Anda di halaman 1dari 56

Oleh

:
Ade Riza Afthoni (08711061)
Qonitatun Nahdliyyah(08711075)
Farid Bambang Utama(08711141)

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa

04/18/15

1

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa

04/18/15

2

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa

04/18/15

3

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa

04/18/15

4

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa

04/18/15

5

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 6 .

KELUA RGA STATUS PERKAW INAN KET. KESEHAT AN 1 Muhisya m 70 tahun SD Buruh tani Kk Menika h Sehat 2 Parni 65 tahun SD Pembuat tempe Istri Menika h Sehat 3 Ahmad 32 tahun SMP Buruh pabrik Anak Belum menika h Sehat 4 Wahyudi 24 tahun SD (Kelas 5) Tidak bekerja Belum menika h Sakit 04/18/15 Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa Anak 7 . PEKERJAAN HUB.PROFIL KELUARGA NO NAMA UMUR PEND.

000. Selain itu keluarga juga mempunya 1 buah setrika listrik. AC.000.Ekonomi keluarga 1 2 Rumah (permanen. dll) yang berupa 1 buah TV 14 inchi yang digunakan untuk memperoleh informasi dan sebagai sarana hiburan keluarga.00 Kakak : Rp 350. Keluarga sudah memiliki barang mewah Setrika Listrik. 3 Daya Listrik 4 Lain-lain Penghasilan keluarga perbulan Pengeluaran keluarga perbulan 04/18/15 450 Watt Penghasilan keluarga berasal dari ayah.00 Sehingga total penghasilan adalah Rp 950.000. dan kakak dengan penghasilan masingmasing: Ayah : Rp 300.semi darurat .00 perbulan Pengeluaran keluarga sebesar 950rb/bulan Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 8 .00 Ibu : Rp 300.templan) Rumah yang ditinggali adalah rumah permanen yang terletak di perkampungan di dusun Sabrangkali. desa Brongkeng Barang mewah (TV. Kulkas. ibu. Video.000.

3 Pelayanan pengobatan Puskesmas Ngluwar 4 Jaminan kesehatan Belum memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah.1 Perilaku Kesehatan Keluarga Tidak Pelayanan promotif dan preventif bayi dan balita terdapat anggota kelurga yang masih balita sehingga pelayanan tidak dilakukan promotif dan preventif bayi dan balita 2 Pembinaan kesehatan anggota keluarga lainnya Anggota keluarga mendapatkan pembinaan kesehatan di Puskesmas Ngluwar. 04/18/15 Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 9 .

Usia lanjut 04/18/15 Konsumsi makanan untuk usia lanjut sama dengan dewasa yaitu berupa makanan pokok (nasi).Pola makan keluarga Bayi Tidak terdapat anggota keluarga yang masih bayi Balita Tidak terdapat anggota keluarga yang masih bayi Anak Tidak terdapat anggota keluarga yang masih anakanak Dewasa Makanan sehari-hari keluarga yang berusia dewasa berupa makanan pokok (nasi). ikan). tahu. dan sayuran. lauk pauk. lauk pauk (tempe. dan sayuran Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 10 . telur.

Selain itu ibu mengikuti pengajian tiap minggu di Watucongol.Ayah bekerja di sawah dekat rumah -Ibu membuat tempe -Anak (ahmad) buruh pabrik -Anak (wahyudi di rumah membantu membuat tempe) kadang bermain besama anak kecil di sekitar misal main kelereng dan memancing dan mengisi waktu luang biasanya menonton tv) 2 Aktivitas mental Aktivitas mental yang dilakukan oleh keluarga seperti shalat lima waktu.Aktivitas keluarga / pengisian waktu luang 1 Aktivitas Fisik . Muntilan 04/18/15 Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 11 .

