Anda di halaman 1dari 1

Ukuran Efisiensi pemberian pakan pada pedet, dara, jantan, pejantan

Konversi pakan adalah perbandingan atau rasio antar jumlah pakan yang dikonsumsi
oleh ternak dengan produk yang dihasilkan oleh ternak tersebut (Siregar, 2001). Menurut
Darmono (1999) konversi pakan sangat dipengaruhi oleh kondisi ternak, daya cerna, jenis
kelamin, bangsa, kualiltas dan kuantitas pakan, juga faktor lingkungan yang tidak kalah
penting. Efisiensi pakan didefinisikan sebagai perbandingan jumlah unit produk yang
dihasilkan (pertambahan bobot badan) dengan jumlah unit konsumsi pakan dalam satuan
waktu yang sama (Santosa, 1995). Konversi pakan yang baik adalah 8,56-13,29 dan efisiensi
penggunaan pakan untuk sapi berkisar 7,52-11,29% (Siregar, 2001).
Efisiensi pakan adalah perbandingan antara pertambahan bobot badan harian dengan
pakan yang dikonsumsi dikalikan 100%.

Efisiensi Pakan =

Pertambahan Bobot Badan


x 100
Konsumsi Bahan Kering

Namun pada kenyataannya, efisiensi pakan ini lebih rendah dari standar yang di butuhkan
yaitu pada percobaan pemberian pakan pada sapi dara jantan dengan umur antara 12-15 bulan
dilakukan 3 pecobaan yaitu (a) pemberian hijauan 40% dan konsentrat 60%, (b) pemberian
pakan dengan hijauan 60% dan konsentrat 40%, (c) Hijauan+jerami padi.
Hasil efisiensi pakan yang paling tinggi ada pada perlakuan A karena pertambahan bobot
yang cukup tinggi yaitu 0,3kg/hari dengan pemberian pakan bahan kering sebesar 4,1 kg/hari
maka dapat diketahui bahwa tingkat efisiensi pakan pada sapi dara perlakuan A ini adalah
7,31% sedangkan pada perlakuan B dan C hanya didapat tingkat keefisienan pakan sebesar
5,06% dan 2,83%.
Dafpus.
Siregar, S. B. 2001. Penggemukan Sapi. Penebar Swadaya, Jakarta.
Darmono. 1999. Tatalaksana Usaha Sapi Kereman. Kanisius, Yogyakarta.
Santosa, U. 1995. Tata Laksana Pemeliharaan Ternak Sapi. Cetakan I. Penebar Swadaya.
Jakarta