Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPKS)

1.
2.
3.

Mata Kuliah
Kode Mata Kuliah
Semester

Teori Sosiologi Modern


ISS 301
Ganjil 2010/2011

4.
5.
6.

Status
Mata Kuliah Persyarat
Dosen Pengampu

Wajib
Teori Sosiologi I
Prof. Dr. Afrizal, MA dan Dr. Elfitra, M.Si

7. Sinopsis Mata Kuliah


Membahas perspektif-perspektif dan teori-teori sosiologi pada abad ke 20 dan 21. Teori yang
dikembangkan oleh para ahli sosiologi pada abad tersebut yang pantas dipelajari dan digunakan
untuk mempelajari perilaku dan realitas sosial sangat banyak. Tetapi, karena keterbatasan waktu,
yang dibahas beberapa saja dari teori-teori tersebut. Teori-teori yang dipilih untuk dipelajari adalah
yang memudahkan mahasiswa S1 sosiologi untuk memahami teori-teori soiologi lain dan mengikuti
perkembangan teori sosiologi. Pembahasan fokus pada:
1. Pengelompokan teori-teori sosiologi.
2. Perspektif dan teori-teori Struktural Fungsional Talcott Parsons dan Robert K. Marton.
3. Perspektif dan Teori Pertukaran Sosial George C. Homan dan Peter M. Blau.
4. Perspektif dan Teori-teori Konflik Marxis dan Ralf Dahrendorf.
5. Teori Interaksionisme simbolik Herbert Blummer.
6. Teori Penomenologi Alfred Schutz.
7. Teori Konstruksi Sosial Peter L Berger.
8. Teori Strukturasi Antony Giddens.
8. Tujuan Pembelajarn
Secara umum mata kuliah ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa mengikuti mata kuliah
aplikasi teori sosiologi dan penyelesaian tugas akhir serta kompetensi teoritis mahasiswa. Agar hal
tersebut tercapai, setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa mampu:
1. Menjelaskan model-model pengelompokan teori-teori sosiologi.
2. Mengelompokkan teori-teori sosiologi ke dalam model-model pengelompokan.
3. Menjelaskan pokok-pokok pikiran teori-teori sosiologi dalam menjelaskan realitas sosial dan
perbuatan-perbuatan manusia.
4. Mampu menggunakan teori-teori sosiologi untuk menjelaskan realitas sosial dan peneyebabpenyebab perbutanperbuatan manusia.
5. Menjelaskan konsep-konsep utama dalam teori-teori sosiologi.
6. Mampu menggunakan konsep-konsep teoritis sosiologis untuk menjelaskan realitas sosial.
9. Jumlah Jam
1.

Kegiatan di dalam kelas 3 sks x 16 minggu.

I0. Jadual Kegiatan Minguan


Minggu
Kegiatan di dalam kelas
Paruh semester pertama
I.
Kontrak Kuliah dan Kuliah Pendahuluan
tentang persoalan yang dijelaskan oleh teori
sosiologi
II.
Model-model pengelompokan teori-teori
sosiologi.

Kegiatan di luar kelas

Mahasiswa memfotokopi bahan ajar


yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencaritahu:

1.

III.
Pokok-Pokok
pikiran
model
pengelompokan teori-teori sosiologi tentang
manusia dan penyebab-penyebab perbuatan
manusia serta realitas sosial.

IV.
Fungsionalisme Struktural: teori Talcott
Parsons

V.

Fungsionalisme Struktural: Teori Talcott


Parsons

VI.

Fungsionalisme Struktural: Teori Robert K.


Merton

VII.

Perspektif Pertukaran Sosial: Teori George


C. Homan

Model pengelompokan oleh


George Ritzer dan perspektif
serta ateori yang ada di
dalamnya..
2. Model pengelompokan oleh
Margaret M. Poloma dan
perspektif serta ateori yang
ada di dalamnya.
3. Model pengelompokan oleh
Paul Johnson dan perspektif
serta ateori yang ada di
dalamnya.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Pokok-pokok pikiran Paradigma
Fakta Sosial atau Aliran
Pemikiran Naturalistis atau
Makro.
Pokok-pokok pikiran Paradigma
Definisi Sosial atau Aliran
Pemikiran Humanistis atau
Mikro.
Pokok-pokok pikiran Paradigma
Integratif.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Kontribusi Emile Durkheim
terhadap
Funsgsionalisme
Struktural.
Pusat perhatian fungsionalisme
struktural.
Arti konsep sistem sosial.
Empat contoh sistem sosial.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Persyarat funsgional dalam
sistem sosial.
Analisis AGIL.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Perbedaan
antara
fungsi
manifest dengan fungsi laten.
Penyebab
adanya
fungsi
manifest dan fungsi laten.
Pengertian disfungsional.
Disfungsional birokrasi.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian

