Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Keberadaan DTA sangat menjamur dimasyarakat karena merupakan sebuah

kebutuhan pendidikan anak-anak pra dewasa. Apalagi sudah memiliki legalitas dari
pemerintah melalui Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 pasal 30 tentang
Pendidikan Keagamaan dalam Sistem Pendidikan Nasional . Kelegalitasan ini menuntut
Madrasah Diniyah untuk memiliki kurikulum yang mendukung, keadminitrasian yang mapan
serta managemen yang professional.
1.2.

Rumusan Masalah
Rumusan masalah makalah adalah sebagai berikut:
A. Bagaimana kondisi objektif Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul Rahman
?
B. Bagaimana hasil analisis kondisi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul
Rahman dengan menggunakan analisis SWOT ?

1.3.

Tujuan Penulisan Makalah


Beberapa tujuan yang ingin disampaikan penyusun dalam menyusun makalah ini,

diantaranya:
A. Untuk mengetahui kondisi objektif Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul
Rahman.
B. Untuk mengetahui hasil analisis kondisi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah
Daarul Rahman dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness,
Opportunities, dan Threats).

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Kondisi Objektif DTA
2.1.1. Profil Madrasah
Nama Madrasah

: Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah

Alamat Lengkap

Daarul Rahman.
: Dusun Kedungwaringin, RT 09 RW 06,
Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari,

Nomor Statistik Diniyah


Tahun Berdiri
Status Tanah
Status Bangunan
Luas bangunan
Kepala madrasah

Kota Banjar 46342


: 412327904330
: 2008
: Tanah Wakaf
: Milik Sekolah / Diniyah
: 75 m2
: Asifudin Muchsin

2.1.2. Struktur Kepengurusan


Struktur kepengurusan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul Rahman
adalah sebagai berikut :
Kepala Madrasah
Komite Sekolah
Sekretaris
Bendahara
Wali Kelas TPA
Wali Kelas I
Wali Kelas II
Wali Kelas III
Wali Kelas IV

: Asifudin Muchsin
: Abdul Majid
: Rosilah
: Saring
: Sobirin
: Nurhasanah
: Nursoliah
: Agus Muslimin
: Nurwahid

2.1.3. Jumlah Siswa Madrasah


Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul Rahman secara keseluruhan
berjumlah 53 Siswa.

2.1.4. Sarana dan Prasarana


Sarana prasarana Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul Rahman meliputi :
Ruang Belajar
Ruang Guru, Ruang Kepala Madrasah, dan Ruang TU
Meja Belajar
2

Meja Guru
Lemari Buku
Buku Penunjang
Papan Tulis
Komputer
2.1.5. Kurikulum Madrasah
Adapun kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul Rahman
menerapkan kurikulum terpadu salafiyah dan modern. Dalam pembagianya di bagi dua
kategori, yaitu :
1. Tingkat pra MDA
a. Iqra
b. Aqidak Akhlak
c. Hafalan Surat Pendek
d. Fikih Ibadah
2. Kelas I, kelas II, Kelas III dan kelas IV
a. Al-Quran
b. Hadits
c. Bahasa Arab
d. Bahasa Inggris
e. Fikih
2.2. Hasil Analisis Kondisi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Daarul
Rahman Dengan Menggunakan Analisis SWOT
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk
mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan
ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang
membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).

BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Madrasah Diniyah adalah lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan
pengajaran secara klasikal yang bertujuan untuk memberi tambahan pengetahuan agama
3

Islam kepada pelajar-pelajar yang merasa kurang menerima pelajaran agama Islam di
sekolahannya.
Keberadaan lembaga ini sangat menjamur dimasyarakat karena merupakan sebuah
kebutuhan pendidikan anak-anak pra dewasa. Apalagi sudah memiliki legalitas dari
pemerintah melalui Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 pasal 30 tentang
Pendidikan Keagamaan dalam Sistem Pendidikan Nasional . Kelegalitasan ini menuntut
Madrasah Diniyah untuk memiliki kurikulum yang mendukung, keadminitrasian yang mapan
serta managemen yang professional.

DAFTAR PUSTAKA