Anda di halaman 1dari 25

LAMPIRAN

Lampiran 1. Prosedur Analisa


1. Prosedur pembuatan media Potato Dextrose Agar
a. Disiapkan bubuk potato dextrose agar
b. Ditimbang sebanyak 0,39 gram
c. Dimasukkan ke dalam tabung rekasi
d. Ditambahkan akuades sebanyak 10 mL
e. Dilakukan pengadukan
f. Disterilisasi 1210C selama 15 menit
g. Potato Dextrose Agar 10 mL
2. Prosedur pembuatan media Pepton Glucose Yeast Extract Agar
a. Disiapkan bubuk pepton, glukosa, ekstrak yeast dan agar
b. Ditimbang sebanyak 0,1 gram pepton, 0,2 gram glukosa, 0,05 gram
c.
d.
e.
f.
g.

ekstrak yeast, 0,15 gram agar


Dimasukkan ke dalam tabung rekasi
Ditambahkan akuades sebanyak 10 mL
Dilakukan pengadukan
Disterilisasi 1210C selama 15 menit
Pepton Glucose Yeast Extract Agar 10 mL

3. Prosedur Analisa Total Khamir ( Modifikasi Fleming et al., 2001)


a. Sampel cair diambil 1 mL, dimasukkan dalam tabung reaksi yang
berisi 9 mL larutan pepton steril (pengenceran 10-1).
b. Diambil 1 mL larutan dari pengenceran 10-1, dimasukkan dalam
tabung reaksi yang berisi 9 mL larutan pepton steril (pengenceran 102

), begitu seterusnya sampai pengenceran tertentu.


c. Diambil masing masing 1 mL dari 3 pengenceran terakhir dab
dituang dalam cawan petri steril, lalu dituangi media PGYA steril
(hangat) sampai dasar cawan tertutup media.
d. Setelah media memadat, diinkubasi pada suhu 30oC selama 48 jam.
e. Catat pertumbuhan koloni pada setiap cawan yang mengandung
f.

koloni 30 300.
Hitung angka TPC dalam 1 ml dengan mengalikan jumlah koloni ratarata dengan faktor pengenceran yang digunakan dengan satuan
cfu/ml atau koloni/ml.

4. Prosedur Analisa Kadar Air (Oven Kering) (AOAC 1970, Rangana 1979)
a. Sampel berupa serbuk atau bahan yang telah dihaluskan ditimbang
sebanyak 1-2 gram dalam cawan petri yang telah diketahui beratnya.

60

b. Sampel dikeringkan dalam oven 1000C 1050C selama 3-5 jam


tergantung bahannya.
c. Kemudian didinginkan dalam desikator.
d. Ditimbang.
e. Dimasukkan oven kembali selama 30 menit, didinginkan dalam
f.

desikator dan ditimbang.


Perlakuan diulang sampai berat konstan ( selisih penimbangan

berturut-turut kurang dari 0,2 mg).


g. Dihitung kadar air bahan dengan persamaan :
% Air =

( Berat sampel awalBerat sampel akhir)


x 100
Berat sampel awal

5. Prosedur Analisa Intensitas Pigmen Merah (Kasim, 2005b)


a. Serbuk angkak ditimbang 0,05 gram.
b. Dimasukkan ke dalam tabung reaksi
c. Ditambah 10 mL metanol.
d. Digoyang dalam shaker 120 rpm selama 24 jam.
e. Disaring dengan kertas saring.
f. Diambil filtratnya.
g. Diukur absorbansi dengan spektrofotometer pada 500 nm.
h. Dicatat hasil pembacaan.
6. Prosedur Pembuatan Kurva Standar Lovastatin (Laksmanan dan Radha,
2012)
a. 5 tablet cholvastin (masing-masing mengandung 20 mg lovastatin)
b.
c.
d.
e.
f.
g.

dihancurkan dengan mortar.


Ditambahkan 100 mL asetonitril.
Digoyang dengan shaker 120 rpm selama 30 menit.
Disaring dengan kertas saring.
Diambil filtratnya.
Dikonsentrasikan dengan gas nitrogen.
Ditambah 10 mL etanol dan akuades sampai volume mencapai 100

mL.
h. Diencerkan sampai diperoleh larutan lovastatin 10 mg/100mL,
20mg/100mL, 40 mg/100mL, 60 mg/100mL, 80 mg/100mL, dan
i.
j.

