Anda di halaman 1dari 16

BIODATA

Nama
: I Ketut Aryadi NP

Tempat tanggal Lahir : Metro, 9 September 1971


Instansi

Disnaker trans Provinsi Lampung

Jabatan
Pangkat / Golongan

: Koordinator Fungsional
Pengawas Ketenagakerjaan
: Pembina / IV a

Pendidikan

: S.1 Sospol

Alamat kantor

: Jl. Gatot Subroto No.28


Pahoman - Bandar Lmpung

Alamat rumah

: Jl. Selamet riyadi 1 No. 8


Bandar Lampung
Telp. (0721) 487376 /

HP.

Latar belakang sejarah :


REVOLUSI INDUSTRI
DI INGGRIS

BANYAK
KECELAKAAN

Menurut PENGUSAHA :
KECELAKAAN : resiko pekerjaan

BANYAK
KORBAN

Ditanggung pekerja

Dari sudut PENGUSAHA :

Tidak ada usaha penanggulangan


Memperkerjakan Tenaga Baru

Kemudian timbul pendapat :


KORBAN KECELAKAAN tanpa ganti rugi TIDAK MANUSIAWI
Pekerja Mendesak PENGUSAHA mengambil langkah-langkah
positif untuk menanggulangi masalah tersebut

Th. 1911 di AS diperlakukan UU WORK COMPENSATION


LAW ( HANYA MASALAH GANTI RUGI)
Jika terjadi kecelakaan dalam pekerjaan, salah satu atau
tidak pekerja mendapat GANTI RUGI
Di Inggris pada waktu hampir bersamaan ada aturan ganti
rugi bagi YANG BENAR, ini harus dibuktikan dahulu.

Th. 1931 Wh. Heinrich menulis buku :


INDUSTRIAL ACCIDENT PREVENTION
dari buku ini dianggap titik awal DASAR-DASAR K3 PADA
INDUSTRI

Th. 1970 Indonesia mengeluarkan UU. No, 1 tahun 1970


tentang KESELAMATAN KERJA

Uu 1/1970 SEBAGAI PENGGANTI


Veiligheids Reglement 1910

1.

Keselamatan dan Kesehatan kerja secara filosofis adalah


suatu pemikiran
dan upaya untuk menjamin keadaan,
keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani
manusia serta karya dan budidayanya yang tertuju pada
kesejahteraan manusia pada umumnya dan tenaga kerja
pada khususnya.

2.

Kesehatan dan keselamatan kerja secara keimuan adalah


salah satu cabang ilmu pengetahuan dan penerapannya
yang
mempelajari
tentang
cara
penanggulangan
KECELAKAAN KERJA DITEMPAT KERJA

3.

K3 secara hukum adl suatu upaya PERLINDUNGAN agar TK


selalu dlm keadaan
SELAMAT
dan SEHAT
selama
melakukan pekerjaannya. Begitu pula orang lain yg
memasuki tempat kerja maupun sumber dari proses
produksi dpt secara aman dan efisien dalam pemakaian

4. Beberapa istilah yg sering dipakai dalam K3 :

a. KECELAKAAN : Suatu kejadian yg tidak


dikehendaki yg dpt menimbulkan kerugian harta
benda dan atau korban manusia
termasuk
penyakit akibat kerja
b. AMAN/SELAMAT : Adl. Bebas dari malapetaka
c. TINDAKAN BERBAHAYA :
adl perbuatan yg
menyimpang dari tatacara atau prosedur aman
d. KONDISI BERBAHAYA : adl Keadaan lingkungan
kerja yg memberikan kemungkinan terjadinya
kecelakaan.

1.

AGAR TENAGA KERJA DAN


ORANG LAIN YANG BERADA
DITEMPAT
KERJA
DALAM
KEADAAN
SELAMAT
DAN
SEHAT

2.

AGAR
SUMBER-SUMBER
PRODUKSI DAPAT DIPAKAI DAN
DIGUNAKAN SECARA EFISIEN

3.

AGAR
PROSES
PRODUKDI
DAPAT BERJALAN LANCAR.

FAKTOR
ERGO
NOMI

FAKTOR
PSIKOLO
GI

FAKTOR FISIK

FAKTOR
BIOLOGIS

- KEBISINGAN

- BAKTERI

- DEBU

KONST

SUASANA

- KUMAN

- UAP

MESIN

KERJA YG

- CACING

- LOGAM

TDK

KURANG

- DLL

- GAS

SESUAI

NYAMAN

- RADIASI
- PENERANGAN
- GETARAN
- SUHU
- DLL

FAKTOR
KIMIA

- CAIRAN
BERACUN
- DLL

DNG
KEMAM
PUAN
TUBUH

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Mencegah, mengurangi kecelakaan, peledakan dan


kebakaran
Mencegah, mengurangi timbulnya penyakit akibat kerja
Mencegah, mengurangi kematian, cacat tetap dan luka
ringan
Mengamankan material bangunan, mesin, pesawat,
bahan dan alat kerja
Meningkatkan produktivitas
Mencegah pemborosan tenaga kerja dan modal
Menjamin tempat kerja sehat dan aman
Memperlancar, meningkatkan dan mengamankan
Dan lain-lain

K3 ADALAH TANGGUNG JAWAB :


I.

