Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

MATA KULIAH
: PENDIDIKAN PANCASILA
DOSEN PENGAMPU : Dr. RAGIL TUGIMAN, S.Pd.,M.Pd
Minggu
ke
1

Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar
Cara
(Tujuan Instruksi(Tujuan Instruksional Khusus/TIK)
Pengajaran
onal Umum/ TIU)
LANDASAN DAN Dasar-dasar yuridis tujuan pendidikan nasional, Kuliah
TUJUAN
tujuan pendidikan Pancasila serta kompetensi yang mimbar
PENDIDIKAN
diharapkan dari kuliah Pendidikan Pancasila.
Dialog
PANCASILA.
Mahasiswa menge
tahui dan memaha
mi landasan dan
tujuan
matakuliah
Pend. Pancasila.

Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:


- Landasan Historis,Kultural,Yuridis,dan Filosofis.
-Tujuan Nasional dan tujuan Pend. Pancasila di
Perguruan Tinggi.
-Kompetensi yang diharapkan dari kuliah
Pendidikan Pancasila.

PANCASILA
DA
LAM
KONTEKS
SEJARAH PERJU
ANGAN BANGSA
INDONESIA
Mahasiswa menge
tahui dan memahami
Pancasila dalam kon
teks sejarah perju
angan bangsa Indo
nesia

Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia, kronologis Kuliah


sejarah perumusan Pancasila dasar filsafat negara, mimbar
Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945.
dan diskusi

Media

Tugas

Referensi

Papan
tulis,
OHP

1 (bab 1)
2
3

Papan
tulis,
OHP

1 (bab 2,5)
2
7

Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:


- Kronologi sejarah perjuangan bangsa melawan
penjajah sebelum abad XX serta perjuangan
nasional
- Kronologi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan
perjuangan mempertahankan Kemerdekaan
- Kronologi perumusan dan pengesahan Pancasila
dan UUD 1945

Hal 1

PANCASILA
DA
LAM
KONTEKS
SEJARAH PERJU
ANGAN BANGSA
INDONESIA
Mahasiswa menge
tahui dan memahami
Pancasila dalam kon
teks sejarah perju
angan bangsa Indo
nesia.

Dinamika pelaksanaan UUD 1945.

Kuliah
mimbar

Papan
tulis,
OHP

Quiz Bab
1 dan 2

1(bab2)
2
9

Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:


-Dinamika aktualisasi Pancasila sebagai dasar
negara.
-Dinamika pelaksanaan UUD 1945

PANCASILA SEBA Dasar-dasar ilmiah Pancasila sebagai suatu Kuliah


GAI SISTEM FIL kesatuan sistematis dan logis, pengetahuan sistem mimbar
SAFAT
filsafat, perbandingan dengan sistem filsafat dan diskusi
lainnya di dunia.
Untuk
mengerti, Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:
memahami,
meng -Pengertian sistem dan unsur-unsur sistem.
hayati Pancasila se -Kesatuan sila-sila Pancasila sebagai sebagai suatu
bagai sistem filsafat. kesatuan yang sistematis, hirarkhis, dan logis.

Papan
tulis,
OHP

1(bab 3)
2
5

PANCASILA SEBA Dasar-dasar ilmiah Pancasila sebagai satu kesatuan Kuliah


GAI SISTEM FIL sistemis dan logis, pengetahuan sistem filsafat, mimbar
SAFAT
perbandingan dengan sistem filsafat lainnya di dan diskusi
dunia.
Untuk
mengerti, Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:
memahami,
meng -Unsur-unsur Pancasila sebagai suatu sistem
hayati Pancasila se filsafat.
bagai sistem filsafat -Perbandingan filsafat Pancasila dengan sistem
filsafat lainnya di dunia.

Papan
tulis,
OHP

1(bab 3)
5

Hal 2

Mingu
ke
6

Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar
Cara
(Tujuan Instruksi
(Tujuan Instruksional Khusus/TIK)
Pengajaran
onal Umum/ TIU)
PANCASILA SEBA Dasar-dasar ilmiah Pancasila sebagai satu kesatuan Kuliah
GAI SISTEM FIL sistimatis dan logis, pengetahuan sistem filsafat, mimbar
SAFAT
perbandingan debgan sistem filsafat lainnya di
dunia.
Untuk
mengerti,
memahami,, meng
hayati Pancasila se
bagai sistem filsafat.

