Anda di halaman 1dari 11

GEMALA HARDINASINTA

G41113514
TUGAS 2 EKONOMI TEKNIK
1. Seorang pengusaha ditawari dua peluang investasi. Peluang A membutuhkan
biaya investasi sebesar Rp 1,6 miliar dan menjanjikan pengembalian sebesar
25% setiap tahun. Peluang B membutuhkan biaya investasi sebesar Rp 900
juta dengan pengembalian sebesar 39% per tahun. Pada akhir tahun kesepuluh,
keseluruhan modal yang diinvestasikan akan dikembalikan. Apabila
pengusaha tersebut menetapkan MARR sebesar 10% per tahun, peluang
investasi mana yang terbaik?
Dik:
MARR = 10 %
N = 10 tahun
Peluang A:
Investasi = 1,6 milyar
Pengembalian = 25%
=

25
100

x 1.600.000.000 = 400.000.000

Peluang B:
Investasi = 900 juta
Pengembalian = 30%
=

30
100

x 900.000.000 = 270.000.000

Dit: Peluang investasi terbaik?


Penye:
Peluang A:
BCRA =

400 ( P/ A ,10 ,10 )


16001600 ( P /F ,10 ,10 )
400 ( 6,1446 )
16001600 ( 0,3855 )

= 2,4988
Peluang B:
BCRB =

270 ( P/ A ,10 ,10 )


900900 ( P/ F , 10 , 10 )
270 ( 6,1446 )
900900 ( 0,3855 )

= 2,9998
Dengan menggunakan persamaan (8.3), diperoleh:
BCR =

130 ( P / A , 10 , 10 )
Benefit
=
Cost
700700 ( P /F ,10 ,10 )
130 ( 6,1446 )
700700 ( 0,3855 )

= 1,2676
Berdasarkan perhitungan diatas, diperoleh bahwa BCR 1, sehingga Peluang A
akan lebih menguntungkan dibandingkan Peluang B.
2. Data perusahaan Rent A Car menunjukkan bahwa pendapat per tahun dari
penyewaan mobil jenis Kijang Innova, Avanza masing-masing sebesar Rp 115
juta dan Rp 78 juta dan biaya operasional dan pemeliharaan masing-masing
sebesar Rp 25 juta dan 18 juta per tahun. Harga pembelian mobil Innova dan
avanza masing-masing sebesar Rp 290 juta dan 165 juta. Setiap mobil yang
dipersewakan hanya dipertahankan selama 5 tahun dan setelahnya dijual
dengan harga 40% dari harga awal. Apabila perusahaan tersebut ingin
menambah satu unit mobil dalam armadanya, mobil mana yang harus dibeli?
MARR = 15%.
Dik:
MARR = 15%
Jenis Biaya

Avanza

Biaya
Investasi 165.000.000
(Rp)
Pendapatan
78.000.000
(Rp/tahun)

Innova

Selisih ()

290.000.000

125.000.000

115.000.000

37.000.000

Biaya
O&M 18.000.000
(Rp/tahun)
Nilai pada akhir 66.000.000
tahun kelima (Rp)

25.000.000

7.000.000

116.000.000

50.000.000

Dit: Untuk penambahan satu unit mobil, jenis mana yang harus dibeli?
Penye:
78 ( P/ A , 15 , 5 )
165+18 ( P/ A 15 , 5 ) 66 ( P /F ,15 ,5 )

BCRAvanza =

78 (3,3522 )
165+18 ( 3,3522 )66 ( 0,4972 )

= 1,3581
115 ( P / A , 15 , 5 )
290+ 25 ( P / A 15 ,5 ) 116 ( P/ F , 15 , 5 )

BCRInnova =

115 ( 3,3522 )
290+ 25 (3,3522 ) 116 ( 0,4972 )

= 1,2194
Karena kedua nilai BCR lebih besar dari satu jadi kedua alternatif layak
digunakan, sehingga diperlukan perhitungan BCR.
BCR =

37 ( P/ A , 15 , 5 )
125+7 ( P / A 15 ,5 ) 50 ( P /F ,15 ,5 )

37 (3,3522 )
125+7 (3,3522 ) 50 ( 0,4972 )

= 1,0034
Karena BCR hanya sedikit >1 maka kedua alternatif dapat dipilih.
3. Sebuah perusahaan ingin memproduksi produk pangan dengan spesifikasi
low-calory, high-prptein. Produk tersebut dapat diproduksi denga
menggunakan salah satu dari dua teknologi yang telah dipatenkan oleh dua
laboratorium. Persyaratan lisensi dari kedua laboratorium tersebut adalah sbb:
LABORATORIUM A: Perusahaan membayar Rp 500 juta pada awal
kontrak kemudian membayar Rp 400 juta pada setiap akhir tahun selama

