Anda di halaman 1dari 1

http://tabloidjubi.

com/2014/06/28/warga-keluhkan-kota-nabire-kotor-karenasampah-tidak-terurus/
June 28, 2014 at 23:28:16 WP
Setahu saya, sampah di sini tidak terurus karena Kota Nabire tidak punya
Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Alasannya saya juga belum mengerti, ungkap
Ariyo, salah satu warga Nabire kepada tabloidjubi.com di Siriwini, Nabire, Sabtu
(28/6).
Menurut Ariyo, masyarakat pada umumnya sudah sadar membuang sampah
pada tempatnya, lebih khusus pada masyarakat yang berdomisili di kota.
Sayangnya, kesadaran ini tidak diimbangi dengan fasilitas pembuangan sampah
sehingga kota menjadi semrawut dan tidak terurus.
Ariyo berharap, ke depan Pemerintah Kota segera melihat persoalan kebersihan
kota karena bisa berdampak buruk bagi warga kota. Misalnya, menjadi sumber
penyakit sehingga mengancam kesehatan warga dan menyebabkan banjir.

Dalam pantauan tabloidjubi.com sampah bukan hanya berhamburan di pinggir


jalan-jalan besar di Kota Nabire. Di beberapa jalan penghubung utama, sampah
sampai memenuhi badan jalan yang seharusnya digunakan kendaraan roda dua
maupun roda empat. Di Pasar Karang Tumaritis misalnya, sampah memenuhi
halaman pasar hingga mencapai badan jalan raya.
Kami bingung, mau buang sampah ke mana. Hal lain yang bikin tambah susah,
Pemerintah Kota tidak menyiapkan tempat sampah di dekat perumahan
penduduk. Kami akhirnya cari akal sendiri untuk buang sampah, kata Marcelino
Fernandez kepada tabloidjubi.com di Nabire, Sabtu (28/6).