Anda di halaman 1dari 3
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 382/Menkes/SKI/III/2007 TENTANG PEDOMAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKS! DI RUMAH SAKIT DAN FASILITAS KESEHATAN LAINNYA Menimbang: 1. Mengingat : 1. MENTERI KESEHATAN R.1. bahwa rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat; . bahwa dalam rangka mendukung peningkatan mutu pelayanan Kesehatan yang prima dan_ professional, khususnya dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya diperlukan suatu pedoman; . bahwa pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3495); . Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Nomor 42 Tahun 1999); . Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (Lembaran Negara Nomor 4431 Tahun 2004); . Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan; Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 159b/Menkes/Per/Il/1988 tentang Rumah Sakit; . Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 986/Menkes/Per/X|/1992 tentang persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit; . Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit; . _Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1575/Menkes/Per//2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan. Menetapkan Pertama Kedua Ketiga Keempat Kelima MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA MEMUTUSKAN KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN TENTANG PEDOMAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKS! DI RUMAH ‘SAKIT DAN FASILITAS KESEHATAN LAINNYA Pedoman ini dipergunakan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya melalui pencegahan dan pengendalian infeksi, dalam rangka meningkatkan mutu layanan rumah sakit, meliputi kualitas pelayanan, manajemen isiko, clinical governance, serta kesehatan dan keselamatan kerja. Pedoman ini menjadi acuan bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya untuk mengevaluasi pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi. Surat Keputusan ini berlaku terhitung sejak tanggal ditetapkan. Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan perubahan dan perbaikan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di: Jakarta Pada tanggal : 27 Maret 200; MENTER) KESEHATAN R.l. Dr. dr. SIT] FADILAH SUPARI, Tembusan kepada Yth : 1. Sekretaris Jenderal Depkes RI 2. Inspektur Jenderal Depkes RI 3. Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik 4. Direktur Jenderal P2PL