Anda di halaman 1dari 6

FUTURISME

Futurisme dari bahasa Perancis, futur atau bahasa Inggris, future yang keduanya berarti masa
depan adalah:
1.

Sebuah ilmu yang mempelajari masa depan

2. Aliran seni yang avant-garde, atau sebelum masanya, terutama pada tahun 1909 Masehi
3. Pandangan yang lebih mementingkan masa depan
Futurisme adalah bagaimana menangkap unsur gerak dan kecepatan ke dalam lukisan dengan
memanfaatkan prinsip aneka tampak. Futurisme merupakan aliran seni yang mendukung perkembangan
tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain. Arsitektur Futurisme adalah arsitektur yang ingin
melepaskan diri dari masa lalu dengan ide dan imajinasi yang spektakuler.
Dengan melihat pengerian futuristic yang ada, maka diambil kesimpulan pedoman dalm perencanaan
berdasarkan ungkapan futuristic, yaitu :
1. Mempunyai konsep masa depan terutama sesuai dengan paradigma perkembangan arsitektur.
2. Bentuk yang didapat bukan bentuk-bentuk tertentu saja, tetapi bentuk bebas yang dekonstruksi.
3. Memanfaatkan kemajuan di era teknologi melalui struktur dan konstruksi menggunakan strutur
yang dekonstruksi.
4. Memakai bahan-bahan pre-fabrikasi dan bahan-bahan baru, seperti kaca baja aluminium, dll
5. Memunculkan bentuk-bentuk baru dari arsitektur yang analog dengan musim, maksudnya adalah
bentuk yang tidak bisa diduga sebelumnya, dinamis sebagai konsekuensi dari perubahan.
Tokoh pada aliran futurisme ini adalah FILIPPO TOMMASO MARINETTI.

1.Sejarah singkat aliran Futurisme

1. Aliran Fiturisme lahir sejak abad 19.


2. Mulai muncul pada abad ke 20 lebih tepatnya pada tahun 1909.
3. Pada tanggal 11 Februari 1910 manifesto Futurisme dalam Seni Lukis sedang ditandatangani.
4. Pempublikasian kepada khalayak tentang Futurisme dalam Seni Lukis dilakukan pada tanggal 3
Maret 1910.
5. Futurism modern sebagian besar mulai dengan gaya desain pada mobil ataupun kereta pada tahun
1950 di California.

2. Perkembangan aliran Futurisme


Dalam perkembangannya aspek gerakan Futurisme terbagi atas dua bagian yaitu :
1. Gerakan Absolut
Garis garis dinamis yang menunjukkan suatu objek dapat dipecah pecah menurut tendensi
tertentu , dimana tendensi terhadap gerakan dapat diwujudkan dengan bentuk bentuk abstrak yang
dinamis.
2. Gerakan Relatif
Gerakan yang sebenarnya terjadi pada suatu objek . Seekor kuda yang bergerak nila digambarkan
bukanlah kuda dalam keadaan istirahat tetapi kuda dalam keadaan bergerak, misalnya harus diberi dua
puluh buah kaki.

3. Ciri-ciri aliran Futurisme

1. Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan.


2. Memanfaatkan prinsip aneka tampak atau ( multiple viewpoints ).
3. Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain.
4. Memperhatikan tentang kedinamisan , kedisiplinan, dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan
dan kesamaan waktu..
5. Konsep ruang dan waktu melebur atau tidak ada.
6. Memiliki tema dinamisme universal.

7. Keadaan objek yang bergerak digambarkan secara berlebihan.


8. Bertolak pada sensasi optik, teknologi dan kehebatan eksistensi mesin mesin.
9. Membentuk gambar sintesa yang menunjukan fase fase yang berjajar.
10. Lukisan adalah rumusan artistik yang harus merekam kompleksnya realitas.
11. Memperlihatkan bentuk-bentuk realitas yang berbeda, yang dekat dan yang jauh, benda-benda
yang terlihat dan terasa, saling menembus, dan digambarkan dalam waktu yang sama.
12. Penyatuan karakter dari elemen-elemen yang berbeda-beda dalam sebuah acuan, dan
penyusunannya karyanya sebagai suatu kesatuan.
13. Memiliki ide-ide seperti ketertutupan, ketidaksabaran, ekstrim dalam hubungan langsung dengan
nilai-nilai futurisme.
14. Karakteristiknya juga meliputi garis-garis yang tidak rata yang mengkomunikasikan energy dari
gerakannya.
15. Pandangan karya yang mementingkan masa depan.

