Anda di halaman 1dari 7

12/03/2015

Resep adalah suatu permintaan tertulis dengan aturan tertentu dari dokter
kepada apoteker untuk membuatkan obat seperti yang
tercantum di dalamnya dan menyerahkannya kepada pasien
yang bersangkutan.
Alasan-alasan penulisan resep:

Resep dokter
Eka Deddy Irawan,S.Si.,M.Sc.,Apt.
Bagian Farmasetika Fak Farmasi Univ Jember

Dokter gigi mendapat kepastian bahwa pasien mereka akan membeli


obat dengan resep tersebut.
Resep memberi efek psikologis. Pasien akan terpengaruh oleh
pentingnya mendapatkan obat.
Menjamin dosis tertentu dari obat untuk masing-masing pasien.
Adanya obat yang hanya bisa didapat dengan resep.
Bisa menunjukkan profesi dan meninggikan martabat profesi dokter gigi.
Dalam resep diberikan petunjuk tertentu, sehingga kesalahan pemakaian
obat diperkecil.
Resep dapat menimbulkan kepercayaan.
Memperkecil self medication, sehingga kesalahan pemilihan dan
pemberian obat dibatasi.

Disampaikan pada Kuliah Kuliah Blok Oral Diagnosa dan Rencana Perawatan Penyakit
Dentomaksilofasial FKG Univ Jember

12/03/2015

Yang berhak menulis resep :


dokter
dokter gigi : khusus untuk pengobatan gigi dan mulut
dokter hewan : khusus hewan
Blanko resep :
ukuran tidak ada ketentuan
dianjurkan menggunakan kertas dengan kualitas yang baik dan
berwarna putih.
SENI & KEAHLIAN MENULIS RESEP:
URUTAN TINDAKAN DOKTER : Anamnesis-diagnosis & prognosis,
penentuan terapi dengan obat, menulis resep.

Dokter gigi diberi izin untuk menulis dari segala macam obat dengan
cara per parenteral (injeksi) atau cara-cara pemakaian yang lain, khusus
untuk mengobati penyakit gigi dan mulut. Sedangkan pembiusan /
patirasa secara umum tetap dilarang bagi dokter gigi (S.E.
Dep.Kes.No.19/Ph/Circ/62, Mei 1962).

Kertas resep :
ukuran 10-12 x 15-20 cm
penyimpanan resep kosong, sangat penting !
di apotik resep disimpan selama 3 tahun, sesudah itu dimusnahkan
dengan membuat berita acara.

12/03/2015

drg. .
No.ijin praktek :
Alamat
:
...
tgl

Bagian-bagian dalam resep :


Nama, alamat, dan nomor izin praktek dokter, dokter gigi, dan
dokter hewan.
Tempat dan tanggal penulisan resep (inscriptio)
Tanda R/ pada bagian kiri setiap penulisan resep. Nama setiap
obat atau komposisi obat (invocatio)
Aturan pemakaian obat yang tertulis (signatura)
Tanda tangan atau paraf dokter penulis resep, sesuai dengan
perundang-undangan yang berlaku (subscriptio)
Nama pasien , umur (khususnya untuk anak-anak) dan berat
badan (jika perlu). Bagi resep yang mengandung narkotika
harus
disertakan juga alamatnya.
Tanda seru dan paraf dokter untuk resep yang mengandung obat
yang jumlahnya melebihi dosis maksimal.

