Anda di halaman 1dari 15

+

Amandara Nityasewaka
Annisa Aprilia P
Daisy Tisnadjaja
Nuraeni Hidayati

F0312008
F0312016
F0312037
F0312089

Pengungkapan, Sarana
Interpretif, Akuntansi Perubahan
Harga

+SISTEMATIKA MATERI
TEORI AKUNTANSI
Buat sistematika materi teori akuntansi untuk sesi 1 - sesi 6
dengan menggunakan diagram/gambar. Jelaskan secara
singkat sistematika yang anda buat tersebut (termasuk
posisi materi dalam gambar tersebut yang dibahas pada
sesi ini)

Pengertian
Akuntansi dan Teori Akuntansi
(pemahaman)

Perekayasaan Pelaporan Keuangan

Rerangka Konseptual
(IASB)
Konsep Dasar
(IFRS)

Aset

Kewajiba
n

Pendapat
an

Biaya

Laba

Ekuitas

Pengungkapa
n
Dan
Sarana
Interpretif

Pengungkapan
Dan
Sarana
Interpretif

Pengungkapan
Dan
Sarana
Interpretif

Pengungkapan
Dan
Sarana
Interpretif

Pengungkapan
Dan
Sarana
Interpretif

Pengungkapan
Dan
Sarana
Interpretif

Pengertian akuntansi dan teori akuntansi di awal bab diperlukan agar kita
memahami secara garis besar apa itu akuntansi dan teori akuntansi. Setelah itu kita
masuk dalam materi perekayasaan dimana perekayasaan pelaporan keuangan
menghasilkan rerangka konseptual (IASB) yang menghasilkan konsep dasar (IFSR)
yang didalamnya mencakup standar-standar PSAK. Pengungkapan dan aset,
kewajiban. Pendapatan, biaya, laba dan ekuitas terdapat di PSAK. Pengungkapan
tersebut adalah sebagai sarana interpretif ubtuk menambah kebermanfaatan dan
keberpautan informasi akuntansi yang disajikan melalui media statemen keuangan

+Penjelasan singkat

Sistematika Materi Teori


Akuntansi

+
PENGUNGKAPAN
Dapatkan dan bandingkan definisi pengungkapan dari
berbagai sumber, dan beri contoh pengungkapan
berdasarkan masing-masing definisi tersebut. Tulis sumber
kutipan.

+
Pengertian Pengungkapan

Evans (2003):

Penyediaan informasi dalam statemen keuangan


termasuk statemen keuangan itu sendiri, catatan
atas statemen keuangan, dan pengungkapan
tambahan yang berkaitan dengan statemen
keuangan.

Contoh:
hal-hal yang menyangkut pelaporan keuangan.
Pernyataan manajemen dalam surat kabar atau
media masa lain serta informasi di luar lingkup
pelaporan keuangan tidak masuk dalam pengertian
pengungkapan.

Wolk, Tearney, dan Dodd (2001):

Berkaitan dengan informasi baik dalam statemen


keuangan maupun komunikasi tambahan termasuk
catatan kaki, peristiwa-peristiwa setelah tanggal
statemen, diskusi dan analisis manajemen,
prakiraan keuangan dan operasi, dan statemen
keuangan tambahan yang meliputi pengungkapan
segmental dan informasi pelengkap lebih dari kos
historis
Contoh:
Informasi selain disampaikan melalui laporan keuangan
dapat juga disampaikan melalui media lain dalam bentuk
finansial maupun non finansial. Informasi yang bersifat
finansial dapat mengambil bentuk laporan tahunan,
prospektus, laporan analisis dan sejenisnya. Sedangkan
yang bersifat non finansial antara lain jumpa pers
tentang produk baru, rencana perluasan, rencana
peningkatan kesejahteraan karyawan dan sebagainya

Dalam SFAC No. 1

FASB membedakan antara pelaporan keuangan


(financial reporting) dan statemen keuangan
(financial statements). Beberapa informasi lebih
baik (efektif) disediakan melalui sarana selain
statemen keuangan. Pengungkapan berkaitan
dengan sarana selain statemen keuangan.

Suwardjono (2005)

Konsep, metoda, dan media tentang bagaimana


informasi akuntansi disampaikan kepada pihak yang
berkepentingan

Suwardjono, Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan,


Edisi 3, Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta, 2005, hlm. 615.

+
Sarana interpretif
Jelaskan pengertian sarana interpretif, dan beri contoh
sarana interpretif pengertian tersebut

Pengertian Sarana Interpretif


Menurut Suwardjono

Perekayasaan pelaporan keuangan diarahkan


paling tidak untuk menghasilkan informasi
yang disediakan melalui rerangka akuntansi
pokok.

Rerangka akuntansi pokok menyediakan


paling tidak informasi berbasis data dasar yaitu
kos historis.

Kos historis dijadikan basis karena alasan


keterandalan. Keterandalan menuntut data kos
dipelihara dalam sistem pencatatan dan
menjadi pembanding terhadap perubahan
akibat penilaian.

Suwardjono, Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan,


Edisi 3, Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta, 2005, hlm. 601

Sarana interpretif adalah upaya-upaya untuk


meningkatkan kebermanfaatan rerangka akuntansi
pokok dengan berbagai usulan untuk mengatasi
kelemahan kos historis sebagai basis penilaian.

Sarana interpretif sangat didukung asalkan


rerangka akuntansi pokok tetap dipertahankan.

Sarana interpretif menjadi penambah (to


supplement) informasi yang disediakan oleh
rerangka akuntansi pokok tetapi tidak
menggantinya (to supplant).

Suwardjono, Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan,


Edisi 3, Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta, 2005, hlm. 601

+Akuntansi perubahan
harga
Jelaskan secara singkat "Akuntansi Perubahan Harga"
(termasuk kaitannya dengan "pengungkapan" dan/atau
"sarana interpretif")

Menurut Suwardjono

Perubahan harga mencakup perubahan nilai dan perubahan daya


beli uang sebagai satuan pengukur sumber ekonomik

Pembahasan disini menjabarkan lebih lanjut argumen yang telah


dibahas dan menunjukan model-model alternatif beserta
penyajiannya untuk mengatasi kelemahan akuntansi kos historis

Secara umum, akuntansi yang membahas perubahan nilai dan


cara-cara mengatasnya disebut dengan akuntansi perubahan
harga (accounting for price changes) atau akuntansi harga-harga
berubah (accounting for changing prices). Yang pertama lebih
mengacu pada perlakuan akuntansi terhadap perubahan atau
selisih harga. Yang terakhir lebih mengacu ke masalah akuntansi
dalam kondisi yang di dalamnya harga-harga berubah.

Suwardjono, Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan,


Edisi 3, Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta, 2005, hlm. 619

Keterkaitan dengan Pengakuan

Akuntansi perubahan harga mengacu pada perlakuan


akuntansi terhadap perubahan atau selisih harga dan
masalah akuntansi dalam kondisi yang di dalamnya hargaharga berubah

Keterkaitan dengan Sarana Interpretif

Akuntansi perubahan harga menunjukan model-model


alternatif beserta penyajiannya untuk mengatasi kelemahan
akuntansi kos historis