Anda di halaman 1dari 10

ENDOMETRIOSIS

Modul Semester IV

KASUS
Keluhan utama : Nyeri pada perut bagian bawah setiap
haid.
Nyeri sangat hebat terutama hari pertama haid, sering
izin tidak masuk kerja.
Kadang menggunakan obat-obat tradisionil untuk nyeri
haid, namun efeknya belum maksimal.
BAB dan BAK normal.
Pasien tidak ada keluhan keputihan.

KASUS
Pasien haid terakhir 2 minggu yang lalu. Selama ini haid teratur
tiap bulan.
Pasien sudah memiliki anak 2 orang, dan saat ini tidak
menggunakan kontrasepsi.
TD 100/60 mmHg, N 76 x/menit. Jantung dan paru DBN.
Abdomen lemas, tak teraba massa, bising usus normal.
I : Vulva & urethrae tenang.
Io : Porsio licin, ostium tertutup, tak tampak fluor.
PD : CUt retrofleksi, ukuran normal, kedua adneksa massa (-)

DIAGNOSIS
Diagnosis pasien ini : Endometriosis
Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan
endometrium, baik kelenjar maupun stroma, di
luar kavum uteri.

GEJALA KLINIS
NYERI HAID : muncul beberapa hari menjelang haid, & mencapai
puncaknya saat haid, dan menghilang setelah berhenti haid.
Mekanisme nyeri ini disebabkan :

inflamasi pada peritoneal


infiltrasi ke jaringan + kerusakan jaringan
perlekatan
perdarahan haid pada lesi endometriosis

Pada pasien ini ditemukan keluhan ini.


INFERTILITAS : Perlekatan menyebabkan gangguan motilitas
tuba

PATOGENESIS
1. Teori transplantasi dan regurgitasi
darah haid mengalir balik melalui tuba ke dalam rongga
pelvik (retrograde).
2. Teori metaplasia
berasal dari sel epitel selomik pluripoten jaringan
endometriosis.
3. Teori induksi
faktor biokimia endogen yang dapat menginduksi sel
peritoneum jaringan endometrium.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
USG Transvaginal
CT scan & MRI
Laparoscopy

TERAPI
NSAID
Pil KB kombinasi menginduksi pseudopregnancy
Progestin menyebabkan atrophy.
Danazol atau GnRH
Laparaskopi

TERIMAKASIH