R/

paraf
Pro : Nama :
Umur :

12/03/2015

KETENTUAN TENTANG RESEP DOKTER

Dokter yang menulis resep perlu ada pengetahuan tentang:

A. Resep dokter hewan hanya ditujukan untuk pengobatan hewan


B. Resep yang mengandung Narkotika harus ditulis tersendiri yaitu
tidak boleh ada ITER (ulangan), ditulis nama pasien tidak boleh
m.i = mihiipsi = untuk dipakai sendiri, alamat pasien dan aturan
pakai (signa) yang jelas, tidak boleh ditulis sudah tahu pakai (u.c
=usus cognitus)

C. Untuk penderita yang segera memerlukan obatnya, dokter


menulis dibagian kanan atas resep : Cito / Statim / Urgent =
segera / P.I.M = periculum in mora = berbahaya bila ditunda.
Resep ini harus dilayani terlebih dahulu
D. Bila dokter tidak ingin resepnya yang mengandung obat keras
tanpa sepengetahuannya diulang, dokter akan menulis tanda N.I
= Ne Iteretur

Obat yang diperlukan :


sifat fisika-kimia obat
farmakologi dan farmakodinamik
toksikologi
farmakokinetika
Variabel-variabel penderita :
Umur
parameter fisik (somatometri)
perbedaan genetik
perbedaan individual
kelamin
hipersensitivitas
penyakit lain yang diderita
Tata-cara penulisan resep :
resep ditulis dengan tinta
jangan ditulis rumus kimia obat atau singkatan yang meragukan
satu kertas resep dapat lebih dari 1 R/
idealnya ada carbon copy (arsip)

12/03/2015

Dasar-dasar Pertimbangan Pemilihan Obat :


Timbanglah manfaat-resiko
Pilihlah obat yang paling established sebagai pilihan pertama
Gunakanlah obat yang anda ketahui paling baik
Tailor drug need
Tailor drug dose
Gunakanlah dosis efektif terkecil
Pilihlah cara pemberian yang paling aman
Jangan memilih obat terbaru karena barunya
Jangan ketinggalan obat baru yang baik
Cocokkanlah data promosi pabrik obat

Nama dan bentuk obat, aturan pakai


ditulis dalam bahasa Latin dengan
alasan bahwa :
Bahasa mati, tidak berkembang
Bahasa Internasional dalam
lingkungan kedokteran & ilmu
kefarmasian
Tidak ada dualisme

12/03/2015

Bahasa latin yang sering ditulis


dalam resep :

1. tentang waktu
o.h.

: omni hora

: tiap jam

o.m.
o.n.
p.c
a.c.
s.o.s

:
:
:
:
:

: tiap pagi
: tiap malam
: setelah makan
: sebelum makan
: bila perlu

omni mane
omni nocte
post coenam
ante coenam
si opus sit

2. tentang pemberian obat


i.m.m : in manus medici
u.e
: usus externus
u.c
: usus cognitus

: diserahkan dokter
: dipakai untuk luar
: cara pakai sudah tahu

3. tentang cara pemakaian


c
: cochlear
cth
: cochlear tea
haust : haustus

: sendok
: sendok teh
: diminum sekaligus

12/03/2015

4. tentang bentuk sediaan


pulv
caps
sir
gutt.ad.aur.
garg
emuls.
collut.
collyr.

:
:
:
:
:
:
:
:

pulveres
capsul
sirupus
guttae ad aures
gargarisma
emulsum
collutorium
collyrium

: serbuk
: kapsul
: sirup
: tetes telinga
: obat kumur
: emulsi
: cuci mulut
: cuci mata

5. tentang penandaan
s
d.t.d
d.i.d
d.d
b. in. d.
t.d.d.

:
:
:
:
:
:

signa
da tales doses
da in dimidio
de die
bis in die
ter de die

:
:
:
:
:
:

tandailah
berilah sekian takaran
berilah separuhnya
sehari
2 x sehari
3 x sehari

6. TENTANG TEMPAT SAKIT


pon.aur.

Pone aerum

ad nucham
part.dol.

: dibelakang telinga
: ditengkuk

: part dolente

: pada bagian yang sakit

7. TENTANG CARA PEMBUATAN


m.f.l.a

: misce fac lege artis

: campur dan buatlah menurut seni

f.c.vehic.apt

:fac cum vehiculo apto

: buat dengan bh pembawa yg cocok

Etiket : Obat dalam warna putih


Obat luar warna biru