Anda di halaman 1dari 6

BAB II

PEMBAHASAN

2.1

TANAMAN JARAK
Pada abad pertengahan,jarak kaliki disebut Palma Christi

(hand of Christ).
Sebutan itu lahir karena bentuk daunnya menyerupai telapak
tangan manusia dengan jari - jari terbuka. Karena masih satu
keluarga,

jarak

pagar

dengan

jarak

Kaliki

punya

banyak

kemiripan.Secara fisik keduanya tidak susah di bedakan.Tanaman


ini berasal dari Amerika latin, menyebar ke Afrika lalu ke seluruh
penjuru dunia. Biji dari tumbuhan ini diketahui sebagai minyak
nabati yang multimanfaat. Sejak zaman dahulu,minyak biji jarak
sering dipergunakan sebagai keperluan untuk minyak kompor.
Tanaman jarak disebut juga dengan jarak kepyar, Jarak
merupakan tumbuhan liar setahun (annual) dan biasa terdapat di
hutan, tanah kosong, di daerah pantai, namun sering juga
dikembangbiakkan dalam perkebunan. Tanaman ini tergolong
tanaman perdu, memiliki daun tunggal menjari antara 7 9,
berdiameter

10-40

cm.

Tumbuhan

ini

merupakan

spesies

tanaman dari Euphorbiaceae dan tergolong ke dalam genus


Ricinus, subtribe Ricininae, Perbanyakan tanaman ini dapat
dilakukan dengan Generatif (biji). Tanaman jarak digolongkan
kedalam beberpa jenis yaitu :
1. Jarak Pagar (Jatropha curcas L.)
Jarak pagar memiliki batang pohon yang kokoh
dengan cabang yang tidak beraturan. Batang kayunya
bulat dan mengandung banyak getah. Daun tunggal, lebar,
menjari dengan sisi berlekuk-lekuk sebanyak 35 buah.
Bunganya majemuk berumah satu dan uniseksual, kadang-

kadang ditemukan bunga hermaprodit dengan warna


kuning kehijauan. Buahnya bulat telur atau oval tanpa
bulu-bulu halus, buah muda berwarna hijau dan berangsurangsur

menjadi

kekuningan

hingga

kecoklatan

saat

buahnya menua.
2. Jarak Kepyar/Jarak Kaliki/Jarak Kosta (Ricinus communis
Linn.)
Jarak adalah tumbuhan setahun (anual) dengan
batang bulat licin, berongga, berbuku-buku jelas dengan
tanda

bekas

bersemburat

tangkai
merah

daun yang
tengguli.

lepas,

Daun

warna

tunggal,

hijau

tumbuh

berseling, bangun daun bulat dengan diameter 10-40 cm,


bercangap menjari 7 - 9, ujung daun runcing, tepi bergigi,
warna daun di permukaan atas hijau tua permukaan bawah
hijau muda. Bunga majemuk, berwarna kuning oranye,
berkelamin satu. Buahnya bulat berkumpul dalam tandan,
berupa buah kendaga, dengan 3 ruangan, setiap ruang
berisi satu biji. Buahnya mempunyai duri-duri yang lunak,
berwarna

hijau

muda

dengan

rambut

merah.

Dapat

ditemukan di hutan liar, atau sepanjang pantai. Seperti


jarak pagar, jarak kepyar juga sudah mulai dibudidayakan
sebagai tanaman perkebunan.
3. Jarak Ulung/Jarak Wulung (Jatropha gossypifolia L.)
Tanaman ini biasanya tumbuh liar di tempat-tempat
terang yang terkena sinar matahari langsung. Misalnya di
tepi jalan, semak belukar, atau di pinggir lapangan rumput.
Termasuk perdu tahunan yang habitat aslinya berasal dari
Amerika Serikat. Hampir mirip dengan jarak kepyar, tapi
yang jenis ini warnanya ungu tua.
Batang berkayu, bulat, warnanya cokelat, banyak
bercabang. Daun tunggal, bertangkai panjang, helaian
daun bulat telur sungsang sampai bulat, berbagi 3-5, taju

runcing, panjang 7-22 cm, lebar 6-20 cm, daun muda


berwarna keunguan, daun tua warnanya ungu kecokelatan.
Bunga majemuk dalam maiai rata bertangkai, berbentuk
corong, kecil, warnanya keunguan, keluar dari ujung
batang. Sementara buahnya hampir sama dengan jarak
pagar, tapi tidak terlalu bulat. Bijinya juga mengandung
banyak minyak yang bisa dijadikan bahan bakar.

4. Jarak Bali (Jatropha podagrica Hook.)


Jarak Bali memiliki pangkal batang yang menyerupai umbi.
Daun bertangkai yang panjangnya 20-30 cm, helai daun
bangun perisai, bentuknya bulat telur melebar dengan
ukuran penampang 20-40 cm, bercangap 3 atau 5, taju
runcing atau membulat. Bunga dalam malai rata yang
bertangkai panjang, dengan bunga betina dan bunga
jantan dalam satu tangkai, warnanya merah oranye. Buah
bentuk elips melebar, berkendaga tiga, panjang 1,5 cm. Biji
lonjong atau bulat panjang. Jarak Bali disebut juga jarak
hias, karena memang sering digunakan sebagai tanaman
hias berkat penampilannya yang cukup menarik, terlebih
jika sudah berbunga.
Pada abad pertengahan, jarak kaliki disebut Palma Christi
(hand of Christ). Sebutan itu lahir karena bentuk daunnya
menyerupai telapak tangan manusia dengan jari - jari terbuka.
Karena masih satu keluarga, jarak pagar dengan jarak Kaliki
punya banyak kemiripan. Secara fisik keduanya tidak susah di
bedakan. Tanaman ini berasal dari Amerika latin, menyebar ke
Afrika lalu ke seluruh penjuru dunia. Biji dari tumbuhan ini
diketahui sebagai minyak nabati yang multimanfaat. Sejak
zaman dahulu, minyak biji jarak sering dipergunakan sebagai

keperluan untuk minyak kompor,tentu saja desain kompor


berbeda dengan yang kita gunakan sekarang.

Gambar 1. Buah jarak kaliki atau jarak kepyar (sunda)

Gambar 2. Pohon jarak kaliki


2.2

KANDUNGAN DAN MANFAAT DARI MINYAK JARAK

Banyak manfaat yang didapat dari buah jarak, seperti


untuk pengobatan ataupun pakan ternak. Namun, untuk minyak
dari biji jarak sendiri memiliki manfaat yakni untuk produksi
sabun, insektisida dan juga sebagai bahan bakar (biodiesel).
Minyak dari biji jarak dapat dimanfaatkan sebagai
biodiesel, karena kandungan trigliserolnya yang cukup tinggi.
Terdapat 40-50% kandungan minyak jarak dalam 1 buah biji
jarak.

(Salimon J. et. Al.,2010)


2.3

PRODUKSI TANAMAN JARAK KEPYAR


Produksi tanaman jarak kepyar akan menghasilkan 1-1,5 kg

biji kering tiap 1 tanaman. Sehingga dari setiap 1 hektar lahan

yang ditanami jarak kepyar bias menghasilkan 1 ton biji kering


jarak kepyar. Kandungan minyak dalam 1 biji jarak kepyar sekitar
40 50 % sehingga menghasilkan 400 500 kg minyak jarak
kepyar (anonym, 2014).