Anda di halaman 1dari 2

Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan namun dengan meningkatnya

pembangunan di muka bumi menyebabkan pencemaran udara. Pencemaran udara ini menjadi hal yang
menakutkan khususnya di kota-kota besar, tanpa udara bersih manusia akan terganggu kesehatannya.
Limbah gas di Jakarta yang merupakan penyebab penurunan kualitas udara digolongkan ke
dalam sumber tidak bergerak (kegiatan industri, rumah tangga dan pembakaran sampah) dan sumber
bergerak (kegiatan transportasi). Sumber pencemaran udara terbesar di kota Jakarta ini berasal sektor
transportasi atau kendaraan bermotor dimana jumlah dan jenis kendaraan bermotor dari tahun ke
tahun

terus meningkat. Polutan berbahaya yang dihasilkan oleh emisi kendaraan bermotor meliputi
gas Carbon
Monoxide (CO), Nitrogen Oxides (NOx), senyawa Hidro Carbon (HC),
asap dan debu.
Beberapa teknologi sistem pemantauan gas yang sudah ada antara lain papan
Indeks Standar
Pencemaran Udara atau yang disingkat ISPU. ISPU merupakan laporan kualitas
udara kepada masyarakat untuk menerangkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas
udara. Perhitungan indeks untuk indikator kualitas udara dilakukan berdasarkan Keputusan
Kepala Bapedal No. 107 Tahun 1997 tentang Pedoman Perhitungan dan Pelaporan serta
Informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Paramater gas yang dideteksi pada
ISPU meliputi CO, SO2, NO2, O3 dan partikel debu (PM10). perhitungan di ISPU
ditampilkan seperti penggaris angka 1 hingga 1000. Semakin tinggi nilai ISPU maka semakin
tinggi tingkat pencemaran dan semakin berbahaya dampaknya terhadap kesehatan.
Tabel 1 Rentang Indeks Standar
Pencemar Udara
No

Kategori

Warna

Rentang

1.

Baik

Hijau

0 50 ppm

2.

Sedang

Biru

51 100 ppm

3.

Tidak Sehat

Kuning

101 199 ppm

4.

Sangat Tidak Sehat

Merah

200 299 ppm

5.

Berbahaya

Hitam

300 500 ppm

Teknologi sistem pemantauan gas lainnya adalah Gas/Emission Analyzer.


Gas/Emission Analyzer merupakan salah satu device yang digunakan untuk uji emisi gas
pada kendaraan bermotor yang biasanya ada atau digunakan di bengkel-bengkel resmi yang
nantinya akan melakukan uji kelayakan emisi pada kendaraan. Paramater-parameter yang
diukur antaralain HC, CO, CO2, O2, suhu dan putaran. Ketentuan dari alat ini adalah
sebelum digunakan sudah melalui proses pemanasan, penempatannya sebaiknya tidak
langsung kena matahari, hujan atau angin serta secara rutin mendapatkan perawatan rutin
6 bulan sekali. Suhu udara luar ketika melakukan pengujian kendaraan dan peralatan ukur
o
(uji) berada sekitar 25 5 C.
Sistem yang kami buat ini merupakan sebuah prototipe alat pengukur kadar kualitas
udara/polusi udara yang bisa ditempatkan dipinggir jalan raya dengan seven segment
sebagai media penampil informasi rangenya mulai dari 0000 9999 ppm. Nilai yang tampil
di 7-segment akan dikirimkan dengan komunikasi Short Massage Service (SMS) melalui
modem GSM yang isinya sesuai dengan tampilan pada display ke modem GSM yang
terhubung dengan komputer dimana data yang diterima nantinya akan disimpan dalam
database. Pengambilan data dapat dilakukan tanpa harus berada dekat di tempat
peletakan alatnya karena hasil pengukurannya dikirimkan melalui SMS. Selain itu
hasil record pengambilan data disimpan kedalam suatu file atau database.