Anda di halaman 1dari 28

Mengenal hidroponik

Apa saja yang diperlukan tumbuhan ?

Air

Cahaya matahari

Udara

Nutrisi

Media pemegang
perakaran

Apakah hidroponik itu ?


Cara bertanam menggunakan larutan nutrisi menggunakan media
selain tanah .
Kebutuhan nutrisi disediakan dalam jumlah yang tepat ,karena
Nutrisi dalam bentuk larutan.
Semua tanaman dapat ditumbuhkan secara hidroponik.
Semua sistem dapat digunakan dengan baik.
Penanganan hidroponik skala kebun berbeda dengan skala hobi

Metode sistem hidroponik didasarkan pada aliran nutrisi yang


digunakan.
Sistem bersirkulasi (Re-circulating Systems)
Sistem non sirkulasi (Non-circulating Systems)

Keuntungan dan kerugian


hidroponik

(+)
Tumbuhan dapat ditumbuhkan
dimana tanah tidak tersedia.
Mengurangi penyakit tanaman
Supplai berkesinambungan
Dengan luasan area yg sama,
didapat hasil yang lebih
banyak
Hasil panen lebih baik.
penggunaan air lebih sedikit
Penggunaan pupuk relatif lebih
sedikit, dan dapat diatur sesuai
kebutuhan tanaman.

(-)
Biaya awal yang cukup besar
Perlu perhatian lebih.
Diperlukan pengetahuan lebih
dalam.
Bila terkena penyakit, cepat
menyebar.

Media tanam

Kriteria media yang baik :


- tidak mempengaruhi larutan nutrisi
- tidak menyumbat sistem pengairan
- mempunyai pori pori yang baik

Media yang dapat digunakan :

- kerikil

- rockwool

- perlite - sabut kelapa


- oasis - hydroton
- vermiculite - cocopeat
- sekam bakar

Rockwool

terbanyak digunakan,
terutama untuk penyemaian
benih.

mampu menahan banyak air.

Aerasi yang baik.

Tidak dapat di daur ulang.

Irritant untuk kulit sensitif.

Expanded clay

Sering disebut hydroton.


dapat di gunakan ulang.
aerasi yang baik.
kurang baik untuk menanam
benih.
Sedikit menyimpan air .
Baik untuk penyangga akar.

cocopeat

Bermacam ukuran

mampu menahan banyak


air.

Aerasi yang baik.

(salt concern, about


tanin)

Oasis

Florist foam.
Non reaktif dengan larutan
nutrisi.
baik untuk menanam benih.
Tidak bisa digunakan ulang.
Mudah hancur.

Perlite

Volcanic rock that has


been superheated into
lightweight expanded
glass pebbles

Vermiculite

A superheated mineral
Holds lots of water
Natural wicking property
helps young roots
Mix with Coco Coir, or some
other growing medium.

Tentang Nutrisi

Karena sistem hidroponik tidak menggunakan tanah, nutrisi harus


dilarutkan dengan air.

nutrisi yang diberikan harus dihitung dengan presisi jumlah unusr


makro dan mikro untuk pertumbuhan yang baik.

Nutrisi hidroponik dapat atur sesuai kebutuhan tanaman, bilamana


di lapangan ada tendensi kelebihan atau kekurangan unsur tertentu.

Tanaman membutuhkan 16 unsur hara/nutrisi untuk pertumbuhan


yang berasal dari udara, air dan pupuk. Unsur-unsur tersebut adalah
karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), fosfor (P),
kalium (K), sulfur (S), kalsium (Ca), besi (Fe), magnesium (Mg),
boron (B), mangan (Mn), tembaga (Cu), seng (Zn), molibdenum (Mo)
dan khlorin (Cl). Unsur-unsur C, H dan O biasanya disuplai dari
udara dan air dalam jumlah yang cukup. Unsur hara lainnya

N, P, K, dan Mn harus tetap dijaga pada konsentrasi rendah dalam larutan untuk
mencegah akumulasi yang bersifat racun bagi tanaman.
Larutan pupuk mempunyai komposisi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing
masing jenis tanaman.
Ramuan untuk caisim tentu berbeda dengan ramuan untuk tomat.
Semua komponen merupakan bahan kimia anorganik, berasal dari alam raya atau
yang disintesa pabrik.
Larutan pupuk mengandung unsur esensial dan diperlukan dalam jumlah banyak:
contohnya nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium dan sulfur. Juga
mengandung unsure esensil dalam jumlah sedikit. Contohnya: ferrum, mangan,
cumprum, zincum, boron, dan molybdenum
Perhatikan :
o

Formula berbeda untuk pertumbuhan vegetatif, pembungaan dan pembuahan


( tergantung apa yang ditanam)

Periksa keterangan : pada umumnya tidak dapat dicampur dalam keadaan


biang / pekat.

