Anda di halaman 1dari 1

RINGKASAN

Masalah pengangguran di Indonesia masih menjadi masalah ekonomi


utama yang sampai saat ini belum bisa diatasi. Tingkat pengangguran dipengaruhi
oleh tingkat inflasi (kenaikan) harga terhadap barang barang yang menyebabkan
daya beli masyarakat menurun atau karena permintaan total yang berlebihan yang
dipicu membanjirnya likuiditas di pasar (demand pull inflation), dan
meningkatnya harga barang barang input atau faktor faktor produksi sehingga
menyebabkan berkurangnya barang barang yang diproduksi dan omset
penjualan turun (cost push inflation). Untuk melihat laju inflasi dengan tingkat
pengangguran yang menggambarkan hubungan negatif, dapat diperlihatkan dalam
kurva Philips (Philips curve). Dengan mengetahui posisi laju inflasi dengan
tingkat pengangguran (deflationary gap atau inflationary gap), maka laju inflasi
dapat ditekan dengan kebijakan ekonomi sehingga dapat mengatasi masalah
pengangguran di Indonesia.
Kata kunci: pengangguran, inflasi
Abstract
The problem of unemployment in Indonesia is still a major economic problem that until
now could not be Overcome. The unemployment rate is influenced by the rate of inflation
(increase of) in the price of goods roomates led to Decreased purchasing power or due to
excessive total demand triggered a flood of liquidity in the market (demand pull
inflation), and the rising price of goods inputs or factors of production leads to reduced
those goods that are produced and the sales turnover down (cost push inflation). To see
the rate of inflation to the unemployment rate that describes a negative relationship, it can
be shown in the Phillips curve (Phillips curve). By knowing the position of the inflation
rate to the unemployment rate (deflationary gap or inflationary gap), the inflation rate
can be reduced to the economic policies so as to Overcome the problem of unemployment
in Indonesia.
Keyword: unemployment, inflation

iii