Anda di halaman 1dari 26

L

FI
T
FA
SA

N
DA

L
FI

AT
F
A

NA
I
C

M
TI

UR

02
1
IA
20
64
D
3
2
IN
13
20
73
:
T
3
2
FA
EH TI
13
20
94
A
L
3
2
S
A
O
L
S
13
20
N
I
A
FI
3
SU LAR EZK TI
13
U
A
R
IS
IK
W
D
N
NA MA YA
I
U
R
-N
AH
UL
EB
R
M
-G
A
T
N
A
I
-V
HM
A
-R

PEMIKIRAN FILSAFAT TIMUR :


FILSAFAT INDIA DAN CINA

Pemikiran Filsafat Timur terbagi menjadi dua besar yaitu aliran Filsafat
Cina dan aliran Filsafat India. Masing-masing berbeda dalam
memandang tentang manusia, alam dan kodrat, ilmu pengetahuan,
serta tata norma kehidupan.

FILSAFAT INDIA
Filsafat India
berkembang dan
menjadi satu
dengan agama

SEHINGGA

Pemikiran filsafat
india bersifat
religius dan tujuan
akhirnya mencari
keselamatan
akhirat.

Filsafat India berkeyakinan bahwa ada kesatuan


antara manusia dan alam. Harmoni ini harus disadari
supaya dunia tidak dialami sebagai tempat
keterasingan, atau seperti penjara.

Pemikiran-pemikiran baru sampai dengan zaman


kontemporer dari masa lalu sejak masuknya bangsa arya
ke india antara lain :
FILSAFAT INDIA
MERUPAKAN FILSAFAT
HIDUP

PERADABAN DUNIA

TUJUAN HIDUP
MANUSIA
PEMIKIRAN
TENTANG WAKTU
KEHARMONISAN
HIDUP
PRINSIP DASAR
DEMOKRASI.

KETERBATASAN
KEHIDUPAN
MANUSIA
HAKEKAT MANUSIA

KEMAJUAN ILMU

CIRI-CIRI FILSAFAT INDIA :

Motif spiritual, yang mendasari filsafat india maupun kehidupan masyarakat.

Filsafat dipahami sebagai atmavidya, yaitu pengetahuan akan diri.

Filsafat merupakan usaha mencari kebenaran yang dapat membebaskan manusia.

Filsafat India bersifat ideal.

Hanya intuisi yang mampu menyingkap kebenaran tertinggi.

Para filsuf India selalu memperhitungkan tradisi yang diajarkan guru Upanishad,
Budha, dan Mahavira.

Menurut filsafat India Tuhan itu satu, hanya disebut oleh manusia dengan banyak
nama.

METODE FILSAFAT INDIA

SRAVANA
(MENDENGARKA
N)

MANANA
(PERBINCANGAN/
PENALARAN)
NIDIDHYASANA

PEMBAGIAN JAMAN

JAMAN
PURANIS

JAMAN WEDA

JAMAN
SKEPTISISME

JAMAN
MUSLIM

JAMAN
MODERN

ZAMAN WEDA (2000-600 SM)


JAMAN WEDA,
SEKITAR 1500 SM

DIBAWA MASUK

Bangsa Arya dari


India Utara

Bagian terpenting dari Weda untuk filsafat India adalah Upanisad, yang
merupakan sumber yang sangat kaya untuk inspirasi dan pembaharuan.
Suatu tema yang menonjol dalam Upanisad adalah ajaran tentang
hubungan

Atman

dan

Brahman.

Atman

adalah

segi

subyektif

darikenyataan, diri manusia. Brahman adalah segi obyektif, makrokosmos, alam semesta. Upanisad mengajar bahwa manusia mencapai
keselamatan (moksa, mukti) kalau ia menyadari identitas Atman dan
Brahman.

MEREKA

ZAMAN SKEPTISISME (200 SM-300 M)


Jaman Skeptisisme dimulai pada tahun 600 SM.
Merupakan suatu reaksi terhadap ritualisme para imam yang
mengajar kitab suci, yang dinilai mengganggu kebaktian
kepada dewa-dewa.
Reaksi datang dalam banyak bentuk.
Yang terpenting adalah Buddhisme, ajaran dari pangeran Gautama
Buddha, yang memberi pedoman praktis untuk mencapai
keselamatan bagaimana manusia mengurangi penderitaannya,
bagaimana manusia mencapai terang budi.