Wick / sumbu
wick /
sumbu

Media
tanam

Larutan
nutrisi

Paling sederhana, cukup untuk belajar dasar hidroponik

Pasif , tidak ada sirkulasi nutrisi.menggunakan sumbu untuk menaikkan nutrisi ke media tanam

Gunakan pompa udara untuk menambah kadar oksigen terlarut pada nutrisihanya membutuhkan
sumbu yang menghubungkan antara nutrisi dan media tanam. Air dan nutrisi akan dapat sampai
ke akar tanaman dengan memanfaatkan prinsip daya kapilaritas air melalui perantara sumbu.

hanya membutuhkan sumbu yang menghubungkan antara nutrisi dan media tanam. Air dan nutrisi
akan dapat sampai ke akar tanaman dengan memanfaatkan prinsip daya kapilaritas air melalui
perantara sumbu.

Deep water culture

Tanaman ditanam di styrofoam, dan diapungkan dalam bak berisi


nutrisi. Pompa udara mensupply udara ke batu udara di dalam bak,
selanjutnya oksigen diditribusikan ke perakaran tanaman.

larutan nutrisi tidak disirkulasikan, namun dibiarkan pada bak


penampung dan dapat digunakan lagi dengan cara mengontrol kepekatan
larutan dalam jangka waktu tertentu.

Plants are suspended in aerated solution (no water pump)

Mengapa diperlukan oksigen


terlarut yang tinggi ?

tanaman yang ditumbuhkan pada larutan berkadar oksigen tinggi akan


tumbuh lebih baik dibanding dengan larutan berkadar oksigen rendah.

semakin tinggi suhu nutrisi, kandungan oksigen akan semakin rendah.


Di suhu tinggi oksigen hanya larut pada ketinggian 2 mm dari
permukaan nutrisi gunakan talang yg mempunyai permukaan seluas
mungkin agar oksigen terlarut tinggi atau gunakan aerator.

Ebb & flow

. Cara kerja sistem ini adalah membanjiri wadah tumbuh dengan nutrisi, lalu mengalirkan
nutrisi kembali ke tangki. tanaman mendapatkan air, oksigen dan nutrisi melalui pompaan
dari bak penampung yang dipompa melewati media kemudian membasahi akar tanaman
(pasang), kemudian selang beberapa waktu air bersama nutrisi akan turun (surut) kembali
melewati media menuju bak penampungan. Misalnya dibanjiri dalam 10 menit lalu
disurutkan dan dimulai lagi setelah 30 menit

Drip system

Nutrisi dipompa ke atas pot setiap interval waktu tertentu ( 6 8x per hari, tergantung
dari kondisi cuaca), lalu nutrisi diteteskan ke sekitar akar tanaman menggunakan dripper.
Jumlah nutrisi yang diteteskan adalah sama dengan kebutuhan air pada rentang waktu
tertentu

Gunakan filter agar tidak terjadi penyumbatan pada dripper.

Penggunaan air sangat efisien. Dapat menggunakan emiter standar maupun ring.

Terdiri atas 2 macam.

Recovery drip system, dimana larutan nutrisi yg tidak terserap akan kembali ke bak
penampung.

Non recovery drip system, dimana larutan nutrisi yang tidak terserap akan terbuang.

Nutrient Film Tech


/ NFT

Metode penanaman dengan akar tanaman tumbuh pada lapisan


nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi sehingga tanaman dapat
memperoleh cukup air, nutrisi dan oksigen.

Investasi awal mahal, tergantung listrik.

Penyakit yang menjangkiti tanaman akan cepat menular .

Lapisan tipis nutrisi disirkulasikan terus menerus melalui talang


dan akan diserap akar tanaman.

Diperlukan pengamatan intensif untuk pengecekan pH dan


kadar nutrisi (eC).

Aeroponics /
root mist tech.

Masuk dalam kategori hidroponik berteknologi tinggi.

Akar tergantung pada udara, dan terkena kabut nutrisi yang disemprot tiap interval
waktu tertentu ( misal 1 menit on, 5 menit off)

Karena perakaran terekspose udara , tidak sepert NFT, akar akan kering sangat cepat
bila ada gangguan pada sistem pengabutan.

Ukuran butiran nutrisi sangat penting dalam penyerapan oksigen. Semakin kecil : akar
mudah menyerap nutrisi .Semakin besar : akan jatuh sebelum diserap oleh akar.
Umumnya ukuran: 20-100 microns.

Diperlukan pengamatan intensif untuk pengecekan pH dan kadar nutrisi (eC).

