Anda di halaman 1dari 12

Lia Retno Sari, S.Kep.

Ns

Merupakan

gerak sendi yg normal,

meliputi :
Arah gerakan (direction)
Luas jangkauan gerak (range)
Latihan diulang 7 10 kali, dilakukan 2x/hr

Sitem kardiovaskuler
Sistem respirasi
Sistem muskuloskeletal
Sistem metabolik
Tolerans latihan
Faktor psikososial

Sistem kardiovaskuler
Meningkatkan curah jantung
Memperbaiki kontraksi miokardial
menguatkan otot jantung
Menurunkan tekanan darah istirahat
Memperbaiki aliran balik vena

Sistem respiratori
Meningkatkan frekuensi dan kedalaman
pernafasan diikuti oleh laju istirahat kembali
lebih cepat
Meningkatkan ventilasi alveolar
Menurunkan kerja pernafasan
Meningkatkan pgembangan diafragma

Sistem metabolik
Meningkatkan laju metabolisme basal
Meningkatkan penggunaan glukosa dan asam
lemak
Meningkatkan pemecahan trigliserida
Meningkatkan motilitas lambung
Meningkatkan produksi panas tubuh

Sistem muskuloskeletal
Memperbaiki tonus otot
Meningkatkan mobilisasi sendi
Memperbaiki toleransi otot untuk latihan
Meningkatkan massa otot

Toleransi aktivitas
Meningkatkan toleransi
Mengurangi kelemahan

Faktor psikososial
Meningkatkan toleransi terhadap stress
Melaporkan perasaan lebih baik
Melaporkan pengurangan penyakit (pilek,
influenza virus)

Latihan pasif
Px semikoma dan tdk
sadar
Usila dgn mobilitas
terbatas
Bed rest total
Paralisis ekstremitas
total

Latihan aktif
Px dgn paralisis
ekstremitas sebagian
Bed rest/tirah baring
(tanpa kontra indikasi)

Flexi
:
pengecilan sudut dari sendi
Extensi
:
pembesaran/pelebaran sudut dari sendi
Abduksi :
gerakan menjauhi garis pusat tubuh
Adduksi :
gerakan mendekati garis pusat tubuh
Rotasi
:
gerakan memutar mengikuti sumbu
panjang
Sirkumdiksi
:
gerakan memutar yg membentuk
kerucut
Pronasi
:
gerakan lengan bawah kearah dlm shg
telapak tangan menghadap kebawah
Supinasi :
lawan pronasi
Inversi
:
gerakan sendi pergelangan kaki dimana
telapak kaki menghadap kaki sebelumnya
Eversi
:
lawan inversi
Oposisi
:
gerakan ibu jari tangan kearah jari
lainnya

Anda mungkin juga menyukai