10 tahun. Biaya produksi setiap unit produk dengan menggunakan


teknologi A ini sebesar Rp 100.000.
LABORATORIUM B: Pada saat penandatanganan kontrak perusahaan
harus membayar Rp 1 miliar. Perusahaan kemudian membayar Rp 225 juta
setiap akur tahun selama 10 tahun. Biaya produksi setiap unit produk
dengan menggunakan teknologi B sebesar Rp 110.000 per unit.
Berdasarkan penelitian pasar, diperkirakan bahwa dalam 10 tahun kedepan
permintaan konsumen untuk produk tersebut sebesar 100.000 unit per tahun.
Pada tingkat daya saing yang diinginkan, produk dari teknologi A dapat dijual
dengan harga Rp 128.500 per unit dan produk dari teknologi B dapat dijual
dengan harga Rp 150.000 per unit. Tentukan teknologi mana yang harus
dipilih apabila MARR = 20%.
Dik:
MARR = 20 %
Q = 100.000 unit/tahun
Lab A:

Lab B:

P = 500 juta

P = 1 milyar

A = 400 juta

A = 225 juta

n = 10 tahun

n = 10 tahun

C = 100.000/unit

C = 110.000/unit

R = 128.500/unit

R = 150.000/unit

Dit: teknologi yang harus dipilih?


Penye:
a. Teknologi A:
Investasi awal
Ctot/tahun
Rtot/tahun
b. Teknologi B:
Invetasi awal
Ctot/tahun
Rtot/tahun
Menghitung nilai BCR:

= Rp 500.000.000
= Rp (400.000.000 + 100.000 x 100.000)
= 10.400.000.000
= Rp (128.500 x 100.000)
= Rp 12.850.000.000
= Rp 1.000.000.000
= Rp (225.000.000 + 110.000 x 100.000)
= 11.225.000.000
= Rp (128.500 x 100.000)
= Rp 15.000.000.000

BCRA =

12.850 .000 .000


500.000 .000 ( A / P ,20 ,10 )+ 10.400.000 .000

12.850.000 .000
500.000 .000 ( 0,2385 ) +10.400 .000.000

= 1,2216
15.000 .000 .000
1.000 .000 .000 ( A / P ,20 ,10 )+11.225 .000 .000

BCRB =

15.000 .000 .000


1.000 .000 .000 ( 0,2385 ) +11.225 .000 .000

= 1,3085
Nilai BCR>1 untuk kedua teknologi, berarti kedua teknologi tersebut
menguntungkan.
Peningkatan nilai investasi (Rp); IB IA

= 500.000.000

Peningkatan pendapatan (Rp/thn), RB RA

Peningkatan biaya operasional (Rp/thn), OB OA

= 825.000.000

2.150.000.000

2.150 .000.000
BCR = 500.000 .000 ( 0,2385 ) +825.000 .000

= 2,2769
Karena nilai BCR>1 maka pilihan teknologi terbaik adalah yang memiliki nilai
investasi paling besar yaitu teknologi B.
4. Managemen sebuah pabrik sedang mempertimbangkan untuk menerapkan
sistim otomatisasi pada beberapa proses produksi. Sistim produksi secara
otomatis akan mengurangi penggunaan tenaga kerja tetapi membutuhkan
biaya investasi baru, biaya untuk energi listrik, dan biaya pemeliharaan rutin.
Struktur biaya dari kedua sistem tersebut adalah sebagai berikut.
a. Sistim manual: upah tenaga kerja Rp. 95 juta per tahun.
b. Sistim otomatis: biaya pengadaan and instalasi mesin Rp. 145 juta, upah
tenaga kerja Rp. 30 juta/thn, biaya listrik Rp. 15 juta/thn, dan
pemeliharaan mesin Rp. 7,5 juta/thn.
Tentukan sistim produksi mana yang harus dipilih apabila tingkat suku bunga
sebesar 10% pertahun dan umur ekonomis mesin 8 tahun.

Dik:
i = 10 %
n = 8 tahun
Sistem manual:

Sistem otomatis:

Cupah = 95 juta/tahun

Investasi = 145 juta


Cupah = 30 juta/tahun
Clistrik = 15 juta/tahun
Cpemeliharaan = 7,5 juta/tahun

Dit: Sistem yang harus dipilih?


Penye:
EUAW Benefit
EUAW Benefit
=
EUAW Cost I ( A/ P , 10 , 8 ) +OM

BCR =

95.000.000 30.000 .000


145.000 .000 ( 0,1874 ) +22.500 .000

= 1,3086
Karena BCR> 1 maka sistem dengan biaya investasi terbesar yaitu sistem
otomatis akan memberikan keuntungan lebih daripada sistem manual.
5. Sebuah

perusahaan

konstruksi

mempertimbangkan

untuk

membeli

seperangkat peralatan dari empat merek yang berbeda. Biaya investasi dan
potensi pendapatan bersih per tahun dapat dilihat pada tabel dibawah.
Tentukan merek apa yang harus dipilih apabila umur ekonomis dari setiap
peralatan diperkirakan sepuluh tahun dan tingkat suku bunga 15% per tahun.
Jenis Biaya