Sawah terletak di dekat rumah dan berdampingan dengan sawah-sawah milik warga yang lain.limbah dan jamban .Limbah dan Jamban: Air limbah dialirkan melalui selokan. 2 Sosial tempat kerja Ayah (KK) bekerja di sawah milik orang lain yang beliau garap. Rumah terletak menghadap jalan kecil yang dilewati warga untuk menuju ke jalan utama. terdapat jamban jongkok dalam kamar mandi yang digunakan oleh seluruh anggota keluarga . 04/18/15 Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 12 . Cahaya yang masuk ke rumah dirasakan cukup. Lingkungan sekitar rumah kurang bersih. hubungan dengan tetangga baik.ventilasi dan cahaya . .Sumber air bersih: Jenis air yang digunakan untuk minum dan keperluan lainnya diperoleh dari air sumur.luas bangunan . . 3 Fisik rumah asal .Ventilasi dan cahaya: Terdapat jendela dengan ventilasi di atas jendela.sumber air bersih -Luas bangunan 10x6 m2 dengan lantai masih beralaskan semen dan tembok belum tercat.Lingkungan 1 Sosial rumah asal Lingkungan rumah berada di kawasan desa yang penduduknya cukup padat. Rumah memiliki satu buah kamar mandi.Tempat bermain: Karena letak rumah yang menghadap ke jalanan dan tidak terdapatnya halaman yang cukup luas sehingga tempat yang digunakan untuk bermain tidak ada .tempat bermain .

     Istri pernah dirawat di RS karena sakit demam berdarah Anak pertama meninggal karena demam saat berusia 1 tahun Anak kedua meninggal karena sakit Saat berusia 9 bulan Anak keempat meninggal karena kejang saat berusia 11 tahun Anak kelima mengalami retardasi mental Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 13 .

No 1 Daftar permasalahan keluarga Jenis permasalaha n Ekonomi Waktu terjadinya Sekarang Rencana penatalaksanaan Sasaran Melakukan penghematan Seluruh pengeluaran bulanan serta anggota menyisihkan penghasilan keluarga untuk perawatan kesehatan anggota keluarga 2 3 Pelayanan Kesehatan Kesehatan Sekarang Sekarang Karena kesukitan ekonomi maka akan berdampak pada pelayanan kesehatan maka harus mengusahakan jaminan kesehatan agar mendapat keringanan saat berobat Seluruh Berobat ke Puskesmas sebagai Seluruh tempat pelayanan kesehatan anggota dan berkonsultasi mengenai keluarga anggota keluarga penyakit yang diderita atau 04/18/15 bila Presentasi PPK Blokfasilitas Kesehatan kurang Jiwa memadai 14 .

 Keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah sehingga kurang dalam pengobatan anggota keluarga yang sakit khususnya anak dengan retardasi mental. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 15 .

informasi. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 16 . Memberikan motivasi pada pasien dan keluarga untuk sabar dan berusaha. Memberikan saran kepada keluarga untuk mengajukan bantuan kepada pemerintah setempat untuk mendapatkan jaminan kesehatan orang miskin sehingga meringankan beban keluarga mendapat pelayanan kesehatan.   Memberikan edukasi. dan anjuran yang mampu menumbuhkan kesadaran pasien dan keluarga akan pentingnya kesehatan fisik dan mental.

Selain itu dukungan dan peran serta dari pemerintah penyedia pelayanan kesehatan juga sangat diperlukan Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 17 .  Kesulitan ekonomi dan kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan dapat teratasi bila seluruh anggota keluarga bekerja sama dan saling mendukung.

laki Agama : islam Suku bangsa : jawa Pendidikan : SD (kelas5) Pekerjaan : belum bekerja Status perkawinan : belum menikah Waktu kunjungan awal : 2 november 2010 Alamat : sabrangkali. blongkeng Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 18 .          Nama : wahyudi Umur : 24 tahun Jenis kelamin : laki.

 Keluhan utama : sifat seperti anak kecil tidak seperti seusianya Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 19 .

dan mengerti apa yang dikatakan dan menjawab meskipun sedikit. makan sendiri. mandi. Walaupun sudah berusia 24 tahun tetapi pasien masih bersikap seperti anak kecil. Pasien dapat ganti baju. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 20 . Dalam kesehariannya pasien suka bermain dengan anak-anak yang usianya jauh di bawahnya dan tidak mau bermain dengan orang seusianya. Gaya berbicara pasien juga masih seperti anak kecil.

