Anda di halaman 1dari 18

Pertusis pada Anak

dan Penatalaksaannya

Hanna Damayanti
10.2012.337

Anamnesis

Identitas
Keluhan Utama
Keluhan Penyerta
RPD
RPD
Riwayat sosial
Riwayat penggunaan
obat
Riwayat imunisasi

Cont..
? Tanyakan sudah berapa lama batuk
dirasakan
? Kapan batuk itu muncul, bagaimana
frekuensinya
? Apakah terdapat lendir atau sputum,
bagaimana konsistensinya
? Gambaran penyakit sistemik
? Tanyakan riwayat penyakit dahulu
? Obat yang pernah dikonsumsi & efeknya
? Riwayat penyakit keluarga
? Lingkungan, status sosial pasien

Pemeriksaan Fisik
Inspeksi
Bentuk dada,
gerak dada, pola
nafas, irama,
retraksi sela iga
Palpasi
Vocal fremitus
Perkusi
Auskultasi

Diagnosis
Diagnosis banding :
Tuberkulosis
Paru
Asma Bronkial
Croup
Diagnosis kerja : Pertusis

Pertusis

Tuberkulosis Paru

Asma Bronkial

Croup

Usia

Bayi > 3 bulan


Anak < 5 tahun

Orang Dewasa
Anak-anak < 5
tahun

4-5 tahun

20-50 tahun

Etiologi

Bordetella
pertusis

Mycobacterium
tuberculosis

Zat allergen, infeksi


respiratorik, polusi
udara, genetic

Virus, bakteri, infeksi


saluran napas atas

Batuk nonApnea/sianosis
produktif
Batuk yang
Dispnea ringan
khas

Gejala

Wheezing
Nyeri yang khas

Batuk
Iritabilitas
Anoreksia
Suara parau

Stadium
kataral
Manifestasi Stadium
Paroksimal
Klinis
Stadium
Konvalesen

Pneumonia
lobaris
Penyakit paru
primer progresif
Reaktivasi TB
Efusi pleura

Hipoksemia
Sianosis
Keletihan

Bronkitis
Pneumonia

Eritromisin
Trimethoprim
Sulfametoksas
Pencegaha
ol
n/Pengobat Imunisasi DPT
an

Oksigen
Epinefrin 0,05 ml
Inhalasi aerosol
bronkodilator

Epinefrin rasemik
yang diaerosol
Steroid sistemik
Antibiotik

INH
Rifampin
Pirazinamid
Streptomisin
Etambutol
Etionamid
Vaksin BCG

Pemeriksaan Penunjang
Bilasan hidung,
nasofaring, droplet
batuk
Tes Antibodi
Fluoresensi; reagen FA
Biakan
Perbenihan agar padat
Antibiotika
Serologi
ELISA
(Pemeriksaan kadar
IgA)

Etiologi

Bordetella pertussis dalam paru

Gambaran Klinis

Masa inkubasi 6-20 hari


Stadium kataralis 1-2minggu
Gejala ISPA
Demam ringan/tidak
Sangat Infeksius
Stadium paroksismal 2-4 minggu
Batuk keras terus-menerus
Batuk 5-10x selama ekspirasi diikuti
inspirasi mendadak & panjang (whoop)
Muntah
Selama serangan : Muka merah, sianosis,
perleche, lakrimasi, petechiae terutama
konjungtiva
Stadium konvalesens 1-2 minggu
Batuk berkurang secara perlahan
Serangan paroksismal bisa berulang karena
infeksi sekunder

Epidemiologi
Endemik, ada 60 juta kasus di seluruh
dunia, dengan lebih dari setengah juta
meninggal
Insiden tinggi di negara Itali, Jerman,
dimana cakupan vaksin rendah
Penggunaan vaksin & imunisasi dini
sangat menurunkan angka kematian

Patogenesis
1. Perlekatan B. pertussis pd silia
multiplikasi menyebar ke permukaan
sel epitel Tr. Respiratorius Invasif
Toksin
2. Pembentukan toksin berikatan dengan
reseptor sel target hambatan migrasi
limfosit & makrofag ke daerah infeksi
3. Toksin kerusakan jar. Tr. Resp.
Gangguan fungsi silia Infeksi sekunder
4. Mucus plug Obstruksi & kolaps paru
Hipoksemia & anoksia Gejala sistemik

Terapi
Rawat untuk bayi < 6
bulan
Antibiotik
Eritromisin 40-50
mg/kgBB/hari oral, 4 dosis
(maksimal 2 gram), 14 hari
Alternatif TrimethoprimSulfamethoxazole 6-8
mg/kgBB/hari oral, 2 dosis
(maksimal 1 gram)
Suportif : Cairan, oksigen,
nutrisi
Imunisasi

Komplikasi
Infeksi Sekunder
:
Strep.
Pneumonia
H. Influenza
Staph. Aureus
Apnea
Sekuele fisik,
batuk kuat

Prognosis
Prognosis adalah
dubia at malam. Jika
tidak ditangani
dengan cepat &
tepat.

Kesimpulan
Dari anamnesis, pemeriksaan fisik,
gejala-gejala klinis yang disampaikan
maupun diperiksa dapat disimpulkan
pasien tersebut menderita penyakit
pertussis. Pertussis adalah infeksi saluran
pernapasan akut yang disebabkan oleh
Bordetella pertussis yang sangat patogen
dan menular. Prevalensi di seluruh dunia
sekarang berkurang karena imunisasi
aktif DPT.
HIPOTESIS DITERIMA

Anda mungkin juga menyukai