Anda di halaman 1dari 23

Bakteri Khemolitotrof

Anggota :
Fitri Purnama Sari (12308144003)
Lia Pramusintia (12308144015)
Wahyu Nuryadi H (12308144018)
Furry Mei N (12308144022)
Listya Aminarti (12308144029)

Sebagian besar autotrof


Bakteri kemolitotrof
memperoleh energi dari
(sumber karbonnya = CO2
oksidasi senyawa
dan menggunakan siklus
anorganik seperti :
Calvin untuk memfiksasi
hidrogen, sulfur, amonia,
karbon).
nitrit, dan besi.
Beberapa juga ada yang
Senyawa anorganik
bersifat heterotrof
yang dijadikan donor
(sumber karbon dari
elektron berbeda-beda
bahan organik).
antar spesies.
Akseptor elektron yang
digunakan biasanya
adalah O2.

Macam-Macam Bakteri, Donor


Elektron dan Akseptornya

Macam-Macam Donor Elektron dan


Kelompok Bakterinya

Hydrogen Oxidizer Bacteria


Pada bakteri jenis ini, hidrogen
dioksidasi oleh hidrogenase
yang tertanam dalam membran,
yang memacu pompa proton
akibat dari rantai transpor
elektron ke quinon dan
kompleks sitokrom.
Pada beberapa jenis lain, ada
dehidrogenase lain yang
terdapat di dalam sitoplasma.

Peran bakteri Hidrogen


Peran di alam bakteri ini dibutuhkan sebagai a
backup system jika sumber energi utama di alam
tidak tersedia. Banyak H2 yang dihasilkan dari
fermentasi namun bakteri yang mengoksidasinya
sangat kurang seperti methanogen, phototrophic
bacteria dll maka perlu bakteri pengoksidasi hidrogen
untuk menetralkannya (Brock,1994).

Contoh Bakteri Hidrogen

Alcaligenes
eutrophus

Nitrifying Bacteria
Nitrifikasi : Oksidasi Ammonia menjadi

Pengoksidasi
Nitrit

Nitrat

NITRAT
(NO3-)

NITRIT
(NO2-)
Pengoksidasi
Ammonia
AMMONIA
(NH3)

Pengoksidasi Ammonia

Pengoksidasi Ammonia

Pengoksidasi Nitrit

Peran Bakteri nitrifikasi


Dalam tanah yang pengudaraannya baik, ion amonium yang
dibebaskan pada mineralisasi bahan-bahan yang mengandung
nitrogen, dengan segera dioksidasi. Pengubahan kation menjadi
anion mengakibatkan pengasaman tanah dan terjadi peningkatan
mineral (kalium, magnesium, kalsium, dan fosfat), maka bakteri
penitrifikasi dilihat sebagai suatu faktor nyata untuk kesuburan
tanah.
Bakteri penitrifikasi secara tidak langsung juga berperan pada
batu kapur dan batu semen (jalan besar) dimana bakteri ini
mengoksidasi amonium asal udara dan kotoran hewan menjadi
asam nitrat.
(Schlegel,H.1994)

Contoh Bakteri Penitrifikasi

Nitrosococcus oceanus

Nitrobacter winograskyl

Nitrosomonas eutropha

Nitrobacter winograskyl

Sulfur Bacteria and the oxidation of


sulfur compounds

Sulfur Bacteria and the oxidation of


sulfur compounds

Iron Oxidizer Bacteria

Peran Bakteri besi


Bakteri besi mampu mengubah bijih logam sulfida
dan unsur belerang menjadi sulfat logam berat yang
dapat larut dalam air, dimanfaatkan untuk
melepaskan bijih logam bernilai rendah dan untuk
mendapatkan tembaga, seng, nikel, molibden, dan
uranium.

Contoh Bakteri Besi

Thiobacillis neapolitanus