100mg/100mL.
Diukur absorbansi dengan spektrofotometer dengan 237 nm.
Dibuat kurva standar lovastatin dengan sumbu x = konsentrasi larutan

lovastatin dan y = absorbansi.


k. Dihitung persamaan regresi dan R2.

Konsentrasi Lovastatin (mg/100 ml)

Absorbansi

10

0,322

20

0,708

40

1,24

61

Absorbansi ( 237 nm)

60

2,151

80

2,592

100

3,405

4
3.5
3
2.5
2
1.5
1
0.5
0

R ==0.99
f(x)
0.63x - 0.46

Konsentrasi Lovastatin

K
urva Standar Lovastatin

7. Prosedur Analisa Lovastatin (Danuri, 2008)


a. Serbuk angkak ditimbang 1 mg.
b. Ditambah 9 mL etanol 75% dan divortex.
c. Disentrifuse dengan kecepatan 9520 rpm selama 15 menit.
d. Pelet yang diperoleh ditambah 9 mL etanol 75%.
e. Disentrifuse dengan kecepatan 9520 rpm selama 15 menit.
f. Supernatan hasil 2x sentifugasi dicampur.
g. Diukur absorbansinya pada 237 nm.
h. Hasil pembacaan dicatat.
i. Dikalibrasikan dengan kurva standar lovastatin.
8. Prosedur Analisa Warna dengan Color Reader (Yuwono dan Susanto,
1998)

62

a.
b.
c.
d.

Sampel disiapkan.
Color reader dihidupkan.
Target pembacaan L* a* b* ditentukan
Hasil pembacaan dicatat.

9. Uji Kelarutan Pigmen Angkak dalam Air (Modifikasi Jenie dkk, 1997b)
a. 4 tabung reaksi diisi dengan 10 mL air dan masing - masing
dipanaskan pada suhu 250C, 600C, 800C dan 1000C.
b. Masing masing tabung reaksi ditambahkan serbuk angkak 60 mg
dan divortex selama 30 detik.
c. Larutan disaring dan filtrat yang diperoleh diukur absorbansinya
dengan spektrofotometer dengan 500 nm.
d. Hasil pembacaan spektrofotometer dicatat.
10. Uji Stabilitas Pigmen Angkak terhadap Suhu (Modifikasi Jenie dkk,
1997b)
a. Serbuk angkak sebanyak 600 mg dilarutkan dalam 100 mL air dan
kemudian larutan disaring.
b. Larutan dipindahkan ke 4 tabung reaksi masing - masing berisi 10 mL
larutan.
c. Tiap larutan dalam tabung reaksi dipanaskan dalam oven bersuhu
250C, 700C, 1210C, 1800C selama 1 jam.
d. Diukur absorbansinya pada 500

nm

dan

dicatat

hasil

pembacaannya.
e. Dihitung % ketahanannya dengan persamaan :

ketahanan=

Absorbansi akhir
x 100
Absorbansi awal

11. Uji Stabilitas Pigmen Angkak terhadap pH (Modifikasi Jenie dkk, 1997b)
a. Serbuk angkak sebanyak 600 mg dilarutkan dalam 100 mL air dan
kemudian larutan disaring.
b. Larutan dipindahkan ke 2 tabung reaksi masing - masing berisi 1 mL
larutan.
c. Ditambahkan 9 mL buffer Na-sitrat pH 3 pada 1 tabung dan 9 mL
buffer Na-fosfat pH 7 pada tabung lainnya dan divortex.
d. Diinkubasi pada suhu kamar selama 12 jam.
e. Dilakukan pengukuran absorbansi pada 500 nm setiap interval 4
jam.
f.