Merek A Merek B Merek C

Merek D

Biaya Investasi (Rp, miliar)

1.4

1.8

2.0

Pedapatan bersih (Rp/thn, juta)

245

325

390

500

Dik:
i = 15%
n = 10 tahun
Dit: merek alat yang harus dipilih?
Penye;
Penyelesaian:

BCR =

BCRA =

EUAW Benefit
A
=
EUAW Cost I ( A/ P , 15 , 8 )
245.000 .000
=1,0991
1.000 .000 .000 ( 0,2229 )

BCRB =

325.000 .000
=1,0415
1.400 .000 .000 ( 0,2999 )

BCRC =

390.000 .000
=0,9720
1.800 .000 .000 ( 0,2229 )

BCRD =

500.000 .000
=1,1216
2.000 .000 .000 ( 0,2229 )

Berdasarkan hasil perhitungan BCR diatas, dapat dilihat bahwa Merek A, B dan D
memiliki nilai BCR > 1 sedang merek C memiliki nilai BCR < 1. Oleh karna itu,
merek C dieliminasi.

BCRB-A =

325.000 .000245.000 .000


( 1.400 .000 .0001.000 .000 .000 ) ( 0,2229 )

= 0,8973

Nilai BCRB-A < 1 berarti investasi yang lebih rendah akan lebih baik dipilih yaitu
pada jenis mesin A.

BCRD-A =

500.000 .000245.000 .000


( 2.000 .000 .0001.000 .000 .000 ) ( 0,2229 )

= 1,1440

Nilai BCRD-A > 1 berarti investasi yang lebih tinggi akan lebih baik dipilih yaitu
pada jenis mesin D.
6. Sebuah industri makanan mengembangkan empat macam produk. Analisis
biaya dan pendapatan dari keempat produk tersebut memberikan data sebagai
berikut (angka dalam juta rupiah):
Biaya alat/ gedung (Rp)
Biaya instalasi (Rp)
Keuntungan (Rp/thn)

Produk A
597
250
212

Produk B
447
150
145

Produk C
435
200
168

Produk D
250
100
100

Tentukan jenis produk terbaik untuk dikembangkan jika n = 6 tahun dan i = 18%.
Penyelesaian:

BCR =

P V Benefit A ( P/ A ,18 ,6 )
=
P V Cost
I

BCRA =

100.000 .000 ( 3,8887 )


=1,1111
350.000 .000

BCRB =

145.000 .000 ( 3,8887 )


=0,9445
597.000 .000

BCRC =

168.000 .000 ( 3,8887 )


=1,0288
635.000 .000

BCRD =

212.000 .000 ( 3,8887 )


=0,9699
850.000 .000

Produk B dan D dieliminasi karna memiliki nilai BCR < 1.

BCRC-A =

( 168.000 .000100.000.000 ) ( 3,8887 )


=0,9278
635.000 .000350.000 .000

Nilai BCRC-A mendekati 1 maka produk dengan investasi yang lebih tinggi lebih
layak dikembangkan yaitu produk A.
7. Proses pengolahan limbah cair pada sebuah pabrik untuk mendaur ulang
bahan-bahan yang masih dapat dimanfaatkan dapat dilakukan dengan
menggunakan lima macam metode. Perkiraan biaya dan pendapatan dari
masing-masing metode dirangkum pada tabel di bawah (nilai dalam juta
rupiah):
METODE
Biaya investasi

A
1650

B
2450

C
5400

D
1900

E
3250

Keuntungan per tahun

300

710

1050

630

925

Nilai akhir

80

125

350

75

225

Tentukan metode yang terbaik dari kelima metode diatas. Asumsikan umur
layanan masing-masing metode 10 tahun dan MARR yang ditetapkan perusahaan
16%.
Dik:
MARR = 16 %
n = 10 tahun
Dit: metode terbaik dalam mengolah limbah cair?
Penye:

BCR =

A ( P/ A ,16 , 10 )
I S ( P/ F , 16 ,10 )

BCRA =

300 ( 4,8332)
=0,8885
165080 ( 0,2267 )

BCRB =

710 ( 4,8332 )
=1,4170
2450125 ( 0,2267 )

BCRC =

1050 ( 4,8332 )
=0,9538
5400350 ( 0,2267 )

BCRD =

630 ( 4,8332 )
=1,6171
190075 ( 0,2267 )

BCRE =

925 ( 4,8332 )
=1,3975
3250225 ( 0,2267 )

Metode A, C, E dieliminasi karena BCR<1, tersisa B dan D.

( 710630 ) (4,8332)
BCRB-D = ( 24501900 ) (12575 ) ( 0,2267 ) =0,7178

Karena BCRB-D < 1 maka metode pengolahan limbah dengan nilai investasi
terendah akan lebih baik yaitu metode D.