makna) yakni melihat komunikasi
sebagai produksi dan pertukaran makna. Mahzab pertama cenderung mempergunakan ilmu-ilmu sosial, terutama
psikologi dan sosiologi dan cenderung memusatkan dirinya pada tindakan komunikasi, sementara itu, mahzab
kedua

cenderung mempergunakan linguistik dan subjek seni dan cenderung memusatkan dirinya

pada karya

komunikasi.
Istilah komunikasi, sebagaimana dijelaskan dalam buku Widjaja (1997) dan Mulyana yang berjudul Ilmu
Komunikasi (2002), dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan communication, berasal dari kata communicatio atau
dari kata communis yang berarti sama atau sama maknanya atau pengertian bersama, dengan maksud untuk
mengubah pikiran, sikap, perilaku, penerima dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh komunikator. Di bawah ini
dinukilkan beberapa batasan mengenai pengertian/konsep dan definisi komunikasi

dalam buku tersebut, yang

antara lain adalah sebagai berikut:
1. James AF Stoner menyebutkan bahwa komunikasi adalah proses yang dilakukan
berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.

seseorang untuk

Tujuan perkuliahan. Menurut Cherry. communication is a process that makes common to or several what the monopoly of one 5. (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan. Rumusan ini bermakna bahwa pernyataan antarmanusia sebagai objek pokok studi ini memiliki banyak segi atau aspek yang juga harus dipejari seperti segi media. (2). segi fungsi. segi teknik dan metode. 2. aktivitas komunikasi dari pihak lain : mempengaruhi). Yang penting adalah kedua belah pihak sama-sama memahami gagasan tersebut. John R Schemerhorn cs. segi pengaruh. yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam. segi manusia. Oleh karena itu. communication is the discriminitory response of organism to stimulus 2. namun Arifin (1998) mengungkapkan kesimpulannya bahwa komunikasi adalah pernyataan antarmanusia. Hal ini tidak berarti bahwa kedua belah pihak harus menyetujui sesuatu gagasan tersebut. ends at a mind (definisi ini menekankan komunikasi sebagai transmisi informasi). communication is to designate interaction by means of signs and symbols ( definisi menekankan is pentingnya penggunaan simbol dalam komunikasi) Dalam garis besarnya komunikasi dapat disimpulkan sebagai penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. sentral) Menurut Gode. communication is the process by which an individual (the communicator) transmits stimuli (usually verbal symbols) to modify. 3. communication is an information transformation process which originates at a mind an 6. segi sistem. Menurut Stevens. Komunikasi akan dapat berhasil baik apabila sekiranya timbul saling pengertian. communication is essentially the relationship set up by the transmission of stimuli and evocation of response (definis ini menekankan pentingnya hubungan sebagai sesuatu yang utama atau 4. 3. Meskipun substansinya tidak jauh berbeda. the behavior or other individual (definisi ini menekankan 3. ilmu komunikasi dideskripsikannya sebagai ilmu kemasyarakatan yang mempelajari secara sistematis segala segi pernyataan antarmanusia. (definisi ini menekankan komunikasi sebagai suatu aktivitas suatu pihak) Menurut Hoveland. Menurut Cullen. Everett M Rogers seorang pakar Sosiologi Pedesaan Amerika mendefinisikan komunikasi sebagai suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain. Dalam hal seperti inilah baru apat dikatakan bahwa komunikasi telah berhasil baik. Ceramah Tanya jawab Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan. . Dengan mengutip apa yang pernah ditulis oleh Arifin (1998). METODE PEMBELAJARAN 1.2. dan lain sebagainya. yaitu jika kedua belah pihak si pengirim dan si penerima informasi dapat memahami. segi makna. ada beberapa pengertian atau definisi komunikasi lain dari beberapa ahli sebagi berikut : 1. menyatakan bahwa komunikasi itu dapat diartikan sebagai proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima simbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka. or some (definisi ini menekankan hasil sebagai yang utama : sharing atau pemilikan) Menurut Toda.

oleh siapa saja. Triyanto. Hafied. Cultural and Communication. Buatlah rangkuman singkat yang berisi tentang ruang lingkup komunikasi dan pengertian atau definisi komunikasi dari para ahli dan dari Saudara sendiri.1990. kapan saja. 2004. John. -------------------------------NIP. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Pengantar Ilmu Komunikasi.2002. - Cangara. Dosen Pengampu.Persada1998. Berikan contoh-contoh konkret dalam penjelasan Saudara.A. Deddy. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : .Mulyana. Jelaskan bahwa dalam kehidupan manusia komunikasi dapat terjadi di mana saja. - Arifin. RemajaRosdakarya. H. 2.. 195703011983031003 . Anwar. Kegiatan Akhir Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikall memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan. H. M. - Fiske. Yogyakarta : Jala Sutra. Jakarta : RG. PENILAIAN 1. Jakarta : Rajawali Pres. Drs. Ilmu Komunikasi: Sebuah Pengantar Ringkas.Kegiatan Inti Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang ruang lingkup dan pengertian/konsep/definisi komunikasi. Bandung : PT.

mendorong orang menentukan pilihannya. tidak hanya diartikan sebgai pertukaran berita dan pesan. fakta. pengertian. fakta. jenis-jenis. Sosialisasi (pemasyarakatan) . 2. dan ide maka fungsinya dalam sistem sosial adalah sebagai berikut : 1) Informasi : pengumpulan. seta komentar yang dibutuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas 2) terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. fungsi. penyebaran berita. data. fungsi-fungsi dalam komunikasi dan memberikan contoh konkret setiap klasifikasi fungsi TUJUAN PEMBELAJARAN 1. unsur-unsur. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi komunikasi dalam kehidupan manusia. tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar menukar data. Motivasi : menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. model-model. dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap proses komunikasi visual. keinginannya. penyediaan sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan agar dapat aktif di dalam masyarakat. pemrosesan. fungsi-fungsi dalam komunikasi dan memberikan contoh konkret setiap MATERI POKOK Menurut Widjaja (1997) apabila komunikasi dipandang dalam arti yang lebih luas. Mengklasifikasi komunikasi. Menjelaskan fungsi komunikasi dalam kehidupan manusia 2. prinsip.Mahasiswa dapat mengklasifikasi klasifikasi fungsi komunikasi. mendorong . dan pesan opini. penyimpanan.SATUAN ACARA PERKULIAHAN PERTEMUAN KE-3 dan 4 Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan : Seni Rupa Matakuliah : Dasar-dasar Komunikasi Kode Matakuliah : SRD 110 SKS : 2 SKS STANDAR KOMPETENSI Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup. 3). gambar. KOMPETENSI DASAR Mahasiswa dapat memahami fungsi-fungsi komunikasi INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1.