Perkembangan masa balita termasuk lambat seperti berjalan baru sekitar umur 20 bulan. Setelah lahir pasien hanya disusui ASI oleh ibunya selama 2 bulan karena ibunya sakit dan harus dirawat di RS. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 21 . Usia ibu saat melahirkan 41 tahun. Pasien lahir dengan berat badan lahir rendah yaitu sekitar 1800 gram di dukun beranak. Pasien lahir pada usia kesembilan bulan dari kehamilan yang dikehendaki. Saat masa kehamilan ibu tidak pernah memeriksakan dirinya ke dokter karena tidak ada biaya.

ia agak lambat dalam mengikuti pelajaran di sekolahnya. Menurut gurunya. Pasien masuk SD saat berusia 7 tahun. tetapi karena kemampuan intelektualnya rendah ia masih saja duduk di kelas empat SD. Pasien berhenti sekolah saat pasien tidak naik kelas di kelas V SD. Pasien dari kelas satu sampai kelas tiga SD untuk masing-masing tingkat ditempuh dua tahun. Pada saat pasien berusia 12 tahun yang seharusnya ia sudah kelas enam SD bersama temanteman sebayanya. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 22 .

  Riwayat kejang (-) Riwayat trauma kepala (-) Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 23 .

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 24 . Riwayat penyakit keluarga : Tidak terdapat riwayat penyakit serupa dengan pasien.

          Tb :160 cm Bb : 65 kg Nadi : 86 kali/menit Nafas : 21 kali/menit Suhu : 36. konjungtiva anemis (-) Mulut : Lidah tidak kotor Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 25 .5 derajat celsius Tekanan darah : 120/70 mmhg Keadaan umum : baik Status gizi : cukup Mata : Sclera ikterik (-).

deviasi (-). reguler. ketinggalan gerak (-) : P : fokal fremitus kanan = kiri P : sonor lapang paru kanan dan kiri A : vesikuler. JVP normal  Jantung : I : dinding dada simetris. wheezing (-) Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 26 . struma (-). bising (-)  Paru trachea : I : simetris. ketinggalan gerak(-) retraksi (-) P : ictus cordis teraba P : tidak ada pembesaran A : S1/S2 tunggal. ronkhi (-). THT :-  Leher : Pembesaran limfonodi leher (-).

edema (-) pola makan dan minum: pasien makan 3-4 kali sehari. dengan makanan pokok (nasi). jejas (-) A : bising usus normal. edema (-) inferior : hangat . Abdomen : I : dinding perut simetris dengan dinding dada. pembesaran hepar dan lien (-) P : nyeri tekan (-).nonton tv. nyeri lepas tekan (-) ekstremitas : Superior: hangat.main kelereng dan memancing dengan anak usianya di bawahnya Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 27 . striae (-). edema (-). lauk (tempe tahu ikan) serta sayuran dan minuman yang cukup Aktivitas mental dan fisik : membantu buat tempe. bising aorta (-) P : timpani.

 Retardasi mental ringan  Terdiagnosis kelas V SD s. sekarang  Melakukan tes IQ untuk mengetahui tingkat intelektual dan memastikan diagnosis. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 28 .d.  Melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui etiologinya.

 Pasien tidak bekerja  Sekarang  Mengembangkan keahlian (skill) yang sudah dimilikinya seperti memancing dan membuat tempe agar dapat mencari nafkah kelak. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 29 .

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 30 . Dukungan Keluarga  Sekarang  Memberikan pengertian pada orang tua bahwa tidak salah mereka memiliki anak retardasi mental.  Memberitahu orang tua bahwa pasien masih dapat dididik dan dilatih sehingga dangat membutuhkan dorongan dan dukungan dari seluruh anggota keluarga. tetapi yang salah adalah jika mereka tidak mau memperbaiki keadaan anaknya.

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 31 .  Orang tua membantu pasien untuk mengembangkan skill (keahlian) yang sudah dimiliki. Orang tua memberi pengertian kepada pasien mengenai perilaku yang baik dan yang tidak baik agar pasien tidak melakukan tindakan yang membahayakan dirinya maupun orang lain.

  Aksis V : GAF 70-61= beberapa gejala ringan & menetap.  Masalah akses ke pelayanan kesehatan.  Masalah ekonomi. disabilitas ringan dalam fungsi.  Masalah berkaitan dengan lingkungan social. secara umum masih baik Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 32 .    Aksis Aksis Aksis Aksis I II III IV : R 69 (Diagnosis aksis I tertunda) : F 70 (Retardasi mental ringan) : tidak ada (none) : Masalah dengan “primary support group”.  Masalah pekerjaan.