ZAMAN PURANIS
BUDDHISME MULAI
LENYAP DARI INDIA

BUDDHISME MENJADI
LEBIH PENTING DI
NEGARA-NEGARA
TETANGGA

Pemikiran India dalam abad pertengahannya dikuasai oleh


spekulasi teologis, terutama mengenai inkranasi-inkranasi
dewa-dewa.
Banyak contoh cerita tentang inkranasi dewa-dewa terdapat
dalam epos besar, mahabhrata dan ramayana.

ZAMAN MUSLIM

Ada dua nama yang menonjol dalam periode ini :

Syair Kabir
Mencoba untuk
mengembangkan
suatu agama
Universal

Guru Nanak
(Pendiri aliran
Sikh)
Mencoba
menyerasikan
Islam dan
Hinduisme

ZAMAN MODERN
Zaman modern, zaman pengaruh Inggris di India, mulai tahun
1757. Periode ini memperlihatkan perkembangan kembali dari nilainilai klasik India bersama dengan pembaharuan sosial. Nama-nama
terpenting dalam periode ini adalah

Raja Ram Mohan Roy (1772-1883), yang mengajar suatu


monoteisme berdasarkan Upanisad dan suatu moral berdasarkan
khotbah dibukti dari Injil

Vivekanada (1863-1902), yang mengajar bahwa semua agama


benar, tetapi bahwa semua agama benar, tetapi bahwa agama
Hindu paling cocok untuk India,

Gandi (1869-1948), dan Rabindranath Tagore (1861-1941),


pengarang syair dan pemikir religius yang membuka pintu untuk
ide-ide dari luar.

ALIRAN FILSAFAT INDIA


SANKHYA
DAN YOGA

CARVAKA

JAINISME

BUDHISME

NYAYA DAN
VAISESIKA

PURVA
MIMAMSA

UTTARA
MIMAMSA
(VEDANTA)

FILSAFAT CINA
Pemikiran filsafat di Cina dimulai sekitar abad ke-6 SM pada masa
pemerintahan Dinasti Chou.
Kon Fu Tze, Lao Tze, Meng Tze dan Chuang Tze dianggap sebagai
penggagas filsafat Cina.
Pemikiran mereka sangat berpengaruh dan membentuk ciri-ciri
khusus yang membedakannya dari filsafat lainnya.

TIGA TEMA FILSAFAT CINA


Ada tiga tema utama yang terdapat dalam filsafat cina, yaitu :
Harmoni : antara manusia dengan sesama, antara manusia dengan
alam, dan antara manusia dengan surga.
Toleransi : nampak pada keterbukaan sikap terhadap pendapat
yang berbeda, memungkinkan hidupnya pluriformitas budaya,
termasuk agama.
Kemanusiaan : manusia merupakan pusat pemikiran filsafat
China. Manusia mengejar kebahagiaan di dunia dengan
mengembangkan diri dalam interaksi dengan alam semesta.

CIRI-CIRI FILSAFAT CINA


Berkaitan
dengan Sastra
Lebih
Antroposentris
Teori Dan
Pelaksanaannya
Tidak Dapat
Dipisahkan

Bertolak Dari
Humanisme

Individualitas
Tidak
Dikesampingkan
.

Agama
Dipandang
Tidak Terlalu
Penting

Sikap
Optimistiss
dan
Demokratis

Filosof Cina
Berhasil
Membangun Etos
Masyarakat

METODE FILSAFAT CINA


ASAS CHING

SHIH

TI-JEN

mendorong timbulnya berbagai


kebangkitan intelektual serta mendorong
pula pesatnya perkembangan
ilmu pengetahuan alam

ialah hukum atau ketetapan moral.

pemahaman yang kritis dan rasional


terhadap sesuatu

PEMBAGIAN JAMAN
1. Jaman Klasik (600-200 SM)
Di jaman ini berkembang filsafat Cina Kuno, serta adanya seratus
Mahzab Filsafat. Seratus Mahzab itu dikelompokkan menjadi enam aliran
yaitu Taois(Taoisme), Ru(Konfusianisme), Mohis(Mohisme), Fa(legalisme), YinYang(Okultisme), dan aliran nama-nama(sofisme).
2. Jaman Neo-Taoisme dan Budhisme (200-1000 SM)
Pada jaman ini berkembang bersama Budhisme. Konsep Tao
dibandingkan dengan Nirwana dari ajaran Budisme.
3. Jaman Neo-Konfusianisme (1000-1900)
Pada zaman Neo-Konfusianisme menggabungkan prinsip-prinsip
Konfusianisme dalam bentuk baru dicampur Budhisme, ia mengakui
kenistaan dan kebaikan dunia.
4. Jaman Modern (1900-sekarang)
Pada jaman ini aliran filsafat yang popular adalah pragmatisme, jenis
filsafat yang lahir di Amerika Serikat. Pada jaman ini pula pengaruh Barat
amat kuat.