Dihitung % ketahanannya dengan persamaan :

ketahanan=

Absorbansi jam ke x
x 100
Absorbansi jam ke 0

63

Lampiran 2. Pemilihan Perlakuan Terbaik (Zeleny, 1992)


Untuk menentukan kombinasi perlakuan terbaik digunakan metode multiple
attribute dengan prosedur pembobotan sebagai berikut:
1. Menentukan nilai ideal pada masing masing parameter
Nilai ideal adalah nilai yang sesuai dengan pengharapan yaitu nilai maksimal
atau minimal dari suatu parameter. Untuk parameter dengan rerata semakin
tinggi semakin baik, maka nilai terendah sebagai nilai terjelek dan nilai tertinggi
sebagai nilai terbaik. Berikut merupakan nilai ideal parameter pada penelitian ini.
Parameter
Kadar Air
Intensitas Pigmen
Kadar Lovastatin
Derajat Kecerahan
Derajat Kemerahan

Asumsi nilai ideal


Terendah
Tertinggi
Tertinggi
Terendah
Tertinggi

2. Menghitung derajat kerapatan (dk)


Derajat kerapatan dihitung berdasarkan nilai ideal dari masingmasing
parameter.
Bila nilai ideal minimal, maka:
dk = nilai kenyataan yang mendekati ideal
nilai ideal dari masing - masing alternatif
Bila nilai ideal maksimal, maka:
dk = nilai ideal dari masing - masing alternatif
nilai kenyataan yang mendekati ideal
3. Menghitung jarak kerapatan (Lp)
Dengan asumsi bahwa semua parameter penting, jarak kerapatan () dihitung
berdasarkan jumlah parameter pada masingmasing perlakuan.
= 1 / parameter
L1 = 1 ( x dk)
L2 = (2 x (1-dk)2)

64

L = nilai maks ( x (1 dk))


4. Perlakuan terbaik dipilih dari perlakuan yang mempunyai nilai L1, L2,
dan L minimal.

65

Lampiran 3. Data Analisa Intensitas Pigmen Merah


Tabel Data
Konsentrasi
S. cerevisiae
H1P1
H1P2
H1P3
H2P1
H2P2
H2P3
R
G

Intesitas Pigmen Merah


Ulangan Ulangan Ulangan
1
2
3
4,788
4,844
4,944
5,312
5,592
5,480
4,188
4,182
4,170
3,942
3,888
3,912
4,500
4,572
4,386
3,786
3,846
3,738
26,52
26,92
26,63

Total

Rerata

14,58
16,38
12,54
11,74
13,46
11,37

4,859
5,461
4,180
3,914
4,486
3,790

80,07

Analisa Keragaman
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable:Intensitas Pigmen
Source

Type III Sum of


Squares

Ulangan

df

Mean Square

Sig.

,015

,007

1,181

,346

Waktu_Penambahan

2,668

2,668

426,742

,000

Konsentrasi_Penambahan

2,967

1,483

237,278

,000

,326

,163

26,040

,000

Error

,063

10

,006

Total

362,216

18

Waktu_Penambahan *
Konsentrasi_Penambahan

a. R Squared = ,990 (Adjusted R Squared = ,982)


b. sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

66

Uji Duncan Akibat Interaksi Waktu dan Konsentrasi Penambahan S. cerevisiae


Intensitas Pigmen

Perlakuan
Konsentrasi
Waktu
Penambahan
Penambahan
(cfu/mL)
Hari keHari keHari keHari keHari keHari ke-

Subset

12

106

3,79000

12

3,91400

8
12
8
8

10
10
10
10
10

Sig.

4,18000
4,48600
4,85867
5,46133
,084

1,000

1,000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.


Based on observed means.
The error term is Mean Square(Error) = ,006.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
b. Alpha = 0,05.
c. nilai pada kolom yang berbeda menunjukkan notasi yang berbeda

67

1,000

1,000

Lampiran 4. Data Analisa Kadar Lovastatin


Tabel Data
Konsentrasi
S. cerevisiae
H1P1
H1P2
H1P3
H2P1
H2P2
H2P3
R
G

Kadar Lovastatin
Ulangan Ulangan Ulangan
1
2
3
12,510
12,701
12,892
13,688
13,832
13,975
12,319
12,271
12,255
11,841
12,016
12,080
12,335
12,446
12,398
11,538
11,459
11,523
74,23
74,73
75,12

Total

Rerata
12,701
13,832
12,282
11,979
12,393
11,507

38,10
41,50
36,85
35,94
37,18
34,52
224,08

Analisa Keragaman
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable:Kadar Lovastatin
Source

Type III Sum of


Squares

Ulangan

df

Mean Square

Sig.