membacanya, setelah itu membuat


resume. Mereka mencari tahu:
Pokok-pokok pikiran perspektif
pertukaran sosial.
Fokus perhatian perspektif
Pertukaran Sosial.
Teori-teori
yang
termasuk
Perspektif Pertukaran Sosial.
Asumsi George C. Homan
tentang
manusia
dan
perilakunya.
Dua macam penyebab perilaku
sosial, menurut George C.
Homan.
Premis-premis
George
C.
Homan.
VIII.

Perspektif Pertukaran Sosial: Teori Peter


M. Blau

IX.
X.

Ujian Tengah Semester (UTS)


Paruh semester ke dua
Perspektif Konflik:Teori Konflik Marxis

XI.

Teori Konflik: Ralf Dahrendorf

Mahasiswa memfotokopi bahan ajar


yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Pengertian pertukaran sosial
yang tidak seimbang.
Penyebab pertukaran yang tidak
seimbang.
Cara memecahkan pertukaran
yang tidak seimbang.

Mahasiswa membaca literatur yang


ditunjuk, setelah itu membuat resume.
Mereka mencari tahu:
Pokok-pokok pikiran perspektif
konflik.
Teori-teori
yang
termasuk
Perspektif konflik.
Asumsi Karl Marx tentang
masyarakat.
Konsep Kelas oleh Karl Marx.
Pertentangan
kepentingan
antarkelas.
Penyebab
pertentangan
kepentingan antarkelas.
Perjuangan kelas.
Kesadran palsu dan kesadaran
objektif.
Pokok-pokok
pikiran
teori
Sekolah Frankfurt.
Mahasiswa membaca literatur yang
ditunjuk, setelah itu membuat resume.
Mereka mencari tahu:
Asumsi tentang masyarakat.
Konsep kelas.
Pertentangan
kepentingan
antarkelas.
Penyebab
pertentangan

XII.

XI

Fungsi Konflik: Teori Lewis Coser

Interaksionsime Simbolik

XIII

Teori Integratif Peter L. Berger 1

XIV

Teori Integaratif Berger 2

XV

Teori Integarif Anthony Giddens 1

antarkelas.
Kepentingan
laten
dan
kepentingan manifes.
Perbedaan antara kelompok
semu
dan
kelompok
kepentingan.

Mahasiswa membaca literatur yang


ditunjuk, setelah itu membuat resume.
Mereka mencari tahu:
Fungsi
konflik
bagi
kelompok dan masyarakat.
Fungsi katup penyelamat
untuk mencegah dampak
negatif konflik (Poloma hal.
106-122).
Mahasiswa membaca literatur yang
ditunjuk, setelah itu membuat resume.
Mereka mencari tahu pokok-pokok
pikiran teori interaksionisme simbolik
tentang hal berikut:
Penyebab-penyebab
perbuatan manusia.
Pengertian makna.
Pengaruh makna terhadap
perbuatan-perbutaan manusia.
Argumen mengapa makna
penyebab perilaku manusia.
Teori tentang masyarakat.
(Poloma 1994, hal. 257-271.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Masyarakat sebagai realitas
objektif.
Masyarakat sebagai realiats
subyektif.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
Teori realitas sosial dibangun
secara sosial.
Penerapan
teori
realitas
dibangun secara sosial dalam
realiatas agama.
.Penerapan teori realitas
dibangun secara sosial dalam
realiatas perkawinan.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereka mencari tahu:
1. Manusia sebagai agen sosial

yang berpengetahuan.
Manusia sebagai agen sosial
yang memonitor lingkungan.
3. Pengertian struktur sosial.
4. Kegandaan struktur sosial.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar
yang
ditunjuk,
kemudian
membacanya, setelah itu membuat
resume. Mereke mencari tahu:
1. Struktur
sosial
merintangi
individuindividu.
2. Struktur
sosial
memampukan individuindividu.
3. Penyebab
produksi
sosial.
4. Penyebab
reproduksi
sosial.
2.