Mulyana (2002) membagi menjadi empat klasifikasi fungsi dalam komunikasi. memuaskan kepenasaran kita akan lingkungan. dalam buku Ilmu Komunikasi yang ditulis oleh Mulyana (2002) diperoleh beberapa penjelasan sebagai berikut. 5) membangunkan imajinasi dan mendorong kreativitas dan kebutuhan estetikanya. Memajukan kebudayaan : penyebaran hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. fungsi ritual. kelompok. Sedangkan fungsi pengambilan keputusan digunakan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Berkenaan dengan fungsi komunikasi. kita berkomunikasi untuk menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang lain. dan instrumental. kita berkomunikasi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang penting bagi kebutuhan kita untuk menyelesaikan tugas-tugas yang penting bagi kebutuhan kita. menyediakan bukti-bukti relevan yang diperlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih 3) melibatkan diri dalam maslah yang menyangkut kepentingan bersama di tingkat nasinal dan lokal. Kedua. Fungsi sosial untuk menunjukkan ikatan dengan orang lain. yaitu : fungsi sosial.. Hiburan : penyeberluasan sinyal.1) 2) kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan dikejar. Thomas M. dan menikmati hidup. Pendidikan : pengalihan ilmu pengetahuan sehingga mendorong perkembangan intelektual. Scheidel mengemukakan bahwa kita berkomunikasi teruta ma dapat untuk menyatakan dan mengemukakan identitas diri. William E Gorden mengategorikan fungsi komunikasi menjadi empat. dan keinginan orang lain. yang melibatkan pertukaran informasi yang kita perlukan untuk mnyelesaikan tugas. Verderber mengemukakan bahwa komunikasi itu mempunyai dua fungsi. ekspresif. melainkan juga berkaitan dengan fungsi-fungsi lainnya. Berkenaan dengan fungsi komunikasi tersebut. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti dan menghargai kondisi. secara lebih spesifik dan kategorik. untuk membangun kontak sosial dengan orang di sekitar kita dan untuk mempengaruhi orang lain untuk merasa. Pertama. Namun tujuan dasar kita berkomunikasi adalah untuk mengendalikan lingkungan fisik dan psikologis kita.yaitu fungsi sosial dan fungsi pengambilan keputusan. Fungsi tersebut antara lain. Perdebatan dan diskusi : menyediakan dan saling menukar fakta yang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat megenai maslah publik. Fungsi suatu peristiwa komunikasi tampaknya tidak sama sekali independen. simbol. perkembangan kebudayaan dengan memperluas horison seseorang. Gordon I Zimmerman merumuskan bahwa kita dapat membagi tujuan komunikasi menjadi dua kategori besar. Berikut di bawah ini dijelaskan secara singkat empat klasifikasi fungsi komunikasi tersebut. fungsi . dan komunikasi instrumental. komunikasi ekspresif. Pengamatan yang dilakukan oleh para pakar komunikasi mengemukakan fungsi yang berbeda-beda. komunikasi ritual. tidak saling meniadakan (mutually exclussive). semakin hati-hati tahapan yang dilalui untuk membuat keputusan. berpikir atau berperilaku seperti apa yang kita inginkan. permainan dan 6) lain-lain untuk rekreasi kelompok atau individu. untuk memberi makan dan pakaian kepada diri sendiri. pandangan. Jadi komun ikasi mempunyai fungsi isi. dan fungsi hubungan yang melibatkan pertukaran informasi mengenai bagaimana hubungan kita dengan orang lain. pembentuk watak dan pendidikan keterampilan dan kemahiran yang diperlukan pada semua 4) bidang kehidupan. Rudolph F. suara dan image dari kesenian olah raga. Integrasi : menyediakan bagi bangsa. membangun dan memelihara hubungan.komunikasi sosial. Semakin penting keputusan yang akan dibuat. meskipun terdapat suatu fungsi yang dominan.

Orang berkomunikasi untuk menyatakan dirinya eksis. Inilah yang disebut aktualisasi diri atau lebih tepat lagi pernyataan eksistensi diri. Orang lain itu mencetak diri kita dan setidaknya kita pun mengasumsikan apa yang orang lain asumsikan untuk kita. Kita perlu dan harus berkomunikasi dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan biologis kita seperti makan. terhindar dari tekanan dan ketegangan. untuk memperoleh kebahagiaan. lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi Perilaku yangkitadiberikan orang lain kepada kita. dan memenuhi kebutuhan psikologis kita seperti sukses dan kebahagiaan. Mereka itulah yang disebut sebagaiUmpan significant others. perilaku kita. Fungsi Kedua : Komunikasi Ekspresif . dan apa yang kita inginkan. Akan tetapi ketika kita berupaya berinteraksi dengan mereka. Fungsi Pertama:Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri kita. minum. aktualisasi diri. balik orang lain Meskipun kita berupaya berperilaku sebagaimana yang diharapkan orang lain. Manusia yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia lainnya tidak mungkin mempunyai kesadaran bahwa dia adalah manusia. pengharapan mereka dan kesan mereka dan citra mereka sangat mempengaruhi konsep diri kita. kita mulai memainkan peran-peran tertentu yang diharapkan orang lain. dan orang lain di sekitar kita termasuk kerabat. Kita sadar bahwa kita manusia karena orang-orang di sekeliling kita menunjukkan kepada kita lewat perilaku verbal dan non verbal mereka bahwa kita manusia. Konsep diri adalah pandangan kita mengenai siapa diri kita. Bila kita berdiam diri maka oarang lain akan menganggap kita tidak ada. kita tidak pernah secara total memenuhi pengharapan orang lain tersebut. Berdasarkan asumsi-asumsi itu.1. untuk kelangsungan hidup. Konsep Konsep diri diri kita yang paling dini umunya dipengaruhi oleh keluarga. 2. Sejak lahir kita tidak dapat hidup sendiri untuk mempertahankan hidup.

dan mengubah perilaku atau menggerakkan tindakan. demi pemenuhan jati diri sebagai individu. mengajar. namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi instrumen untuk menyampaikan perasaan-perasaan kita. Kegiatan Inti Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang fungsi komunikasi dalam kehidupan manusia pada umumnya dan klasifikasi fungsi-fungsi dalam komunikasi. bangsa. sebagai anggota komunitas sosial dan sebagai salah satu unsur dari alam semesta. mereka mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. Tujuan perkuliahan. meskipun bentuknya berubah-ubah. 4. Kegiatan Akhir . ideologi atau agama mereka. Dalam acara upacara tersebut. 3. mendorong.Ceramah 2. (2). Bila diringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat disebut membujuk (bersifat persuasif). dan juga untuk menghibur.Komunikasi Ekspresif tidak otomatis bertujuan untuk mempengaruhi orang lain. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali kommitmen mereka kepada tradisi keluarga.Tanya jawab 3. Komunikasi yang berfungsi meberitahukan atau menerangkan (to inform) meandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnyna mempercayai bahwa fakta atau informasi yang disampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. METODE PEMBELAJARAN 1. (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan. Suatu komunitas biasanya melakukan upacara-upacara tertentu. menginformasikan. suku. Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal \ Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan. Bahkan komunikasi yang menghibur (to entertain) pun secara tidak langsung membujuk khalayak untuk melupakan persoalan hidup mereka. negara. Hingga kapanpun ritual tampaknya akan tetap menjadi kebutuhan manusia. Komunikasi ritual biasanya dilakukan secara kolektif. Fungsi Keempat : Komunikasi Instrumental Tujuan komunikasi instrumental antara lain. Perasaan-perasaan tersebut terutama dikomunikasikan melalui pesan-pesan non verbal. Fungsi Ketiga : Komunikasi Ritual Komunikasi ritual erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif. mengubah sikap dan keyakinan.