ALIRAN FILSAFAT CHINA


Aliran filsafat di Cina kebanyakan muncul pada jaman klasik. Ada enam aliran, yaitu:

1. Konfusianisme (551-497 SM)

Inti ajarannya adalah Tao


(jalan sebagai prinsip utama dari kenya
ialah jalan manusia.
Kebaikan hidup dapat dicapai
melalui perikemanusiaan.
Kong Fu Tse

2. Taoisme (550 M)

Inti ajarannya adalah jalan alam.


Puncak ajarannya adalah kesaadaran
bahwa kita tidak tahu apa-apa
tentang Tao. Para penganutnya
memandang alam sebagai tempat
mereka menjalankan kehidupan yang
sederhana.

Lao Tse

3. Mohisme
Inti ajarannya adalah cinta universal.
Aliran ini bersifat pragmatis, artinya
baik buruknya sesuatu bergantung
pada pertimbangan untung ruginya.
Mo Zi menentang kemewahan, dan
upacara-upacara yang
menghamburkan kekayaan.

Mo Tse

4.

Legalisme (7 SM)
Legalisme atau Fa Chia (sekolah hukum).
Legalisme menekankan pada sopan santun,
keadilan, kejujuran, dan penguasaan diri.
Legalisme mengajarkan bahwa kekuasaan
politik tidak harus mulai dari contoh baik
yang diberikan oleh kaisar atau pembesarpembesar lain, melainkan dari suatu sistem
undang-undang yang keras sekali.

Guan Zhong

5. Yin-Yang

Yin-Yang merupakan cabang dari Taoisme.


Yin-Yang mengajarkan adanya dua prinsip
yaitu : yin (betina) dan yang (jantan) .
Interaksi antara Yin dan Yang ini yang
menimbulkan perubahan di alam
semesta.

6. Sofisme

Disebut juga aliran nama-nama (Ming Chia). Ajaran mereka


digunakan untuk menganalisa dan mengkritik dalam kaitan dalam
masalah kebahasaan. Ming Chia juga terdapat khayalan tentang halhal seperti eksistensi, relativitas, kausalitas, ruang, dan waktu.

PERBEDAAN FILSAFAT CINA DAN INDIA


1. Faham yang digunakan
Filsafat Cina menghormati langit dan leluhur . Lao Tze mengajarkan tentang jalan (Tao) dan
keutamaan (Te), sedangkan Konfusius mewariskan ajaran kemanusiaan (jen), keduanya
memang berbeda.
2. Pandangan tentang alam
Dalam filsafat Cina, alam merupakan tempat kehidupan manusia, alam mempunyai hukum
(tao) yang harus diikuti manusia sedangkan Filsafat India berpendapat bahwa alam
sebagai tempat hidup manusia, menyatu dan pada dasarnya sama dengan manusia
3. Pandangan tentang manusia
Dalam Filsafat Cina, manusia adalah inti penting. Penghormatan terhadap kemanusiaan
dan individu tampak dalam filsafat hukum dan politik Sedangkan dalam Filsafat India,
karena adanya Budhisme yang mengajarkan bahwa manusia hanya mampu
menyelamatkan diri dengan kekuatan dirinya sendiri.
4. Pandangan tentang pengetahuan
Filsafat Cina berfikiran bahwa pengetahuan merupakan skill, kemampuan mengelola
kehidupan nyata, sehari-hari Sedangkan filsafat India berpendapat bahwa pengetahuan
yang paling penting adalah pengetahuan jati diri dan pengenalan diri.
5. Pandangan tentang norma kehidupan
Filsafat Cina melihat manusia dengan keseimbangan alam (ying-yang) sebagai norma baku
yang harus diikuti Sedangkan filsafat india berpendapat bahwa manusia dan alam
menyatu, masing-masing mempunyai hukumnya sendiri yang berjalan bersamaan

TERIMA
KASIH