Masalah dengan ‘primary support group’ (keluarga). Keluarga terutama orang tua belum memberikan dukungan sepenuhnya untuk memperbaiki keterbatasan yang dimiliki oleh anaknya karena kurangnya pengetahuan mengenai penyakit yang diderita oleh pasien.  Masalah berkaitan dengan lingkungan social. Pergaulan pasien dengan anak-anak yang jauh di bawah umurnya menyebabkan terkadang pasien mendapat ejekan dari orang lain sebayanya.     Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 33 .

 Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 34 .  Masalah akses ke pelayanan kesehatan. Kondisi keuangan yang kurang menjadikan akses ke pelayanan kesehatan untuk berobat atau sekedar berkonsultasi menjadi terhambat. Tingkat ekonomi keluarga tergolong menengah ke bawah sehingga masalah keuangan menjadi kendala penatalaksanaan keterbelakangan mental yang diderita pasien.Masalah ekonomi.

 Pasien dapat melaksanakan fungsinya secara maksimal dengan dukungan dari keluarga dan bimbingan untuk melakukan pekerjaannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 35 .

Selain itu pasien tidak pernah melakukan konseling. Puskesmas tidak memberikan pengobatan medikamentosa kepada pasien. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 36 .

Orang tua diberitahu untuk memberi pengertian pada pasien mengenai rencana masa depannya sehubungan usia pasien yang sudah dewasa dan kemungkinan adanya keinginan pasien untuk mendapatkan pasangan hidup.  Orang tua diberikan pemahaman untuk terus membantu dan mendukung pasien agar dapat mengembangkan skill (keahlian) pasien supaya kelak dapat digunakan untuk mencari nafkah. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 37 .

 Timbul sebelum usia 18 tahun.  Terdapat kekurangan atau hendaya dalam perilaku adaptif yang dipertimbangkan menurut umur dan budaya. IQ 70 atau lebih rendah. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 38 .

1. Retardasi Mental Ringan (IQ 50-70. Retardasi Mental Berat (IQ 20-35) 4. mampu dididik) 2. Retardasi Mental Sedang (IQ 35-50. Retardasi Mental Sangat Berat (IQ di bawah 20) Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 39 . mampu dilatih) 3.

d. kemampuan intelektualnya bisa s. Diagnosis dibuat setelah anak beberapa kali tidak naik kelas. bisa dilatih keterampilan tertentu sbg bekal hidupnya kelak dan mampu mandiri seperti orang dewasa yang normal. kls 4-6 SD. Kurang mampu menghadapi stress sehingga tetap membutuhkan bimbingan dari keluarganya.    Terbanyak dari retardasi mental. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 40 . Mampu didik:dapat diajar baca tulis.

pertanian. kurang mampu menghadapi stress dan kurang mandiri sehingga perlu bimbingan dan pengawasan. hanya dapat sampai kelas dua SD saja. dll.      12% dari seluruh penderita retardasi mental. Apabila bekerja nanti mereka ini perlu pengawasan. Mampu dilatih tetapi tidak mampu didik. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 41 . Perlu dilatih mengurus diri sendiri. misalnya pertukangan. Tapi dapat dilatih menguasai suatu keterampilan tertentu.

Mereka dapat dilatih hygiene dasar saja dan kemampuan berbicara yang sederhana tidak dapat dilatih keterampilan kerja.     7% dari seluruh penderita retardasi mental Diagnosis mudah ditegakkan dini krn adanya gejala fisik yg menyertai. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 42 . keluhan orang tua dimana sejak awal sudah ada keterlambatan perkembangan motorik & bahasa. dan memerlukan pengawasan dan bimbingan sepanjang hidupnya. Kelompok ini termasuk tipe klinik.

Mereka ini seluruh hidupnya tergantung orang disekitarnya Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 43 .     sekitar 1% tipe klinik Diagnosis dini mudah dibuat karena gejala baik mental dan fisik sangat jelas. Kemampuan berbahasanya sangat minimal.

 Tujuan penatalaksanaan:  mengembangkan potensi anak semaksimal mungkin.  Sedini mungkin diberikan pendidikan dan pelatihan khusus. yang meliputi pendidikan dan pelatihan kemampuan sosial untuk membantu anak berfungsi senormal mungkin Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 44 .