Hafied. Drs. H.2002. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. - Cangara.. Deddy. - Fiske.Mulyana. -------------------------------NIP. Jakarta : Bumi Aksara PENILAIAN 1. Yogyakarta : Jala Sutra.W. 1997. Buatlah rangkuman singkat yang berisi tentang empat klasifikasi fungsi dalam komunikasi dan berikanlah contoh konkret setiap klasifikasi fungsi dalam komunikasi yang Saudara rangkum tersebut. RemajaRosdakarya. H. Pengantar Ilmu Komunikasi.A. Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat.A. Jakarta : Rajawali Pres. Jelaskan mengapa manusia memerlukan komunikasi dalam melangsungkan kehidupannya! 2. 195703011983031003 SATUAN ACARA PERKULIAHAN . M. Cultural and Communication. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : . 2004.1990. Dosen Pengampu.Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikall memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan. John. Bandung : PT. - Widjaja. Triyanto.

berhubungan. media. sementara ada juga yang menambahkan umpan balik dan lingkungan selain kelima unsur yang telah disebutkan. Fiske 1990) . TUJUAN PEMBELAJARAN 1. jenis-jenis. 2. Ada yang menilai bahwa terciptanya proses komunikasi cukup didukung oleh tiga unsur komunikasi. prinsip. dan berfungsi dalam satu kesatuan untuk menjalankan tugas tertentu guna mencapai satu tujuan. beroperasi. berhubungan. Komunikasi hanya bisa terjadi jika ada seseorang yang menyampaikan pesan kepada orang lain dengan tujuan tertentu. model-model. dan berfungsi dalam satu kesatuan untuk menjalankan tugas penyampaian pesan guna mencapai suatu tujuan. Menjelaskan peran dan fungsi unsur-unsur dalam sistem . Mulyana 2002. dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap proses komunikasi visual. unsur-unsur. elemen. MATERI POKOK Unsur-unsur dalam Sistem Komunikasi Secara sederhana sistem adalah suatu mekanisme yang terdiri atas sejumlah unsur yang satu dengan lainnya saling berkaitan. Terdapat beberapa macam pandangan tentang banyaknya usur. KOMPETENSI DASAR Mahasiswa dapat memahami unsur-unsur dalam sistem komunikasi INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1. artinya komunikasi hanya bisa terjadi kalau didukung oleh adanya sumber. pengertian. fungsi. beroperasi. Unsur-unsur ini bisa juga disebut komponen atau elemen komunikasi. Mahasiswa dapat menjelaskan peran dan fungsi unsur-unsur dalam sistem komunikasi . Mahasiswa dapat mengidentifikasi unsur-unsur dalam sistem komunikasi. atau faktor yang mendukung terjadinya komunikasi (lihat Widjaja 1997. pesan. Mengidentifikasi unsur-unsur dalam sistem komunikasi . dapat dikemukakan beberapa unsur penting dalam komunikasi sebagai berikut. Dari beberapa pendapat atau penjelasan para ahli komunikasi. penerima dan efek. Sistem komunikasi adalah sauatu mekanisme yang melibatkan sejumlah unsur yang satu dengan lainnya saling berkaitan. . 2004. 2.PERTEMUAN KE-5 dan 6 Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan : Seni Rupa Matakuliah : Teori Komunikasi I Kode Matakuliah : SRD 110 SKS : 2 SKS STANDAR KOMPETENSI Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup.

Media Media yang dimaksud disini ialah alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima. ada juga saluran komunikasi seperti telepon. organisasii atau lembaga. Dalam proses komunikasi telah dipahami bahwa keberadaan penerima adalah akibat karena adanya sumber. tetapi bisa juga dalam bentuk kelompok. Penerima bisa disebut dengan berbagai istilahseperti khalayak. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan. partai atau negara. sasaran. informasi. content atau information. yakni lingkungan fisik. Pesan Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima. komunikator atau dalam bahasa Inggrisnya disebut source. lingkungan psikologis dan dimensi waktu. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi. 4. Pengaruh Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan. Penerima bisa terdiri dari satu orang atau lebih. Sumber seiring disebut pengirim. sikap dan tingkah laku seseorang. Lingkungan Lingkungan atau situasi ialah faktor-faktor tertentu yang dapat mempengaruhi jalannya komunikasi. Faktor ini dapat digolongkan atas empat macam. Ada yang menilai bahwa media bisa bermacam-macam bentuknya. sender atau encoder. lingkungan sosial budaya. Pengaruh ini bisa terjadi pada pengetahuan. dirasakan dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. bisa dalam bentuk kelompok. Setiap unsur memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun proses komunikasi. Bahkan ketujuh unsur ini saling bergantung satu sama lain. nasehat atau propaganda. komunikan. Dalam bahasa Inggrisnya pesan disebut dengan message. 3. hiburan. misalnya dalam komunikasi antar pribadi pancaindera dianggap sebagai media komunikasi. telegram yang digolongkan sebagai media komunikasi antar pribadi. Penerima Penerima adalah pihak yanng menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber. .sumber pesan media penerima efek Umpan balik Gambar Bagan Unsur-unsur dalam Sistem Komunikasi 1. Artinya tanpa keikutsertaan satu unsur akan memberi pengaruh pada jalannya komunikasi. Sumber Dalam komunikasi antar manusia. Akan tetapi sebenarnya umpan balik bisa juga berasal dari unsur lain seperti pesan dan media. misalnya partai. 5. 7. atau dalam bahasa Inggris disebut audience atau receiver. Terdapat beberapa pendapat mengenai saluran atau media. Tidak ada penerima jika tidak ada sumber. 6. surat. 2. sumber bisa terdiri dari satu orang. Selain indera manusia. meski pesan belum sampai pada penerima. Umpan Balik Ada yang beranggapan bahwa umpan balik sebenarnya adalah salah satu bentuk daripada pengaruh yang berasal dari penerima.

John. Drs. 2. perkuliahan. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : - Fiske. dan peran serta fungsi unsur-unusur dalam sistem komunikasi.METODE PEMBELAJARAN 1. (2).W. 3. Bandung : PT. Cultural and Communication. Lengkapi penjelasan Saudar dengan satu contoh konkret dalam kasus komunikasi visual tertentu. Buatlah bagan yang menggambarkan suatu sistem komunikasi berikut dengan penjelasan peran dan fungsi dari setiap unsur yang tergambar dalam bagan tersebut. Tujuan (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan. H. Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. -------------------------------NIP. - Widjaja.A. Dosen Pengampu.Tanya jawab 3.Mulyana. 195703011983031003 SATUAN ACARA PERKULIAHAN PERTEMUAN KE-7 – 8 . 1997. Jakarta : Bumi Aksara .A. . Triyanto. Deddy.Ceramah 2. indentifikasi unsur-unsur komunikasi.Karya komunikasi visual PENILAIAN 1. Yogyakarta : Jala Sutra. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar.9 Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan : Seni Rupa Matakuliah : Dasar-dasar Komunikasi Kode Matakuliah : SRD 110 SKS : 2 SKS . sistem komunikasi. Kegiatan Inti Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang pengertian sistem.1990. Kegiatan Akhir Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikal memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan. Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan. M. RemajaRosdakarya. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem dan sistem komunikasi! Identifikasikan unsur-unsur pokok apa saja yang terdapat dalam sistem komunikasi.2002.

