Anda di halaman 1dari 4

Resume BAB V

Naiknya Cairan Tumbuhan


5.1. Permasalahan
Jika tumbuhan ditempatkan dalam kondisi atmofer yang cukup kering, atau
ditanah yang berkelembapan rendah, atau sekaligus dalam dua keadaan tersebut,
maka tekanan akar tidak muncul sebab air dalam batangnya berada dibawah tegangan
dan bukan dibawah tekanan.
Kapasitas merupakan interaksi antara permukaan singgung dari suatu bahan
cair dan bahan padat, sehingga permukaan zat cair tersebut, berubah bentuk, dari
datar menjadi agak mengerut.
5.2. Mekanisme Kohesi Untuk Menjelaskan Naiknya Cairan
Ada tiga unsur dasar dalam teori kohesi untuk menjelaskan naiknya cairan:
daya penggerak, hidrasi (adesi), dan kohesi air. Daya penggerak adalah gradien
potensial air yang makin menurun (makin negative), dari tanah, melalui membrane,
ke atmosfer. Air bergerak dalam lintasan, mulai dari tanah, melalui epidermis,
korteks, dan endodermis, masuk ke jaringan pembuluh akar, naik melalui unsure
xilem, dan kayu,masuk ke daun dan terakhir dengan transpirasi stomata menuju
atmosfer. Potensial osmotic yang rendah pada sel batang dan daunhidup, dan
kemampuan hidrasi dinding sel, teruama di daun embuat sistem ini berfungsi, daya
hidrasi anatar molekul air dan dinding sel disebabkan oleh adanya ikatan hydrogen,
disebut adesi, yaitu daya tarik antar molekul yang tidak sejenis.

Kohesi yang

merupakan daya tarik antar melekul sejenis merupakan kunci.


5.3. Anatomi Lintasan
Jaringan pembuluh: anatomi batang
Pada batang herba, tumbuhan dikotil memiliki berkas pembuluh dengan xilem
dan floem terbuka, sedangkan pata tumbuhan monokotil sering tertutup. Berkas
pembuluh terbuka berarti terbuka untuk tumbuh, sebab berkas tersebut memiliki
selapis sel kambium yang dapat menghasilkan xilem dan floem sekunder; berkas
pembuluh tertutup tidak dapat menghasilkan kambium seperti itu dan tertutup dalam
arti bahwa berkas tersebut sering dikelilingi oleh seludang berkas yang terdiri dari sel
serat berdinding tebal.
Xilem terdiri dari empat macam sel: trakeid, unsure pembuluh, serat dan
perenkim xilem. Floem juga memiliki sel serat dan sel parenkima.

Jaringan Pembuluh: Anatomi Akar


Xilem ditengah akar bersambung dengan xilem pada batang dan berhubungan
erat dengan floem. Unsure xilem dan floem dikelilingi oleh selapis sel hidup yang
disebut perisiklus. Diluar endodermis terdapat beberapa lapis sel hidup yang cukup
besar dan berbanding tipis, dengan ruang udara antar sel dibagian luar sudutsudutnya.
Konsep Apoplas-Simplas
Apoplas merupakan jalannya air disela-sela membran dan dinding sel (difusi).
Simplas merupakan air yang masuk kedalam sel melewati membrane yang
menyebabkan perbedaan potensial air (osmosis).
Dasar Anatomi Tekanan Akar
Akar besinggungan denga larutan tanah. Ion berdifusi melalui apoplas. Jika
ada endodermis, ion akan bergerat memalului simplas epidermis, jika tidak ion akan
tetap berda di apoplas korteks. Begitu berada di dalam stilus ion akan dipompa secara
aktif keluardari simplas, dan masuk kek apoplas.
5.4. Gaya Penggerak: Gradien Potensial Air
Potensial Air Atmosfer
Kapasitas yang besar yang dimiliki oleh udara kering untuk menampung uap
air. Karena air tanah yang tersedia bagi tumbuhan jarang yang mempunyai potensial
air lebih negative , maka udara tidak perlu menjadi sangat kering untuk menciptakan
gradiem potensial air yang tajam dari tanah, melaluitumbuhan dan menuju atmosfer.
Peran Osmosis Dalam Sel Hidup
Untuk tetap tumbuh atau untuk sekedar tetap hidup sel hidu pda tumbuhan
harus mendapatkan air dari apoplas.
Peran Hidrasi Dinding Sel
Disamping daya pengan potensial-air negative dalam sel hidup, terdapat day
apegang yang jauh lebih besar, yaitu hidrasi dinding sel apoplas. Hal tersebut dapat
diakiatkan oleh air berkurang pada dinding sel atau di unsur xilem daun.
5.5. Tegangan Di Daam Xilem: Kohesi