Aeroponics vertical
air dan nutrisi yang akan diserap tanaman
diberikan dalam bentuk butiran kecil atau
kabut.
Pengkabutan ini berasal dari pompa dari bak
penampungan yang disemprotkan menggunakan
nozzel sehingga nutrisi yang diberikan akan
lebih cepat terserap akar tanaman.
Penyemprotan dilakukan berdasarkan durasi
waktu yang diatur menggunakan timer.
Penyemprotan dilakukan ke bagian akar
tanaman yang sengaja digantung. Air dan
nutrisi yang telah disemprot akan masuk
menuju bak penampungan untuk disemprotkan
kembali

Earth trainer

Passive system

Auto pot

1. Tidak ada nutrisi yg mengalir saat tinggi


nutrisi di baki melebihi tinggi lubang pada
botol
2. nutrisi mengalir saat tinggi nutrisi di baki
dibawah tinggi lubang pada botol dan
berhenti mengalir saat tinggi nutrisi dibaki
lebih tinggi dari lubang pada botol
3. Siklus kembali berulang saat tinggi nutrisi
di baki lebih rendah dari tinggi lubang botol

Pengendalian larutan nutrisi


pH.

pH adalah derajat keasaman larutan

Pada skala 1- 14, netral pada angka 7. pH ideal berada di angka 5.5 6.5.

Dipengaruhi oleh bahan pembuat nutrisi dan suhu larutan.

ec

Kunci utama dalam pemberian larutan nutrisi atau pupuk pada sistem
hidroponik adalah pengontrolan konduktivitas elektrik atau electro
conductivity (EC) atau aliran listrik di dalam air dengan menggunakan alat
EC meter. EC ini untuk mengetahui cocok tidaknya larutan nutrisi untuk
tanaman, karena kualitas larutan nutrisi sangat menentukan keberhasilan
produksi, sedangkan kualitas larutan nutrisi atau pupuk tergantung pada
konsentrasinya.
Semakin tinggi garam yang terdapat dalam air, semakin tinggi EC-nya.
Konsentrasi garam yang tinggi dapat merusak akar tanaman dan mengganggu
serapan nutrisi dan air (Hochmuth dan Hochmuth 2003). Setiap jenis dan
umur tanaman membutuhkan larutan dengan EC yang berbeda-beda.
Kebutuhan EC disesuaikan dengan fase pertumbuhan, yaitu ketika tanaman
masih kecil, EC yang dibutuhkan juga kecil. Semakin meningkat umur
tanaman semakin besar EC-nya.

TDS & PPM

TDS=Total Dissolved Solids

PPM= Parts Per Million

Kisaran EC adalah 14 mS/cm,


tergantung komoditas yang
ditanam. Misalnya untuk sayuran
daun, gunakan EC 2 mS/cm. Angka
itu tidak mutlak. Ada yang
menggunakan 1,5, 2,5, atau 2,8.
Semakin tinggi EC, maka
konsekuensinya biaya meningkat.
Namun, di lain pihak produksi juga
meningkat

pH

gunakan kisaran pH 5,56.5 . Semua


unsur/elemen akan larut sempurna,
tidak ada yang mengendap, sehingga
komposisi pupuk yang diserap
tanaman sama dengan yang kita
rumuskan.
Jika pH kurang dari 5,5 atau lebih
dari 6.5 beberapa unsur mulai
mengendap sehingga dapat
menyumbat aliran sirkulasi dalam
sistem. Karena nutrisi mengendap
sehingga tidak dapat diserap akar
tanaman dan menimbulkan gejala
defisiensi unsur-unsur tertentu.

Oksigen terlarut /
dissolved oxygen (DO)

Karena banyak sistem hidroponik


yang perakaran tanaman terendam
air, oksigen harus ada dalam larutan,
atau akar akan mati.

Gunakan pompa udara dan air stone


untuk sistem nonsirkulasi

. Gunakan venturi atau buat air


berturbulensi untuk sistem
tersirkulasi

kisaran kadar oksigen terlarut adalah


610 ppm. Angka semakin besar
semakin baik. Kandungan oksigen
terlarut tergantung pada tinggi
rendahnya temperatur. Semakin
rendah temperatur larutan, DO
semakin tinggi

Temperature

Agar metabolisme tanaman


optimal, maka suhu yang optimal
adalah 25oC. Pada suhu itu
derajat pertumbuhan/anabolisma
akan jauh lebih besar dari
derajat
perombakan/katabolisma. Jadi,
pertumbuhan positif

Temperatur tinggi dapat


menyebabkan kenaikan pH pada
larutan nutrisi tidak dapat
diserap akar.
Periksa temperatur air dan
udara.
Kendalikan temperatur air

Kapan waktunya mengganti nutrisi

Many options:Top off with plain water or nutrient solution

Full replacement depends on the crop:7-10 days if high use/fruiting crop

2+ months if low use (lettuce or herbs)

Waste Nutrient Solution?

The problem: High nitrates & phosphates

Avoid runoff to surface water!

Options:

Send down sewer to waste water treatment plant

Apply to houseplants and garden plots

Commercial operations Recycle water

Constructed wetland remediation system

Tanaman pada umumnya dapat ditumbuhkan secara hidroponik.

Hampir semua sistem dapat digunakan dengan baik.

Penanganan hidroponik skala kebun berbeda dengan skala hobi

Metode sistem hidroponik didasarkan pada aliran nutrisi yang digunakan.

Sistem bersirkulasi (Re-circulating Systems)

Sistem non sirkulasi (Non-circulating Systems)