,067

,033

3,692

,063

Waktu_Penambahan

4,309

4,309

478,060

,000

Konsentrasi_Penambahan

4,558

2,279

252,860

,000

,478

,239

26,540

,000

Error

,090

10

,009

Total

2799,025

18

Waktu_Penambahan *
Konsentrasi_Penambahan

a. R Squared = ,991 (Adjusted R Squared = ,984)


b. sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

68

Uji Duncan Akibat Interaksi Waktu dan Konsentrasi Penambahan S. cerevisiae


Kadar Lovastatin

Perlakuan
Waktu
Konsentrasi
Penambahan Penambahan
(cfu/mL)
Hari keHari keHari keHari keHari keHari ke-

12
12
8
12
8
8

Subset

12,28167

12,39300

10
10
10
10
10
10

Sig.

11,50667
11,97900

12,70100
13,83167
1,000

1,000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.


Based on observed means.
The error term is Mean Square(Error) = ,009.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
b. Alpha = 0,05.
c. nilai pada kolom yang berbeda menunjukkan notasi yang berbeda

69

,181

1,000

1,000

Lampiran 5. Data Analisa Derajat Kemerahan (a*)


Tabel Data
Konsentrasi
S. cerevisiae
H1P1
H1P2
H1P3
H2P1
H2P2
H2P3
R
G

Ulangan
1
17,900
19,200
16,800
16,200
17,400
15,700
103,20

Nilai a*
Ulangan Ulangan
2
3
18,100
18,400
19,400
19,700
16,900
17,200
16,600
16,400
17,200
17,300
15,300
15,900
103,50
104,90

Total

Rerata

54,40
58,30
50,90
49,20
51,90
46,90

18,133
19,433
16,967
16,400
17,300
15,633

311,60

Analisa Keragaman
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable:Kemerahan (*a)
Source

Type III Sum of


Squares

Ulangan

df

Mean Square

Sig.

,274

,137

3,896

,056

Waktu_Penambahan

13,520

13,520

383,849

,000

Konsentrasi_Penambahan

12,831

6,416

182,145

,000

,480

,240

6,814

,014

Error

,352

10

,035

Total

5421,600

18

Waktu_Penambahan *
Konsentrasi_Penambahan

a. R Squared = ,987 (Adjusted R Squared = ,978)


b. sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

70

Uji Duncan Akibat Interaksi Waktu dan Konsentrasi Penambahan S. cerevisiae


Kemerahan (*a)

Perlakuan
Waktu
Konsentrasi
Penambahan Penambahan
(cfu/mL)
N
Hari keHari keHari keHari keHari keHari ke-

12
12
8
12
8
8

Subset

16,96667

17,30000

10
10
10
10
10
10

Sig.

15,63333
16,40000

18,13333
19,43333
1,000

1,000

,055

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.


Based on observed means.
The error term is Mean Square(Error) = ,035.
a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 3,000.
b. Alpha = 0,05.
c. nilai pada kolom yang berbeda menunjukkan notasi yang berbeda

71

1,000

1,000

Lampiran 6. Data Analisa Derajat Kecerahan (L*)


Tabel Data

H1P1
H1P2

Ulangan
1
39,800
39,200

Nilai L*
Ulangan
2
39,400
39,300

Ulangan
3
40,000
39,300

H1P3

40,900

40,700

42,100

H2P1

41,100

40,700

41,400

H2P2

39,700

40,600

40,100

H2P3
R

41,700
242,40

42,500
243,20

44,500
247,40

Konsentrasi
S. cerevisiae

Total

Rerata

119,20
117,80
123,7
0
123,2
0
120,4
0
128,7
0

39,733
39,267
41,233
41,067
40,133
42,900

733,0
0

Analisa Keragaman
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable:Kecerahan (L)
Source

Type III Sum of


Squares

df

Mean Square

Sig.