Besarnya kekuatan regang air sulit ditentukan. Pengetahuan tentang ikatan


hydrogen pada air menunjukan bahwa daya kohesi potensial dalam keadaan ideal
sangat tinggi. Beberapa percobaan pengukuran menunjukan adanya kekuatan regang
yang tinggi. Pada suatu percobaan menunjukan bahwa tegangan terbesar timbul pada
tabung yang berdiameter kecil.
Suatu percobaan menunjukan bahwa kolom air di xilem bersambung,
kecepatan alirang yang diamati sangatmendukung hal tersebut.
Scholander berpendapat bahwa jika air dibawah batang berada dibawah
tegangan , maka tekanan diluar akan mendesak dinding sel xilem. Tegangan pada
atang tumbuhan dapat diamati hanya dengan cara merendambatang tumbuhan yang
melakukan transpirasi dalam larutan zat warna, dan menyayat batang tersebut.
Beberap ahli menjelaskan mengenai dampak yang akan timbul jika kolom
beronggoa. Hal tersebut dapat dijelaskan melalui percobaan menggunakan batang
sebuah pohon yang dilubangi, kemuidian disutikan zat warna. Percobaan tersebut
dilakukan dengan cara hati-hati untuk menghindari naiknya tekana ketika melubangi
lubang tersebut. Pada kayu berpori-pori yang pembuluhnya panjang serta lebar,
memrlukan pemikiran untuk pengangkutan yang lain karena semua pembluh yang
panjang dan lebar terputus. Selalu ada pembuluh yang lebih pendek pda tumbuhan
bahkan trakeid yang lebih pendek pun ada.
Pada sebuah pengamatan enunjukan bahwa penyumbatan oleh udara terjadi
pada beberapa tumbuhan yang membeku. Ketidak mampuan untuk memperbaiki
kolom air di pembuluh yang lebar menyebabkan beberapa jenis pohon tidak dapat
tumbuh di daerah yang dingin. Jika pun ada pepohonan yang dapat didaerah dingin
hal tersebut neunjukan bahwa ada lintasan yang tersumbat pada pohon namun dapat
diganti atau dipulihkan kembali. Pohon bercincin- pori menggunakan metode
buang, spesien tumbuhan itu memiliki pembuluh yang lebar dan efisien sehingga
sekali saj abatangnya tumbuh membesar, sudah cukup menyediakan air bagi
mahkotaya.
5.6. Anatomi Xilem: Sistem Yang Tidak Pernah Gagal
Telah diketaui bahwa pengankutan air berlangsung karena adanya gradient
potensial air yang negatif, dari tanah, melalui tumbuhan, ke atmosfer. Bentuk dinding
unsure pembuluh dna berbagai jenis papan perforasi mampu mempertahankan
gelembung yang terbentuk sehingga tidak melebur, gelebung kecil lebih mudah larut
dari pada gelembung besar.

Beberapa spesies memiliki sel khusus yang disebut tilosis, yang tubuh ke
dalam trakeid, serta pembuluh yang tersumbat uap. Sebagian air tersipan dibatang
pohon akibat lenturnya sel xilem.
Zimmermann (1983) membahas kapilaritas dalam penyimpanan air. Sebagian
besar batang berisi gas. Walaupun sebagianbesar berupa uap air, udara, harusada
untuk mendukung repirasi dari, jejari yang hidup dalam sel parekima. Tumbuhan
juga dibangun secara anatomis untuk mengangkut linarut yang dihasilkan oleh foto
sintesis dan proses metabolic lain secara efesien, dan perlu pembelajaran mengenai
mineral yang dibutuhkan leh tumbuhan dan membrane yang sangat berperan dalam
pergerakan linarut.

Beri Nilai