Anda di halaman 1dari 19

HERNIA

dr. Jimmy Panelewen, SpB, KBD

Definisi

Protrusi atau penonjolan isi suatu


rongga melalui defek atau bagian
lemah dari dinding rongga
bersangkutan
Hernia terdiri dari cincin, kantong, dan
isi hernia

HERNIA

Berdasarkan terjadinya :
H.kongenital
H.akuisita (didapat)

Berdasarkan lokasi:

H.
H.
H.
H.

Eksterna
- H. Obturator
Interna
- H. Diafragmatika
Inguinalis
- H. Ventralis
Femoralis

HERNIA

Berdasarkan isi:

H.
H.
H.
H.

Enterocele
Richter (sebagian dinding usus)
Littre (divetikel Meckel)
Sliding

Berdasar kausa:
H. Traumatika
H. Insisional

HERNIA

Berdasar obstruksi

H.
H.
H.
H.

Reponibilis
Irreponibilis
Inkarserata
Strangulata

KLASIFIKASI H. LIPAT PAHA MENURUT


NYHUS

TIPE 1. H. ING. INDIREK DGN RING INTERNA


NORMAL CONTOH : H. PD ANAK
TIPE 2. H. ING. INDIREK DGN RING INTERNA
DILATASI, DDG POSTERIOR INTAK
VASA EPIGASTRIKA INF. TDK BERGESER
(UNDISPLACED)
TIPE 3. DEFEK DDG POSTERIOR
A. H.ING.DIREK
B. H.ING.INDIREK- RING INTERNA DILATASI,
MELAMPAUI BGN MEDIAL, FASCIA
TRANSV. DAERAH TRIG. HESSELBACH
RUSAK

CONTOH TIPE 3B : H. SKROTAL MASIF,


SLIDING, H. PANTALOON
C. H. FEMORALIS
TIPE 4. H. REKUREN
A. DIREK
B. INDIREK
C. FEMORAL
D. KOMBINASI

HERNIA INGUINAL

Anatomi:
Membentuk cermin (mirror image)
Kanalis inguinalis dan funikulus

spermatikus, MOI sebagai cermin


Disebabkan oleh kelemahan lapisan
dinding abdomen dan berisi organ viscera

Skin
Fat
Fascia Scarpas
(superficial stratum)
Aponeurosis & M. Oblique Ext)
Inguinal canal, M. Oblique Internus, &
spermatic cord
(mirror)
Apponeurosis & M. Transv Abd
Fascia transversalis
Preperitoneal Fat
(deep stratum)
Peritoneum

Fisiologi

Normal : terdapat 2 mekanisme pertahanan


keutuhan kanalis inguinalis u/ mencegah
penonjolan/protusi isi abdomen melalui anulus
internus
I. Sphincter action
Anulus internus melekat dgn M.Transv abd. mll
sling fasc transversalis memperkuat bgn med
& inf anulus
II. Shutter action
Istirahat : arcus aponeurosis trans abd
cembung/ lengkung ke atas
Kontraksi: menjadi datar dan mendekat ke lig.
Ing tutup dasar kanalis inguinalis

H. Inguinal Dewasa

Klasifikasi: funikular & difus


Jenis funikular cenderung mengalami
obstruksi & strangulasi krn cincin hernia
yg ketat. Contoh : indirek dan femoral
Jenis difus, contoh: H. direk/ H. medialis
H. Inguinalis tdd:
H. Indirek (lateralis)
H. Direk (medialis)
H. Femoralis

H. INGUINALIS LAT (INDIRECT)

Congenital / didapat
Orang muda (< 50 th)
Timbul pelan-pelan
Hilang pelan-pelan
Bisa scrotal
Bisa strangulasi
Impuls pada puncak jari

H. INGUINALIS LAT (INDIRECT)

Menonjol di sebelah lateral vasa


epigastrica inferior/profunda
lateral
Keluar melalui 2 pintu dan saluran:
anulus internus
kanalis inguinalis
anulus eksternus

Indirek

Tonjolan berbentuk oval


Bayi/ anak : kongenital tidak
menutupnya processus vaginalis

H. INGUINALIS MED (DIRECT)

Didapat/ akuisita
Orang tua (> 50 th)
Timbul cepat
Hilang cepat (spontan)
Tak skrotum
Jarang strangulasi
Impuls pada permukaan jari

H. INGUINALIS MED (DIRECT)

Keluar di sisi medial vasa epigastrika


inferior H. medial
Menonjol langsung dari trigonum
Hasselbach H. direk
Umumnya bilateral krn penyebabnya
kelemahan otot

H. FEMORALIS

Sering pd wanita usia tua


Pintu keluar hernia: anulus femoralis
kanalis femoralis (sejajar dg V.
Femoralis) fossa ovalis.
PF: Benjolan di bawah lig. Inguinalis di
medial V. Femoralis & lateral
tuberkulum
Sering tjd strangulata

Penanganan

H. Lateralis anak/ bayi:


Reponibilis herniotomi.
Strangulata konservatif

Sedatif sampai tidur


Posisi trendelenburg
Puasa makanan /cairan parenteral
Kantong es di lipat paha.

Herniotomi dg pemasangan mesh:


Dikerjakan pada:
H. Lateralis dewasa reponibilis
H. Lateralis dewasa reponibilis
H. Inkarserata/strangulata
H. Medialis
H. Femoralis

THANK
YOU