Ulangan

1,921

,961

2,325

,148

Waktu_Penambahan

8,134

8,134

19,684

,001

18,088

9,044

21,886

,000

,534

,267

,647

,544

Error

4,132

10

,413

Total

29841,490

18

Konsentrasi_Penambahan
Waktu_Penambahan *
Konsentrasi_Penambahan

a. R Squared = ,874 (Adjusted R Squared = ,786)


b. sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

72

Uji LSD Akibat Perlakuan Konsentrasi Penambahan

Multiple Comparisons
Kecerahan (L)
LSD
(I) Konsentrasi Penambahan S.

(J) Konsentrasi Penambahan S.

Mean Difference

cerevisiae (cfu/mL)

cerevisiae (cfu/mL)

(I-J)

104

105

Std. Error

Sig.

Lower Bound

Upper Bound

105

,6167

,37113

,128

-,2103

1,4436

-1,7500

,37113

,001

-2,5769

-,9231

104

-,6167

,37113

,128

-1,4436

,2103

,37113

,000

-3,1936

-1,5397

10

1,7500

,37113

,001

,9231

2,5769

105

2,3667*

,37113

,000

1,5397

3,1936

10

10

-2,3667

106

95% Confidence Interval

Based on observed means.


The error term is Mean Square(Error) = ,413.
*. The mean difference is significant at the 0,05 level.

73

Uji t Akibat Perlakuan Waktu Penambahan Saccharomyces cerevisiae


Independent Samples Test
Levene's Test for
Equality of Variances

t-test for Equality of Means


95% Confidence Interval

F
Kecerahan (L)

Equal variances assumed


Equal variances not assumed

,384

Sig.
,544

t
-2,297

df

Sig. (2-

Mean

Std. Error

tailed)

Difference

Difference

of the Difference
Lower

Upper

16

,035

-1,34444

,58542

-2,58548

-,10341

-2,297 14,222

,037

-1,34444

,58542

-2,59821

-,09068

Keterangan : 1. Pada uji Levenes sig. < 0,05 = data tidak homogen, sig. > 0,05 = data homogen
2. Pada uji t sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

74

Lampiran 7. Data Analisa Kadar Air


Tabel Data
Konsentrasi
S. cerevisiae
H1P1
H1P2
H1P3
H2P1
H2P2
H2P3
R
G

Ulangan
1
5,639
5,673
5,636
5,654
5,560
5,406
33,57

Kadar Air
Ulangan Ulangan
2
3
5,354
5,584
5,339
5,640
5,527
5,528
5,594
5,533
5,556
5,684
5,719
5,563
33,09
33,53

Total
16,58
16,65
16,69
16,78
16,80
16,69

Rerata
5,526
5,551
5,564
5,594
5,600
5,562

100,19

Analisa Keragaman
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable:Kadar Air
Source

Type III Sum of


Squares

df

Mean Square

Sig.

Ulangan

,024

,012

,721

,510

Waktu_Penambahan

,007

,007

,411

,536

Konsentrasi_Penambahan

,001

,000

,025

,976

Waktu_Penambahan *

,004

,002

,116

,892

Error

,164

10

,016

Total

557,857

18

Konsentrasi_Penambahan

a. R Squared = ,176 (Adjusted R Squared = -,401)


b. sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

75

Lampiran 8. Data Analisa Pemilihan Perlakuan Terbaik Metode Zeleny

Parameter
Intensitas Pigmen
Kadar Lovastatin
L*
a*
Kadar Air
DK pigmen
DK lovastatin
DK L*
DK a*
DK Kadar Air

L1
L2
Lmaks
Perlakuan terbaik

Analisa Pemilihan Perlakuan Terbaik Metode Zeleny


Alternatif
H1P1
H1P2
H1P3
H2P1
4,859
5,461
4,18
3,914
12,701
13,832
12,282
11,979
39,733
39,267
41,233
41,067
18,133
19,433
16,967
16,4
5,526
5,551
5,564
5,594
0,88976378
1
0,76543
0,71672
0,918233083
1
0,88794
0,86604
0,988271714
1
0,95232
0,95617
0,933103484
1
0,8731
0,84393
1
0,9955
0,99317
0,98784
0,2
0,2
0,2
0,2
0,054125588
0,0009
0,10561
0,12586
0,000938022
8,1E-07
0,00344
0,00498
0,022047244
0,0009
0,04691
0,05666
0,077110854
0,0018*
0,15596
0,1875