Menjelaskan prinsip-prinsip komunikasi . Meski demikian.Komunikasi adalah Suatu Proses Simbolik Susanne K. Mulyana (2002) menjabarkan prinsip-prinsip tersebut sebagai berikut. dari suatu tempat ke tempat yang lain. kapan saja dan dimana saja sebuah lambang dapat diciptakan dan disepakati. jenis-jenis. dan objek yang maknanya disepakati bersama. Lambang memiliki sifat sembarang atau sewenang-wenang karena apa saja. perilaku non verbal. 1. sedangkan dimensi hubungan secara non verbal. Menganalisis prinsip-prinsip komunikasi dalam kasus karya komunikasi visual.Setiap Perilaku Mempunyai Potensi Komunikasi Setiap perilaku memiliki potensi untuk ditafsirkan. 2. Lambang meliputi kata-kata (pesan verbal). pengertian. 2. dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap proses komunikasi visual KOMPETENSI DASAR Mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip komunikasi INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Mahasiswa dapat menganalisis prinsip-prinsip komunikasi dalam kasus karya komunikasi visual. MATERI POKOK Prinsip-prinsip Komunikasi Secara sederhana prinsip dapat diartikan sebagai kaidah atau asas mendasar yang dijadikan sebagai pedoman tuntunan atau acuan dalam melakukan suatu tindakan atau kegiatan. Langer menyebutkan bahwa salah satu kebutuhan mausia adalah menggunakan lambang. Dimensi isi menunjukkan muatan (isi) komunikasi. Lambang atau simbol adalah sesuatu yang digunakan untuk menunjuk sesuatu yang lainnya berdasarkan kesepakatan sekelompok orang. Manusia disebut sebagai animal simbolycum. Semua terjadi semata-mata karena adanya kesepakatan saja. karena kita tidak dapat tidak berkomunikasi (we cannot not communicate). yaitu apa yang dikatakan. sedangkan dimensi hubungan menunjukkan bagaimana hubungan para peserta komunikasi dan bagaimana seharusnya pesan itu ditafsirkan.Komunikasi Mempunyai Dimensi Isi dan Hubungan Dimensi isi secara verbal. Prinsip-prinsip komunikasi pada dasarnya adalah penjabaran yang lebih mendalam mengenai definisi dan hakikat komunikasi. fungsi. bukan pada tanda. dalam arti berwujud ketentuan atau atura-aturan yang seharusnya diikuti dan dilaksanakan. Lambang juga bervariasi dari suatu budaya ke budaya yang lain. model-model. Ia berfunsi normatif. Komunikasi terjadi bila seseorang memberi makna pada perilaku orang lain atau perilakunya sendiri. keunggulan manusia dibandingkan makhluk lainnya adalah kecenderungan mereka untuk menggunakan simbol. unsur-unsur. . prinsip. alam tidak memberikan penjelasan mengapa manusia menggunakan lambang-lambang tertentu untuk merujuk kepada hal-hal tertentu. Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip komunikasi.STANDAR KOMPETENSI Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup. Kita tidak tahu mengapa bunyi mengeong itu identik dengan kucing dan bukannya gajah atau kambing. dan dari suatu konteks waktu ke konteks waktu yang lain. 2. 3. Makna sebenarnya ada di dalam kepala kita. Lambang tidak akan memiliki makna jika kita tidak memberinya makna.

Komunikasi Terjadi dalam Konteks Ruang dan Waktu Makna pesan bergantung pada konteks fisik/ruang. Dalam komunikasi sekali anda mengirimkan suatu pesan. Meski demikian. keadaan internal atau sikap. bidang pengalaman (field of experience). Setidaknya dua sistem dasar beroperasi dalam transaksi komunikasi itu adalah sebagai - berikut : Sistem internal Yang identik dengan sistem ini adalah kerangka rujukan (frame of reference). dari komunikasi yang tidak disengaja sama sekali hingga komunikasi yang bernar-benar disadari dan direncanakan. kesengajaan bukanlah syarat terjadinya komunikasi. dan begitu juga sesungguhnya. anda tidak dapat mengendalikan pengaruh pesan tersebut bagi khalayak. waktu.Komunikasi Bersifat Irreversible Irreversible artinya tidak dapat diambil. Meskipun kita sama sekali tidak bermaksud menyampaikan pesan kepada orang lain. Sifat irrevesible ini adalah implikasi dari komunikasi sebagai suatu proses yang selalu berubah. Dengan kata lain. Kita tidak dapat mengendalikan orang lain untuk menafsirkan atau tidak menafsirkan perilaku kita. 10. Pada saat yang kedua manusia itu berbeda.Komunikasi itu Berisfat Sistemik Setiap individu adalah suatu sistem yang hidup (a living system).Semakin Mirip Latar Belakang Sosial Budaya Semakin Eektiflah Komunikasi Kesamaan bahasa khususnya akan membuat orang-orang yang berkomunikasi lebih mudah mencapai pengertian bersama dibandingkan dengan orang-orang yang tidak berbicara atau memahami bahasa yang sama. tidak pernah saat yang sama datang dua kali. Kita dapat memprediksi perilaku komunikasi orang lain berdasarkan peran sosialnya. sosial dan psikologis.Komunikasi Bersifat Non Sekuensial Sebenarnya komunikasi manusia dalam bentuk dasarnya (komunikasi tatap muka) bersifat dua arah. cahaya.Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi Ketika orang-orang berkomunikasi. dan temperatur ruangan. apalagi menghilangkan efek pesan tersebut sama sekali. mereka meramalkan efek perilaku komunikasi mereka. termasuk kata-kata yang ia pilih untuk berbicara. komunikasi juga terikat oleh aturan atau tatakrama. 11. Topik-topik komunikasi tertentu hanya layak diperbincangkan di tempat dan waktu tertentu. Sebetulnya komunikasi itu berjalan dua-arah. pola pikir (think patterns). dan Tansaksional Komunikasi tidak mempunyai awal dan tidak mempunyai akhir. Dinamis. penataan ruangan.4. 9. struktur kognitif (kognitif structure).Komunikasi Bersifat Prosesual. perilaku kita potensial untuk ditafsirkan orang lain. isyarat fisik peserta komunikasi. 7. Komunikasi juga menyangkut suatu sistem dari unsur-unsurnya. Artinya orang-orang memilih strategi tertentu berdasarkan bagaimana orang yang menerima pesan akan merespons. 8. Pirnsip ini . 5. Kehadiran orang lain 6.Komunikasi Berlangsung dalam Berbagai Tingkat Kesengajaan Komunikasi dilakukan dalam berbagai tngkat kesengajaan. Jadi dalam kehidupan manusia. kegaduhan di sekitarnya. tetapi merupakan proses yang berkesinambungan. Prediksi ini tidak selalu didasari dan sering berlangsung cepat. Heraclius enam abad sebelum masehi bahwa “seseorang manusia tidak akan pernah melangkah di sungai yang sama dua kali”. Jumlah - sisterm internal ini adalah sebanyak individu yang ada Sistem eksternal Terdiri dari unsur-unsur dalam lingkungan di luar individu. karena orang-orang yang kita anggap sebagai pendengar atau penerima pesan sebenarnya juga menjadi “pembicara” atau pemberi pesan pada saat ayng sama yaitu lewat perilaku nonverbal mereka.

(2) prinsip-prinsip dalam komunikasi. Cultural and Communication. METODE PEMBELAJARAN 1.Ceramah 2. Deddy. Tujuan (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan. H.Komunikasi Bukan Panasea untuk Menyelesaikan berbagai Masalah Banyak persoalan dan konflik antarmanusia disebabkan oleh masalah komunikasi. Kegiatan Akhir Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikal memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan.seyogyanya menyadarkan kita bahwa kita harus hati-hati untuk menyampaikan suatu pesan kepada orang lain. Agar komunikasi efektif. . karena persoalan atau konflik tersebut mungkin berkaitan dengan asalah struktural. kendala struktural ini harus juga diatasi. 6. Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan.Mulyana. Dosen Pengampu.1990. (3) analisis prinsip-prinsip dalam kasus karya komunikasi visual.W. sebab. perkuliahan. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. meskipun kita berupaya meralatnya 12. Jakarta : Bumi Aksara . Buatlah suatu analisis atas karya komunikasi visual tertentu berdasarkan prinsip-prinsip yang dapat Saudara identifikasi dari karya tersebut. John.Karya komunikasi visual PENILAIAN 4. Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. .Tanya jawab dan diskusi 3. yaitu tadi efeknya tidak bisa ditiadakan sama sekali. Yogyakarta : Jala Sutra. 1997. Bandung : PT. (2). Kegiatan Inti Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang : (1) pengertian dan fungsi prinsip. RemajaRosdakarya.! Jelaskan prinsip-prinsip dalam berkomunikasi serta prinsip-prinsip pokok apa yang relevan dan harus Saudara perhatikan dalam membuat komunikasi visual!. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : - Fiske. Jelaskan apa yang dimaksud dengan prinsip dan apa wujud serta fungsinya.2002. 5.A. - Widjaja. Namun komunikasi itu sendiri bukanlah panasea (obat mujarab) untuk menyelesaikan konflik atau persoalan itu.