XVI

Teori Integratif Anthgony Giddens 2

11. Materi Perkuliahan yang dibahas diwujudkan dalam bentuk handout yang tersusun berdasarkan topik
sebagai berikut:
Materi
I

Topik
Model-model pengelompokan teori-teori
sosiologi.

II
Pokok-Pokok
pikiran
model
pengelompokan teori-teori sosiologi
tentang manusia dan penyebab-penyebab
perbuatan manusia serta realitas sosial.

III
Fungsionalisme Struktural: teori Talcott
Parsons

IV

Fungsionalisme Struktural: Teori Talcott


Parsons lanjutan

Rincian isi materi


1. Model pengelompokan oleh George
Ritzer dan perspektif serta ateori yang
ada di dalamnya..
2. Model pengelompokan oleh Margaret M.
Poloma dan perspektif serta teori yang
ada di dalamnya.
3. Model pengelompokan oleh Paul
Johnson dan perspektif serta ateori yang
ada di dalamnya.
1. Pokok-pokok pikiran Paradigma Fakta
Sosial atau Aliran Pemikiran Naturalistis
atau Makro.
2. Pokok-pokok pikiran Paradigma Definisi
Sosial atau Aliran Pemikiran Humanistis
atau Mikro.
3. Pokok-pokok
pikiran
Paradigma
Integratif.
1. Kontribusi Emile Durkheim terhadap
Funsgsionalisme Struktural.
2. Pusat
perhatian
fungsionalisme
struktural.
3. Arti konsep sistem sosial.
4. Contoh-contoh sistem sosial.
Mahasiswa memfotokopi bahan ajar yang
ditunjuk, kemudian membacanya, setelah itu
membuat resume. Mereka mencari tahu:
Persyarat funsgional dalam sistem sosial.
Analisis AGIL untuk mempelajari suatu
sistem sosial.

Fungsionalisme Struktural: Teori Robert


K. Merton

1.
2.
3.

VI

Perspektif Pertukaran
George C. Homan

Sosial:

Teori

4.
5.
6.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

VII

Perspektif Pertukaran Sosial: Teori Peter


M. Blau

1.
2.
3.
4.

VIII

Perspektif Konflik:Teori Konflik Marxis

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

IX

Teori Konflik: Ralf Dahrendorf

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Fungsi Konflik: Teori Lewis Coser

1.
2.
3.
4.

XI

Interaksionsime Simbolik

1.

Kritikan terhadap teori sistem Parsons.


Perbedaan antara fungsi manifest dengan
fungsi laten.
Penyebab adanya fungsi manifest dan
fungsi laten.
Disfunsgional suatu bagian.
Alternatif fungsional.
Fokus kajian fungsionalisme Merton.
Pokok-pokok pikiran perspektif pertukaran
sosial.
Fokus perhatian perspektif Pertukaran
Sosial.
Teori-teori yang termasuk Perspektif
Pertukaran Sosial.
Asumsi George C. Homan tentang manusia
dan perilakunya.
Reward dan punishment penyebab perilaku
sosial, menurut George C. Homan.
Premis-premis George C. Homan.
Pertukaran sosial yang tidak seimbang.
Konsekuensi pertukaran yang tidak
seimbang terhadap perilaku sosial.
Penyebab pertukaran yang tidak seimbang.
Cara memecahkan pertukaran yang tidak
seimbang.
Pokok-pokok pikiran perspektif konflik.
Teori-teori yang termasuk Perspektif
konflik.
Asumsi Karl Marx tentang masyarakat.
Konsep Kelas oleh Karl Marx.
Pertentangan kepentingan antarkelas.
Penyebab
pertentangan
kepentingan
antarkelas.
Perjuangan kelas.
Kesadran palsu dan kesadaran objektif.
Pokok-pokok pikiran teori Sekolah
Frankfurt.
Asumsi tentang masyarakat.
Konsep kelas.
Pertentangan kepentingan antarkelas.
Penyebab pertentangan antarkelas.
Kepentingan laten dan kepentingan
manifes.
Perbedaan antara kelompok semu dan
kelompok kepentingan.
Konflik tidak selalu negatif.
Fungsi konflik bagi kelompok dan
masyarakat.
Konflik Realitsis dan Konflik NonRealistis.
Fungsi katup penyelamat untuk mencegah
dampak negatif konflik (Poloma hal. 106122).
Penyebab-penyebab perbuatan manusia.

