Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Anang Prayogi

NIM

: 140720201067

Kelas

: A

1. Penjelasan tentang hak sebagai hak sebagai Barang yang dapat dijual secara lelang
yang rumuskan dalam Pasal 1 angka 2 dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor
93 /PMK.06/2010 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang
Ada dua teori dalam ilmu hukum untuk menjelaskan keberadaan Hak, yaitu ;
1. Teori Kepentingan (Belangen Theorie), dianut Rudolf von Jhering, yang berpendapat
hak itu sesuatu yang penting bagi seseorang yg dilindungi oleh hukum, atau suatu
kepentingan yg terlindungi. Teori ini dibantah oleh Utrecht, menurutnya hukum itu
memang mempunyai tugas melindungi kepentingan dari yang berhak, tetapi orang
tidak boleh mengacaukan antara hak dan kepentingan. Karena hukum sering
melindungi kepentingan dengan tidak memberikan hak kepada yang bersangkutan
2. Teori Kehendak (Wilsmacht Theorie), hak adalah kehendak yang diperlengkapi
dengan kekuatan dan diberi oleh tata tertib hukum kepada seseorang. Dianut oleh
Bernhard Winscheid. Berdasarkan kehendak sesorang dapat memiliki rumah, mobil,
tanah, dll. Sedangkan anak dibawah umur atau orang gila tidak dapat beri hak, karena
belum menyatakan kehendaknya.Teori ini dibantah oleh Utrecht, menurutnya
walaupun dibawah pengampuan mereka tetap dapat memiliki mobil, rumah, dsb.
Namun, yg menjalankan adalah wali atau kuratornya.
Pada abad ke-19 di Jerman dikemukakan 2 teori tentang hak, yaitu :
1. Teori yang menganggap hak sebagai kepentingan yang terlindung (Belangen theorie
dari Rodlof Ven Jhering). Teori ini merumuskan bahwa hak itu merupakan sesuatu
yang penting bagi yang bersangkutan, yang dilindungi oleh hukum. Teori ini mudah
sekali mengacaukan antara hak dengan kepentingan. Memang hak bertugas
melindungi kepentingan yang berhak.
Contoh : menyewakan rumah.
2. Teori yang menganggap hak sebagai suatu kehendak yang diperlengkapi dengan
kekuatan atau wilsmacht theorie (Bernhard Winscheid). Teori ini mengatakan bahwa
hak itu adalah : suatu kehendak yang diperlengkapi dengan kekuatan yang oleh tatatertib hukum diberikan kepada yang bersangkutan. Berdasarkan kehendak itu maka
yang bersangkutan dapat memiliki rumah, tanah, dan lain sebagainya. Menurut teori
ini orang yang gila dan anak-anak kecil tidak dapat diberi hak, sebab mereka tidak

atau belum dapat menyatakan kehendaknya. Sedangkan negeri kita membolehkan


dengan pengampunan atau perantaraan walinya, seorang yang gila atau anak-anak
kecil dapat diberi hak missal pasal 1 s/d 3 KUH Perdata menyatakan bahwa tidak ada
manusia yang tidak mempunyai hak (yang di bawah pengampunan/perwakilan
dijalankan oleh pengawas/walinya).1
Menurut penulis,suatu hak dapat dikatakan sebagai objek sukum bilamana memenuhi syaratsyarat sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.

dapat dinilai dengan uang.


termasuk hak yang didaftarkan pada lembaga tertentu untuk kepentingan publisitas.
dapat dipindahtangankan, sehingga dapat menjadi jaminan suatu perikatan.
Secara yuridis normative, diatur melalui peraturan perundang-undangan bahwa hak
yang dimaksud mendapat perlindungan dan jaminan berkaitan sifatnya yang
komersil. Contohnya dalam Pasal 4 UUHT yang mengatur mengenai obyek Hak
Tanggungan yaitu :
a. Hak Milik.
b. Hak Guna Usaha.
c. Hak Guna Bangunan.
d. Hak Pakai, baik hak atas tanah negara.

2. Penjelasan tentang kekuatan pembuktian sempurna Risalah Lelang yang rumuskan


dalam Pasal 1 angka 32 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93 /PMK.06/2010
Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang
Risalah Lelang sebagai akta autentik mempunyai kekuatan pembuktian sempurna karena
akta otentik memiliki tiga kekuatan pembuktian, yaitu :
Kekuatan Pembuktian Lahiriah
Suatu akta otentik yang dapat membuktikan dirinya tanpa adanya penjelasan dari orang
lain.
Kekuatan Pembuktian Formal
Keterangan-keterangan yang ada dalam akta ini secara formal benar adanya. Sebenarbenarnya disini bisa saja tidak benar karena penghadap berbohong. Kebenaran formal ini
mengikat para pihak, para ahli waris dan para pihak yang menerima haknya.
3. Kekuatan Pembuktian Materiil
Isi materi dari apa yang ada dalam akta itu adalah dijamin benar adanya. Karena yang
membuat dan menyusun adalah pejabat umum. Kebenaran materiil ini mengikat para
pihak, para ahli waris dan para pihak yang menerima haknya.

1 http://dingklikkelas.blogspot.com/2014/03/hubungan-hukum.html, diakses pada tanggal 2 April 2015.

Dari alasan-alasan yang diuraikan di atas dapat diketahui bahwa akta otentik merupakan
suatu alat bukti yang sempurna, yaitu apabila akta otentik diajukan sebagai alat bukti dalam
suatu persidangan, maka tidak diperlukan bukti pendukung lain yang menyatakan bahwa
akta otentik tersebut benar. Hal ini dikarenakan suatu akta otentik telah dapat dipastikan
kebenarannya.
Untuk memahami mengenai akta otentik, apa perbedaan akta otentik dengan akta dibawah
tangan, serta mengapa akta otentik merupakan alat bukti yang sempurna, maka akan dibahas
lebih lanjut dalam makalah ini.
3. Penjelasan tentang makna hokum irah-irah "Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan
Yang Maha Esa pada Grosse Risalah Lelang yang rumuskan dalam Pasal 1 angka 36
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93 /PMK.06/2010 Tentang Petunjuk Pelaksanaan
Lelang
menunjukkan kewajiban pembuat dan para pihak yang turut menandatangani grosse risalah
lelang agar menegakkan keadilan yang dipertanggungjawabkan secara horizontal kepada
sesama manusia dan vertikal kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga diharapkan mampu
memberikan rasa keadilan yang berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa. Makna Demi
Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa ini sangat luas dan penting, karena tidak
hanya berkaitan dengan para penegak keadilan, namun juga erat kaitannya dengan Tuhan
Yang Maha Esa sang pencipta hidup.
Makna Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa itu tentu tidak akan pernah
bisa terlepas dari pemahaman tentang keadilan itu sendiri. Pemaknaan atau pemahaman
tersebut sangat dipengaruhi oleh latar belakang dan lingkungan masing-masing. Pemaknaan
atau pemahaman keadilan menurut Hans Kelsen adalah suatu tertib sosial tertentu dibawah
lindungannya usaha mencari kebenaran bisa berkembang dengan subur.

Anda mungkin juga menyukai