Anda di halaman 1dari 3

Bab IV.3.

ASMA
Apa yang dimaksud dengan asma?
Asma adalah mengi berulang dan/atau batuk persisten dengan karakteristik sebagai berikut;
timbul secara episodik, cenderung pada malam / dini hari (nokturnal), musiman, setelah aktifitas
fisik serta terdapat riwayat asma atau atopi lain pada pasiendan/ataukeluarganya.

Apa penyebab dari penyakit asma?


Disebabkan oleh berbagai factor pencetus (allergen dalam ruangan seperti tungau, debu rumah,
binatang berbulu,dll) factor cuaca, aktifitas yang berlebihan, psikologis ( emosi).
Apa saja Klasifikasi pembagian asma?
Gejala/hari
Derajat I
Intermiten

< 1 kali
perminggu
asimtomatik dan
nilai PEF normal
diantara
serangan
Derajat 2
>1 kali
Persisten ringan
perminggu tapi
< 1 kali perhari
Serangan dapat
menggangguakti
vitas
Derajat 3
Sehari sekali
Persisten sedang serangan
mengganggu
aktivitas
Derajat 4
Terus menerus
Persisten berat
sepanjang hari
Aktivitas fisik
terbatas
Bagaimana perjalanan penyakit dari asma?

Gejala/malam
2 kali sebulan

>2 kali sebulan

PEF atau FEV1


Pef variability
80%
< 20%

80%
20-30%

>1 kali seminggu 60-80%


>30%
Sering

60%
>30%

Fase cepat
Sel-sel mast mengeluarkan mediator-mediator (histamine,leukotrien, prostaglandin dan
tromboksan) yang menimbulkan bronkokonstriksi
Fase lambat
Sitokin-sitokin dikeluarkan sehingga memperlama inflamasi dan mengaktivasi eosinofil,
basofil, limfosit dan sel-sel mast. Hiperplasia otot polos dan hiperresponsif bronchial
akibat proses inflamasi kronis menyebabkan menyempitnya saluran udara, hal ini
menimbulkan mengi, batuk, sesak dada dan napas pendek.
Apa saja gejala klinis yang ditemukan pada asma?
42

Adanya batuk dan atau mengi yang progresif

Sesak napas ringan sedang

Nocturnal

Episodik

Bagaimana penatalaksanaan dari asma?


Serangan ringan
-

2 agonist inhalasi

Serangan sedang
-

Oksigen

2 agonist / antikolinergik (ipratropium bromida) tiap 2 jam respon baik kurangi tiap 4 jam

Serangan berat
-

Oksigenasi sejak awal dan pada saat nebulisasi

Pasang jalur parenteral lakukan fotothoraks

Nebulisasi cukup 1x dengan 2 agonist atau antikolinergik (ipratropium bromida)

Algoritme:
Algoritme tentang Asma dapat dilihat pada skema dibawah ini
Alur Diagnosis Asma Pada Anak

43

Daftar Pustaka:
1. Nastiti , dkk. Buku ajar respirologi anak. Edisi pertama. IDAI. Jakarta. 2008
2. Hasan, Alatas,. FK UI. Buku Kuliah IKA. Jakarta: 1988.
3. Garna Herry, dkk. FK Unpad Bandung. Pedoman Terapi IKA. Bandung 1987.

44