Anda di halaman 1dari 6

NODUL TIROID

Nodul soliter yang berada dalam suatu kelenjar tiroid yang normal terjadi
pada anak-anak dan orang dewasa. Karena 20% sampai 33% nodul tiroid soliter
yang terdapat pada anak umur 15 tahun atau lebih muda merupakan tumor ganas,
ini menjadi hal yang perlu diperhatikan karena proporsi keganasan jauh lebih tinggi
dibandingkan yang terjadi pada orang dewasa. Nodul soliter pada tiroid yang
memiliki kelainan merupakan hal yang tidak wajar, dan pada orang yang diduga
memiliki kelainan tersebut menunjukkan adanya pembesaran asimetrik dari satu
lobus, multiple nodul, atau tiroiditis Hashimoto dengan proses lobulasi yang
menonjol. Suatu pembesaran lobus piramidal yang berasal dari gondok non-toksik,
tiroiditis Hashimoto, atau hipertiroidisme seringkali disalahartikan sebagai nodul
tiroid pada anak dengan pembesaran yang tersebar. Nodul soliter yang “dingin”
pada anak dapat disebabkan oleh karsinoma papiler, adenoma atau karsinoma
folikuler, atau nodul koloid. Anak-anak sangatlah jarang untuk memiliki nodul
“panas” yang hiperfungsi secara otonom sewaktu dilakukan scan tiroid. Lesi
kistik dapat terjadi tanpa adanya kelainan lain namun jarang terjadi pada anakanak.
Karsinoma papiler pada anak-anak dapat dideteksi sebagai nodul soliter
padat yang memiliki kelainan, yang melibatkan lobus yang difus, atau keseluruhan
kelenjar disertai limfadenopati. Kadang-kadang karsinoma tiroid primer dan
metastasis KGB yang dapat menjadi kistik dengan komponen padat pada dinding.
Metastasis KGB sering muncul dan biasanya teraba pada anak dengan usia dibawah
15 tahun, meskipun tersembunyi karsinoma papiler lebih sering terjadi pada anakanak daripada orang dewasa. Ketika pembesaran KGB
muncul
di daerah
paratrakea atau jugularis, meskipun tiroid terlihat normal, harus dicurigai sebagai
karsinoma papiler.
Pemeriksaan rutin fungsi tiroid dilakukan, walapun pemeriksaan tersebut
jarang membantu dalam menegakkan diagnosis untuk anak dengan nodul soliter
pada tiroid yang normal. Deteksi antibodi anti-mikrosomal sangat membantu dalam
mengidentifikasi tiroiditis Hashimoto.
Scan tiroid sangat membantu dalam mengidentifikasi nodul yang hiperfungsi,
yang pada umumnya merupakan jinak. Hampir semua nodul yang lainnya, jinak
atau
ganas,
yang
hiperfungsi,
atau
“dingin”.
Proses
Scan
yang
menggunakanTechnetium-99m atau yodium-123 telah menggantikan yodium-131
karena adanya radiasi tiroid bagian bawah.
FNAB sangat membantu dalam mengevaluasi nodul tiroid dengan diagnosis
yang tidak jelas, terutama pada remaja. Jika nodul ini kistik, aspirasi dapat
menghilangkan lesi, jika nodul bersifat padat, jaringan yang diaspirasi seringkali
menetapkan diagnosis pasti. Kebanyakan karsinoma pailer dan medular dapat
didiagnosis dengan FNAB. FNAB dari nodul tiroid pada anak biasanya dapat