Pengusaha

1.
2.

Membina tenaga kerja tentang upaya pencegahan kecelakaan kerja


Memberikan petunjuk tentang kondisi berbahaya (mesin, proses,
bahan, lingkungan).
Cara dan sikap kerja yang aman.
Alat pengaman.
Alat pelindung diri.
Melapor setiap kecelakaan (ps 11).
Memasang ketentuan/undang-undang K3dan gambar K3.
Membentuk dan mengaktifkan P2K3

3.
4.
5.
6.
7.
8.

II. Pemerintah :
1.
2.
3.
4.
5.

Membuat peraturan /standart/norma/pedoman.


Memberikan petunjuk penerapan .
Melaksnkan pengawasan.
Melaksanakan pengawasan, pendidikan, pelatihan dan pengujian
Melaksanakan law-anforcemen setelah dilakukan pembinaan

III. TENAGA KERJA :


Tenaga Kerja mempunyai kewajiban dan hak yaitu:
Kewajiban TENAGA KERJA :
a)
b)
c)

Menaati semua ketentuan perundang-undangan K3


Memakai alat perlindungan diri yang disediakan.
Memberikan keterangan yang benar bila di minta oleh
pegawai pengawas.

Hak Tenaga kerja


a. Meminta pengurus agar semua syarat-syarat K3
dipenuhi
b. Menyatakan keberatan kerja pada pekerjaan dimana
syarat-syarat K3 tidak dipenuhi.
IV. MASYARAKAT
Dari rumah (anak-anak, ibu rumah tangga)
Sekolah-sekolah formal
Organisasi profesi, social dll.

Penanggula
ngan

Sebab-sebab terjadinya
TINDAKAN BERBAHAYA
Kecelakaan
Kerja : KONDISI BERBAHAYA
(UNSAFE ACTIONS)

1. Kurang pengetahuan dan


keterampilan
2. Cacat tubuh yang tidak
kentara
3. Keletihan dan
kelelahan/kelesuan
4. Sikap dan tingkah laku
yang tidak aman
5. Dll

(UNSAFE CONDITIONS)

1. Mesin, peralatan,
pesawat, bahan dll.
2. Lingkungan Kerja
3. Proses Produksi
4. Sifat Pekerjaan
5. Cara Kerja

Ada pandangan lain bahwa hal tersebut mrp GEJALA,


Penyebab dasar adalah SISTEM MANAJEMEN DAN
KESALAHAN OPERASI

1.

KERUGIAN EKONOMI

a. KERUGIAN LANGSUNG.
1) Kerugian /kehancuran alat dan bahan
2) Tunjangan ganti rugi kecelakaan
3) Terhentinya proses produksi melatih T K baru
4) Perbaikan/pergantian alat yang rusak
5) dll.
b. KERUGIAN TIDAK LANGSUNG.
1) Menurunnya jumlah dan mutu produksi akibat
pengaruh psikologi
2) Biaya tambahan terpaksa dilakukan karena
berkurangnya TK (Misal : lembur)
3) Dll
2.

KERUGIAN NON EKONOMI


Penderitaan korban dan keluarganya berupa
KEMATIAN/LUKA, CIDERA BERAT/RINGAN

PENCEGAHAN
KECELAKAAN KERJA
1. PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
2. STARDARISASI
3. INSPEKSI/PEMERIKSAAN
4. RISET TEKNIS
5. RISET MEDIS
6. RISET PSIKOLOGIS
7. RISET STATISTIK
8. RISET PENDIDIKAN
9. LATIHAN
10. PERSUASI
11. ASURANSI
12. Penerapan no. 1 s/d 11 lansung ditempat kerja

Analisis dan penyelidikan


KECELAKAAN KERJA
Adalah :
Suatu kegiatan yang bertujuan
MENEMUKAN DAN MENENTUKAN faktorfaktor yang terkait dengan peristiwa
KECELAKAAN YANG TERJADI
Maksudnya :
Hal tersebut agar dapat diambil langkahlangkah
pencegahan
terhadap
kecelakaan kerja dengan tujuan untuk
menciptakan tempat kerja dalam kondisi
yang aman, nyaman dan sehat.