Dalam arsitektur, Futurisme biasa berpangaruh pada bagian-bagian dari bangunan seperti pintu masuk,
lantai, bentuk bangunan, ornamen, dsb.
Antonio SantElia adalah seorang arsitek yang mungkin paling berpengaruh di abad 20. Ide-ide moderen
yang dimilikinya dituangkan di kumpulan lukisannya La Citt Nuova (The New City).

Cubo-futurisme merupakan pusat dari futurisme di Rusia yang mendapat pengaruh dari kubisme dan
berkembang di Rusia pada 1913, Para futuris Rusia, seperti Velimir Khlebnikov, Aleksey Kruchenykh,
Vladimir Mayakovsky, David Burlyuk, sangat terpukau dengan dinamisme, kecepatan, dan kehidupan
urban modern yang tak pernah beristirahat.

RASIONALISME
Dalam pandangan arsitektur modern (1910-1940-an), terjadi perubahan dalam pola dan konsep
keindahan arsitektur, di mana keindahan timbul semata-mata oleh adanya fungsi dari elemen-elemen
bangunan. Oleh karena itu aliran ini disebut sebagai Arsitektur Fungsionalisme atau Rasionalisme
(berdasarkan rasio/pemikiran yang logis).Bangunan terbentuk oleh bagian-bagiannya apakah dinding,
jendela, pintu, atap, dll tersusundalam komposisi dari unsur-unsur yang semuanya mempunyai fungsi.
Bangunan terbentuk oleh bagian-bagiannya apakah dinding, jendela, pintu, atap, dll tersusundalam
komposisi dari unsur-unsur yang semuanya mempunyai fungsi.
Arsitektur rasonalisme adalah aliran yang memandang keindahan dari suatu bangunan akan
timbul dari fungsi elemen-elemen dari bangunan tersebut, bukan dari pola keindahan arsitektur itu sendiri.
Dalam artian aliran ini lebih pada pemikiran yang logis ( rasional ) dan menekankan pada dimensi waktu.
Dengan demikian akan terbentuklah suatu bangunan murni tanpa unsur-unsur hiasan, estetika ataupun
ornamen-ornamen seperti berbentuk komposisi balok, kubus dan sebagainya.
Tokoh pada aliran futurisme ini adalah :

Walter Gropius

Le Corbusier
Ludwig Mies Van der rohe

Penggunaan bahan-bahan baru dan struktur yang kelihatan (pada constructicism).

Tutupan atap yang datar.

Proses yang sederhana.

Kaca-kaca besar dan menutupi permukaan internal ruangbangunan.

Bentuk bangunan mengikuti fungsi

Paradigma Rasionalis tumbuh pada sekitar pertengahan abad XIX di Eropa, Halini merupakan jawaban
atas kondisi yang terjadi pada saat itu. Adapun penyebabnya adalah
(a) munculnya revolusi industri yang ditandai dengan munculnya teknologi konstruksi.
(b) meningkatnya kebutuhan rumah tinggal di kota karena pesatnya arus urbanisasi dan
(c) semakin meningkatnya bentuk-bentuk eklektis dalam karya arsitektur saat itu, yang tidak sesuai
dengan perkembangan teknologi.

Bangunan ini sangat memaksimalkan lahan konstruksi,dan strukturnya pun terlihat. Sama sekali tidak
adanya penggunaan ornamen-ornamen, sehingga hanya terlihat suatu bangunan yang berbentuk balok.
Penekanan pada dimensi waktu dapat kita lihat dari jendela-jendela yang lebar, jarak antar kolom yang
relatif lebar tapi saling berhubungan secara berkesinambungan.
Berkembangnya Rasionalisme ke seluruh dunia membuatnya disebut sebagai Langgam Internasional atau
Internasioal style Yang sangat erat kaitannya dengan perkembangan arsitektur modern selanjutnya.