Hormon tiroid dapat berguna setelah proses lobektomi pada tumor jinak untuk mencegah rekurensi nodul atau gondok dari kelenjar tiroid yang tersisa. Karsinoma Papiler Karsinoma papiler tiroid pada anak-anak hampir selalu bermetastasis ke KGB regional daripada melalui sirkulasi sistemik. Pendekatan lain adalah menunda pemberian hormon tiroid sampai nodul muncul pada kelenjar yang tersisa. Perawatan nodul dengan melakukan supresi tiroid jarang ditunjukkan pada masa kecil. walaupun hal ini juga berkaitan dengan penggunaan terapi penyinaran. tetapi hal ini belum terbukti sepenuhnya. dan sekarang merupakan salah satu karsinoma yang paling umum terjadi pada usia pediatrik. nodul solid yang meiliki kelainan jarang mengalami pengecilan ukuran dengan menggunakan metode supresi tiroid. mirip dengan sifat tumor pada orang dewasa. Meskipun pembesaran lobus secara difus dapat dikurangi pada anakanak dengan TSH yang meningkat. Terapi untuk penyakit Hodgkin banyak menghasilkan tumor sekunder kelenjar tiroid pada pasien kanker yang selamat. tetapi ini tidak lagi menjadi hal yang baru karena resiko penyinaran eksternal telah dikenal sejak tahun 1980-an. Dalam beberapa tahun terakhir. Dari hasil tinjauan pada anak-anak dengan karsinoma tiroid. Supresi tiroid harus dibatasi kepada anak-anak yang mengalami pembesaran difus yang disebabkan oleh tiroiditis atau gondok dimana tidak terdapat bukti adanya hipertiroidisme. hal ini juga berkorelasi dengan faktor lain.dilakukan dengan risiko rendah dan tingkat akurasi yang tinggi dengan penggunaan anestesi lokal. Hampir semua neoplasma tiroid yang berkaitan dengan paparan radiasi merupakan jenis papiler. Ciri-Ciri Klinis . Tidak ada faktor etiologi lain yang telah diidentifikasi. sekitar 80% anak dengan karsinoma tiroid telah menerima terapi penyinaran sebelumnya ke kepala atau leher. Pengobatan untuk keganasan pada anak-anak juga terkait dengan munculnya karsinoma tiroid. Interval rata-rata dari terapi adalah sekitar 20 tahun. telah ditemukan bahwa sebagian besar tumor papiler. dengan kurang dari 10% memiliki tumor folikel dan hanya beberapa karsinoma meduler tiroid (MCT). seperti alkylating agents. Kanker Tiroid Angka kejadian kanker tiroid pada anak-anak telah meningkat banyak sejak tahun 1960-an.

Sebuah operasi dengan retensi dari sebagian tiroid dapat mengganggu akurasi pemindaian radioisotop. total tiroidektomi umumnya dianjurkan bila melibatkan KGB. Pengobatan Meskipun diagnosis karsinoma dapat ditegakkan dengan FNAB pada nodul tiroid atau dari KGB (Gambar 29-1). Ketika bagian-bagian permanen diperlukan untuk menunjukkan adanya karsinoma papiler atau keterlibatan kelenjar getah bening. Rentang umur yang panjang pada anakanak. dan KGB pada daerah jugular bagian rendah paling sering terlibat. risiko dari tumor yang sedang berkembang pada sisi kontralateral ketika sedang berada pada terapi supresi tiroid belum ditegakkan pada anak-anak tetapi kemungkinannya rendah. Karsinoma tiroid dapat didiagnosis dengan melakukan potongan beku pada anakanak. dengan mempertahankan keempat kelenjar paratiroid. Jika karsinoma papiler telah diidentifikasi. walaupun hanya 60% yang memiliki limfadenopati klinis. Pada anak-anak. 20% mengalami metastasis paru pada saat diagnosis. bahkan dengan adanya metastasis. Pembesaran KGB dapat hadir selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum diagnosis kanker ditegakkan. reseksi nodul pada kompartemen tengah (dari tulang hyoid sampai sternum dan diantara vena jugularis secara lateral). dan 30% menginvasi trakea. biopsi definitif adalah lobektomi lengkap untuk setiap nodul tiroid yang menunjukkan adanya kelainan. Dalam penelitian ini. Karena tingginya angka kejadian keterlibatan KGB.Limfadenopati di daerah servikal dan nodul tiroid yang dapat teraba merupakan manifestasi awal yang paling umum terjadi pada pasien anak dengan karsinoma tiroid. Kurang dari 50% anak memiliki nodul tiroid yang dapat teraba sebagai bukti pertama dari kanker tiroid. dan pada anak-anak ini. Paratrakeal. tiroidektomi memfasilitasi pemberian yodium radioaktif. . mediastinum superior. atau otot leher. total tiroidektomi ditunda selama beberapa hari. membuat operasi lebih sulit untuk dilakukan. dan kedua studi mendokumentasikan sebuah peningkatan frekuensi komplikasi dengan prosedur yang lebih ekstensif. dua penelitian besar pada anak-anak gagal menunjukkan peningkatan angka kelangsungan hidup pada perlakuan total tiroidektomi pada anak dengan penyakit unilateral jika dibandingkan dengan perlakuan lobektomi dan isthmectomy. Banyak anak dengan KGB yang positif. Penundaan lebih lama dalam melakukan total tiroidektomi dapat mengakibatkan pengembangan jaringan parut yang luas. 80% sampai 90% KGB telah positif pada waktu operasi. Anak-anak dengan karsinoma papiler tiroid. esofagus. mendukung reseksi bedah non agresif. faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan kelangsungan hidup adalah usia yang lebih rendah pada saat terdiagnosis dan residu karsinoma di leher setelah reseksi.

