Anda di halaman 1dari 10

Dr. Sumarwati, M.Pd.

watik_uns@ymail.com
08164272262

Tim MKU Bahasa


Indonesia
FKIP UNS

Tidak mendeskripsikan (mengulang-sebut) data dalam


tabel, tetapi mengidentifikasi data yang memiliki pola
tertentu (meningkat atau menurun)
Menyatakan pola data dengan kalimat yang mudah
dipahami/ diingat, misalnya adanya peningkatan
produk 2 kali lipat atau 100 persen
Fokus interpretasi pada data yang relevan dengan topik
yang dibahas dalam karya ilmiah
Interpretasi dapat dikaitkan dengan fakta-fakta yang
relevan dan mendukung terjadinya pola data

Tabel 1: Pemicu Perceraian di DKI


Jakarta
Pihak Penyebab Kasus
Tahun

Perselingkuhan

KDRT

PHK

2005

21

12

45

15

2006

27

38

21

2007

29

10

40

21

2008

31

11

31

24

12

2009

33

37

26

14

Sumber : KUA DKI Jakarta Maret 2010

- Angka perceraian di DKI dari tahun ke tahun semakin meningkat


- Pihak yang menjadi pemicu terjadinya perceraian umumnya adalah

pihak laki-laki, baik pada kasus perselingkuhan, KDRT, maupun


terjadinya PHK

- Dari tahun ke tahun angka perselingkungan dalam rumah tangga

mendominasi penyebab terjadinya perceraian

- Pada tahun 2009, 3 dari 10 laki-laki yang sudah berumah tangga

melakukan perselingkuhan

- Peristiwa KDRT yang dilakukan pihak laki-laki maupun perempuan dari

tahun ke tahun cenderung menurun

Tabel 1: Perkembangan Jumlah Buruh


Jumlah buruh pada perusahaan
Tahun

Kecil
L

Sedang

Besar

15.00
0

21.30
0

12.25
7

28.45
4

3.983

21.40
4

26.27
7

3.650

21.45
4

26.37
0

22.04

23.12

25.12

18.22

2004

2.400

2.856

2005

200

800

2006

180

790

2007

165

716

2008

152

585

1.081
1.110
1.042

Sumber :Disnakertrans dan SPN Sukoharjo

3.625

Perkembangan jumlah buruh, baik laki-laki maupun


perempuan, pada perusahaan kecil dan menengah di Kabupaten
Sukoharjo mengalami penurunan buruh terus menerus sejak
tahun 2005. Sebaliknya, pada perusahaan besar mulai tahun
yang sama justru
jumlah buruh laki-lakinya mengalami
peningkatan dua kali lipat, namun untuk buruh perempuan
mengalami penurunan.
Hal tersebut dapat dikaitkan dengan berdirinya perusahaan
tekstil baru dengan skala besar yang mengandalkan tenaga
mesin sehingga mengurangi tenaga manual yang lebih banyak
dilakukan kaum perempuan. Adapun menurunnya buruh pada
perusahaan kecil dan sedang dapat dikaitkan dengan fenomena
terjadinya PHK secara besar-besaran akibat kebijakan
pemerintah menurunkan bea masuk untuk produk impor tekstil
dari Cina sehingga perusahaan kecil kalah bersaing.

Gambar 1: Produksi, penjualan domestik, dan ekspor batu bara (dalam juta
ton)

Pada umumnya produksi, penjualan domestik


dan ekspor batu bara mengalami peningkatan.
Grafik tersebut menunjukkan bahwa produksi batu
bara menduduki tingkat paling tinggi dan mengalami
peningkatan pada tahun 2006. Hal ini terjadi, seiring
dengan peningkatan permintaan industri dalam
negeri. Pada tahun 2009, penjualan domestik
mengalami penurunan hampir 20% yang diakibatkan
oleh beralihnya pemakaian bahan bakar ke BBM
yang
mendapat
peningkatan
subsidi
dari
pemerintah.

GAMBAR MINAT BELAJAR SISWA SD


SE-JATENG TAHUN 2011

Gambar 1. Persentase Minat Belajar Siswa SD


Se-Jateng terhadap 5 Mapel UAN

Gambar
data
minat
belajar
siswa
menunjukkan bahwa siswa SD paling banyak pada
pelajaran matematika, yaitu sebanyak 30%.
Setelah matematika minat siswa pada IPA dan
Bahasa Indonesia yaitu sebanyak 25% dan 20%.
Siswa SD ternyata kurang meminati pelajaran
PPKN, dengan persentase hanya 10%. Sedangkan
pada pelajaran IPS persentase minat siswa
sebesar 25%.