Drs. M. Menganalisis kasus karya komunikasi visual berdasarkan model-model komunikasi . prinsip. -------------------------------NIP. pengertian. dan manfaat model. model-model. Triyanto. Menjelaskan model-model komunikasi. 195703011983031003 SATUAN ACARA PERKULIAHAN PERTEMUAN KE-10-11-12 Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan : Seni Rupa Matakuliah : Dasar-dasar Komunikasi Kode Matakuliah : SRD 110 SKS : 2 SKS STANDAR KOMPETENSI Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup. fungsi.A. unsur-unsur. . fungsi. 2. Menjelaskan pengertian. 2. jenis-jenis. dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap proses komunikasi visual KOMPETENSI DASAR Mahasiswa dapat memahami model-model komunikasi INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1.

2. 2. Suatu tingkat abstraksi dibutuhkan untuk mengambil keputusan. Model verbal sangat berguna.maket sbuah gedung atau sebuah kompleks perumahan dsb.TUJUAN PEMBELAJARAN 1. juga menunjukkan sebagian fungsi penting objek yang dimodelkan tersebut. Fungsi dan Manfaat Model Model memberi teoritisi suatu struktur untuk menguji temuan mereka dalam “dunia nyata”. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian. sebagaimana dijelaskan oleh Mulyana (1990). tanda-tanda) menyerupai objek yang dimodelkan. Model adalah gambaran informal untuk menjelaskan atau menerapkan teori. yang tampakna tidak begitu relevan buat kita.Tipologi Model Model mental merepresentasikan proses mental internal. lalu model fisik yang terdiri dari model ikonik dan model analog. Sehubungan dengan model komunikasi. Mahasiswa dapat menganalisis kasus karya komunikasi visual berdasarkan model-model komunikasi. dan rujukan lain dari buku Arifin (1998). boneka. Suatu model merepresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam “dunia nyata”. Model simbolik yang terdiri dari model matematik misalnya E=mc2 dan model verbal. MATERI POKOK Model-model Komunikasi Model. Suatu model mengimplikasikan penilaian atas relevansi. Model adalah teori yang lebih disederhanakan. baik nyata ataupun abstrak. model seperti juga definisi atau teori pada umumnya tidak pernah sempurna dan final. Fiske (1990). Model fisik secara garis besar terbagi dua yaitu model ikonik yang penampilan umumnya rupa. . seperti komputer yang fungsi menyerupai fungsi otak manusia. seperti model pesawat terbang. Dengan rujukan utama buku Mulyana (2002). diagram atau gambar. Model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. fakta atau model? (3) Seberapa penting prediksi yang dibuat dari model tersebut bagi bidang penelitian?seberapa strategis prediksi itu pada tahap perkembangan bidang tersebut? (4) Seberapa akurat pengukuran yang dapat dikembangkan dengan model tersebut? Model menyediakan kerangka rujukan untuk memikirkan masalah. Gordon Wiseman dan Larry Barker mengemukakan bahwa model komunikasi mempunyai 3 fungsi yaitu : (1) melukiskan proses komunikasi. Model analog yang mempunyai fungsi serupa dengn objek yng dimodelkan. (2) menunjukkan hubungan visual dan (3) membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi. dan ini pada gilirannya mengimplikasikan suatu teori mengenai fenomena yang diteorikan. Deutsch (dalam Severin dan Tankard 2005) menyebutkan bahwa model itu mempunyai empat fungsi : (1) Seberapa umum model tersebut?seberapa banyak bahan yang diorganisasikannyan dan seberapa efektif? (2) Seberapa heuristik model tersebut?apakah ia membantu menemukan hubungan-hubungan baru. Model jelas bukan fenomena itu sendiri. meskipun bentuk fisiknya tidak serupa. meskipun bentuknya sangat sederhana. Model verbal adalah model atau teori yang dinyatakan dengan kata-kata. Severin dan Takard (2005) dapat dikemukakan model-model komunikasi sebagai berikut. Meskipun demikian. fungsi. bentuk. mannewuin. Model verbal ini sering dibantu dengan grafik. Lebih lanjut Mulyana (2002) menjelaskan fungsi/manfaat dan tipe model dalam uraian di bawah ini sebagai berikut 1. Keuntungan lain pembuatan model adalah terbukanya problem abstraksi. terutama untuk menyatakan hipotesis atau menyajikan hasil suatu penelitian. dan manfaat model. dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting fenomena tersebut. 2. Mahsiswa dapat menjelaskan model-model komunikasi. Model ikonik selain menyerupai objek aslinya. adalah representasi suatu fenomena.

transmisi warisan sosial dan satu generasi ke generasi lainnya. Model ini dipengaruhi oleh disiplin psikologi yang beraliran behavioristik. Setiap efek dapat mengubah tindakan komunikasi berikutnya. Ia berjasa dalam merumuskan model komunikasi verbal pertama. Lasswell mengakui bahwa tidak semua komunikasi bersifat 2 arah dengan suatu aliran yang lancar dan umpan balik yang terjadi antara pengirim dan penerima. Proses ini dapat bersifat imbal balik dan mempunyai banyak efek. Model ini menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat . korelasi berbagai bagian terpisah dari masyarakat yang merespon lingkungan. Model ini menunjukkan komunikasi sebagai suatu aksi reaksi yang sangat sederhanal. dan cara penyampaiannya. Model ini mengasumsikan bahwa verbal.Model S-R Model S-R atau stimulus respon adalah model komunikasi dasar. gambar.1. pengawasan lingkungan yang mengingatkan anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkungan.Model Aristoteles Merupakan filosofi yunani aristoteles adalah tokoh paling dini yang mengkaji komunikasi yang intinya adalah persuasi.Model Shanon & Weaver Model ini sering disebut model matematis atau teori informasi yang merupakan model yang paling kuat pengaruhnya atas teori komunikasi lainnya. 3. Menurutnya. Fokus komunikasi yang ditelaah aristoteles adalah komunikasi retoris yang kini dikenal dengan komunikasi publik atau pidato. Dengan kata lain faktor yang menentukan peran dalam menentukan efek persuasif suatu pidato meliputi isi. argumen anda. Ketiga. susunan. Kedua. isyarat non verbal. Model ini sering diterapkan dalam komunikasi massa. 4. dan dengan memainkan emosi khalayak. persuasi dapat dicapai oleh siapa anda.Model Laswell Lasswell mengemukakan 3 fungsi komunikasi yaitu : Pertama. dan tindakan tertentu akan merangsang orang lain untuk memberikan respons dengan cara tertentu. 2.

