Anda di halaman 1dari 3

FAKTOR # II : MANAJERIAL

Adalah sitafat tuntutan kepemimpinan dilihat dari :


1. Sifat Kepemimpinan yaitu memimpin diri sendiri, orang lain, matriks atau lini.
2. Kompleksitas kepemimpinan yaitu terkait karakter pekerjaan dan tingkat orang-orang yang
dipimpin
Kode

Tingkatan

SIFAT TUGAS

Karakter Manajerial

NILAI

Persiapan diri sendiri


A

HUBUNGAN
PENGGUNA
LAYANAN

1. Melakukan persiapan pengelolaan diri sendiri


2. Proses layanan kepada pimpinan langsung baik
matriks maupun operasional dan atau kepada dan
pengguna langsung

10%

DIRI
SENDIRI

Persiapan dalam rangka koordinasi fungsi


B

HUBUNGAN
FUNGSI LAIN

1. Persiapan dan pengelolaan diri sendiri


2. Signifikan berkoordinasi dan konsolidasi dengan
fungsi jabatan lain

14%

Persiapan dalam rangka koordinasi profesi proyek


layanan medic

HUBUNGAN
MATRIKS
PROYEK
LAYANAN
MEDIK

1. Persiapan dan pengelolaan diri sendiri sebagai


pemegang jabatan profesi, terkait layanan medic
yaitu operasi pasien
2. Harus koordinasi serta konsolidasi intensif dengan
ketua dan anggota tim matriks yaitu sejumlah
profesi atau ahli yang bervariasi dan tergabung
dalam tim dengan peran yang terintegrasi.

18%

INATOKOORD
R

Koordinator tim kerja operasional shift

KOORDINATOR
TIM KERJA
SHIFT

1. Mengkoordinir pembagian kerja, memastikan


tugas dibagi habis sesuai peran dan tanggung
jawab setiap anggota tim.
Catatan : anggota regu cenderung berganti-ganti
sesuai jadwal shift
2. Menjalankan
peran
yang
sama sebagai
pelaksana
3. Memastikan proses kerja lancer sesuai dengan
ketentuan dan prosedur
4. Melaporkan hasil tim kerja kepada atasan
langsung

20%

Koordinator tim kerja operasional tetap


B

KOORDINATOR
Menjalankan peran sebagai kordinator tim kerja
TIM KERJA TETAP
dengan anggota tim secara tetap, walaupun mungkin
yang bersangkutan beserta tim mendapat jadual shift.

23%

Kode

Tingkatan

II

SUPERVISI

III

MANAJERIAL

SIFAT TUGAS

MATRIKS
OPERASIONAL

MATRIKS
PROYEK
LAYANAN
MEDIK

LINI
OPERASIONAL

STRATEGI
OPERASIONAL

Karakter Manajerial
Supervisi dan akuntabilitas target operasional kerja
1. Supervise kegiatan terhadap sejumlah pemegang
jabatan pelaksana berstatus bukan sebagai
bawahan lini.gota cenderung tetap pada suatu
periode ditentukan.
Catatan : Anggota cenderung tetap pada suatu
periode ditentukan.
2. Peran pimpinan : memberikan perintah,
pengarahan,
pelaksanaan
pekerjaan,
mengkoordinir proses dan pencapaian target
operasional hasil sebagai akuntabilitas jabatan,
pertanggung jawaban anggaran.
3. Pemimpin
menyusun
perencanaan
kerja
operasional dan anggaran tahunan.
Supervisi dan akuntabilitas penyelesaian target
proyek layanan medik
1. Menganalisis dan menentukan strategi proyek,
memastikan integrasi strategi antar profesi dalam
tim kerja proyek.
2. Peran pimpinan adalah mengendalikan jalannya
proyek dengan integrasi berbagai tindakan
mandiri pada profesi-profesi di dalam tim.
Supervisi dan akuntabilitas penyelesaian target
operasional unit kerja, dirumuskan dalam rencana
kerja dan anggaran tahunan serta pembinaan disiplin
para bawahan lini
1. Membawahi secara lini, tingkat pelaksana sd
setara koordinator
2. Pemimpin menyusun rencana kerja operasional
dan anggaran tahunan.
3. Akuntabilitas
meliputi
pencapaian
target
operasional tahunan unit kerja, tanggung jawab
anggaran dan sikap kerja bawaha lini yang
dipimpin.
Manajemen unit-unit kerja lini terintegrasi,
akuntabilitas target operasional antar unit-unit
kerjanya yang menggambarkan inovasi dan
pengembangan, dirumuskan dalam rencana kerja dan
anggaran
tahunan,
didukung
manajemen
kepemimpinan talenta unit-unit yang dipimpinnya.
1. Secara lini, membawahi para supervisor dan atau
majoritas sejumlah pemegang jabatan minimal
tingkat konseptual mendalam.
2. Kepemimpinan berorientasi pada integrasi
pencapaian target operasional unit-unit kerja dan
pengembangannya berupa proyek inisiatif
perbaikan operasional.
3. Perencanaan kerja berupa program kerja tahunan
dilengkapi anggaran, dilakukan pembahasan
lintas fungsi dan dengan strategi usaha.

NILAI

25%

30%

35%

50%

Kode

Tingkatan

SIFAT TUGAS

STRATEGI
UTAMA

Karakter Manajerial
4. Pemimpin
dituntut
perhatian
terhadap
pengembangan talenta pada setiap pemegang
jabatan di seluruh unit-unit kerja yang
dipimpinnya.
5. Laporan (bulanan, tahunan, proyek) secara
tertulis menjelaskan perkembangan dan tindak
lanjut rencana kerja serta tanggung jawab
anggaran
Manajemen
strategi
pengembangan
usaha,
mendukung visi dan misi serta strategi kompetisi
yang dirumuskan dalam rencana kerja 3 tahunan
dengan roadmap tahunan dan anggaran serta proyek
inisiatif terintegrasi, berkesinambungan, serta
manajemen talenta untuk persiapan perencanaan
karir organisasi 3 tahun ke depan
1. Secara lini, membawahi para manajer
operasional dan atau mayoritas sejumlah
pemegang jabatan
minimal di tingkat
profesional yang dapat tergabung dalam suatu
periode komite yang bersifat tetap dan
berlangsung kontinyu dalam periode normatif
yang ditentukan.
2. Kepemimpinan berorientasi pada pemikiran dan
tindakan strategis dalam rangka pengembangan
usaha.
3. Rumusan rencana kerja harus dibahas lintas
fungsi secara mendalam, internal maupun
eksternal untuk menjamin integrasi antar fungsi
dan dengan strategi usaha.
4. Pemimpin akuntabel terhadap pencapaian target
jangka pendek dan jangka panjang yang terlihat
benang merah antara keduanya serta tanggung
jawab anggaran.
5. Pemimpin
bertanggung
jawab
kesiapan
kaderisasi organisasi di unit-unit kerjanya,
mendukung
operasional
dan
persiapan
pengembangan usaha.
6. Laporan tertulis (bulanan, tahunan, proyek)
menjelaskan perkembangan dan tindak lanjut
rencana kerja serta pertanggungjawaban
anggaran
serta
persiapan
kaderisasi
dipresentasikan di depan forum tim lintas fungsi
antar pimpinan tingkat strategi usaha direksi.

NILAI

60 %