sekitar 60% membutuhkan yodium-131 terapi setelah operasi. Dosis total yodium-131 tidak boleh melebihi 600 mCi pada anak-anak. Reseksi KGB servikal unilateral atau bilateral melalui insisi clavicula yang diperpanjang disarankan pada pasien dengan penyakit yang ekstensif. Satu-satunya indikasi untuk mereseksi saraf laryngeal rekuren adalah invasi langsung oleh tumor primer pada pasien yang telah menunjukkan kelumpuhan pita suara pada pre-operasi. paru-paru atau area tubuh lainnya. . Anak-anak dengan usia kurang dari 7 tahun biasanya mengalami penyebaran ekstensif yang lebih luas dari karsinoma papiler yang mungkin tidak dapat disembuhkan oleh kombinasi operasi ekstirpatif dan terapi radionukleida. Setelah total tiroidektomi dan reseksi KGB. dengan syarat telah diberikan terapi yang sesuai. Serapan isotop diluar daerah tiroid atau mediastinum menunjukkan penyakit metastasis. vena jugularis. bahkan jika dikelilingi oleh KGB yang terkena tumor. arteri tiroidalis inferior. setiap upaya harus dilakukan untuk menjaga keutuhannya. Dosis terapi yodium radioaktif mulai dari 100-100 mCi diberikan jika ada bukti serapan di leher. Pemberian dosis kecil yodium-131 secara berulang dalam upaya untuk mengurangi residu tiroid atau metastasis kurang menunjukkan hasil yang baik. anak-anak tersebut harus dirawat dengan hormone tiroksin yang cukup (T4) untuk menekan kadar TSH. Jika serapan yang terjadi di daerah dimana seharusnya tidak terdapat jaringan tiroid normal. Karena karsinoma papiler pada anak-anak jarang menyerang struktur vital yang berada di leher.direkomendasikan oleh beberapa pihak. Kombinasi reseksi bedah diikuti dengan pemberian yodium-131 biasanya dapat menghilangkan penyakit. Karena tingginya insiden penyakit metastasis pada anak dengan karsinoma papiler. muskulus sternomastoideus. Penyakit residual setelah tindakan reseksi biasanya terkait dengan peningkatan lima kali lipat kemungkinan terjadinya rekurensi. hormon tiroid tidak diberikan selama 6 minggu. mediastinum. Laporan adanya kematian (6 dari 72 pasien) semua terjadi pada anak yang lebih muda dari usia 10 tahun. setelah dosis yodium-131 diberikan. Jika kelenjar-kelenjar paratiroid dihilangkan bersama-sama kelenjar tiroid setidaknya satu paratiroid harus ditanamkan ke lengan sebagai cangkok. Pemeriksaan fungsi pita suara pre-operasi dengan menggunakan laryngoscope dianjurkan sebelum melakukan operasi reseksi ekstensif dari karsinoma tiroid pada anak-anak. kebanyakan pasien harus menerima terapi yodium-131. komplikasi yang disebabkan oleh penyinaran biasanya tidak terjadi dalam batas dosis ini. Kadang-kadang pemberian dosis terapeutik kedua dan ketiga yodium-131 mungkin diperlukan untuk mengobati metastasis paru. thyrocervical. dan saraf-saraf tulang belakang biasanya dapat dipertahankan. Jika saraf berfungsi pada saat pre-operasi. dan hasil scan diperoleh 24 jam setelahnya. Setelah terapi dengan yodium radioaktif atau setelah lobektomi untuk anak-anak tanpa penyakit metastatik. Prognosis karsinoma papiler pada anak-anak biasanya sangat baik meskipun penyakit tersebu bermetastasis.