   Pencarian bakat dan minat juga perlu digali dan dikenali agar anak dapat diarahkan pada latihan dan keterampilan yang dapat menunjang kehidupan mereka selanjutnya. Terapi perilaku berguna untuk membentuk tingkah laku sosial. mengontrol perilaku agresif atau tingkah laku yang merusak Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 45 . baik intervensi pribadi atau kombinasi. Banyak cara dan variasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan adaptasi pada penderita retardasi mental.

0. Obat-obat yang sering digunakan dalam bidang retardasi mental adalah terutama untuk menekan gejala-gejala hiperaktivitas.  Obat-obatan digunakan apabila disertai dengan gejala hiperaktivitas (selalu bergerak.2 .5 mg/kg/hari. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 46 . misalnya :  Imipramin dosis 1. konsentrasi kurang dan perhatian mudah dibelokkan). Haloperidol. Nobrium.  Valium.  Amphetamin dosis 0.4 mg/kg/hari.

 Terapi perilaku  untuk membentuk dan meningkatkan perilaku sosial untuk mengendalikan dan menekan perilaku agresif dan destruktif pasien.  Dorongan positif untuk perilaku yang diharapkan dan memulai hukuman (seperti mencabut hak istimewa) untuk perilaku yang tidak diinginkan Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 47 .

status sosial ekonomi.  Diantaranya karena faktor-faktor yang berkaitan dengan kemampuan keluarga dalam menghadapi masalah perkawinan. self-esteem (harga diri) orang tua. dukungan dari anggota keluarga dan tersedianya program-program dan pelayanan masyarakat. usia orang tua. Pendidikan keluarga  banyak keluarga yang dapat beradaptasi dengan baik ketika memiliki anak yang menderita retardasi mental. banyaknya saudara kandung. tetapi ada pula yang tidak. harapan orang tua & penerimaan diagnosis. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 48 . tingkat kesulitan.

Orang tua disarankan untuk menjalani konsultasi dengan tujuan mengatasi rasa bersalah. agar keluarga dapat tetap menjaga rasa percaya diri dan mempunyai harapan-harapan yang realistik tentang penderita. Perlu penerimaan orang tua mengenai taraf kemampuan yang dapat dicapai anak.  Salah satu bagian yang tidak kalah pentingnya adalah pendidikan bagi keluarga penderita retardasi mental. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 49 . penyangkalan dan perasaan marah terhadap anak. perasaan tidak berdaya.

 Selain itu orang tua dapat berbagi informasi mengenai penyebab. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 50 . pengobatan dan perawatan penderita baik dengan ahli maupun dengan orang tua lain.

informasi tambahan harus diberikan kepada orang tua. kebutuhan-kebutuhan anak dan keluarga berubah setiap waktu. dan tujuan harus ditetapkan kembali. Seiring perkembangan anak. Evaluasi Secara Berkala  Walaupun retardasi mental adalah suatu gangguan statis. serta program perlu diatur. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 51 .

Dilihat dari kondisi keluarga kemungkinan faktor ekonomi dan deprivasi dapat menjadi penyebabnya. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 52 .  Keberhasilan dalam penatalaksanaan penyakit sangat bergantung pada motivasi dan dukungan dari seluruh anggota keluarga supaya keadaan pasien menjadi lebih baik. Diagnosis pasien adalah Retardasi mental ringan  Penyebabnya belum dapat dipastikan karena belum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 Mahasiswa  Lebih memahami dan aktif dalam menganalisa permasalahan kesehatan baik pada keluarga maupun lingkungannya.  Lebih menggali dalam komunikasi dengan pasien. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 53 .  Lebih menggali dalam komunikasi dengan orang tua pasien untuk menindak lanjuti suatu penyakit yang dialami oleh keluarga tersebut.

 Puskesmas  Diharapkan dapat lebih sering melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui penyuluhan-penyuluhan dalam usaha promotif dan preventif kesehatan masyarakat termasuk penyakit kejiwaan yang biasanya kurang mendapat perhatian. Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 54 .

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 55 . sehingga mengurangi beban pikiran.  Berusaha untuk lebih memahami penyakit yang dideritanya. Pasien dan Orang tua  Membicarakan masalahnya kepada orang terdekat atau orang yang dipercaya.  Tetap rajin mengontrol dan berkonsultasi ke pelayanan kesehatan masyarakat terdekat.

Presentasi PPK Blok Kesehatan Jiwa 04/18/15 56 .