. Dengan kata lain model ini mengasumsikan bahwa sumber informasi menghasilkan suatu kesan untuk dikomunikasikan dari seperangkat pesan. Sedangkan di model yang ketiga ia menganggap komunikasi sebagai inteaksi dengan kedua pihak yang menyandi. menafsirkan. Ini adalah suatu model tindakan komunikasi antara 2 orang yang disengaja (intensional).Model Necomb Model ini mengemukakan bahwa komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif dimana orang-orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. menyandi balik.Model Schramm Schramm menjabarkan 3 model komunikasi. Dalam model yang kedua ini Scramm memperkenalkan gagasan bahwa kesamaan dalam bidang pengalaman sumber dan sasaran merupakan inti komunikasi. Bila kedua lingkaran memiliki wilayah bersama yang besar.kecermatannya model ini melukiskan suatu sumber yang menyandi pesan dan menyampaikannya mellaui suatu saluran kepada seorang penerima sehingga terjadi penciptaan ulang pesan tersebut. mentransmisikan dan menerima sinyal. Model Shanon & Weaver 6. Model Schramm 7. Model yang pertama mirip dengan model Shanon dan Weafer. maka komunikasi mudah dilakukan. Sumber dapat menyandi dan sasaran dapat menyandi blaik suatu pesan berdasarkan pengalaman yang dimiliki.

Model Newcomb 8. Model Westley & MacLean 9. dalam transmisi itu sinyal . perbedaan dalam umpan balik merupakan faktor terjadinya komunikasi antar pribadi dengan komunikasi massa. Sementara dalam komunikasi massa bersifat minimal dan atau tertunda. Menurut kedua pakar ini. Umpan balik dari penerima bersifat segera dalam komunikasi antar pribadi.Model Gerbner Model gerbner menunjukkan bahwa seseorang mempersepsi suatu kejadian dan mengirimkan suatu pesan kepada suatu transmitter yang pada gilirannya mengiriimkan sinyal kepada penerima.Model Westley & MacLean Model ini dirumuskan tahun 1957 sebagai suatu rumusan model yang mencakup komunikasi antar pribai dan komunikasi massa dan memasukkan umpan blaik sebagai bagian integral dari proses komunikasi.

komunikasi antar pribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis.Model Berlo Model ini dikenal dengan model SMCR kepanjangan dari source/sumber. Encoder atau penyandi bertanggung jawab mengekspresikan maksud sumber dalam bentuk suatu pesan. Penyandi balik atau decoder bertugas untuk menerjemahkan maksud sumber. Bagi Berlo. . sumber adalah pihakk yang menciptakan pesan baik yang berupa perorangan ataupun suatu kelompok. Pesan adalah terjemahan gagasan ke dalam suatu kode simbolik yang berupa. dan penerima adalah orang yang menjadi sasaran komunikasi. channel/saluran. Model Gerbner 10. Salah satu kelebihan model ini adalah tidak adanya batasan komunikasi publik atau komunikasi massa. receiver/penerima.menghadapi gangguan dan muncul sebagai pesan yang diterima bagi sasaran. message/pesan. Model ini merupakan perluasan dari model Lasswell. contohnya bahasa atau isyarat. Berlo juga menggambarkan kebutuhan penyandi dan penyandi balik.

Model ini menyampaikan bahwa konsep komunikasi merupakan sebuah transaksi yang mengasumsikan kedua peserta .Model Tubbs Model ini menggambarkan komunikasi paling mendsar yaitu komunikasi 2 orang atau diadik. Model DeFleur 12.Model Berlo 11.Model DeFleur Model ini merupakan perluasan dari model yang dikemukakan oleh para ahli yang lain. Menurutnya komunikasi bukan merupakan suatu proses pemindahan makna.

komunikasi sebagai pengirim dan sekaligus penerima pesan. Meskipun model itu disebut model komunikasi antar budaya namun model itu dapat merepresentasikan komunikasi antara siapa saja. Model Tubbs 13. orang-orang sebagai peserta komunikasi bersifat aktif. Proses komunikasi juga berlangsung spontan dan serentak. Paham ini menolak gagasan bahwa individu adalah organisme pasif yang perilakunya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan atau sesuatu yang ada pada dirinya. . pen Model Gudykunst & Kym 14. sosio budaya dan psiko budaya yang persis sama. dan kreatif menafsirkan perilaku yang rumit dan sulit diramalkan. Menurut model interaksional.Model Gudykunst & Kym Model ini sebenarnya merupakan model komunikasi antar budaya. Model ini pada dasarnya sesuai untuk tatap muka khususnya antara 2 orang. Proses komunikasi yang seperti ini bersifat timbal balik atau saling mempengaruhi.Model Interaksional Model ini merujuk pada salah satu model komunikasi yang dikembangkan oleh para ilmuwan sosial. reflektif. karena pada dasarnya tidak ada dua orang yang mempunyai budaya.

Jakarta : Prenata Media.W. Deddy. (2). fungsi. Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Widjaja. . Triyanto. S. 195703011983031003 . -------------------------------NIP.2002.1990.A. dan manfaat model. H.Mulyana. dan Terapan di dalam Media Massa. dan manfaatnya Jelaskan model-model komunikasi yang relevan dengan bidang kegiatan komunikasi visual. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Terj. Bandung : PT. 2005.Tanya jawab dan diskusi 3.. - Saverin. Buatlah suatu analisis atas karya komunikasi visual tertentu berdasarkan model komunikasi yang menurut Saudara relevan.Karya komunikasi visual PENILAIAN 7. Kegiatan Akhir Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikal memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : - Fiske. (3) analisis kasus karya komunikasi visual berdasarkan model komunikasi. Metode. 9.Hariyanto.Model Interaksional METODE PEMBELAJARAN 1. Werner J & Takard Jr. Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan. Yogyakarta : Jala Sutra. 8. perkuliahan. Tujuan (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan.Ceramah 2. Kegiatan Inti Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang : (1) pengertian. Cultural and Communication. Jelaskan apa yang dimaksud dengan model. M. James W. .A. fungsi. Teori Komunikasi : Sejarah. Drs. 1997. Jakarta : Bumi Aksara. Dosen Pengampu. John. RemajaRosdakarya. (2) model-model komunikasi.

dan dapat menggunakan media massa. Mahasiswa dapat menganalisis kasus karya komunikasi visual berdasarkanklasifikasi jenisnya. sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya. 2. tetapi cara pembagiannya juga bermacam-macam. Komunikasi personal Isinya bersifat pribadi. Jika komunikasi dititikberatkan pada sifat pesan. dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap proses komunikasi visual KOMPETENSI DASAR Mahasiswa dapat memahami jenis-jenis komunikasi INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1. Mahasiswa dapat mengklasifikasi jenis-jenis komunikasi. jenis-jenis. Sejak dipelajari.SATUAN ACARA PERKULIAHAN PERTEMUAN KE-13-14 Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan : Seni Rupa Matakuliah : Dasar-dasar Komunikasi Kode Matakuliah : SRD 110 SKS : 2 SKS STANDAR KOMPETENSI Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup. fungsi. Komunikasi massa Isinya bersifat umum. dapat dilakukan dengan menggunakan alat seperti surat. komunikasi terbagi menjadi 2 yaitu : komunikasi media massa dipelajari dibawah nama ilmu komunikasi massa komunikasi tatap muka dipelajari dibawah nama komunikasi bicara atau speech comunication. model-model. 2. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. telepon dan telegram. Arifin (1998) menjelaskan bahwa sesungguhnya komunikasi bukan hanya multi makna dan multi definisi. maka komunikasi dapat dibagi dalam 2 jenis yaitu: 1. Sesungguhnya komunikasi bukan hanya multi makna dan multi definisi. pengertian. komunikasi sudah . Cara membagi komunikasi pun bermacam-macam. Menganalisis kasus karya komunikasi visual berdasarkanklasifikasi jenisnya . dapat melacak awal pertumbuhannya sebagai ilmu. Sejak mulai dipelajari di tingkat universitas. MATERI POKOK JENIS-JENIS KOMUNIKASI Dalam bukunya. prinsip. Untuk memahami klasifikasi komunikasi maka kita 1. dapat dilacak melalui awal pertumbuhannya sebagai ilmu. 2. Untuk memahami klasifikasi komunikasi. unsur-unsur. Mengklasifikasi jenis-jenis komunikasi 2.

