Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENGAJARAN

PENKES KELUARGA BERENCANA

Disusun oleh :
Taufiq wahyu widodo

(11.1027)

Rekno dwi susanti

(11.1012)

Lavenia rumawati

(11.0999)

AKADEMI KEPERAWATAN PRAGOLOPATI PATI


TAHUN 2014

PRE PLANNING
A. LATAR BELAKANG
Kontrol reproduksi manusia telah dilakukan sejak berabad-abad yang lalu. Terdapat
berbagai metode dan penerimaan tentang konsep tersebut bervariasi. Tidak ada
metode yang

sempurna yang telah dikembangkan; semuanya mempunyai

keuntungan dan kerugian. Kebanyakan metode dapat diterapkan pada wanita.


Penting bagi wanita dan atau pasangan usia subur untuk mendapatkan informasi yang
tidak bias sehingga dapat memahami keuntungan dan risiko setiap metode, belajar
mengetahui setiap alternatif dan bagaimana cara penggunaannya, dan mendapat
penghargaan dan penerimaan positif tentang pilihan mereka
B. TUJUAN :
1. UMUM

: PUS menjelaskan macammacam cara penggunaan metode


kontrasepsi.

2. KHUSUS

: PUS memilih salah satu metode kontrapsi yang akan digunakan.

C. METODE PELAKSANAAN
Pendidikan kesehatan dilakukan dengan ceramah, tanya jawab ( diskusi ).
D. SASARAN
Pasangan usia subur.
E. STRATEGI PELAKSANAAN
Hari / tanggal

: Selasa, 25 febuari 2014

Waktu

: 30 menit

Tempat

: Ruang Anggrek RSUD Soewondo Pati

F. MEDIA
Leaflet
G. SETTING TEMPAT
Ket :
: Tenaga Kesehatan
: PUS
H. PENGORGANISASIAN DAN URAIAN TUGAS
Mahasiswa : 1.Lavenia rumawati
2.Taufiq wahyu widodo
3.Rekno dwi susanti

SUSUNAN ACARA
No

TAHAP

WAKTU

KEGIATAN

MEDIA

Pembukaan

5 menit

Mengucapkan salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan maksud dan tujuan
Apersepsi
dengan
menggali
pengetahuan keluarga tentang KB

Pelaksanaan

20 menit

Menjelaskan materi :

1. Pengertian keluarga berencana


Leaflet
2. Macam-macama alat kontrasepsi
3. Penggunaan dan efek samping
Memberi kesempatan keluarga untuk
memilih
salah
satu
metode
kontrasepsi

Penutup

5 menit

Mengakhiri kegiatan
Menutup dengan salam

J. EVALUASI
PUS dapat memilih metode kontrasepsi yang akan digunakan. : kondom, tisu
KB, Pil KB, Suntikan KB, susuk KB, IUD/spiral.
1. DAFTAR PUSTAKA

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Membangun Keluarga


Sejahtera

Panduan Teknik Konseling Pelayanan Kontrasepsi

Keluarga Berencana, www.medicastore.com/infopenyakit/

Mengenal kontrasepsi, www.information.com/kontrasepsi/

MATERI KONSELING KELUARGA BERENCANA.


A. Definisi Kontrasepsi
Menghindari / mencegah terjadinya kehamilan akibat pertemuan sel telur yang
matang dengan sperma.
B. Macam-macam Alat Kontrasepsi ( KB )
1. Metode Kontrasespsi Sederhana
a. Sengama terputus

Cara penggunaan : mengeluarkan penis dari vagina ketika akan ejakulasi.

Keuntungan : tanpa biaya

Kelemahan : memerlukan penguasaan diri yang kuat, kemungkinan ada


sedikit cairan yang mengandung spermatozoa tertumpah daqn masuk ke
vagina sehingga dapat mengakibatkan kehamilan.

b. Metode kalender

Cara penggunaan : menghitung masa subur wanita dan menghindari


melakukan hubungan seksual di masa subur.

Keuntungan : tanpa biaya

Kelemahan : pasangan sulit untuk bisa mentaati.

2. Metode Kontrasepsi dengan alat / obat


a. Kondom
Kondom adalah sarung untuk alat kelamin pria yang terbuat dari karet tipis.
Berguna untuk menampung sperma agar tidak masuk kedalam vagina.

Cara penggunaan : disarungkan pada penis, dari ujung hingga pangkal,


pada saat akan melakukan hubungan seksual.

Keuntungan : murah, mudah didapat, dapat digunakan sewaktu-waktu,


dapat mencegah penularan penyakit kelamin.

Kerugian

:selalu

harus

memakai

kondom

baru,

mengganggu

kenyamanan dalam melakukan hubungan seksual, dapat sobek jika


menggunakannya tergesa-gesa.