Media

Tugas

Referensi

Papan
tulis,
OHP

Quiz Bab
3

1(bab 3)
2
5

Papan
tulis,
OHP

1 (bab 4)
2
4
5

Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:


-Inti isi sila pertama.
-Inti isi sila kedua .
-Inti isi sila ketiga
-Inti isi sila keempat
-Inti isi sila kelima

PANCASILA SEBA Etika, etika politik dan Pancasila sebagai sistem Kuliah
GAI ETIKA PO etika.
Mimbar
LITIK
dan diskusi
Untuk memahami, Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai:
dan
menerapkan
Pengertian etika sebagai salah satu cabang
nilai-nilai
etika
filsafat praktis. Berdasarkan teori-teori etika
Pancasila dalam kehi
dikembangkan pengertian Pancasila sebagai
dupan
kekaryaan,
sistem etika.
bermasyarakat, ber
bangsa dan bernega
ra, terutama bidang
politik.

Hal 3

Mingu
ke
8

Pokok Bahasan
(Tujuan Instruksi
onal Umum/ TIU)
PANCASILA SEBA
GAI ETIKA PO
LITIK
Untuk
memahami
dan
menerapkan
nilai-nilai
etika
Pancasila dalam kehi
dupan
kekaryaan,
bermasyarakat, ber
bangsa dan bernega
ra, terutama bidang
politik.
PANCASILA SEBA
GAI ETIKA PO
LITIK
Untuk
memahami
dan
menerapkan
nilai-nilai
etika
Pancasial dalam kehi
dupan
kekaryaan,
bermasyarakat, ber
bangsa dan bernega
ra, terutama bidang
politik.

Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar


(Tujuan Instruksional Khusus/TIK)

Cara
Pengajaran

Media

Etika politik dan nilai-nilai etika yang terkandung Kuliah


di dalamnya.
mimbar
dan diskusi
Mahasiswa dapat menjelaskan mengenai :
Pengertian etika politik, dan berdasarkan rincian
nilai-nilai etika yang terkandung dalam Pancasila
kemudian secara praktis diterapkan dalam
kehidupan politik.

Papan
tulis,
OHP

Etika dalam kehidupan kekaryaan, kemasyarakatan, Kuliah


kenegaraan, dan memberikan evaluasi kritis mimbar
terhadap penerapan etika.
dan diskusi
Mahasiswa dapat menjelaskan dan memiliki
kemampuan untuk menerapkan norma-norma etika
yang terkandung dalam Pancasila di dalam
kehidupan kekaryaan, kemasyarakatan, kenegaraan.

Papan
tulis,
OHP
Internet
Media
massa

Hal 4

Tugas
-

Quiz Bab
4
Tugas ma
kalah de
ngan to
pik mate
ri kuliah

Referensi
1 (bab 4)
2
4
5

1 (bab 4)
2
4
5

Minggu
ke
10

11

Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar
(Tujuan Instruksi
(Tujuan Instruksional Khusus/TIK)
onal Umum/ TIU)
PANCASILA
Pengertian dan makna ideologi bagi bangsa dan
SEBAGAI IDEO negara, membedakan macam ideologi, makna dan
LOGI NASIONAL peranan ideologi Pancasila sebagai ideologi bangsa
dan negara Indonesia.
Untuk memahami Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan
dan
menghayati mengenai:
Pancasila sebagai -Pengertian ideologi secara umum makna ideologi
ideologi
bangsa bagi suatu negara.
dan negara.
-Pengertian macam-macam ideologi (terbuka,
tertutup, komprehensif, partikular).
-Peranan ideologi bagi bangsa dan negara.
-Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara
Indonesia yang memiliki ciri terbuka, komprehensif,
reformatif dan dinamis.
-Perbandingan ideologi Pancasila dengan ideologi
liberalisme, komunisme, sekulerisme dan ideologi
keagamaan.

Cara
Pengajaran

Media

Kuliah
Papan
mimbar
tulis,
dan diskusi OHP
Mahasiswa
Explore ke
E_learning.
Gunadarma
.ac.id.

UJIAN TENGAH SEMESTER

Hal 5

Tugas
Quiz
Bab 5

Referensi
1(bab 5)
2
6

Minggu
ke
12

13

14

Pokok Bahasan
(Tujuan Instruksi
onal Umum/ TIU)
PANCASILA DA
LAM KONTEKS
KETATANEGA
RAAN REPUBLIK
INDONESIA
Mengerti, memaha
mi, Pancasila da
lam konteks deri
vasinya dalam bi
dang ketatanegara
an Republik Indo
nesia.

PANCASILA DA
LAM KONTEKS
KETATANEGA
RAAN
REPU
BLIK INDONESIA
Mengerti, memaha
mi, Pancasila da
lam konteks deri
vasinya dalam bi
dang ketatanegara
an Republik Indo
nesia.

Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar


Instruksional Khusus/TIK)

(Tujuan

Cara
Pengajaran

Media

Tugas

Referensi

Kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar Kuliah


negara Indonesia, makna isi Pembukaan UUD 1945, mimbar
Kedudukan Pembukaan UUD 1945 sebagai dan diskusi
Staatsfundamentalnorm dan kedudukannya dalam
tertib hukum Indonesia.
Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan
mengenai:
-Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan
sebagai sumber dari segala sumber hukum.
-Menjelaskan isi Pembukaan UUD 1945, Pembukaan
sebagai Staatsfundamentalnorm.
-Hubungan Pembukaan UUD 1945 dengan Pancasila
dan pasal-pasal UUD 1945.

Papan
tulis,
OHP

Sistem ketatanegaraan Indonesia dalam UUD 1945 Kuliah


sebelum dan sesudah dilakukan amandemen, realisasi mimbar
hak-hak asasi manusia dalam negara Republik dan diskusi
Indonesia.

Papan
tulis,
OHP

Quiz
Bab 6

1(bab 6)
2
7
8

Papan
tulis
OHP

Pengum
pulan
makalah

1 (bab 7)
2
9

1 (bab 6)
2
7
8

Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan


mengenai :
-Isi UUD 1945 sebelum dan sesudah amandemen
2002 tentang sistem ketatanegaraan Indonesia.
-Reformasi hukum tata negara Indonesia.
-Hak Asasi Manusia

PANCASILA SBG Pengertian Paradigma, pengertian Pancasila sebagai Kuliah


PARADIGMA KE paradigma pembangunan bidang politik, ekonomi, mimbar
HIDUPAN DLM sosial, budaya, hukum, kehidupan antar umat dan diskusi

Hal 6

15

16

MASYARAKAT
BERBANGSA &
BERNEGARA
Mengerti,
mema
hami Pancasila seba
gai paradigma kehi
dupan bermasyara
kat, berbangsa, dan
bernegara
serta
mampu mengapli
kasikannya dalam
penerapan
Ipteks
yang dikuasainya.

beragama, dan IPTEKS.

10

PANCASILA SBG
PARADIGMA KE
HIDUPAN DLM
MASYARAKAT
BERBANGSA &
BERNEGARA
Mengerti,
mema
hami Pancasila seba
gai paradigma kehi
dupan bermasyara
kat, berbangsa, dan
bernegara
serta
mampu mengapli
kasikannya dalam
penerapan
Ipteks
yang dikuasainya.

Pengertian
Pancasila
sebagai
paradigma Kuliah
reformasi,dan
pengertian
Pancasila
sebagai mimbar
paradigma kehidupan kampus.
dan diskusi

Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan


tentang :
-Pengertian paradigma secara umum.
-Pengertian Pancasila sebagai paradigma dalam
pembangunan politik, ekonomi, sosial budaya,
hukum, kehidupan antar umat beragama dan
IPTEKS.

Papan
tulis
OHP

Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan


tentang :
-Pancasila sebagai paradigma reformasi
-Pancasila sebagai paradigma kehidupan kampus.

UJIAN AKHIR SEMESTER

Hal 7

Quiz
Bab 7

1 (bab 7)
9
10

Daftar Referensi:
1. Drs. H. KAELAN, M.S. Pendidikan Pancasila, Edisi Reformasi Tahun 2000, Paradigma Yogyakarta.
2. Ditjen DIKTI Depdiknas,2001, Kapita Selekta Pendidikan Pancasila, Bag.1, Dirjen Dikti Depdiknas, Jakarta
3. Budiardjo Miriam, 1981, Dasar-dasar ilmu Politik, Gramedia, Jakarta.
4. Darmodihardjo Dardji, 1996, Pokok-Pokok Filsafat Hukum, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
5. Wibisono Koento, 1989, Pancasila sebagai Ideologi Terbuka, Makalah pada Lokakarya Dosen-dosen Pancasila PTN dan PTS seKopertis Wilayah V, Yogyakarta.
6. Sekneg RI, 1995, Risalah Sidang BPUPKI dan PPKI, Jakarta.
7. Sinar Grafika, 2002, UUD 1945 Hasil Amandemen Agustus 2002, Jakarta.
8. Ditjen Dikti Depdiknas, 2001, Kapita Selekta Pendidikan Pancasila Bag.II, Dirjen Dikti Depdiknas, Jakarta.
9. Mahfud, M.D. 1998, Pancasila sebagai Paradigma Reformasi Hukum, Makalah Diskusi Panel pada Pusat Studi Pancasila UGM.
10. Ketetapan-ketetapan MPR/MPRS yang masih berlaku.

Hal 8