seperti retorika. Dengan demikian komunikasi yang berlangsung antara dua orang dinamakan komunikasi personal.Ceramah 2.terbagi dua. METODE PEMBELAJARAN 1. Dengan kata lain komunikasi massa menekankan pada isi atau pesan. telepon dan genggam. Artinya komunikasi media massa adalah komunikasi dengan menggunakan pers atau radio. maka komunikasi dibagi atas dua bagian yaitu komunikasi media (beralat) dan komunikasi tatap muka (non media). terdapat juga cara membagi komunikasi berdasarkan pengirim dan penerima atau peserta komunikasi. fil dan televisi) dan komunikasi dengan menggunakan media individual (surat telegram. . Dengan demikian publiztik mencakup komunikasi media massa dan retorika. Selanjutnya komunikasi media dibedakan lagi atas dua jenis. Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN Kegiatan Awal Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan. sedang komunikasi personal boleh dilakukan dengan menggunakan alat seperti surat.Tanya jawab dan diskusi 3. dan kedua komunikasi langsung (tatap muka). Dengan demikian semua bentuk komunikasi yang bersifat umum. terutama di Amerika Serikat. dan pembicaraan antara beberapa orang di tempat umum. Tujuan (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan. yaitu komunikasi dengan menggunakan media massa (pers. Bagi pihak yang menekankan pada penggunaan media. telepon dan sebagainya). Jika komunikasi dititikberatkan pada sifat pesan. Kegiatan Inti perkuliahan. Komunikasi massa dapat menggunakan media massa. Dengan demikian pembagian secara klasik dari komunikasi manusia khususnya di Amerika Serikat. pengklasifikasian komunikasi tidak didasarkan pada penggunaan media. Selain dari pembagian di atas. Pertama komunikasi media massa. maka komunikasi dapat dibagi pula ke dalam dua jenis yaitu komunikasi massa (isinya bersifat umum) dan komunikasi personal (isinya bersifat pribadi). film dan televisi yang ditujukan kepada khalayak. Di Eropa khususnya di Jerman Publizistik. radio. sedang komunikasi langsung (tatap muka) dipelajari di bawah nama komunikasi bicara (speech communication) pada departemen yang berbeda. melainkan pada pernyataan umum (offentiche aussage). termasuk publizistik. sehingga mencakup baik komunikasi dengan menggunakan media massa maupun komunikasi dengan langsung (retorika dan pembicaraan di tempat umum). yaitu komunikasi media dan komunikasi non media (langsung). Sedangkan komunikasi massa ialah komunikasi yang isinya bersift umum atau terbuka (bukan masalah rahasia atau masalah pribadi). dilihat dari segi media massa. Itulah sebabnya beberapa pakar ilmu komunikasi membedakan antara komunikasi massa dengan komunikasi media massa. Komunikasi media massa dipelajari dibawah nama ilmu komunikasi massa. sedang komunikasi media massa menitikberatkan pada penggunaan media. (2).

- Widjaja. Deddy. 1998. Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. James W. dan Terapan di dalam Media Massa.Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang : (1) klasifikasi jenis-jenis komunikasi (2)analisis kasus karya komunikasi visual berdasarkan klasifikasi jenisnyai. Drs. kemudian simpulkan hasilnya termasuk dalam jenis komunikasi apa ? Dosen Pengampu. Jakarta : PT.Saverin. Kegiatan Akhir Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikal memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan. 2005. Buatlan suatu analisis karya komunikasi visual. Werner J & Takard Jr. H.A. .A. . Cultural and Communication. Teori Komunikasi : Sejarah. Jelaskan apa perbedaan komunikasi media massa dan komunikasi massa 11. Jakarta : Bumi Aksara.Raja Grafindo Persada. Jelaskan apa yang dimaksud dengan komunikasi tatap muka dan komunikasi personal 12. RemajaRosdakarya.Anwar. H.1990. Ilmu Komunikasi : Sebuah Pengantar Ringkas. Metode.Karya komunikasi visual PENILAIAN 10. Bandung : PT. 1997. Jakarta : Prenata Media. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : . S. Terj. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar.2002.Arifin. 195703011983031003 SATUAN ACARA PERKULIAHAN PERTEMUAN KE-15-16 .W. Yogyakarta : Jala Sutra. John. M. Triyanto.Mulyana. -------------------------------NIP.Hariyanto. - Fiske. .

Pengaruh struktural pada persepsi berasal dari aspek-aspek fisik rangsangan yang terpapar pada kita. prinsip. jenis-jenis. fungsi. Pengaruh-pengaruh fungsional merupakan faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi persepsi. pengertian. Teori persepsi menyatakan bahwa proses penginterpretasian pesan sangat kompleks dan tujuan-tujuan komunikator ini barangkali sulit dicapai. MATERI POKOK PERSEPSI : INTI KOMUNIKASI 1. Persepsi dan Aspek-aspeknya Severin dan Tankard (2005) mengemukakan bahwa orang bisa memahami kata-kata. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Dengan mengutip pendapat Lahlry. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan mengklasifikasi jenis-jenis persepsi. Hasil penelitian telah mengidentifikasi dua jenis pengaruh dalam persepsi. dan membuat perubahan yang benar dalam perilaku yang diinginkan. . Menjelaskan unsur-unsur budaya yang mempengaruhi persepsi dalam berkomunikasi. yaitu pengaruh struktural dan pengaruh fungsional. Mahasiswa dapat menjelaskan unsu-unsur budaya yang mempengaruhi persepsi dalam berkomunikasi terutama dalam berkomunikasi secara visual. suara. mempelajari isi pesan-pesan tersebut.Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan : Seni Rupa Matakuliah : Dasar-dasar Komunikasi Kode Matakuliah : SRD 110 SKS : 2 SKS STANDAR KOMPETENSI Mahasiswa dapat mengkaji secara teoretis ihwal komunikasi yang mencakupi ruang lingkup. Komunikator (massa) mengharapkan audiensnya untuk memperhatikan pesan-pesan mereka. 2. Data sensoris sampai kepada kita melalui indra kita. unsur-unsur. misalnya titik-titik yang disusun berdekatan secara berjajar akan terlihat seperti sebentuk garis. dan karena itu membawa pula subjektivitas ke dalam proses. persepsi didefinisikan sebagai proses yang kita gunakan unuk menginterpretasikan data sensoris. dan gambar yang mereka tangkap sebagai pesan melalui suatu proses yang disebut dengan persepsi. dan persepsi dalam komunikasi sebagai sarana pemahaman terhadap proses komunikasi visual KOMPETENSI DASAR Mahasiswa dapat memahami persepsi sebagai inti dari komunikasi INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI 1. model-model. Menjelaskan pengertian dan jenis persepsi . 2.