Efek samping : alergi terhadap kondom (jarang terjadi), lecet-lecet pada


kemaluan pria akibat pemakaian yang tergesa-gesa / kurang pelican.

b. Tisu KB
Kertas tipis yang mengandung spermatisida.

Cara penggunaan : remaslah tisu KB menjadi gumpalan kecil, masukkan


ke dalam vagina, dorong hingga menyentuh mulut rahim. Tunggu 2-5
menit sebelum berhubungan.

Kelemahan : harus digunakan 2-5 menit sebelum melakukan hubungan


seksual.

Efek samping : gatal-gatal, peningkatan pengeluaran cairan vagina, iritasi


dinding vagina.

c. Pil KB
Pil atau tablet yang berisi zat yang berguna untuk mencegah lepasnya sel telur
dari indung telur.

Cara penggunaan : diminum setiap hari, tidak boleh lupa.


Pil dengan kemasan 21 tablet diminum pada hari ke 5 haid.
Pil dengan kemasan 28 tablet diminum pada hari pertama haid.

Keuntungan : mudah penggunaannya, mengurangi rasa sakit pada waktu


haid, mengurangi risiko kanker ovarium, cocok untuk PUS muda.

Kerugian : memerlukandisplin tinggi, kembalinya kesuburan agak


lambat, tidak dianjurkan untuk wanita diatas usia 30 tahun.

Kontra indikasi : penyakit jantung, varises, darah tinggi, perdarahan


pervaginam, migrain.

Efek samping : perdarahan, perubahan BB, kloasma, pusing.

d. Suntikan KB
Depo provera dan Noristerat
Suntik KB adalah obat suntik yang berisi zat yang dapat mencegah lepasnya
sel telur dari indung telur, mengentalnya lendir mulut rahim sehingga sperma
tidak dapat masuk ke dalam rahim dan menipiskan selaput lendir rahim
sehingga calon janin tak dapat tertanam dalam rahim.

Cara penggunaan : Depo provera disuntikkan tiap 3 bulan sekali.


Noristrat disuntikkan setiap 2 bulan selama 4 kali suntikan pertama,
selanjutnya tiap 3 bulan.

Keuntungan : praktis dan efektif, aman dan cocok digunakan bagi ibu
yang sedang menyusui anaknya, karena tidak mempengaruhi produksi air
susu ibu (ASI)

Efek samping : terlambat haid, terjadi bercak perdarahan di luar haid,


keputihan, jerawat, perubahan berat badan, dan lain-lain

Kontra indikasi : Hamil, keluarnya darah dari rahim yang tidak normal,
keganasan penyakit jantung, hati, tekanan darah tinggi, kencing manis
dan penderita penyakit paru-paru berat.

e. Susuk KB.
Susuk KB adalah 6 kapsul kecil, ramping berisi obat yang dipasang
dibawah kulit lengan atas bagian dalam untuk dipakai selama 5 tahun.

Cara penggunaan : Dengan memasukkan susuk KB di bawah kulit lengan


wanita bagian atas oleh dokter dan bidan terlatih

Keuntungan : praktis, tidak menekan produksi ASI, tidak ada faktor lupa,
dapat digunakan pada wanita yang tidak cocok dengan hormon estrogen.

Kekurangan : lebih mahal, harus dipasang dan diangkat oleh petugas


kesehatan yang terlatih.

Efek samping : gangguan haid, mual, muntah timbul jerawat, BB


bertambah.

Kontra indikasi : wanita hamil, perdarahan pervaginam, penyakit jantung,


darah tinggi, kencing manis.

f. IUD / Spiral
IUD adalah alat kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim wanita. Terbuat
dari plastik khusus yang diberi benang pada ujungnya sebagai kontrol.

Cara penggunaan : IUD dipasang pada rongga rahim wanita oleh dokter
atau bidan terlatih.

Keuntungan : praktis, ekonomis, aman dan mudah dikontrol.

Efek samping : adanya rasa nyeri dan mulas beberapa saat setelah
pemasangan, ada bercak bercak perdarahan dll.

Kontra indikasi : wanita hamil, peradangan leher rahim, kangker


rahim.

g. Vasektomi
Operasi kecil untuk menghalangi transport sperma di saluran air mani.

Cara penggunaannya : dengan operasi.

Keuntungan : efektif, proses operasi cepat, tidak perlu dirawat di RS.

Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak dapat dilakukan


pada orang yang masih ingin mempunyai anak lagi.

Efek samping : ada kemungkinan komplikasi seperti perdarahan dan


infeksi.

Kontra indikasi : penderita DM tidak terkontrol.

h. Tubektomi.

Cara penggunaannya : dengan operasi

Keuntungan : efektif, angka kegagalan sterilisasi rendah, komplikasi


terbilang kecil, biaya murah.

Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak dapat


dilakukan pada orang yang masih ingin mempunyai anak lagi.

Kontra indikasi : penyakit jantung, paru-paru, hernia umbilikalis,


hernia inguinalis atau labialis.