2.
3.

Pengertian makna.
Pengaruh makna terhadap perbuatanperbutaan manusia.
Argumen mengapa makna penyebab
perilaku manusia.
Teori tentang masyarakat. (Poloma 1994,
hal. 257-271.
Masyarakat sebagai realitas objektif.
Masyarakat sebagai realiats subyektif.
Teori pembentukan relitas secara sosial.
Penerapan teori realitas dibangun secara
sosial dalam realiatas agama.
Penerapan teori realitas dibangun secara
sosial dalam realiatas perkawinan

4.
5.
XII

Teori Integratif Peter L. Berger 1

1.
2.
3.
4.
5.

XIII

Teori Integarif Anthony Giddens 1

1.
2.

XIV

Teori Integarif Anthony Giddens 2

3.
4.

Manusia sebagai agen sosial yang


berpengetahuan.
Manusia sebagai agen sosial yang
memonitor lingkungan.
Pengertian struktur sosial.
Kegandaan struktur sosial.
Struktur sosial merintangi individuindividu.
Struktur sosial memampukan individuindividu.
Penyebab produksi sosial.
Penyebab reproduksi sosial.

Pertanyaan
a. Topik satu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Apakah yang dimasksud paradigma oleh George Ritzer?


Sebutkan paradigma sosiologi, menrut George Ritzer?
Perspektif serta teori sosiologi apasaja yang dimasukkan oleh George Ritzer ke dalam masingmasing paradigma?
Apakah yang dimaksud aliran pimikiran dalam teori sosiologi oleh Margaret M. Poloma.
Perspektif serta teori sosiologi apasaja yang dimasukkan oleh Margaret M. Poloma ke dalam masingmasing aliran pemikinan?
Apakah yang dimaksud sosiologi mikro dan makro oleh Paul Johnson?
Perspektif serta teori sosiologi apasaja yang dimasukkan oleh Paul Johnson ke dalam sosiologi mikro
dan makro?

Rujukan
1.
2.
3.

Ritzer, George, 2002, Teori Sosiologi Modern,


Poloma, Margaret, M., 1994, Sosiologi Kontemporer,
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

b. Topik dua
1. Jelaskanlah pokok-pokok pikiran Paradigma Fakta Sosial atau Aliran Pemikiran Naturalistis
atau Makro.

2.
3.

Jelaskanlah pokok-pokok pikiran Paradigma Definisi Sosial atau Aliran Pemikiran


Humanistis atau Mikro.
Jelaskanlah pokok-pokok pikiran Paradigma Integratif.

Rujukan
Poloma, Margaret, M., 1994, Sosiologi Kontemporer,
c. Topik tiga
1.
2.
3.
4.

Jelaskanlah pengaruh teori Emile Durkheim terhadap Funsgsionalisme Struktural.


Jelaskanlah pusat perhatian fungsionalisme struktural?
Jelaskankah trti konsep sistem sosial yang dipakai oleh fungsionalisme struktural?
Sebutkanlah 5 buah contoh-contoh sistem sosial dan jelaskanlah mengapa contoh tersebut anda
sebut sebagai sistem sosial?

Rujukan
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

d. Topik Empat
1.
2.
3.
4.
5.

Jelaskanlah empat persyarat funsgional dalam suatu sistem sosial?


Jelaskanlah analisis AGIL untuk mempelajari suatu sistem sosial?
Menurut analisis AGIL, bagaimanakah hubungan antarpersyarat funsgional?
Mengapakah masing-masing bagian dalam sistem harus dikaji dalam kaitannya dengan
bagian-bagian yang lain?
Dalam suatu masyarakat, institusi apasajakah yang menyumbang terhadap masing-masing
persyarat fungsional?

Rujukan
1.
2.
3.

Ritzer, George, 2002, Teori Sosiologi Modern,


Poloma, Margaret, M., 1994, Sosiologi Kontemporer,
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

e. Topik Lima

Jelaskanlah perbedaan antara fungsi manifest dengan fungsi laten?