persepsi itu bersifat dugaan. Samovar dan Richard E. Mulyana (2002) menjelaskan masalah persepsi dalam komunikasi ini lebih detil dan jelas. (5) orientasi kegiatan. (2) pandangan dunia. yang identik dengan penyandian-balik dalam proses komunikasi. Beberapa bentuk kekeliruan dan kegagalan persepsi tersebut adalah sebagai berikut : 1. Mulyana (2002) lebih lanjut menjelaskan bahwa persepsi kita sering tidak cermat. Tahap terpenting dalam persepsi adalah interpretasi atas informasi yang kita perolah melalui salah satu atau lebih indra kita. menanggapi sifat-sifat luar dan dalam (perasaan. mengorganisasikan dan menafsirkan rangsangan dari lingkungan dan proses tersebut mempengaruhi perilaku kita. motif. Dengan kata lain persepsi terhadap manusia bersifat interaktif.Dalam bukunya. Persepsi adalah prose menafsirkan informasi indrawi. Menurutnya. Persepsilah yang menentukan kita memilih suaut pesan dan mengabaikan pesan yang lain. artinya suatu budaya tertentu akan mempengaruhi dan/atau membentuk persepsi seseorang terhadap suatu fenomena atau rangsangan yan dihadapinya. Persepsi adalah inti komunikasi. persepsi itu bersifat evaluatif. Organisasi melekat pada interpretasi. Enam unsur budaya itu adalah : (1) kepercayaan (beliefs). persepsi adalah pengetahuan yang tampak mengenai apa yang ada di luar sana. Semakin tinggi derajat kesamaan persepsi antarindividu. Persepsi didefinisikan sebagai interpretasi bermakna atas sensasi sebagai representatif objek eksternal. melalui lambang-lambang fisik 2).Kesalahan atribusi . Salah satu penyebabnya adalah asumsi atau pengharapan kita. Mulyana (2002) mengemukakan bahwa ada enam unsur budaya yang mempengaruhi persepsi orang ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain. organisasi dan interpretasi. Kekeliruan dan Kegagalan Persepsi Dalam bukunya. atensi dan interpretasi. Lebih lanjut dijelaskan oleh Mulyana (2002) bahwa persepsi meliputi pengindraan. Persepsi terdiri dari 3 aktivitas yaitu seleksi. dan (6) persepsi tentang diri dan orang lain. Selain itu. (3) organisasi sosial. Persepsi terhadap manusia atau persepsi sosial. Potter. Persepsi dapat didefinisikan sebagai cara organisme memberi makna. dan sebagai konsekuensinya semakin cenderung membentuk kelompok budaya atau kelompok identitas. nilai (values). sedangkan penafsiran adalah inti persepsi. Persepsi manusia sebenarnya terbagi dua. Kita mempersepsi sesuatu atau seseorang sesuai dengan pengharapan kita. persepsi terbentuk karena faktor budaya. Persepsi terhadap objek. yaitu : 1). Beberapa prinsip penting mengenai persepsi sosial yang menjadi pembenaran atas perbedaan persepsi sosial ini didasarkan pengertian bahwa persepsi itu berdasarkan pengalaman. harapan. Atensi memperhatikan kejadian atau rangsangan tersebut. dan sikap (attitudes) . Orang mempersepsi anda pada saat anda mempersepsi mereka. dan sebaginaya). Seleksi sebenarnya mencakup sensasi dan atensi. persepsi itu bersifat selektif. persepsi adalah proses internal yang memungkinkan kita memilih. yang dapat didefinisikan sebagai “meletakkan suatu rangsangan bersama rangsangan lainnya sehingga menjadi suatu keseluruhan yang bermakna”. semakin mudah dan semakin sering mereke berkomunikasi. Dengan mengutip pendapat Larry A. 2. (4) tabiat manusia.

4. kita cenderung memperluas kesan awal kita. Gegar budaya merupakan suatu bentuk ketidakmampuan menyesuaikan diri (personality mal adjustment) yang merupakan suatu reaksi terhadap upaya sementara yang gagal menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang-orang baru. 3. sementara nilai budaya dan pengharapan budaya lama tidak lagi sesuai. Bila kita sangat terkesan oleh seseorang karena kepemimpinannya atau keahliannya dalam suatu bidang. Efek halo ini memang lazim dan berpengaruh kuat sekali pada diri kita dalam menilai orang-orang yang bersangkutan. Dengan kata lain. kesan yang menyeluruh ini cenderung menimbulkan efek yang kuat atas penilaian kita akan sifat-sifatnya yang spesifik.Ceramah 2. penstereoptipan adalah proses menempatkan orang-orang dan objek-objek ke dalam kategori yang mapan. sehingga terlalu menyederhanakan masalah. Gegar budaya juga dapat diartikan sebagai suatu trauma umum yang dialami seseorang dalam suatu budaya yang baru dan berbeda karena harus belajar dan mengatasi begitu banyak nilai budaya dan pengharapan yang baru. METODE PEMBELAJARAN 1. Penggunaan prasangka memungkinkan kita merespons lingkungan secara umum.Gegar Budaya Gegar budaya ditimbulkan oleh kecemasan karena hilangnya tanda-tanda yang sudah kenal dan simbolsimbol hubungan sosial. Dalam usaha mengetahui orang lain. 2. suatu konsep yang sangat dengan stereotip.Tanya jawab dan diskusi 3. 5.Efek Halo Kesalahan persepsi yang disebut efek halo merujuk pada fakta bahwa begitu kita membentuk suatu kesan menyeluruh mengenai seseorang.Atribusi adalah proses internal dalam diri kita untuk memahami penyebab perilaku orang lain. Penugasan LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN . atau sesuai berdasarkan karakteristik individual mereka. kita menggunakan beberapa sumber informasi. dan sebagaimana stereotip prasangka ini alamiah dan tidak terhindarkan. Kesalahan atribusi bisa terjadi ketika kita salah menaksir makna pesan atau maksud perilaku si pembicara.Prasangka Suatu kekeliruan persepsi terhadap orang yang berbeda adalah prasangka.Stereotip Stereotip adalah sikap menggenaralisasikan orang-orang berdasarkan sedikit informasi dan membentuk asumsi mengenai mereka berdasarkan keanggotaan mereka dalam suatu kelompok. Prasangka merupakan konsekuensi dari stereotip.

Komunikasi : Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. perkuliahan. Jelaskan apa yang dimaksud dengan persepsi ! 14. Metode. M. Jakarta : Prenata Media. . (2). Berdasarkan unsur-unsur budaya yang mempengaruhi. cari dan analisislah suatu bentuk komunikasi visual yang menimbulkan kekeliruan persepsi dalam masyarakat. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar.1990.Mulyana. Jakarta : Bumi Aksara. . S. -------------------------------NIP. Dosen Pengampu. Deddy. .Saverin. Kegiatan Inti Membahas materi yang meliputi penjelasan tentang : (1) pengertian persepsi (2) jensi atau klasifikasi jpersepsi. - Widjaja. 1997. Tujuan (3) apersepsi yang berisi pengantar/ilustrasi menuju materi pokok bahasan.2002.Hariyanto.A. Triyanto. H. Teori Komunikasi : Sejarah. James W. Bandingkan hasil persepsi terhadap objek melalui lambang-lambang fisik dengan persepsi terhadap manusia 15. dan Terapan di dalam Media Massa. Terj.Kegiatan Awal Membuka perkuliahan dengan menyampaikan : (1) pokok bahasan yang akan diberikan. Cultural and Communication.Karya komunikasi visual PENILAIAN 13. 2005. John.A. RemajaRosdakarya. 195703011983031003 . (3) unsur-unsur budaya yang mempengaruhi persepsi dalam berkomunikasi Kegiatan Akhir Merangkum dan menyimpulkan hasil pembahasan materi serta menyampaikan pertanyaan klasikal memberikan tugas individual terkait dengan materi yang telah disampaikan.W. Yogyakarta : Jala Sutra. Drs. Bandung : PT. dan ALAT DAN SUMBER BELAJAR Alat : Laptop dan LCD Proyector Sumber : - Fiske. Werner J & Takard Jr.