dan mungkin sulit untuk dibedakan karsinoma folikuler yang berdiferensiasi dengan baik dengan adenoma folikular selular jinak. perkembangan tumor berjalan lambat. yang menggabungkan MCT. yang meliputi MCT. 40% mengalami mutasi RET. Karsinoma ini adalah "fungsional" dan pendekatan yang paling logis untuk itu adalah tiroidektomi dengan iodine-131 scanning dan dengan iodine-131 untuk ablasi residu penyakit di leher dan untuk penyakit metastasis. dengan metastasis terjadi pada usia 4 tahun. Intervensi awal ini memberikan kesempatan terbesar untuk penyembuhan. Karsinoma Meduler MCT berasal dari sel parafolikular (Sel C) dari tiroid. dan MEN tipe IIB. Ciri-Ciri Klinis MCT terjadi pada anak-anak sebagai komponen utama dalam MEN tipe II dan jarang terjadi sebagai tumor yang terisolasi pada masa remaja. MEN tipe IIA kira-kira empat kali lebih sering terjadi daripada MEN tipe IIB. Sipple menggambarkan sindrom MCT terjadi dan ada kaitannya dengan Pheochromocytoma. Skrining ini memungkinkan pemberian profilaksis tiroidektomi total sebelum bukti klinis atau biokimia dari MCT ditegakkan. Sindrom MEN Tipe II diklasifikasikan sebagai MEN tipe IIA. Tingkat calcitonin basal anggota keluarga yang beresiko . dengan fenotip normal. dan hiperparatiroidisme. Prognosisnya berbeda-beda dan sangat tergantung pada tingkat invasi kapsuler. Invasi vaskular oleh karsinoma ini adalah umum. ditemukan pertama kali pada tahun 1951. pheochromocytoma. Studi Imunofloresens telah menunjukkan bahwa sel-sel C mengandung hormon peptida calcitonin. Skrining genetik untuk mutasi germline RET proto-onkogen pada kromosom 10 sekarang mengidentifikasi individu Multiple Endocrin Neoplasia (MEN} IIA dan IIB serta orang yang tertular MCT secara genetik. Sekitar 75% anak dengan MCT dan MEN adalah anak perempuan. pheochromocytoma. dan sulit untuk dibedakan dengan adenoma folikular. FNAB dikaitkan dengan diagnosis false-negative pada 10% kasus. tapi dalam situasi ini skrining tidak berguna. yang dapat diuji dari serum dan jaringan tiroid pasien dengan MCT. habitus marfanoid. Selanjutnya. MCT tampaknya sangat agresif pada anak dengan MEN tipe IIB. Dari kasus sporadis MCT.Karsinoma Folikuler Karsinoma folikuler jarang terjadi. Hal ini juga menyingkirkan pengadaan tes provokatif tahunan bagi anggota keluarga yang tidak terkena penyakit. dan fenotip ganglioneuroma. dan 30% sampai 40% dari pasien memiliki penyakit metastase ke paru-paru dan tulang.

. Identifikasi akurat untuk individu yang terkena perlu untuk dilakukan sebelum hyperplasia sel C dapat berkembang menjadi MCT dengan risiko penyebaran. Berbeda dengan anak-anak dengan MEN II dan MCT genetik. terlepas dari luasnya reseksi bedah. kemungkinan besar penyembuhan tidak dapat dilakukan dan memiliki prognosis yang buruk. Hiperplasia paratiroid dapat terjadi dalam hubungan dengan anggota keluarga dengan MCT dan MEN II. dan setelah stimulasi dengan pentagastrin dan kalsium. tiroidektomi total dianjurkan untuk mengevaluasi untuk hiperplasia sel C atau MCT multicentric di lobus bagian kontralateral. yang selalu mendahului pengembangan MCT dalam sindrom genetik. Jika KGB lateral yang terlibat. Dengan pengujian genetik saat ini. jarang terjadi. Pernyataan konsensus dari sebuah grup internasional mengenai sindrom MEN merekomendasikan dilakukannya tiroidektomi pada 6 bulan pertama kehidupan bayi dengan MEN IIB dan sebelum usia 5 tahun untuk-anak-anak dengan MEN IIA. untuk mempertahankan sirkulasi darah ke kelenjar paratiroid. anggota keluarga sekarang harus dievaluasi untuk kemungkinan adanya mutasi RET. biasanya terdapat metastasis. namun. dan prognosisnya kurang baik. MCT selalu bilateral dan multicentric. evaluasi lebih lanjut pada anggota keluarga lainnya tidak perlu untuk dilakukan. laporan lebih baru menunjukkan sedikit perbaikan pada angka kelangsungan hidup. Ketika nodul tiroid yang dapat teraba telah diidentifikasi dalam anggota keluarga dengan MEN. Jika tumor tersebut hanya terbatas pada tiroid dan KGB kompartemen tengah. Meskipun demikian. Metastasis menyebar ke kelenjar KGB servikal. Reseksi KGB di kompartemen tengah dianjurkan. Prognosis anak dengan MCT tergantung pada sejauh mana penyakit menyebar pada saat akan dilakukan operasi awal. dan mediastinum superior biasanya terjadi lebih awal.untuk terkena MCT di masa lalu dievaluasi setiap tahun. penyembuhan dapat dilakukan jika pengujian stimulasi kalsitonin pasca operasi adalah negatif. kompartemen pusat. anak-anak dengan MCT sporadis biasanya hanya melibatkan satu lobus kelenjar. Mortalitas keseluruhan dari MCT adalah sekitar 50% dalam jangka waktu 10 tahun dengan terapi lanjutan. timbul di daerah-daerah hiperplasia sel C. dimulai pada usia prasekolah. yang keduanya melibatkan unsur genetik. dan penyembuhan. Nodul dari timus yang ektopik dapat timbul berdekatan dengan kelenjar tiroid pasien MCT. Dengan tidak adanya hiperplasia sel C. Tiroidektomi Total dianjurkan untuk semua anak dengan MCT karena setiap residu jaringan tiroid beresiko tinggi untuk menyebabkan rekurensi neoplasma.