Anda di halaman 1dari 20

Nama Kelompok

1. Roselina Deborah
2. Samuel Clinton Batubara

1. Prinsip Gizi Bagi Balita

Masa balita adalah periode perkembangan fisik dan mental


yang pesat. Pada masa ini otak balita ibu telah siap
menghadapi berbagai stimuli seperti belajar berjalan dan
berbicara lebih lancar. Perlunya perhatian lebih dalam
tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwa
kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini, bersifat
irreversible (tidak dapat pulih).

Sambungan

Ada usia balita juga membutuhkan gizi seimbang yaitu makanan


yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sesuai
umur. Makanan seimbang pada usia ini perlu diterapkan karena
akan mempengaruhi kualitas pada usia dewasa sampai lanjut.
Setelah anak berumur satu tahun menunya harus bervariasi untuk
mencegah kebosanan dan diberi susu, serealia (seperti bubur
beras, roti), daging, sup, sayuran dan buah-buahan. Makanan
padat yang diberikan tidak perlu di blender lagi melainkan yang
kasar supaya anak yang sudah mempunyai gigi dapat belajar
mengunyah.

2. Pengertian Gizi Balita

Gizi adalah elemen yang terdapat dalam makanan dan dapat


dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh seperti halnya
karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Gizi
yang seimbang dibutuhkan oleh tubuh, terlebih pada balita
yang masih dalam masa pertumbuhan. Dimasa tumbuh
kembang balita yang berlangsung secara cepat dibutuhkan
makanan dengan kualitas dan kuantitas yang tepat dan
seimbang. Gizi Balita adalah hal paling utama yang harus
diperhatikan oleh orang tua jika ingin tumbuh kembang putra
putrinya maksimal.

3. Pemenuhan Kebutuhan Gizi pada Balita

Kebutuhan gizi balita adalah jumlah yang diperkirakan cukup


untuk memelihara kesehatan pada umumnya. Secara garis
besar, kebutuhan gizi ditentukan oleh usia, jenis kelamin,
aktivitas, berat badan, dan tinggi badan. Antara asupan zat
gizi dan pengeluarannya harus ada keseimbangan sehingga
diperoleh status gizi yang baik. Status gizi balita dapat
dipantau dengan menimbang anak setiap bulan dan
dicocokkan dengan Kartu Menuju Sehat (KMS).

Sambungan

1. Kebutuhan Energi
2. Kebutuhan zat pembangun
3. Kebutuhan zat pengatur

4. Peran Makanan Bagi Balita

Ada 4 peranan makanan bagi Belita :


1. Makanan sebagai sumber zat gizi
2. Zat tenaga
3. Zat Pembangun
4. Zat pengatur

5. Faktor faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Makanan

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pengaruh ibu
Prasangka buruk
Pantangan
Kesukaan yang berlebihan
Jarak kelahiran yang terlalu cepat
Sosial ekonomi
Penyakit pada anak

6.

Faktor makanan
balita juga disebabkan oleh gangguan atau kelainan
nafsu maka

1.
2.
3.
4.

Anoreksia
Pika
Diare
Kolik

Sambungan

Menu makanan balita usia 2 sampai 5 tahun :


1.
2.
3.
4.
5.

1.

Pagi Bubur beras atau roti oles mentega/margarinTelur, daging


atau ikan satu gelas susu.
Snack; biskuit, kue basah atau es krim.
Siang nasi daging, ayam, ikan, telur, tahu atau tempe sayur ,
tomat, wortel, bayam.
Snack; biskuit, kue basah atau es krim.
Malam nasi atau roti oles mentega/margarin daging, ayam, ikan,
tahu atau tempe sayur mayur Buah atau puding satu gelas susu
contoh menu

7.

Prinsip Gizi Seimbang dan Nutrisi yang Penting


Bagi Balita

Setelah anak berumur satu tahun menunya harus bervariasi untuk


mencegah kebosanan dan diberi susu, serealia (seperti bubur
beras, roti), daging, sup, sayuran dan buah-buahan. Makanan
padat yang diberikan tidak perlu di blender lagi melainkan yang
kasar supaya anak yang sudah mempunyai gigi dapat belajar
mengunyah.
Kecukupan gizi:
Golongan umum: 1-3 tahun BB 12 kg, TB 89 cm, Energi 1220
Kkal, Protein 23 gram 4-6 tahun BB 18 kg, TB 108 cm,
Energi 1720 Kkal, Protein 32 gram

1.Air

Trimester

Kebutuhan (ml/kg
BB/hari)

175-200

II

150-175

III

130-140

IV

120-140

2. Energi
Menurut FAO/WHO 1971

Umur

Kebutuhan Energi (Kal/kg BB/hari)

3 bulan

120

3-5 bulan

115

6-8 bulan

110

9-11 bulan

105

Diatas 1 tahun 112

1-3 tahun

101

4-6 tahun

91

3. Protein

Umur

Kebutuhan Protein
(g/kg BB/hari)

6-11 bulan

3,5-2,0

1-3 tahun

2,5-2,0

4-6 Tahun

3,0

4. Lemak

Pada masa bayi dan balita lemak masih dianggap


tidak perlu dalam jumlah banyak kecuali asam lemak
essensial (asam lenoleat dan arakidonat).Lemak
yang mengandung asam lemak essensial bila kurang
dari 0,1 % akan mengakibatkan gangguan seperti
kulit bersisik, rambut mudah rontok dan hambatan
pertumbuhan. Maka dianjurkan sekurang-kurangnya
1% kalori yang berasal dari asam lenoleat.

5. Karbohidrat

Rekuiremen karbohidrat belum diketahui dengan pasti. Bayi


yang pada ibunya mendapat 40 % kalori dari laktosa. Pada
usia yang tua kalori dan hidrat arang bertambah jika bayi
telah diberikan makanan lain terutama yang mengandung
banyak tepung misalnya bubur susu dan nasi tim.

6. Vitamin dan mineral

Ca

Fe

Vit A

Vit B1 Vit

Vit B6 Vit C

Vit D

B12
6-11 bln

0,6 gr

8 gr

1200

0,4 mg 0,5 mg 6 mg

25 mg 400

mg
1-3 th

0,5 gr

8 gr

1500

unit
0,5 mg 0,7 mg 8 mg

30 mg

0,6 mg 0,9 mg 9 mg

40 mg

mg
4-6 th

0,5 gr

10 gr

1800
mg

Sambungan
Penyakit ini dibagi dalam
tingkat-tingkat, yakni :

1. KKP ringan, kalau berat badan anak mencapai 8495 % dari berat badan menurut standar Harvard.
2. KKP sedang, kalau berat badan anak hanya
mencapai 44-60 % dari berat badan menurut
standar Harvard.
3. KKP berat (gizi buruk), kalau berat badan anak
kurang dari 60% dari berat adan menurut standar
Harvard.

Dampak yang Ditimbulkan Akibat Gizi


yang Tidak Seimban

1. Pengaruh kurang gizi pada tumbuh kembang anak


antara lain :
a. Pada pertumbuhan anak
b. Pada perkembangan anak
2. Disamping itu, gizi kurang juga dapat menyebabkan

beberapa penyakit, yaitu


a.

Penyakit Kurang Kalori dan Protein (KKP)

Sambungan

Jenis KKp atau PCM di kenal dalam 3 bentuk


yaitu :
1. Kwarshiorkor
2. Marasmus
3. Marasmus-Kwashiorkor