Jelaskanlah penyebab adanya fungsi manifest dan fungsi laten?
Apakah pengertian disfungsional?
Mengapakah terjadi disfunsgsional?
Apakah disfungsi birokrasi?
Mengapakah birokrasi menimbulkan dampak negatif?

Rujukan
1.
2.
3.

Ritzer, George, 2002, Teori Sosiologi Modern,


Poloma, Margaret, M., 1994, Sosiologi Kontemporer,
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

Topik Enam
1. Jelaskanlah pokok-pokok pikiran perspektif pertukaran sosial?
2. Jelaskanlah fokus perhatian perspektif Pertukaran Sosial?

3.
4.
5.
6.
7.

Sebutkan teori-teori yang termasuk Perspektif Pertukaran Sosial?


Jelaskanlah asumsi George C. Homan tentang manusia dan perilakunya?
Apakah penyebab perilaku sosial, menurut George C. Homan?
Jelaskanlah apakah yang dimaksud reward dan punishment?
Jelaskanlah premis Homan?

Rujukan:
a.
b.

Topik Tujuh
1.
2.
3.
4.
5.

Poloma, Margaret, M., 1994, Teori Sosiologi Kontemporer,


Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

Jelaskanlah pengertian pertukaran sosial yang tidak seimbang?


Apakah akibat pertukaran sosial yang tidak seimbang terhadap perilaku individu?
Jelaskanlah penyebab pertukaran yang tidak seimbang?
Jelaskanlah kaitan antara kekuasaan dengan pertukaran yang tidak seimbang?
Bagaimanakah cara memecahkan pertukaran yang tidak seimbang?

Rujukan:
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)
Topik Delapan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Jelaskanlah pokok-pokok pikiran perspektif konflik?


Sebutkanlah teori-teori yang termasuk Perspektif Konflik?
Jelaskanlah asumsi Karl Marx tentang masyarakat?
Apakah yang dimaksud kelas oleh Karl Marx?
Siapakah anggota kelas kapitalis dan kelas proletar?
Apakah yang dimaksud pertentangan kepentingan antarkelas?
Jelaskanlah kepentingan kleas kapitalis dan kelas prolater?
Apakah penyebab terjadinya pertentangan kepentingan antarkelas?
Apakah yang dimaksud perjuangan kelas oleh karl marx?
Apakah penyebab-penyebab terjadinya perjuangan kelas proletar?
Jelaskanlah perbedaan antara kesadran palsu dengan kesadaran objektif?
Jelaskanlah pokok-pokok pikiran teori Sekolah Frankfurt?

Rujukan
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

Topik Sembilan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Jelaskanlah asumsi Ralf Dahrendorf tentang masyarakat?


Apakah yang dimaksud kelas oleh Ralf Dahrendorf?
Apakah pengertian kelas pemegang otoritas dan kelas yang tidak pemegang otoritas?
Siapakah anggota kelas pemegang otoritas dan kelas yang tidak pemegang otorititas?
Sebutkan 4 contoh kelas pemegang otoritas dan 4 contoh kelas yang tidak pemegang otoritas?
Apakah peneyebab timbulnya kelas pemegang otoritas dan kelas yang tidak pemegang otorias?
Jelaskanlah kepentingan kelas pemegang otoritas dan kelas yang tidak pemegang otoritas?
Jelaskanlah penyebab terjadinya pertentangan antarkelas?
Jelaskanlah perbedaan antara kKepentingan laten dengan kepentingan manifes.
Jelaskanlah prbedaan antara kelompok semu dengan kelompok kepentingan?
Apakah penyebab kelas yang tidak memegang otoritas menentang kelas pemegang otoritas?

Rujukan
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

Topik Sepuluh
1.
2.
3.
4.
5.

Jelaskanlah penyebab-penyebab perbuatan manusia, menurut teori Interaksionisme Simbolik?.


Pengertian makna.
Pengaruh makna terhadap perbuatan-perbutaan manusia.
Argumen mengapa makna penyebab perilaku manusia.
Teori tentang masyarakat. (Poloma 1994, hal. 257-271.

Rujukan
Poloma, Margaret, M., 1994, Sosiologi Kontemporer, Jakarta, RajaGrafindo Persada.

Topik Sebelas
1.
2.