Keterangan: *= perlakuan terbaik

76

H2P2
4,486
12,393
40,133
17,3
5,6
0,82146
0,89597
0,97842
0,89024
0,98679
0,2
0,08543
0,00222
0,03571
0,12335

H2P3
3,79
11,507
42,9
15,633
5,562
0,69401
0,83191
0,91531
0,80446
0,99353
0,2
0,15216
0,00669
0,0612
0,22005

Lampiran 9. Uji t Angkak Perlakuan Terbaik dengan Kontrol Pasaran


Independent Samples Test
Levene's Test for
Equality of Variances

t-test for Equality of Means


95% Confidence Interval

Sig.
F
Intensitas Pigmen Merah

Equal variances assumed

Sig.

2,146

,217

df

(2-

Mean

Std. Error

tailed)

Difference

Difference

of the Difference
Lower

Upper

16,073

,000

2,940000

,182920

2,432134

3,447866

16,073

2,930

,001

2,940000

,182920

2,349932

3,530068

26,305

,000

3,762554

,143034

3,365428

4,159681

26,305

3,609

,000

3,762554

,143034

3,347890

4,177219

-23,252

,000

-2,90000

,12472

-3,24628

-2,55372

-23,252

2,306

,001

-2,90000

,12472

-3,37387

-2,42613

30,053

,000

8,73333

,29059

7,92652

9,54015

30,053

3,200

,000

8,73333

,29059

7,84039

9,62628

,479

,657

,06691

,13977

-,32115

,45497

,479

3,905

,658

,06691

,13977

-,32490

,45873

Equal variances not


assumed
Kadar Lovastatin

Equal variances assumed

,462

,534

Equal variances not


assumed
L*

Equal variances assumed

5,000

,089

Equal variances not


assumed
a*

Equal variances assumed

1,849

,245

Equal variances not


assumed
Kadar Air

Equal variances assumed

,179

,694

Equal variances not


assumed

Keterangan : 1. Pada uji Levenes sig. < 0,05 = data tidak homogen, sig. > 0,05 = data homogen
2. Pada uji t sig. < 0,05 = berbeda nyata, sig. > 0,05 = tidak berbeda nyata

77

Lampiran 10. Analisa Kadar Lovastatin Angkak Perlakuan Terbaik dengan Liquid Chromatography-tandem Mass
Spectrometry

78

Hasil
Perhitungan Kadar Lovastatin

79

LABORATORIUM KIMIA ANALISIS DAN INSTRUMENTASI


JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI MALANG
Standarisasi external Analisis Lovastatin
No

Nama
Standard/Sampel

1
2
3
4
5

wan_lov_std1_inj2
wan_lov_std2_inj1
wan_lov_std3_inj1
wan_lov_std4_inj1
wan_lov_std5_inj2

wan_lov_std6_inj2

wan_UB_splB_inj2

Area
128,860.92
200,852.64
271,690.61
331,346.36
405,607.45
1,292,291.8
9
939,038.37

Satuan (ppb)
Kons (ng/ml)

Satuan (ppb)

Kons TKR

80.00
160.00
240.00
320.00
400.00

99.77
171.53
242.13
301.59
375.61

1,250.00

1,259.37

NA

907.28

80

x FP

Spike

Kons(THT)

200.00

181,455.85

Lampiran 11. Dokumentasi Penelitian

1. Isolat Monascus purpureus

2. Starter Angkak

3. Inokulasi Starter

4. Inkubasi Angkak

81

5. Angkak Akhir Fermentasi

6. Angkak Setelah Pengeringan

7. Analisa Kadar Air

8. Pembuatan Standar Lovastatin

82

9. Analisa Intensitas Pigmen Merah

Jam ke-4

Jam ke-8

Jam ke-12
10.Uji Stabilitas Pigmen Merah terhadap pH 3

83

108 cfu/mL

107 cfu/mL

106 cfu/mL

11.Perhitungan Jumlah Sel Saccharomyces cerevisiae

H1P1

H1P2

H1P3

H2P1

H2P2

H2P3

12.Serbuk Angkak Hasil Penelitian

84