Anda di halaman 1dari 8

Fungsi Vaskuler

RICKI YUDHANATA
201410330311133

Fungsi hati sebagai hemodinamik


Hati merupakan organ yang penting untuk

mempertahankan aliran darah.


Hati menerima 25% darah dari cardiac output.
Aliran darah hati yang normal sekitar 1500

cc/menit.

Vakularisasi Hepar :
V.porta (mengandung sari makanan)
sinusoid : 1100 ml/menit
A.hepatica (cab.aorta, mengandung o2)
sinusoid : 400 ml/menit
Hepar mendapat darah 1500 ml/menit (29% CO)

Hepar tempat menyimpan darah

Bila diperlukan hepar mampu mengecil mengeluarkan


darahnya sebanyak 800 ml

Hepar mempunyai sel Kupffer

Bersifat fagositik
Mampu menyaring darah

Aliran darah lancar, tahanan rendah

Hepar Memiliki Aliran Darah yang Tinggi dan Tahanan Vaskuler


yang Rendah

1050ml/menit darah mengalir dari v.porta ke

sinusoid
Tambahan 300ml lagi mengalir ke sinusoid dari

a.hepatika
Total rata rata 1350ml/menit
Jumlah ini adalah sekitar 27% dari curah jantung

istirahat

Rata rata tekanan dalam v.porta yg bermuara ke

dalam hati adalah sekitar 9mmHg


Rata rata tekanan dalam v.hepatika yg keluar dari

hati menuju ke v.cava adalah sekitar 0 mmHg


Perbedaan tekanan ini menunjukkan bahwa tahanan

darah melalui sinusoid hati sangat rendah

Hati sebagai Tempat Penyimpanan Darah


Hati merupakan organ yang dapat membesar, darah

disimpan di dalam pembuluh darah hati

Bila tekanan di atrium kanan tinggi, menyebabkan

tekanan balik di hati, hati membesar, dan 0,5 sampai


1 L darah tambahan disimpan di vena dan sinus
hepatika

Sitem Makrofag Hepatik berfungsi Pembersih Darah


Sel Kupffer makrofag fagositik besar yg melapisi sinus

venosus hati
Bila satu bakteri bersentuhan dengan sel Kupffer selama

0,01 detik bakteri akan masuk menembus dinding sel


Kupffer dan menetap permanen di dalam sampai bakteri
tersebut dicerna
Mungkin < 1% bakteri yg masuk ke darah portaldari usus

berhasil melewati hati masuk ke dalam sirkulasi sitemik