Jelaskanlah apakah yang dimaksud oleh Peter L. Berger masyarakat sebagai realitas objektif?
Jelaskalah apakah yang dimaksud oleh Peter L. Berger masyarakat sebagai realitas objektif
subyektif?
Jelaskanlah proses masuknya masyarakat ke dalam diri individu-individu?
Jelaskanlah pandangan Berger tentang manusia dan penyebab-penyebab perbuatannya?
Apakah yang dimaksud oleh Peter L. Berger realitas sosial diciptakan secara sosial.

3.
4.
5.
Rujukan

Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern (jilid 1)

Topik Dua Belas


1.
2.
3.
4.
5.

Apakah yang dimaksud oleh Anthony Giddens manusia sebagai agen sosial yang berpengetahuan?
Apakah yang dimaksud oleh Anthony Giddens manusia sebagai agen sosial yang Manusia sebagai
agen sosial yang memonitor lingkungan?
Jelaskanlah pengertian struktur sosial menurut Anthony Giddens?
Apakah yang dimaksud oleh Anthony Giddens struktur sosial ganda?
Mengapakah struktur sosial ganda menuut Anthony Giddens?

Rujukan:
Herrry-Priyono, 2002, Anthony Giddens: Suatu Pengantar, Jakarta, KPG.

12. Buku Ajar

Wajib:
1.
2.
3.
4.

Ritzer, George, 2002, Teori Sosiologi Modern,


Poloma, Margaret, M., 1994, Sosiologi Kontemporer, Jakarta, RajaGrafindo Persada.
Johnson, Doyle Paul, 1990, Teori Sosiologi: Klasik dan Modern, (jilid 2, diterjemahkan oleh
Robert M.Z. Lawang) Jakarta, Gramedia Pustaka Utama.
Herrry-Priyono, 2002, Anthony Giddens: Suatu Pengantar, Jakarta, KPG.

10

5.

Gidens, A. dan Held, D., 1982, Jakarta, CV. Rajawali (Bab 1).

1.

Dahrendorf, Ralf, 1989, Klas dan Klas Konflik dalam Masyarakat Industri, Jakarta, Rajawali
Press.

2.

Berger, Peter L., 1989, Tafsir Sosial Atas Kenyataan, Jakarta, LP3ES.

3.

Hoogvelt, Ankie M.M., 1985, Sosiologi Masyarakat Sedang Berkembang (Disadur oleh Drs.
Alimandan), Khusus Bab 2 dan bab 3 tentang Teori Talcott Parsons dan penerapannya,
Jakarta, Rajawali.

4.

Soekanto, Soerjono, 1986, Talcott Parsons: Fungsionalisme Imperatif, Jakarta: Rajawali.

Pilihan:

13. Sesuai dengan sistem Student Active Learning, kuliah Teori Sosiologi II dilaksanakan dengan:
1.

2.

gabungkan antara kuliah mimbar dan aktivitas mandiri mahasiswa. Dalam


perkuliahan, keaktifan mahasiswa diransang dengan mengajukan pertanyayan atau
meminta pendapat mereka tentang sesuatu dan meminta mahasiswa mendiskusikan
tugas dalam kelompok dan mempresentasikan hasil kerja kelompok?
mahasiswa ditugasi untuk mendapatkan bahan ajar yang ditunjuk dapat memfotokopi
bahan ajar, mebelianya atau meminjam diperspustakan (dosen akan menyediakan
bahan ajar yang dapat difotokopi oleh mahasiswa. Kemudian dengan pertanyaanpertanyaan yang diberikan dosen mahasiswa membaca bahan ajar dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan tersebut secara tertulis. Jawaban diserahkan kepada dosen
sebelum kuliah dimulai pada minggu beriktunya. Kemudian mahasiswa akan diminta 2
atau 3 orang mempresentasikan hasil bacaan tersebut di depan kelas.

14. Penilaian
Komponen nilai terdiri dari Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semseter, dan tugas-tugas
(termasuk quiz-quiz).
Ujian Tengah Sememster
= 35%
Ujian Akhir Semester
= 35%
Tugas
= 30% (hasil kerja kelompok 5%, kuis 5%
dan ressume 20%)
__________________
100%

Padang, Agustus 2010


Penanggungjawab,

Prof. Dr. Afrizal, MA

11